ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Kejari Kubar Kembali Eksekusi Terpidana Kasus Pengadaan Kendaraan Operasional Dinkes

January 23, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SENDAWAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kembali melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus pengadaan kendaraan operasional Dinas Kesehatan (Dinkes) Kubar pada Jumat (22/1/2021).

Sepekan sebelumnya Kejari Kubar sudah mengeksekusi mantan Kadinkes Kubar Zulkarnaen, kini satu lagi dieksekusi terpidana kasus yang sama yaitu Victorius Hendri akan menjalani hukuman sesuai putusan pengadilan tipikor Samarinda yaitu 4 Tahun penjara.

“Kita eksekusi satu lagi kasus terpidana pengadaan kendaraan kendaraan operasional Dinkes Kubar,”ujar Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Iswan Noor.

Dikatakan Iswan Noor, terpidana kasus pengadaan kendaraan Dinkes tidak melanjutkan upaya hukum, dan menerima putusan pengadilan. Diakui kasus tersebut prosesnya cukup panjang. Victorius Hendri ini merupakan salah satu terpidana dari tiga orang terpidana kasus yang sama, yang saat ini baru dua orang yang dilakukan eksekusi penahanan.

“Masih ada satu orang lagi yang masih Daftar Pencarian Orang (DPO),”kata Iswan.

Iswan menuturkan, sebenarnya terpidana Victorius Hendri sempat masuk DPO Kejari Kubar. Setelah diketahui keberadaanya dan dilakukan upaya pemanggilan oleh kejaksaan, terpidana datang sendiri ke Kejari Kubar memenuhi panggilan tersebut. Terpidana sementara dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kubar.

Terpidana akan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Samarinda untuk menjalani hukumannya, Sabtu (23/1/2021”ungkapnya.

Terpidana saat berada di Kejari Kubar menuju mobil tahanan

Dijelaskan lswan, terpidana Victorius Hendri ini dulunya merupakan karyawan dari perusahaan yang menjadi penyedia kegiatan pengadaan kendaraan operasional Dinkes Kubar. Terpidana sempat tidak diketahui keberadaannya, akan tetapi setelah Kejari Kubar mendapat informasi bahwa terpidana ini berada di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan bekerja di salah satu kantor dinas pemerintahan langsung kejari melayangkan surat panggilan.

“Sekarang terpidana merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Mahulu,” jelas Iswan.

Dijelaskan, peran dari Victorius Hendri adalah sebagai penyedia kegiatan pengadaan kendaraan operasional atau pihak ketiga bersama dengan satu terpidana lainnya. Hingga kini Kejari Kubar masih terus mengupayakan agar bisa menemukan dan mengeksekusi satu terpidana lainnya atas nama Hendrikus Gamas yang juga masuk dalam DPO Kejari Kubar.

“Ada tiga orang terpidana dan sekarang dua sudah dieksekusi. Tinggal satu terpidana atas nama Hendrikus Gamas. Kita sebenarnya mengharapkan terpidana tersebut juga bisa koperatif seperti halnya dua terpidana yang sudah dieksekusi ini,” tandasnya. (arf)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.