ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Capaian Kinerja Kejati Kaltim Januari – Juni 2024

July 24, 2024 by  
Filed under Hukum & Kriminal

Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim – Iman Wijaya

SAMARINDA – Momentum peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-64 dimanfaatkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim melakukan kegiatan ekspos capaian kinerja semester satu (Januari-Juni) 2024 di 2 provinsi wilayah binaan Kejati Kaltim yakni Provinsi Kaltim dan Provinsi Kaltara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Iman Wijaya dalam eksposnya menyampaikan beberapa pencapaian kinerja Korp Adhyaksa Kaltim seperti di bidang pembinaan, bidang intelijen, bidang tindak pidana umum, bidang tindak pidana khusus, bidang perdata dan tata usaha negara, bidang pengawasan dan terakhir bidang tindak pidana militer.

Di bidang Pembinaan, anggaran Kejati di wilayah Kaltim sebesar Rp 176.273.872.000,- dengan realisasi belanja sampai dengan 30 Juni 2024 sebesar Rp 60.089.295.065,- atau sekitar 44,653 persen. Dengan sisa Anggaran sebesar Rp 116.564.853.756,-.

Sedangkan di wilayah Kaltara sebesar Rp29.236.125.000,- dengan realisasi belanja sampai dengan 30 Juni 2024 sebesar Rp15.365.809.181 atau sekitar 52,76 persen. Dengan sisa Anggaran sebesar Rp 13.874.598.633,-.
“Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) per 30 Juni 2024 wilayah Kaltim dan Kaltara dengan target Rp 10.265.243.900,- dan Realisasi sebesar Rp 22.501.791.743 dengan persentase sebesar 219,20 persen,” ungkap Iman, Selasa (23/7/2024).

Di bidang Intelijen, Kejaksaan Tinggi Kaltim telah melakukan kegiatan seperti LID/ PAM/ GAL sebanyak 17 kegiatan, Pakem sebanyak 11 kegiatan, Penerangan Hukum sebanyak 17 kegiatan, Jaksa Masuk Sekolah sebanyak 55 kegiatan dan Jaksa Menyapa sebanyak 11 kegiatan.

“Tim Tabur telah melakukan kegiatan penangkapan terhadap DPO sebanyak 10 orang dengan 7 orang tertangkap dan 3 orang meninggal dunia,” ujarnya.

Di bidang Tindak Pidana Umum, Kejaksaan Tinggi Kaltim hingga 30 Juni 2024 telah menangani perkara dengan rincian sebagai berikut; SPDP sebanyak 264 Perkara, Berkas Perkara sebanyak 254 Perkara, P.21 sebanyak 199 Perkara, Tahap II sebanyak 206 Perkara.

Sedangkan Penghentian Penuntutan berdasarkan Restorative Justice (PERJA No.15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif) sebanyak 54 Perkara dengan 49 perkara disetujui dan 5 perkara tidak disetujui.

Di bidang Tindak Pidana Khusus, Per tanggal 30 Juni 2024, telah melakukan Penyelidikan sebanyak 22 Perkara, Penyidikan sebanyak 14 Perkara dan telah mengeksekusi sebanyak 30 Perkara.

Penahanan 3 tersangka kasus korupsi di Rumah Sakit AW Sjahranie Samarinda

Kejati Kaltim telah melakukan Penyelamatan Keuangan Negara Tahap Lid/Dik/Tut sebesar Rp. 668.502.494.438,- dan Jumlah kerugian keuangan negara yang berhasil dikembalikan dari Barang rampasan sebesar Rp. 1.803.795.075,-, uang sitaan sebesar Rp. 578.565.000,-, denda sebesar Rp. 550.000.000,- dan uang pengganti sebesar Rp. 9.532.942.800,-.

Di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN), telah melakukan penanganan perkara Perdata sebanyak 314 perkara. TUN sebanyak 175 perkara dan pertimbangan hukum sebanyak 292 perkara.

Jumlah uang yang dipulihkan melalui jalur Perdata sebesar Rp. 22.715.017.396,- dan jumlah uang yang diselamatkan melalui jalur Perdata sebesar Rp.171.918.501.600,-

Di bidang Pengawasan, Kejati Kaltim melaksanakan kegiatan Insepeksi Umum dan Keuangan sebanyak 14 Kegiatan dengan rincian 1 Kegiatan di Kejati Kaltim dan 13 Kegiatan di Kejari se-Kalimantan Tumur dan Kalimantan Utara. Dengan penjatuhan hukuman disiplin berat kepada 1 orang Jaksa.

Terakhir pencapaian kinerja di bidang Tindak Pidana Militer dengan memberikan dukungan kegiatan teknis perkara pidana militer sebanyak 2 perkara. (*/he)

Narkoba Diselundupkan Dalam Jagung Rebus

July 23, 2024 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Meski sedang menjalani tahanan, ada saja upaya untuk melakukan penyelundupan narkoba di tahanan. Salah satunya dilakukan sarga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Samarinda di Jalan Padat Karya Kelurahan Sempaja Utara Kecamatan Samarinda Utara. Narkoba yang akan diselundupkan berjenis sabu-sabu. Modusnya tergolong baru dengan menyembunyikan dalam jagung rebus.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Resnarkoba Kompol Bambang Suhandoyo mengatakan pihaknya mendapat limpahan dari Lapas Narkotika, terkait tangkapan percobaan penyelundupan narkoba, Senin (22/7) sekitar pukul 15.00 WITA.

“Kami dalam limpahan dari Lapas Narkotika, terkait percobaan penyelundupan sabu, sehingga petugas piket langsung menindaklanjuti perkara tersebut,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan petugas jaga, saat itu sedang melakukan pemeriksaan makanan, saat jam besuk, dan tak lama datang pengunjung laki-laki bernama Anggi Prasetya alias Anggi (38) Anggana Kutai Kartanegara (Kukar), hendak menitipkan makanan ke salah satu WBP.

“Saat itu langsung diperiksa secara seksama oleh dua petugas jaga, setelah diperiksa mendetail, ditemukan empat poket sabu seberat 14,62 gram bruto, di dalam jagung rebus, yang memang sudah di modifikasi, dengan tujuan mengelabui petugas, tetapi tetap ketahuan,” ungkapnya.

Kemudian, saat ditanya tujuan barang tersebut ditujukan ke siapa, pelaku mengaku kepada WBP berinisial RH alias RY (36).

“Saat ditanya kepada WBP bersangkutan mengakui perbuatannya, dan telah menyuruh saudara Anggi untuk mengantarkan barang itu, dengan menyimpan di dalam jagung rebus,” terangnya.

Disinggung berapa kali sudah pelaku tersebut mengantarkan barang haram tersebut ke dalam Lapas, ke WBP tersebut, ia mengaku ini merupakan kedua kalinya.

“Pengakuannya ini kedua kalinya, yang pertama itu dia tidak tahu kalau ada sabunya, kedua ini baru diberitahu, jadi dia disuruh sama WBP untuk mengantarkan nanti diberikan upah. Sementara, untuk WBP sedang dilakukan pemeriksaan di lapas,” sebutnya.

Ia pun menambah, saat ini pihaknya pun masih memburu pelaku lainnya yang merupakan seorang wanita berinisial NS. “Kalau perannya ya sebagai operator, yang menyimpan barang itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas II A Narkotika Samarinda Hidayat mengatakan pasca petugas temuan narkotika jenis sabu-sabu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Samarinda.

“Saat ini untuk WBP sedang diperiksa kepolisian, ” katanya saat dikonfirmasi. (nn)

Kejati Kaltim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi di RSUD AWS Samarinda

July 19, 2024 by  
Filed under Berita

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltim Haedar saat menyampaikan pers rilis penahanan 3 tersangka korupsi di RSUD AWS Samarinda

SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim menetapkan 3 orang tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun Anggaran 2018-2022 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda.

“Ketiga orang tersangka tersebut adalah FT selaku bendahara pengeluaran periode tahun 2018, 2021, 2023. HJA selaku bendahara pengeluaran periode tahun 2019 – 2020. Selanjutnya YO selaku Tenaga Kerja Waktu Tertentu (TKWT) di bagian administrasi keuangan RSUD AW Sjahranie

Samarinda,” ungkap Haedar – Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kaltim saat konferensi pers di kantor Kejati Kaltim Samarinda Seberang, Jumat (19/7/2024).

Kuat dugaan tindak pidana tersebut dilakukan dengan cara memanipulasi daftar upload yang berisikan nama, nominal TPP yang diterima dan nomor rekening Pegawai RSUD AWS. Manipulasi dilakukan dengan cara menginput nama-nama pihak yang seharusnya tidak berhak menerima TPP seperti Pegawai yang sedang menjalani tugas belajar dan Pegawai yang sudah pensiun, dengan mengubah rekeningnya menjadi rekening atas nama YO dan EH (Suami YO).

“Sehingga terdapat pencairan keuangan negara yang tidak semestinya ke rekening tersebut dan mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp4.977.339.000,- dan  saat ini dalam proses finalisasi perhitungan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Kaltim,” tambahnya.

Penetapan tersangka berdasarkan surat kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Nomor: 06/0.4.5/FD.1/07/2024 tertanggal 19 Juli 2024. “Penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada 12 saksi termasuk Direktur RSUD AWS dan melakukan tindakan penggeledahan maka penyidik menemukan 2 alat bukti yang cukup,” jelasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dilakukan penahanan di Rutan Samarinda selama 20 hari kedepan dengan pertimbangan para tersangka dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

Sebelumnya, Tim penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltim melakukan penggeledahan pada tanggal 7 Mei 2024 di Kantor RSUD AW Sjahranie dan di sebuah rumah kediaman seorang pegawai bagian administrasi keuangan RSUD AW Sjahranie berinisial YO di Perum SBT Permai Sambutan Samarinda, Kamis pada 18/7/2024. (he)

Porwanas Ke-14 Masuk Agenda Resmi Hari Jadi Pemprov Kalsel

July 19, 2024 by  
Filed under Berita

BANJARMASIN – Kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV 2024 menjadi agenda resmi Rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-74 Provinsi Kalsel. Porwanas ke-14 di Kalsel menjadi salah satu dari 23 kegiatan lainnya dalam rangkaian hari jadi ke-74 Provinsi Kalsel yang dilaunching Pemprov Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (17/7/2024) malam.

Porwanas di Kalsel sendiri akan dihelat pada 19-26 Agustus mendatang. Segala persiapan menyambut kedatamgan wartawan seluruh Indonesia pun sudah sejak lama disiapkan Kalsel.

“Kami sudah siap menerima tamu dari wartawam seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie.

Selain Porwanas ke-14, seabrek kegiatan, bakal meramaikan peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2024. Totalnya ada 24 kegiatan. Beberapa kegiatan bakal menarik perhatian publik, seperti Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, Jazz Sungai, Gowes Park Meratus, Atrasi Pesawat Terbang. Selain itu ada pula Geopark Meratus Great Culture Carnival. Yang paling ditunggu-tunggu adalah konser raja dangdut Rhoma Irama dan grup band Padi Reborn.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, momentum hari jadi sebagai pintu masuk wisatawan domestik, bahkan mancanegara.

Khususnya kawasan Geopark Meratus yang saat ini berproses untuk masuk dalam daftar UNESCO. Even skala internasional juga tak luput meramaikan hari jadi. Yakni Uncle Hard Enduro yang diikuti rider dari berbagai negara. “Banyak kegiatan skala internasional akan meramaikan hari jadi Kalsel kali ini. Tentu saja sebagai momentum kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara,” ujar Roy usai peluncuran Hari Jadi ke-74 Kalsel, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (17/7) malam.

Dia berharap, momentum hari jadi juga dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di Kalsel. “Tentu ini bukan sekadar seremoni, kita berharap dampaknya bisa sangat luas dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Mengusung tema “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”. “Segala sesuatu harus diawali dengan niat, sehingga tujuan atas adanya Kalsel Babussalam yang memiliki arti gerbang keselamatan itu bisa terwujud,” jelas Ketua Pelaksana Hari Jadi ke-74 Kalsel, Heriansyah.

Sementara, logo pada Hari Jadi ke-74 Kalsel yang menyisipkan gambar kepala naga. Maknanya sebagai kekuatan. (**)

Warga Intu Lingau Bantah Hutan Adat Disebut Kawasan Hutan Lindung

July 18, 2024 by  
Filed under Berita

SENDAWAR –Masyarakat adat di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat membantah status kawasan hutan adat disebut sebagai kawasan hutan lindung. Adapun areal yang dimaksud yaitu hutan Tinuq, Perguleng, Greh, Merame Sorau, Winau dan Batu Apoy.

Sinar, tokoh masyarakat Kampung Intu Lingau kepada media ini meluruskan pemberitaan mengenai aktifitas penambangan diduga ilegal yang berada di kawasan hutan adat.

“Kami tidak pernah mendengar hutan atau lahan kami merupakan lahan hutan lindung,” jelasnya.

Pernyataan Sinar itu seolah menjawab tudingan pemberitaan yang tengah ramai disorot media nasional. Media nasional dalam beritanya mengangkat maraknya tambang batubara liad=r serta perusakan lahan warga, hutan lindung hingga situs sejarah. Sontak berita inipun mendapat reaksi langsung oleh warga setempat.

Tidak hanya Sinar, warga lainnya juga turut bersuara dan mengklaim kawasan yang disoal adalah hutan adat masyarakat setempat. Ariyatonius, pria berusia 61 tahun menjelaskan hutan lindung yang dimaksud sebenarnya hutan milik masyarakat.  Di dalam lahan itu banyak terdapat hasil tanam milik warga.

“Sebelumnya ada juga perusahaan kayu yang beroperasi disitu dan kami tidak pernah mendengar kawasan itu sebagai hutan lindung,” jelasnya.

Ia mengklaim, sejumlah lahan dikawasan tersebut juga kerap dipergunakan warga untuk bertani dan merupakan warisan secara turun temurun.

Sinar bersama ratusan masyarakat adat Intu Lingau kepada media ini menjelaskan, sejak mereka membuka hutan hingga sekarang pemerintah tidak pernah datang atau memberi tahu kalau hutan itu adalah hutan lindung. Bahkan terdapat sejarah pertanian yangn ditanam oleh leluhur mereka. Seperti durian, mangga dan buah buahan lainnya.

“Kami setiap tahun berladang di lokasi itu. Selama ini kami merambah hutan tersebut tidak apa apa. Jadi kami tegaskan tidak ada hutan lindung disini,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Seksi Perlindungan KSDAE dan Pemberdayaan Masyarakat UPTD KPHP Damai Kabupaten Kubar, Rudi Eravani dalam keterangannya membenarkan status kawasan yang dimaksud adalah hutan desa yang memiliki izin sejak 2018. Masyarakat memang memiliki kewajiban untuk melindungi kawasan hutan tersebut dari gangguan, baik dari luar maupun dari dalam.

“Masyarakat memang ada kewajiban untuk melindungi kawasan hutan yang sudah memiliki izin sebagai hutan desa untuk menjaga gangguan, baik dari ilegal logging maupun ilegal mining,” tegasnya.

 

Pernyataan Rudi pun kembali meyakini masyarakat serta tokoh adat Kampung Intu Lingau bahwa kawasan yang disoal memang benar berstatus hutan adat, bukan hutan lindung. (*/arf)

Next Page »