ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Sebagian Lahan Pertanian di Busang Masuk Lokasi HGU Sawit

July 16, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

SANGATTA– Sebagian lahan pertanian di Kecamatan Busang banyak terkendala di lapangan. Sebab, lokasi lahannya justru masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU), terutama perusahan sawit. Ini menjadi kendala tersendiri jika pemerintah ingin memberikan bantuan.

“Ini menjadi maslaah di Busang, karena banyak lahan pertanian masyarakat masuk lokasi HGU. Sehingga tidak bisa dibantu dari APBD, termasuk melalui pokok pikiran anggota DPRD,” ujar anggota DPRD Kutim Yosep Udau, Minggu (16/7/2023).

Yosep Udau

Makanya menurutnya, sebagian besar pokok pikiran DPRD, banyak yang tidak bisa terealisasi karena terbentur lokasi HGU. Demikian juga ketika petani mengeluh kepada pemerintah untuk meminta bantuan, mengalami hal yang sama.

Akibatnya, tambah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemerintah juga tidak bisa membantu masyarakat tersebut, meski  sangat diperlukan. Baik berupa alat pertanian, pupuk, maupun jalan usaha tani.

Bahkan yang anehnya kadang samping rumah, halaman rumah masyarakat pun itu masuk HGU. Akibatnya, juga tidak bisa dibantu. Padahal, perusahan sendiri tidak berusaha di situ, karena memang masyarakat sudah hidup di situ turun temurun sejak lama.

Di sisi lain, pihak perusahan tidak pernah memberitahu jika lokasi masyarakat tersebut masuk HGU mereka. Namun, setelah ada bantuan masuk, saat dilakukan cek lokasi oleh pihak terkait, baru ketahuan jika lokasinya masuk HGU. Sehingga program bantuan yang dialokasikan ke situ, tidak bisa dilaksanakan. Namun ada juga beberapa lokasi yang bebas HGU sehingga bisa dibantu,” urainya.

Padahal, menurut Yosep Udau, petani sangat membutuhkan bantuan berbagai kebutuhan alat pertanian. Ini terbukti saat DPRD Kutim melakukan reses, banyak permintaan masyarakat yang meminta bantuan pertanian. Seperti pupuk, bibit tanaman, termasuk permintaan pembuatan jalan usaha tani.

“Sebab jalan usaha tani ini memang sangat dibutuhkan menyarakat untuk membantu mereka beraktivitas setiap kali mereka ke kebun atau sawah mereka. Selain itu, juga untuk mempermudah mengangkut hasil pertanian mereka,” ujar anggota Komisi B DPRD Kutm ini. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.