ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Sejak 2013 Produksi Padi di Kaltim terus Turun

March 1, 2016 by  
Filed under Agrobisnis, Ekonomi & Bisnis

Share this news

VIVABORNEO.COM, Produksi padi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada tahun 2015 mengalami penurunan sebanyak 18.000 ton (GKG) dibandingkan produksi tahun 2014. Penurunan padi selama tahun 2015 diperkirakan sebanyak 408,78 ribu ton GKG. Penurunan terjadi disebabkan oleh menurunnya luas panen dan menurunnya produktivitas tiap hektarnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim, M. Habibullah mengatakan penurunan produksi padi terbesar terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Berau. Sebaliknya, peningkatan produksi padi yang cukup besar terjadi di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Penurunan produksi padi terjadi pada subround Mei hingga Agustus yakni sebesar 9,50 ribu ton dan subround September dan Desember sebanyak 12 ribu ton,” ujar M Habibullah saat rilis  di hadapan instansi terkait dan media massa cetak dan elektronik di Samarinda, Selasa (1/3).

Dijelaskan Habibullah, pola panen padi tahun 2015 sedikit berbeda dengan pola panen tahun 2013 dan 2014. Pada tahun 2013 dan 2014 puncak panen terjadi pada bulan Maret, sedangkan pada tahun 2015 puncak panen terjadi pada bulan April.

Dijelaskan juga, bahwa luas panen terus turun sejak tahun 2013 yang sebanyak 102,912 hektar (ha), tahun 2014 menjadi 100,262 ha dan tahun 2015 turun menjadi 99,209 ha.

Luas panen ini berimbas pada produsi padi secara keseluruhan. Tahun 2013  produksi padi 439.439 ton, kemudian tahun 2014 menjadi 426.567 ton dan tahun 2015 turun kembali menjadi 408.782 ton.

Sementara itu, selama tahun 2015 untuk produksi jagung di Kaltim mengalami kenaikan walaupun kecil yaitu hanya sebanyak 0,81 ribu ton jagung pipilan. Jumlah produksi jagung tahun 2015 sebanyak 8.38 ribu ton jagung pipilan kering.

Pada produksi komoditas kedelai tahun 2015 diperkirakan sebanyak 1,52 ribu ton biji kering atau meningkat sebanyak 0,39 ribu ton (34,66 persen) dibandinkan tahun 2014.(VB/YUL)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.