ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Faizal : Kir Kendaraan Mampu Dongkrak PAD

July 5, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

SANGATTA– Uji Kir kendaraan bermotor yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab) Kutim, seharusnya bisa dimaksimalkan pemanfaatanya. Sebab, sektor yang satu ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutim ke depan.

“Apalagi kendaraan yang beroperasi di berbagai perusahaan di Kutim cukup banyak. Jika mereka (perusahaan,red) semuanya melakukan KIR di Kutim, tentu akan menambah PAD lagi,” ujar anggota DPRD Kutim Faizal Rachman, Rabu (5/7/2023)

Faizal juga mempertanyakan kemampuan lokasi KIR di Kutim melayani hal tersebut. Kendala dengan pelaksanaanya, harus dikaji terlebih dulu.

“Sekarang kalau mau mengadakan Kir di lokasi harus ada mobil khusus untuk melakukan pengujian. Namun ini tetap coba kita dorong agar menjadi perhatian,” papar Faizal.

Faizal Rachman

Seharusnya kata dia, dengan adanya kendaraan tersebut, mobilitas untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor bisa lebih maksimal, sehingga bisa meningkatkan pendapatan.

Apalagi banyak perusahaan yang menggunakan truk, tapi pendapatan Kir dari operasional perusahaan itu sama sekali tidak ada.

Memang menjadi kendala kurangnya tenaga yang berkompeten untuk melakukan uji Kir, serta kurangnya anggaran operasional untuk melakukan razia kendaraan di lapangan dengan jumlah personil yang ada.

“Masih kekurangan tenaga yang memiliki kompetensi melakukan uji Kir. Hal ini perlu dicarikan solusi agar ke depannya kendala itu bisa diatasi,” imbuh politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Dengan banyaknya perusahaan yang beroperasi di Kutim, rata-rata hampir memiliki kendaraan mulai dari Bus angkutan karyawan hingga kendaraan truk yang rata-rata menggunakan KIR.

Namun sayangnya sambung dia, sebab seharusnya hal seperti ini bisa menjadi perhatian serius oleh Pemerintah namun tidak demikian.

“Kalau instansi terkait tidak didukung dalam program yang bisa meningkatkan PAD, maka apa yang disampaikan tidak sama dengan yang dilakukan. Seharusnya itu menjadi perhatian serius oleh pemerintah,” tutup Faizal. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.