ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Literasi Reproduksi Perlu Untuk Hindari Stunting

June 21, 2023 by  
Filed under Kesehatan

Share this news

SAMARINDA – Siswa Sekolah Menengah Atas maupun kejuruan ataupun Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA) mereka sebagian besar telah mengalami haid atau menstruasi sebagai fase dalam organ reproduksi wanita. Bahkan tidak sedikit yang belum memahami fase-fase dalam siklus menstruasi yang dialami wanita yang telah melalui masa pubertas.

“Proses menstruasi ini melalui berbagai fase dalam organ reproduksi wanita, mulai dari pembentukan sel telur hingga keluarnya sel telur dari rahim. hal ini sangat penting untuk diketahui bagi remaja, agar memiliki cukup pengetahuan untuk merawat kemaluan maupun kesehatan diri secara umum,” kata Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur Noryani Sorayalita pada acara Pengembangan Design Program Pelaksana Advokasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) di Hotel Harris Samarinda, Selasa (20/6/2023).

Menurut Sorayalita, literasi kepada generasi remaja sangat penting agar di sekolah memiliki peran dalam meningkatkan reproduksi sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini untuk menuju generasi emas 2024.

“Literasi masalah reproduksi selama ini dilakukan DKP3A Kaltim dengan memberikan  informasi kesehatan yang disampaikan secara langsung oleh para ahli dibidangnya seperti Dinas Pendidikan yang menyiapkan intelektualnya, Dinas Kesehatan yang menyiapkan fisiknya, BKKBN sebagai narasumber,” jelas  Sorayalita.

Dijelaskan, DKP3A membatasi peserta hanya 40 orang agar efektif dalam berinteraksi dan akan  dilaksanakan secara bertahap. Diharapkan yang hadir mengikuti acara ini bisa menyampaikan kepada kawan-kawan  di sekolah.

Sebanyak sembilan sekolah SMA/SMK/MA diundang pada kegiatan ini antara lain SMAN 1 Samarinda, SMAN 2 Samarinda, SMAN 5 Samarinda, SMAN 6 Samarinda, SMAN 8 Samarinda, SMKN 1 Samarinda, SMKN 2 Samarinda, MAN 1 Samarinda, MAN 2 Samarinda dan Forum Anak Kaltim.

Sementara itu, Waka Humas SMAN 5 Samarinda Hj. Nani Heriyani yang mendampingi siswanya sangat berharap besar terhadap acara ini untuk bisa memberikan informasi lebih detail dan dalam masalah stunting.

“Masalah stunting bagi para guru sangat penting agar paham dan tidak hanya melalui informasi, komunikasi tetapi bagaimana melakukan edukasi terhadap siswa, agar pada sehat, tidak sembarang dalam bergaul sebagai antisipasi sejak dini menyiapkan generasi emas,” jelasnya.

“Anak seusia SMA ini sangat rentan, karenanya tidak hanya memanfaatkan literasi tentang reproduksi, tetapi juga harus diberikan edukasi tata cara merawat organ reproduksi,” kata Nani.

Menurutnya, karena kurangnya pemahaman merawat alat reproduksi bisa mengakibatkan terkena kanker kanker payudara dan kanker serviks. (mun)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.