IPA Gunung Lingai Lakukan Perbaikan Gutter Sedimen

May 12, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lingai

SAMARINDA – Instalasi Pengolahan Air  (IPA) Gunung Lingai dijadwalkan melakukan perbaikan gutter sedimen, Rabu (13/5/2026)

“Perbaikan akan berimbas pada gangguan pengurangan debit produksi,” kata Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik.

Perbaikan akan dimulai pukul 08.00 Wita dan akan memerlukan waktu 1 x 24 jam. Diperkirakan imbas pekerjaan ini beberapa wilayah dari jalur tersebut akan mengalami gangguan distribusi. Adapun wilayah yang terganggu aliran distribusi selama pengurasan antara lain Joyomulyo dan sekitarnya, Belimau, Jalan Kebon Agung, Jalan DI Panjaitan, Jalan Damanhuri serta pelayanan booster Panjaitan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur aliran  IPA yang sedang dikuras tersebut  untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi dihentikan sementara” terang Taufik.

Untuk informasi dan pelaporan hubungi Hotline 0541-2088100 atau Chat WA ke 0811553536 (*/adv)

PLN Indonesia Power UBP Mahakam Salurkan Bantuan bagi Anak Yatim dan Dhuafa

May 12, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA – PLN Indonesia Power UBP Mahakam melalui LAZ An Nur PLN IP UBP Mahakam kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan perlengkapan sekolah dan bingkisan pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dilaksanakan bersama Rumah Zakat, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Samarinda, dan Bank Indonesia tersebut digelar di Aula Haji Kementerian Agama Kota Samarinda.

Sebanyak 60 anak yatim dan dhuafa menerima bantuan berupa tas sekolah, alat tulis, perlengkapan belajar, serta bingkisan makanan ringan. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari semangat Hari Pendidikan Nasional dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan sekaligus menumbuhkan motivasi belajar anak-anak agar terus optimis meraih cita-cita.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda Nasrun, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Liliana, Representative Manager Rumah Zakat Samarinda Mega Folandiana, Ketua PD Salimah Samarinda Rita Widiyasmara, serta perwakilan LAZ An Nur PLN IP UBP Mahakam. Kolaborasi berbagai pihak tersebut menjadi wujud sinergi bersama dalam memperluas manfaat pendidikan bagi masyarakat.

Momentum Hari Pendidikan Nasional juga menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa, termasuk anak yatim dan dhuafa. Karena itu, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa perlengkapan sekolah, tetapi juga dorongan moral agar anak-anak terus percaya diri, semangat belajar, dan memiliki harapan besar terhadap masa depan mereka.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Firman Ramdan menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membangun generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan energi kepedulian yang mampu memberi semangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka. Kami percaya pendidikan merupakan pondasi penting dalam menciptakan generasi yang tangguh, sehingga kolaborasi dan kepedulian bersama perlu terus diperkuat demi masa depan yang lebih baik,” ujar Firman.

Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, PLN Indonesia Power UBP Mahakam berkomitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta memperkuat semangat kepedulian sosial demi terciptanya generasi penerus yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. (*)

Tembus 10 Besar All Japan Road Race Championship, Wahyu Nugroho Terus Improve Asah Skill

May 12, 2026 by  
Filed under Olahraga

Komitmen Yamaha untuk mengasah karir para pembalap di level internasional dilakukan secara berkelanjutan agar mencapai prestasi dan menambah pengalaman. Berbagai kejuaraan diikuti baik di tingkat dunia maupun Asia, sehingga mempertajam skill demi menghadapi persaingan yang kian kompetitif. Musim ini rider Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho, bahkan diberikan kesempatan berkompetisi pada dua event yaitu Asia Road Racing Championship (ARRC) dan All Japan Road Race Championship.

Usai menjalani seri 1 ARRC di Sepang Malaysia 10-12 April lalu, Wahyu Nugroho tampil untuk pertama kalinya di All Japan Road Race Championship. Sebagai persiapan balapan di ajang tersebut, Wahyu Nugroho mengikuti dua hari test pra musim di sirkuit Sugo dan latihan short-course di sirkuit Suzuka. Bermanfaat untuk memahami karakter sirkuit dan set up motor, hasilnya terbukti ada improvement saat race.

Rider asal Boyolali Jawa Tengah itu ambil bagian pada putaran perdana kelas ST600 All Japan Road Race Championship 25-26 April di sirkuit Sugo. Bergabung dengan tim ITO Racing YRI Borg Custom dan bertarung dengan menggeber Yamaha YZF-R6, pencapaiannya cukup positif menembus 10 besar klasemen sementara. Dia menempati peringkat 9 setelah finish ke-11 race 1 dan ke-9 race 2.

”Terimakasih Yamaha saya bisa tampil di All Japan Road Race Championship musim ini. Kesempatan ini sangat berharga untuk menambah jam terbang dan experience. Juga terus berkompetisi menggunakan Yamaha YZF-R6 yang menjadi faktor penting untuk kemajuan di dua kejuaraan yang saya ikuti. Saya akan selalu berupaya mencapai hasil optimal dan memanfaatkan dengan baik peluang tampil di tingkat internasional,” ungkap Wahyu Nugroho.

Dalam rangkaian race weekend di Sugo, dia berhasil memperkecil waktu best time dan gap dengan top 1 rider mulai dari latihan bebas, kualifikasi hingga race. Wahyu Nugroho juga mampu memimpin 2nd Group Race. Tak hanya itu, catatan waktu best time saat race weekend jauh lebih baik dibandingkan test pra musim.

”All Japan Road Race Championship menjadi ajang yang tepat bagi Wahyu Nugroho untuk berkompetisi menjajal Yamaha R6. Bentuk latihan juga di kompetisi resmi yang kami harapkan berpengaruh positif untuk berprestasi di ARRC ajang utama yang diikutinya. Telah melewati seri 1 kelas ST600 All Japan Road Race Championship dan hasilnya dievaluasi, Wahyu Nugroho melakukan improvement dan ini patut diapresiasi,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Selanjutnya, Wahyu Nugroho akan ambil bagian lagi di seri 3 kelas ST600 All Japan Road Race Championship di Motegi, 28-30 Agustus 2026. Hanya 2 seri yang diikutinya tahun ini sebagai wadah meningkatkan karir balap dan menimba pengalaman.

Sudah Dua Surat ke Presiden

May 12, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

RASANYA sudah dua surat yang dikirim ke Presiden Prabowo Subianto.  Isinya melaporkan berbagai hal menyangkut kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud yang dianggap melukai hati nurani rakyat Kaltim.

Dua surat itu hampir bersamaan diterima lewat Budisatrio Djiwandono,  anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Dapil Kaltim. Budi yang juga keponakan Presiden Prabowo itu, lagi melakukan kunjungan kerja ke Kaltim terutama Balikpapan dan Samarinda selama 2 hari sejak Kamis (7/5).

APMKT menyampaikan surat untuk Presiden Prabowo melalui Budisatrio Djiwandono, anggota DPR RI dapil Kaltim, yang juga keponakan Presiden Prabowo.

Kedua surat itu datangnya dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMKT) dan kelompok Masyarakat Peduli Kalimantan Timur (MPKT). Isi surat itu hampir sama, meminta perhatian Presiden Prabowo berkaitan dengan tingkah laku kepemimpinan Rudy Mas’ud.

Baik APMKT maupun MPKT sama-sama menyinggung soal penggunaan APBD yang boros dan tidak sesuai prinsif efisiensi. Mulai soal pembelian mobil dinas yang mewah Rp8,5 miliar, renovasi rumah jabatan Rp25 miliar, honor dan perjalanan Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) sampai Rp10 miliar, beli kursi pijat dan laundry yang ratusan juta rupiah sampai soal nepotisme dan dinasti politik yang berlebihan.

“Sebagai provinsi strategis penyangga IKN, Kaltim seharusnya menjadi contoh praktik pemerintahan modern yang transparan, akuntabel, bebas konflik kepentingan serta berpihak kepada rakyat. Tapi nyatanya tidak,” kata Erly Sopiansyah selaku Koordinator Lapangan APMKT.

Sehubungan dengan itu APMKT minta kepada Prabowo agar Pemerintah Pusat melakukan evaluasi terhadap sejumlah kebijakan Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy Mas’ud.

Selain ke Presiden Prabowo, APMKT juga berkirim surat kepada Ketua Umum DPP Golkar. APMKT minta agar Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, yang juga kakak kandung Gubernur segera dicopot dan digantikan kader Golkar yang lain, yang lebih netral dan independen serta bebas dari konflik kepentingan.

“Kepemimpinan Hasanuddin Mas’ud sangat merugikan Golkar. Selain fungsi pengawasan DPRD tidak berjalan efektif, dia juga merepotkan Golkar dengan munculnya desakan pelaksanaan Hak Angket terhadap Rudy Mas’ud, yang juga Ketua DPD Golkar Kaltim,” kata Erly.

APMKT juga merencanakan Aksi Demo 214 Jilid 3 pada 21 Mei ini dengan titik sasaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim dan Kantor Gubernur. Mereka minta agar aparat hukum melakukan pengusutan terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran.

Sementara itu, MPKT menyampaikan sejumlah aspirasi dan keprihatinan terhadap kondisi sosial politik serta tata kelola pemerintahan di Kaltim yang tidak baik-baik saja pada saat ini. “Kami sangat berharap bisa diterima Presiden Prabowo untuk melaporkan semua hal yang terjadi di Kaltim,” kata Harbiansyah Hanafiah, inisiator MPKT yang dikenal sebagai  tokoh senior masyarakat Kaltim, yang pernah menjadi Ketua KADIN, Ketua Pusam dan anggota MPR Utusan Daerah.

Menurut Harbian, ada 4 poin yang ingin MPKT sampaikan kepada Presiden. Soal transparansi anggaran, praktik politik dinasti, minimnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan strategis sampai soal keberadaan TAGUPP.

Budisatrio menyatakan akan meneruskan semua aspirasi warga Kaltim kepada Presiden Prabowo. “Saya hormat sama teman-teman. Karena dalam alam demokrasi kita bisa menyampaikan aspirasi dengan tenang dan damai. Intinya Kaltim harus kondusif,” begitu tambahnya.

SUARA ANHAR GONGGONG

Ahli sejarah kelahiran  Pinrang, Sulsel, Prof Anhar Gonggong ikut mengomentari soal kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. “Meskipun saya bukan orang Kaltim, tapi ini penting menjadi perhatian masyarakat Indonesia,” katanya lewat video yang beredar luar di media sosial.

Menurut Anhar, rakyat Kaltim pantas mengajukan protes kepada gubernurnya dalam posisi bernegara dan berpemerintahan, karena gubernur telah melakukan tindakan dan kebijakan yang bertentangan dengan janji-janjinya.

Dia menunjuk sejumlah kebijakan dan tindakan Gubernur yang sudah menjadi sorotan orang banyak terutama rakyat Kaltim. Seperti membeli mobil dinas 8,5 miliar, memperbaiki rumah jabatan 20 miliar, ruang kerjanya 8 miliar, kursi pijit sekian ratusan juta rupiah, dan sebagainya.

“Saya sedih,” kata tokoh berusia 82 tahun ini. “Di saat Gubernurnya berfoya-foya, di saat yang sama terjadi tragedi seorang anak di Samarinda yang meninggal dunia akibat memakai sepatu yang kekecilan. Hal itu terjadi karena dia tidak mampu membeli sepatu sesuai ukuran kakinya. Coba bayangkan,” lanjutnya.

Ia menilai Gubernur Rudy Mas’ud bukanlah seorang pemimpin, melainkan hanya sebagai pejabat. “Kalau pemimpin pasti mendahulukan kepentingan rakyatnya.  Kalau sebagai pejabat, ya cenderung memikirkan dirinya sendiri,” ungkapnya.

Prof Anhar juga menyorot keberadaan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, yang tak lain kakak kandung Rudy Mas’ud. “Ya di sini kelihatan ada nepotismenya,” jelasnya.

Menurut Prof Anhar, masyarakat Kaltim tidak perlu kecewa kalau proses-proses tertentu yang tengah berlangsung di Dewan tidak berjalan sebagaimana mestinya, karena di situ ada Hasanuddin dan Fraksi Golkar yang memiliki kursi terbanyak.

Dia menegaskan, masyarakat tidak perlu berhenti menyampaikan aspirasi dan kritiknya. “Biarkan DPRD mempertahankan gubernurnya, tetapi kita jangan berhenti. Masyarakat tetap punya ruang untuk menggugat gubernurnya yang sudah melanggar ucapan dan janjinya sendiri.

Gubernur Kaltim sekarang seharusnya malu. Dia lebih baik mengundurkan diri saja karena tingkah laku yang dia lakukan sudah bertentangan dengan janji-janjinya sendiri. “Gubernur sudah melakukan pembohongan kepada rakyat sendiri,” tandas Prof Anhar.

Sementara itu, proses Hak Angket di DPRD Kaltim sepertinya belum mengalami kemajuan. Dari 7 fraksi yang ada, dua fraksi memastikan menolak Hak Angket yaitu Fraksi Golkar dan PAN. Sedang 5 fraksi lainnya termasuk Gerindra tetap sejauh ini masih konsisten mendukung pelaksanaan Hak Angket.

Kita belum mendengar kabar kapan Rapat Paripurna DPRD Kaltim digelar untuk menetapkan pengajuan Hak Angket tersebut. Justru yang terjadi sudah ada karangan bunga yang dikirim masyarakat yang menyatakan: “Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Hak Angket DPRD Kaltim.”(*)

Alsyus Nakhodai KONI Kubar

May 11, 2026 by  
Filed under Olahraga

SENDAWAR – Pergantian pucuk pimpinan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar)berpindah tangan dari sebelumnya Agus Herawan kepada Alsyus. Perpindahan ditandai dengan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub),  yang dihadiri Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras beserta rombongan, di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (11/5/2026).

Ketua KONI Provinsi Rusdiansyah Aras sangat mengapresiasi terhadap PLT KONI Kubar Lidwina dengan waktu yang singkat bisa menyelesaikan mandat yang sudah bebankan kepada nya.

“Kami dari KONI Kaltim berpikir, apa bisa selesai dalam waktu singkat ini, ternyata dengan seijin Tuhan yang Maha Kuasa akhirnya Musorkablub ini berjalan lancar,”ujarnya.

Ia mengucapkan selamat bekerja kepada Alsyus. Dikatakan, sekitar lima bulan akan menghadapi Porprov di Kabupaten Paser. Sebagai ketua terpilih harus mampu untuk membawa atlet Kubar dari peringkat 9 naik menjadi peringkat dan berkolaborasi dengan Kabupaten Kota lainnya.

“Saya hanya bisa menyampaikan Ketua KONI yang baru harus bekerja extra bersama Dispora untuk menciptakan atlet atlet terbaiknya menuju Porprov Paser 2026 mendatang, kerja keras tidak akan menghianati hasil,” jelasnya.

Saat ini KONI Kubar masih berada di posisi ke-9 dari 10 tingkat di Kalimantan Timur. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi kepengurusan baru KONI Kubar di bawah kepemimpinan Alsyus untuk mendongkrak prestasi olahraga daerah.

Alsiyus resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kubar masa bakti 2025-2029 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) 2026. Alsiyus menegaskan pembenahan prestasi olahraga menjadi fokus utama kepengurusannya. Ia menyebut posisi Kubar yang masih berada di urutan ke-9 Kaltim menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi bersama.

“Data terakhir yang saya terima dari Provinsi, Kutai Barat masih berada di peringkat sembilan. Ini tentu menjadi tantangan bagi kita semua,” katanya.

Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga tidak bisa hanya dibebankan kepada atlet dan pengurus cabang olahraga semata. Dibutuhkan dukungan serius dari pemerintah daerah, DPRD, hingga perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Barat.

“Kalau ingin olahraga maju, harus ada dukungan anggaran, pembinaan yang berkelanjutan, dan perhatian nyata kepada atlet,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, KONI Kubar berencana melakukan hearing dengan DPRD Kutai Barat guna menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan cabang olahraga menjelang agenda olahraga tingkat Provinsi yaitu Porprov di Paser.

Selain pembinaan, Alsiyus juga menyoroti pentingnya bonus bagi atlet berprestasi. Menurutnya, bonus merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan atlet yang membawa nama daerah.

“Atlet kita berjuang membawa nama Kutai Barat. Jadi mereka harus mendapatkan penghargaan yang layak,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan besaran bonus atlet agar mampu memotivasi atlet meraih prestasi lebih baik.

“Jangan sampai bonus atlet kita kalah dari daerah lain. Ini juga menyangkut semangat dan harga diri daerah,” ucapnya.

Dalam kepemimpinannya, Alsiyus memastikan pembinaan olahraga akan berbasis prestasi. Cabang olahraga yang mampu menyumbang medali akan mendapat perhatian dan dukungan lebih besar.

Meski demikian, ia menegaskan seluruh cabang olahraga tetap akan dievaluasi untuk mengetahui kendala yang selama ini dihadapi.

“Kita ingin olahraga Kutai Barat bisa bangkit dan prestasinya meningkat di Kalimantan Timur,” tandasnya.  (arf).

Next Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1777791
    Users Today : 2276
    Users Yesterday : 4234
    This Year : 714301
    Total Users : 1777791
    Total views : 15001128
    Who's Online : 44
    Your IP Address : 216.73.216.234
    Server Time : 2026-05-12