ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Gubernur Kaltim: Penyuluh Tingkatkan Kapasitas dan Profesionalitas Diri

June 11, 2023 by  
Filed under Nusantara

Share this news

PADANG – Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) mengatakan penyuluh pertanian dituntut lebih kreatif dan inovatif mengikuti perubahan kondisi straregis, terutama menghadapi ancaman perubahan iklim dan krisis pangan global.

“Kita harus mampu melakukan perubahan-perubahan yang fundamental dalam sektor pertanian, bukan monoton. Itu dimulai dari merubah dan meningkatkan kapasitas diri serta mampu memguasai teknologi pertanian,” kata Isran Noor saat ketika menghadiri Kongres Perhiptani di Ballroom Hotel Kyriad Bumiminang Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/6/2023).

Isran Noor juga berharap Kongres ke VIII Perhiptani sebagai agenda lima tahunan selain ajang silaturahim juga menghasilkan berbagai keputusan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya pelaku utama (petani dan nelayan).

“Semoga kongres ini menghasilkan nilai-nilai manfaat dan kesejahteraan bagi kita semua, termasuk kegiatan Penas Petani Nelayan Indonesia 2023 berjalan sukses,” harapnya Kongres bertema Mewujudkan Indonesia Sebagai Negara Eksportir Pangan diikuti 600 peserta, terdiri Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhiptani seluruh Indonesia dari 34 provinsi serta kabupaten dan kota.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia ini kembali mengingatkan Perhiptani sudah terbentuk sejak lama dan rujukannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006, sebagai wadah bagi para penyuluh pertanian dalam memainkan perannya mendampingi para pelaku utama, guna mendukung pembangunan dan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas.

“Profesionalisme bukan diukur dari besar kecilnya organisasinya, tapi bagaimana setiap individu penyuluh mampu menggerakkan potensi sekitarnya untuk semakin maju dan bermanfaat besar mendongkrak produktifitas pertanian,” ungkapnya.

Kepala BPPSDMP Profesor Dedi Nursyamsi, mewakili Menteri Pertanian Profesor Syahrul Yasin Limpo, dirangkai pemberian penghargaan bagi penyuluh (anggota Perhiptani) yang aktif dan berprestasi dalam penyuluhan pertanian, yakni Anah Mulyanah dari Banten, Rislan Ruslanto dari Sumatera Utara dan Iswari dari Aceh.

Dalam pesannya, Menteri Pertanian yang disampaikan Kepala BPPSDMP Profesor Dedi Nursyamsi, mengatakan penyuluh pertanian memiliki peran sangat straregis untuk meningkatkan produktifitas, kualitas dan menekan biaya produksi.

“Ffaktor kunci menggenjot produktifitas, memperbaiki kualitas dan menekan ongkos produksi itu, selain inovasi teknologi dan dukungan sarana prasarana, peraturan perundangan, adalah sumber daya manusia (SDM) pertanian, didalamnya adalah petani dan penyuluh,” tegasnya.

Mentan sangat mengapresiasi kerja dan karya para penyuluh dalam mendukung program-program Pemerintah di sektor pertanian dan diharapkan terus ditingkatkan agar memberi manfaat besar guna memenuhi ketercukupan pangan bagi 280 juta rakyat Indonesia.

Hadir pada acara ini Asisten Perekonomian dan Adminiatrasi Pembangunan Sekda Provinsi Kaltim Ujang Rachmad, Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikuktura Siti Farisyah Yana, Kepada Dinas Kehutanan Joko Istanto, Kepala Dinas Perkebunan Ahmad Muzakkir, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Irhan Hukmaidy, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Fahmi Himawan, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kongres juga dihadiri pejabat eselon 1 dan eselon 2 Kementerian Pertanian, pejabat Pusat Penyuluhan Pertanian Kementan, pembina dan jajaran pengurus harian DPP Perhiptani.(mas)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.