ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Anjas Minta Tenaga Penjaga Rumah Ibadah Didata Kembali

July 15, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur (DPRD Kutim), Sayid Anjas menerima kunjungan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kutim membahas soal honor marbot dan koster.

Marbot alias penjaga masjid dan koster alias penjaga gereja di Kutai Timur di bawah naungan Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim. Sehingga pembiayaan anggaran honornya melalui Bagian Kesra Setkab Kutim. Namun, selama ini pencairan honornya tidak berlangsung secara tertib bahkan dilakukan secara bergantian.

“Selama ini, mereka (penjaga tempat ibadah) masih minim. Saking minimnya mereka (penjaga tempat ibadah) digilir (honornya),” ucap politisi Partai Golkar itu, Sabtu (15/7/2023).

Sayid Anjas

Berdasarkan laporan yang ia terima, di Kutai Timur terdapat sekitar 700-an orang penjaga tempat ibadah. Terdiri dari Bimas Katolik 73 orang, Bimas Islam 441 orang dan Bimas Kristen sekitar 200-an orang. Oleh sebab itu, ia meminta kepada Kemenag Kutim agar mendata ulang jumlah penjaga masjid yang perlu dianggarkan honornya.

Lebih lanjut Sanjas menyatakan kesiapannya untuk menganggarkan kekurangan honor yang diajukan oleh Kemenag Kutim. Tentunya didukung dengan data yang harus segera diberikan ke pihaknya, sehingga jelas jumlahnya.

“Makanya tadi saya minta untuk mendata ulang lagi, berapa total yang belum mendapat honor. Kami siap saja memperjuangkan anggarannya, nantinya dikelola di Bagian Kesra Setkab Kutim,” tegasnya.

Selain itu, melalui anggaran tersebut ia berharap ke depan tidak ada lagi pembayaran honor penjaga rumah ibadah secara giliran. Sehingga semuanya memperoleh honor secara rutin.

Di sisi lain, ia juga berharap agar pendataan penjaga rumah ibadah secara keseluruhan dapat diakomodir oleh Kemenag Kutai Timur secara langsung melalui satu pintu.

“Kita harapkan honornya bisa naik dan tidak lagi dicairkan secara bergiliran,” ujar Anjas. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.