ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Wakapolres Batu  Buka Pertadingan Bola Voli Antar Instansi dan Wartawan

June 29, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Momen jelang peringatan Hari Bhayangkara ke 76 Polres Batu menggelar Pertandingan Olah Raga Voli dengan melibatkan beberapa instansi TNI, Polri, Satpol PP dan Wartawan. Pertandingan bola voli tersebut dibuka langsung Wakapolres Batu Kompol Iswahab di lapangan olahraga Polres Batu, Selasa (28/6/2022).

Wakapolres Batu Kompol Iswahab SH menyampaikan, kegiatan olahraga voli ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-76.

“Ini juga sebagai wujud tali silaturahmi serta mempererat persatuan, kekompakan dan rasa persaudaraan antar institusi,” terang Iswahab.

Tampak dalam pertandingan bola voli tersebut, tim dari group yang dikomandoi Wakapolres Iswahab berhasil memenangkan pertandingan  dan berhasil menjadi juara di Turnamen Bola Voli Hari Bhayangkara ke 76 di Polres Batu.(buang supeno)

Kendaraan Listrik Yamaha Tampil di Jakarta Fair Kemayoran 2022

June 29, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Kehadiran booth Yamaha di ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2022 (9 Juni – 17 Juli) tidak hanya diramaikan dengan beragam pilihan produk terbaru dan unggulan. Namun, juga berbagai jenis kendaraan pintar ramah lingkungan berbasis elektrifikasi yang menjadi cerminan kemajuan teknologi dalam mendukung mobilitas masyarakat di masa depan.

Kendati tidak dijual secara umum, tampilnya jajaran kendaraan listrik di booth Yamaha yang meliputi model E01, E-Vino, dan juga E-PAS (Sepeda listrik), ternyata tetap dapat menjadi magnet yang banyak menarik atensi para pengunjung JFK 2022. Khususnya untuk model E01 yang memang belum lama ini diperkenalkan kepada publik untuk kebutuhan “Market Test” yang akan dimulai di semester dua tahun ini.

Rasa penasaran pengunjung pun tergugah, sehingga banyak dari mereka yang datang ke booth Yamaha untuk melihat secara lebih dekat dan mengulik lebih dalam terkait teknologi yang tersemat pada model E01. Hal tersebut sangat wajar, mengingat fitur-fitur yang terdapat di model E01 memang tergolong Advance dan superior jika dibandingkan dengan beberapa kendaraan listrik yang saat ini beredar di pasar.

Antusiasme pengunjung terhadap model E01 setidaknya tergambarkan oleh Ryan Bagaskoro (29). Pria yang memang menggemari dunia otomotif roda dua ini mengaku terkesima dengan model EV terbaru dari Yamaha itu. Bukan tanpa alasan, tampilan desain yang unik dan futuristik serta beragam fitur pendukung berkendara yang canggih membuatnya menilai bahwa model E01 merupakan kendaraan listrik roda dua paling fenomenal yang saat ini ada di tanah air.

“Saya sudah tahu sebelumnya bahwa Yamaha punya motor listrik bernama E01 dari Instagram, namun ini baru pertama kali saya melihatnya secara langsung. Dan menariknya lagi gak cuma E01, ternyata Yamaha juga punya kendaraan listrik lain seperti Evino dan sepeda listrik (E-PAS). Secara tampilan desain E01 ini sangat keren dan futuristik, kaya NMAX versi motor listrik terutama dengan posisi berkendaranya yang bisa selonjoran. Dan fitur-fitur yang ada pada motor juga sangat canggih, saya dengar ada pilihan mode berkendara dan juga bisa di gas mundur. Saya pribadai sangat penasaran untuk mencobanya,” terangnya.

Selain menampilkan deretan kendaraan listrik, pada event JFK 2022 Yamaha juga meghadirkan motor barunya yang tengah viral saat ini yaitu Fazzio Hybrid Connected dalam berbagai pilihan warna yang stylish. Menariknya, skutik yang sudah dilengkpai dengan mesin generasi terbaru Blue Core Hybrid dan teknologi konektivitas Y-Connect tersebut, ditawarkan dengan program DP (Down Payment) rendah untuk pengunjung yang melakukan pembelian.

Maka tidak heran jika selama event JFK 2022 berlangsung, Fazzio Hybrid Connected menjadi salah satu sepeda motor yang banyak diminati dan diburu oleh pengunjung, termasuk dalam hal mencoba unit test ride yang tersedia di area parkiran Gedung Pusat Niaga JIExpo Kemayoran. Hal ini seperti yang disampaikan oleh salah seroang pembeli skutik tersebut, yaitu Jonathan Pugo (24).

“Tujuan saya datang ke Jakarta Fair memang ingin melihat dan mencoba unit test ride Yamaha Fazzio. Desainnya yang anak muda banget dan punya banyak teknlogi baru, seperti Y-Connect dan mesin Hybrid membuat saya sangat tertarik dengan skutik ini. Kebetulan pas nanya ke salesman ada promo penjualan DP rendah, ya saya semakin tertarik untuk langsung melakukan pembelian,” jelasnya.

Tidak hanya pilihan produk yang beragam dengan berbagai promo menarik yang ditawarkan, selama JFK 2022 Yamaha juga menghadirkan banyak kegiatan hiburan bagi para pengunjung yang datang ke booth Yamaha. Adapun untuk informasi lebih lanjut terkait kegiatan Yamaha selama di Jakarta Fair Kemayoran 2022, silahkan kunjungi akun Instagram resmi @yamahaindonesia dan @yamahajabodetabek. (*/adv)

Pangeran Harry dan Andi

June 29, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Disaksikan Andi Burhanuddin, Pangeran Dr Harry Bachroel menyerahkan kue HUT Fekon kepada Dr Fitriadi.

SABTU (25/6) lalu saya ke Samarinda menghadiri undangan teman-teman alumni Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman (Fekon Unmul) di Cafe Bagio’s Jl Basuki Rahmat. Saya lulusan Fekon tahun 1986. Nyaris kena DO, tapi akhirnya selamat. Maklum dulu keasyikan dengan aktivitas lain, lupa menyelesaikan kuliah.

Saya senang bisa bertemu teman-teman. Rata-rata ya sudah berumur. Setidaknya kepala lima atau malah di atas 60-an seperti saya. Ada yang sudah janda, ada juga yang jadi duda. “Ada 60-an teman-teman yang sudah  almarhum dan almarhumah,” kata Syaiful M, salah satu penggagas reuni.

Saya jadi teringat rekan yang sudah mendahului. Di antaranya Anjar Rahman, Maruji Hamid (adik Pak Imdaad Hamid), Winaryati alias Wiwien (istri Syaiful M), Soehartono Soetjipto (pernah menjadi ketua DPRD Kaltim), Taufik Rusdi (suami Dwi), Ismail Meje, Wirasni Dahlan (istri mantan sekprov Syaiful Teteng), Evy Bachroel, M Ali (suami Rusdiana), Baharuddin Baraq, Khairil Fahmi (suami Andri Yama) dan lainnya.

Saya senang bisa bertemu Buyung alias Abi Wahyu Hanafi. Dia pensiunan kadis Koperasi Pemkab Kutim. Suka menyanyi. Ada Dr Jonathan Pongtuluran SE, M.Agr, dosen Fekon Unmul. Dia hadir bersama Dr Fitriadi SE, MSi, Dr PS Siburian, SE M.Agr dan Dr Anis Rahma Utari, SE, MSi (mantan dekan Ekonomi dan Bisnis).    Ada Nilam, sahabat istri saya di BCA Samarinda. Ada Nanik dan Ersofyan, pasangan dari Tenggarong yang selalu mesra. Ada Agus Sunda Wiwaha, SE (mantan sekretaris Tenaga Kerja Samarinda), Wahdiah dan M Fadli.

Selain itu ada Dr H Amransyah, SE, MSi, direktur STIE Nusantara Sangatta. Ada Samuel Robert Djukuw, SE MM, mantan kadis Pariwisata Kukar. Ada H Fathul Halim, SE MM, mantan asisten III sekprov Kaltim. Abu Helmi SE, MSi (mantan asisten II sekprov Kaltim), H La Sapada SE (kabag Anggaran Pemprov Kaltim), dan H Asranudin, SE (mantan kadis Koperasi Balikpapan).

Meski reuni alumni Fekon, ada juga yang datang dari fakultas lain. Di antaranya Mamat Permana alias Aji Surya Darma, mantan kadis Pariwisata Kukar. Dia datang seperti penyanyi country. Baju kotak-kotak merah dan topi cowboy. Sempat nyanyi dan bercaca-ria dengan Yama.  Juga Safur alias Syafruddin alumnus Faperta, eks Sekkab Kutim dan Erna Ijab, alumnus Fisipol.

Acara reuni diberi label “Merajut Silaturahmi dalam Kenangan. Kampus Flores Samarinda.” Dulu kampus pusat Unmul di Jl Flores untuk kuliah anak-anak Fekon dan Fakultas Sospol. Ada satu kampus lagi di Sidomulyo untuk Fakultas Kehutanan dan Pertanian.

Kami semua tidak sempat kuliah di kampus baru Gunung Kelua. Rektornya waktu itu Prof Sambas Wirakusumah. Setelah itu Prof. Sutrisno Hadi. Sedang dekan Fekon di antaranya Drs Baharuddin Agie, Drs Waris, Drs Manase Rupang, dan Drs Daniel Sambo.

Sebagai provokator acara, rekan Andi Burhanuddin, yang sekarang tinggal di Makassar. Karena memang itu kampungnya. Andi satu angkatan dengan saya. Dulu seniman dan tidak jelas juntrungannya. Suka baca puisi dan pernah main teater dengan saya, “Api di Azora.” Sutradaranya, Syaiful M, seniman dan Cassanova-nya kampus kala itu.

Tak seorang pun menyangka Andi bisa menjadi orang bank. Apalagi Bank Indonesia (BI). Mulai BI Palu sampai menjadi Deputi Pemimpin BI Kendari. Juga manajer IKU (KPI).  Selama 28 tahun  dia berkarier. Sempat jadi pegawai teladan, mitra teladan dan Bapak Satpam BI. Hebatnya lagi tiba-tiba minta pensiun dini di tahun 2010. Alasannya, karena merasa banyak mimpi belum terwujud. Sepertinya idealisme. Tapi bisa jadi karena sudah mapan juga. He he

Meski jadi orang bank, semangat senimannya tetap terjaga. Dia menulis novel judulnya “Bangkir.” Juga membuat buku motivasi berjudul “The Power of Your Dreams,” yang best seller di tahun 2012. Karena banyaknya permintaan sempat tiga kali cetak. Kini bersama Lembaga Masdaeng Communication, dia memberikan pelatihan kepada BPD-BPD. Termasuk kepada BPD Kaltimtara, ketika dia di Samarinda kemarin. Sambil nyelam minum air. Jadi honornya bisa bayar tiket dan nginap. Dalam istilah bank dan teori ekonomi, itu namanya “break even point (BEP).”

Andi menjadi inspirasi hidup yang menarik. Dari seniman yang acak-acakan menjadi orang bank yang tertib dan profesional. Bahkan bisa menyandingkan dua profesi yang jauh bumi dari langit. Sesuatu yang luar biasa.

Ada kata-kata motivasi dari dia, yang sangat inspiratif. “Jangan pernah takut untuk menjadi hitam ataupun putih.  Jangan takut kehilangan warna. Jika itu pilihan kebaikan.”

Selain Andi, yang menarik perhatian juga kehadiran Harry Bachroel lengkapnya Dr H Aji Harry Bachroel, SE, MM bersama istrinya Dayang Telchief Suryani. Dia lebih senior dari saya.   Kariernya di pemerintahan cukup baik. Pernah menjadi sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Kutai tahun 2013, di era kepemimpinan Bupati Rita Widyasari

Karena Harry keluarga bangsawan Kesultanan Kutai, dia sempat diangkat menjadi Menteri Sekretaris Kedaton Kutai Kertanegara Ing Martadipura. Diberi gelar Pangeran Harry Gondo Prawiro. Sedang istrinya bergelar Raden Putrowati. Dia bertugas di zaman Sultan Haji Adji Mohamad  Salehuddin II.

Sewaktu  menjadi wali kota Balikpapan tahun 2012, saya pernah diberi gelar oleh Sultan Salehudin II. Gelar saya Raden Nata Praja Anum. Saya juga sempat bertemu sultan sekarang, Adji Muhammad Arifin, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI.

Meski Harry terutama istrinya lebih banyak duduk di kursi roda, tapi dia sangat semangat di arena reuni. Salah satu penggagasnya juga. Dia sempat bernyanyi, yang memang salah satu hobby-nya. Dia sudah pernah menerbitkan beberapa album lagu. Mulai di kampus, dia memang sering tampil menjadi penari Kutai dan penyanyi. Sering terlibat dalam berbagai kegiatan kesenian kampus.

Saya sempat diberinya Majalah Warisan Budaya Nusantara terbitan Jakarta. Kebetulan laporan utama dan sampul mukanya foto Pangeran Harry Gondo Prawiro. Ada delapan halaman isinya tentang Pangeran Harry berikut foto-fotonya. Ada bersama keluarga dan juga dengan Sultan Kutai. Juga dengan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Jokowi.

“Sekarang saya aktif sebagai penjaga seni dan budaya Kutai.  Budaya kepemimpinan Kutai Ing Martadipura tetap harus dipelihara baik untuk kepentingan menjaga adat istiadat, juga untuk kepentingan ekonomi dan pariwisata,” katanya bersemangat.

Bicara soal Kutai, saya jadi teringat “dingsanak” saya, H Zairin Fauzi, adiknya Wirasni Dahlan alias Kak Wiwi. Saya sama-sama waktu SMEA.  Ayahandanya adalah Drs Achmad Dahlan, bupati Kutai (1965-1975). Kalau lagi pesta Erau, saya tidur di rumah bupati. Saya mengagumi tari ganjar ganjur di Kedaton, yang pernah juga dibawakan oleh Pangeran Harry. Saya juga suka nasi bekepor-nya bersama sambal raja.

Zairin yang tinggal di Jakarta baru pulang ke Samarinda. Adiknya, Dr Erwin Resmawan Dahlan MSi, dosen Fisipol Unmul meninggal karena stroke.

Dalam acara reuni, saya sempat didaulat menyanyi. Padahal saya lebih suka bercerita humor. Untunglah bisa lulus menyanyikan lagu Anji, “Menunggu Kamu.” Meski tak selalu enak didengar. Saya lebih suka cerita-cerita yang membuat rekan-rekan tertawa segar. “Wah, Pak Rizal berhenti jadi wali kota alih profesi ya? Sekarang jadi stand up comedy,” kata teman-teman.

Tidak puas di Cafe Bagio’s, sebagian bergeser ke Warung Kong Jie di Citra Niaga. Saya ikut bergabung karena di sana ada wadai kesukaan saya, lempeng, yang dibuat dari tepung dan pisang mahuli atau pisang kepok. Di Balikpapan belum ada café yang jualan lempeng. Padahal bikinnya sangat mudah.

Mereka tidak sadar sampai sore di sana. Mendengarkan cerita lucu macam-macam dari saya. Termasuk setengah berbau he ….he. Selain melepas kangen, saya juga berkepentingan dengan mereka. Maklum saya perlu dukungan karena akan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2024. “Oh jangan khawatir.  Kita semua siap jadi tim sukses gratis,” kata Syaiful menyemangati saya.(*)

DKP3A Kaltim Gelar Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG

June 29, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SURABAYA -Pemprov Kaltim bertekad dan berusaha keras agar pembangunan mendapat partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Begitu pula dengan pembangunan berperspektif gender sudah membuka peluang dan memberikan ruang terbuka luas bagi peran serta perempuan.

“Pemprov Kaltim juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 2 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG)  dalam Pembangunan Daerah. Sementara itu, di dalam RPJMD 2019-2023 ada beberapa program prioritas pemberdayaan perempuan antara lain berupa peningkatan PUG, dengan program peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan, serta program peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan,” kata Pj Sekda Kaltim Riza Indra Riadi pada kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG Kewenangan Provinsi diinisiasi Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, berlangsung di Ruang Diamond 1 Swiss-Belinn Tunjungan Hotel Surabaya, Selasa (28/6/2022).

Dikatakan, untuk mengawal implementasi PUG secara optimal, peran tugas dan kewenangan tim driver PUG Kaltim (Bappeda, BPKAD, Inspektorat, dan DKP3A) sebagai salah satu lembaga PUG menjadi sangat penting.

“Mengingat pelaksanaan perencanaan penganggaran khususnya dalam anggaran responsif gender sebagai bahan laporan gubernur dalam LKJIP tahunan,” ujar Riza.

Berdasarkan Coaching Klinik Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (Klik Peran Si Gen) dalam pendampingan penyusunan GAP dan GBS, pada tahun 2020 0,25% anggaran responsif gender dari total anggaran belanja langsung Provinsi Kaltim.

“Sedangkan pada tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 1,96%,” imbuh Riza.

Riza berharap, melalui optimalisasi perencanaan penganggaran responsif gender seluruh OPD Provinsi Kaltim, jumlah anggaran responsif gender dapat didorong untuk lebih meningkat sebagai manifestasi komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warganya khususnya keterwakilan perempuan untuk meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Driver PUG Kaltim (Bappeda, BPKAD, Inspektorat, dan DKP3A Kaltim). Hadir menjadi narasumber Fasilitator PUG Nasional Yusuf Supiandi. (dell)

Kejari Sampaikan Penyelesaian SKK Terkait PSU Pemerintah Kota Batu

June 28, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Agus Rujito mengungkapkan untuk mendorong penyerahan fisik prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) agar  segera beralih kepemilikan menjadi aset Daerah Pemerintah Kota Batu, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait sebagai langkah awal untuk menindak lanjuti Berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK)  agar tercipta sinergitas demi percepatan penyerahan PSU kepada Pemerintah Kota Batu.

“Pemkot Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu menyerahkan Surat Kuasa Khusus pada Bidang Perdata dan Tata  Usaha Negara ke Kejaksaan Negeri Batu, kata Kajari didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Batu, Kepala BPN Kota Batu, Ketua REI (Real Estate Indonesia) Malang Raya, Ketua APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman seluruh Indonesia) Malang Raya dan Kasi Datun dan Kasi Intel  Kejari Kota Batu pada jumpa pers  di aula Kejari, Selasa ( 28/6/2022).

Dikatakan, mengingat permasalahan penyelesaian PSU Perumahan pada dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Batu belum dapat terselesaikan khususnya mengenai penyerahan kepada Pemerintah Kota Batu yang menjadi kewajiban setiap pengembang perumahan di Kota Batu, maka Kejari Batu membantu mengatasinya ,” ungkap Kajari.

Langkah yang dilakukan sesuai petunjuk teknis Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia nomor 7 tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain dan pelayanan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, untuk mendorong penyerahan fisik PSU agar dapat segera beralih kepemilikan menjadi aset Daerah Pemerintah Kota Batu, antara lain:  melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait ( BPN, Disperkim, REI dan APERSI).

Kejari mendampingi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu untuk menyerahkan sejumlah berkas administrasi; melakukan langkah pro aktif untuk mengetahui progres yang telah dilakukan oleh stakeholder terkait dan menyelesaikan kendala yang menjadi hambatan untuk penyerahan PSU; berkoordinasi dengan pihak REI (Perusahaan Realestat Indonesia) Malang Raya dan APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman seluruh Indonesia) untuk terus mendorong anggotanya menyelesaikan permasalahan terkait PSU.

” Tugas kami hanya membantu kelancaran dan tertib administrasi pembangunan di Kota Batu, Setiap Pengemban harus menyediakan PSU dan harus menyerahkan ke Pemda, bukan sebaliknya dijual lagi,“ tandas Agus Rujito.

Ketua BPN Haris Suharto menyebutkan kendala yang terjadi nanti siapa apa yg mau mengukur, jika diserahkan ke pemkot maka bagian assetlah yang menindaklanjuti  dengan melakukan pengukuran.

 

Disebutkan Haris ada 7 pengembang yang sudah mendaftarkan sendiri PSU dan tinggal pengurusan sertifikatnya.

“Berkat kerja sama yang dilakukan Kajari, maka ada 7 pengembam yang sudah mendaftarkan PSU dan tinggal urus sertifikat saja,” paparnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pemkot Batu  Bangun Yulianto menyebutkan selama ini pihaknya  kerja sama dengan Kejari cq Seksi (Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Menurut Bangun Yulianto, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu melalui Kasi Datun telah tiga kali memanggil pengembang, namun respon pengembang sangat mengecewakan.

“Bayangkan yang mengundang Kejari Batu terhadap 101 pengembang, tapi yang hadir hanya 20 saja, itupun yang menyerahkan berkas administrasi PSU hanya 14 pengembang, ” ungkap Bangun Yulianto.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pemkot Batu menyebutkan ketentuan pemberlakuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.22 /2021 tentang penyelenggaraan perumahan dan pemukiman yang merupakan  perubahan dari PP no.14/2016.

PSU juga diatur dalam Perda No.4/2020 Tentang penyelenggaraan dan penyerahan PSU perumahan. Prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU)  merupakan kelengkapan fisik untuk mendukung terwujudnya perumahan yang sehat, aman dan terjangkau.

“Luas PSU  30% dari luas efektif lahan yang dimiliki pengembang ,” papar Bangun.

Dari hasil kerja sama dengan Kejari Batu, pengembang yang merespon dengan menyerahkan administrasi PSU hanya 14 pengembang dari sejumlah itu  yang  belum menyerahkan secara fisik 2 pengembang.

Disebutkan, PSU yang harus disediakan pengembang  berupa seperti : jalan, taman, drainase dan tempat ibadah atau untuk lainnya  kepentingan warga penghuni.

“PSU itu janji pengembang kepada user, maka harus ditepati,” lanjut Bangun.

Diingatkan,PSU tidak boleh dijual, jika ada yang menjual jika ketahuan KPK bisa dijerat kasus pidana.

Kadis DPKP menyebutkan, agar tidak terjadi lagi kasus pengembang membandel, maka ke depan akan diberlakukan aturan, yakni setiap pengembang yang mengajukan siteplan harus menyerahkan berkas administrasi PSU jika tidak diserahkan, maka IMB nya tidak dikeluarkan.

“Ke depan akan kami pertegas, setiap pengajuan siteplan harus disertai persyaratan administrasi PSU, jika tidak membuat maka IMB nya tidak dikeluarkan,” ujarnya. (Buang Supeno)

Next Page »