ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

DLH Paser Gelar Konsultasi Publik Penyusunan IKHLS RDTR

November 17, 2021 by  
Filed under Paser

Share this news

TANA PASER – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Paser melakukan kegiatan Konsultasi Publik tahap 1, Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (IKHLS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Tahun 2021.

Berdasarkan data pada DLH Paser hampir seluruh Wilayah Kabupaten Paser sungainya dalam kategori waspada, yaitu sudah melebihi baku mutu kualitas air. Salah satu penyebab menurunnya kualitas air adalah masih banyaknya masyarakat yang tinggal di sepadan sungai dengan berbagai aktifitas yang dapat mencemari lingkungan khususnya air.

Kecamatan Batu Sopang merupakan kecamatan yang keadaan lingkungannya sangat dinamis karena jumlah penduduknya cukup banyak dan banyaknya perusahaan batu bara yang beroperasi di daerah tersebut, sehingga perlu dilakukan kajian Lingkungan Hidup yang strategis.

Kepala DLH Abdul Basyid mengatakan kajian lingkungan hidup strategis dan detail tata ruang perkotaan, ini dilakukan secara bertahap. Sebelumnya kegiatan ini sudah pernah digelar tahun ini di Kecamatan Tanah Grogot, dan kembali dilaksanakan untuk kecamatan Batu Sopang dengan melibatkan tenaga ahli sebagai pendamping penyusunan daripada KLHS.

Abdul Basyid  menjelaskan tujuan kegiatan penyusunan KLHS RDTR Kawasan Perkotaan Batu Sopang adalah untuk mengidentifikasi isu strategis prioritas pembangunan berkelanjutan, mengidentifikasi muatan kebijakan, rencana atau program yang berpotensi mempengaruhi Lingkungan Hidup dan pembangunan berkelanjutan.

“Selain itu juga menganalisis pengaruh Kebijakan, Rencana atau Program terhadap kondisi lingkungan hidup, dan Merumuskan alternatif Kebijakan Rencana Program serta Merumuskan rekomendasi perbaikan,” jelas Abdul Basyid.

Ditambahkan Abdul Basyid, secara umum dari kajian ini adalah bertujuan untuk pengelolaan lingkungan, sebagai acuan untuk melihat kedepan bagaimana masalah lingkungan ini dikelola dengan baik.

“Adanya IKHLS dan RDTR yang akan disusun ini kita bisa mengantisipasi kerusakan lingkungan yang diakibatkan perbuatan manusia dan bencana alam di masa mendatang,” jelas Abdul Basyid.

Konsultasi Publik tahap 1 dan Penyusunan KLHS RDTR menghadirkan narasumber dari Lembaga Ikatan Ahli Perencanaan Provinsi Kaltim diketuai Dana Adikusuma beranggotakan 6 orang. Dan diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat Batu Sopang, sejumlah Kepala desa Kecamatan Batu Sopang dan Lembaga Kemasyarakatan.

Sementara Kasi Inventarisasi, RPPLH dan KLHS Eka Handayani mengatkan tidak semua desa di Kecamatan Batu Sopang masuk dalam penyusunan KLHS RDTR.

“Ada 4 desa yang mewakili karakteristik perkotaan, yaitu Desa Kasungai, Batu Kajang, Songka dan Desa Sungai Terik” kata Eka. (*)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.