ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Masyarakat Pedalaman Dambakan Pembangunan Infrastruktur

June 25, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

SANGATTA– Anggota DPRD Kutim, Yan mengatakan, masyarakat di Pedalaman Kutai Timur masih mengidamkan pembangunan infrastruktur. Warga berharap, jika jalan bagus, transportasi dan komunikasi bisa lebih lancar lagi.

“Apabila jalannya bagus dan bisa dilintasi dengan lancar, masyarakat tidak lagi kesulitasn dalam menjual atau memasarkan hasil produksi pertanian,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kutim ini.

Dikatakan, jika pada musim hujan, di berbagai daerah di pedalaman Kutim mengalami kesulitan. Terlebih jalannya masih berupa tanah, sehingga kondisinya becek dan berlumpur.

Yan

“Coba jalan ke daerah hulu, mau lewat aja susah. Apalagi kalau pasa musim hujan. Belum lagi masyarakat yang mau mengangkut hasil pertaniannya tentu tidak bisa lancar. Nah, jika  infrastruktur jalan sudah diperbaiki, masyarakat sangat terbantu, lantaran tidak mengalami kesulitasn lagi,” ujar Yan.

Kutai Timur yang tahun ini memiliki alokasi anggaran cukup besar, sudah seharusnya program pembangunan infrastruktur jalan segera dilaksanakan. Sebab, ketika Musrenbang beberapa waktu lalu, masyarakat kebanyakan mengusulkan pembangunan infrastruktur seperti itu.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) sendiri juga memprioritaskan terkait pembangunan infrastruktur tersebut, sesuai dengan keingnan masyatakat. Nah, ini sudah sesuai, antara keinginan masyarakat dan program pemerintah.

“Tinggal bagaimana melaksanakan eksekusi saja di lapanga. Apalagi ditunjang dengan anggaran yang memadai,” tambah Yan.

Menurutnya, dengan dukungan anggaran yang cukup memadai saat ini, seharusnya Pemkab Kutim lebih optimal dalam melaksanakan berbagai program pembangunan, untuk mengejar ketertinggalan khususnya di bidang infrastruktur. Jangan sampai terkesan santai-santai saja.

“Kami (DPRD) sudah berulang kali mengingatkan kepada Pemkab Kutim terkait masalah ini. Salah satu tujuannya agar semua OPD bisa maksimalkan daya dukung yang dimiliki, karena demi kepentingan masyarakat di seluruh Kutim,” ucap Yan.

Pihaknya meminta kepada Pemkab untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum bisa bekerja secara maksimal. Terutama terkait pengelolaan dan penyerapan anggaran khususnya dalam pembangunan bidang Infrastrukur.

“Ini sudah bulan Juni, kok kesannya santai saja. Sudah seharusnya belajar dari pengalaman tahun lalu. Sebab, dalam laporan LKPJ Bupati, disebutkan ada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) cukup besar, sekitar Rp 1,5 trilyun” ujar anggota DPRD Kutim Yan. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.