MTQ Bertanding Sambil Beribadah

July 14, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an LPTQ Provinsi Kalimantan Timur A. M. Fitra Firnanda menyebut pembinaan dalam mencetak generasi Qurani berprestasi merupakan perbuatan mulia yang patut diapresiasi.

“Pembinaan yang dilakukan berbeda dengan bidang olahraga yang berlatih hanya untuk mengejar prestasi. Yang tidak dimiliki di cabor, di sini kita tanding sambil ibadah ujungnya berprestasi,” ujar A. M Fitra Firnanda saat Pembukaan Kegiatan Training Center Peserta Kafilah Kaltim untuk MTQN XXXI di Jawa Tengah Tahun 2026, di Samarinda, Senin (13/7/2026) malam.

Dia mengaku bersyukur menjadi bagian dari LPTQ Kaltim seiring dilantik menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekprov Kaltim beberapa waktu lalu.

Terlebih capaian prestasi  hasil pembinaan LPTQ Kaltim sangat membanggakan dalam tiga tahun terakhir, yakni berhasil menjadi juara umum MTQN 2024 dan STQHN 2025, dan berbagai prestasi di tingkat Internasional.

“Patut diapresiasi keberhasilan menjadi juara nasional dan internasional. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri mempertahankan juara umum pada MTQN XXXI mendatang. Perlu kerja keras mempertahankan karena semua berusaha menjadi terbaik,” katanya.

Untuk itu, dia meminta calon peserta kafilah Kaltim untuk berlatih sungguh-sungguh dan menjaga kekompakan di sisa waktu yang ada. “Pemerintah tugasnya memfasilitasi peserta berlatih dan memberikan hasil terbaik,” katanya.

Sementara Wakil Ketua II Dasmiah menaruh harapan program pembinaan yang dilakukan memberi dampak peningkatan kualitas calon peserta dan girilannya memberikan hasil terbaik.

“Tidak mudah jadi Kafilah Kaltim. Yang ada hingga hari ini pilihan pelatih. Terbaik dari yang terbaik. Yakin akan membawa nama baik untuk Kaltim,” ujarnya

Hal lain yang selalu diingatkan agar calon peserta agar latihan dengan ikhlas dan jangan ada kesombongan dalam hati. “Kalau itu ada tandanya sudah kalah sebelum bertanding,” timpalnya.

Termasuk dingatkan untuk selalu berdoa dan meminta doa orang tua, guru, alim ulama, serta seluruh masyarakat Kaltim untuk kelancaran berlatih hingga bertanding mendatang.

“Kemampuan semata tidak jadi penyebab keberhasilan. Tapi ada doa guru, alim ulama, masyarakat karena banyak keajaiban terjadi,” terangnya

Training Center dilaksanakan 13-16 Juli 2026 dengan dirangkai uji tanding melalui tryout. Hadir dalam pembukaan TC Wakil Ketua I Abdul Khaliq dan segenap Pengurus LPTQ Provinsi Kaltim. (AM)

Belantara Foundation Serahkan Bantuan Alat dan Modal Usaha Tani Bagi Lima Desa di Indragiri Hilir Riau

July 11, 2026 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, Riau — Belantara Foundation menyelenggarakan acara serah terima bantuan berupa alat dan modal usaha bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) pada lima desa, yaitu Desa Sungai Bela, Desa Concong Dalam, Desa Concong Tengah, Desa Kampung Baru, dan Desa Panglima Raja, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada 6-7 Juli 2026.

Bantuan yang diberikan kepada masing-masing desa, didasarkan atas hasil asesmen potensi aktivitas ekonomi kelompok masyarakatnya, yang dilakukan oleh Belantara Foundation sebelumnya, di desa-desa yang kawasannya didominasi ekosistem mangrove tersebut.

Belantara Foundation memberikan bantuan berupa alat dan modal usaha untuk pengembangan usaha kerupuk udang kepada KUPS Pakan Makmur di Desa Sungai Bela. Sedangkan untuk KUPS Bina Keluarga, di Desa Panglima Raja untuk pengembangan usaha kerupuk amplang.

Selain itu, Belantara Foundation juga memberikan bantuan alat dan modal usaha kepada KUPS Kepiting Alam Berkah, di Desa Concong Dalam dan KUPS Kepiting Lestari, di Desa Concong Tengah, masing-masing untuk pengembangan usaha budi daya kepiting (ketam), sedangkan KUPS Nipah Pesisir, Desa Kampung Baru untuk pengembangan usaha pucuk dan lidi nipah.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna, saat memberikan sambutan pada acara serah terima bantuan secara simbolis mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk membantu pemberdayaan masyarakat agar pada satu saat akan mampu mengelola hutan desa secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi laju deforestasi, memulihkan kawasan hutan yang terdegradasi, meningkatkan manfaat jasa ekosistem, serta memperkuat mata pencaharian masyarakat.

Program ini juga mendorong upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan beserta biodiversitas, yang merupakan fondasi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam upaya mendukung FOLU Net Sink 2030, serta tujuan pembanguan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Sejak 2023, Belantara telah menjalankan program pengelolaan hutan desa berkelanjutan, yang merupakan wujud komitmen Belantara dalam mendukung target Perhutanan Sosial pemerintah melalui penguatan tata kelola hutan berbasis masyarakat, khususnya pada enam hutan desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Dalam implementasi kegiatan yang telah berjalan sekitar 3 tahun ini, Belantara berhasil memfasilitasi pengusulan hingga mendapat Surat Keputusan (SK) hutan desa di enam desa di Indragiri Hilir, Riau. Enam desa tersebut yaitu Desa Concong Dalam, Desa Panglima Raja, Desa Kuala Gaung, Desa Kampung Baru, Desa Concong Tengah, dan Desa Sungai Bela dengan total kawasan seluas 10.087 hektar. Saat ini, Belantara juga masih membantu memfasilitasi pengusulan hutan desa baru di Desa Sungai Bela.

Lebih dari itu, Belantara telah memfasilitasi berbagai kegiatan, mulai dari pembentukan enam pengelola hutan desa dengan melibatkan 124 anggota masyarakat, menyusun rencana pengelolaannya, memberikan peningkatan kapasitas pengelola hutan desa, hingga pembentukan enam Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan melibatkan 74 anggota masyarakat.

“Saat ini, program pengelolaan hutan desa berkelanjutan berfokus untuk mendukung target SDGs ke 13 yaitu mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya,” jelas Dolly.

Target SDGs ke 15 yaitu melindungi, memulihkan, dan mendukung penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem, serta target SDGs ke 17 yaitu menguatkan sarana pelaksanaan dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan.

Pada waktu yang sama, Penyuluh Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Mandah, Bapak Syamsi Mahdi mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi program yang dijalankan Belantara dan para mitra dalam upaya memperkuat program perhutanan sosial yang telah dijalankan pemerintah, khususnya dalam pengelolaan hutan desa berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendorong sinergi antara pelestarian kawasan hutan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan desa yang berorientasi pada keberlanjutan”, ujar Bapak Syamsi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Concong Tengah, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Bapak M. Asikin, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas dukungan Belantara dalam memperkuat pengelolaan desa berkelanjutan di wilayah nya.

Pendampingan ini menjadi peluang yang sangat baik bagi desa untuk meningkatkan kapasitas dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan Bapak M. Asikin, S.Sos., Kepala Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Bapak Erwandi, S.H., mengatakan sebagai desa yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, pihaknya menyadari bahwa pengelolaannya harus dilakukan secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat tanpa mengurangi fungsi ekologis lingkungan.

Kepala Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Bapak H. Haliar, mengucapkan terima kasih atas hadirnya Belantara Foundation yang memberikan pendampingan pada LPHD dan KUPS di desanya. Ia juga berharap potensi wisata mangrove di desanya dapat dibantu untuk dikembangkan.

Ketua KUPS Bina Keluarga, Desa Panglima Raja, Ibu Yusnizar mengungkapkan melalui dukungan Belantara, kami berharap dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan juga para anggota KUPS.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua KUPS Nipah Pesisir, Ibu Zuraida mengatakan pendampingan dari Belantara bukan hanya memberikan penguatan kelompok ibu-ibu, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan usaha yang lestari.(vb/rls/adv)

 

 

 

 

 

PT Astra International Tbk Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026

July 10, 2026 by  
Filed under Hukum & Kriminal

Environmental Content Creator Jerhemy Owen (kedua kanan), Head of Brand Communications Astra Yudha Prasetya (kedua kiri), dan Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 sekaligus Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Sumatra Barat, Ritno Kurniawan (kanan) berbagi inspirasi pada sesi “Terhubung Dalam Aksi” yang menjadi bagian dari Young On Top National Conference (YOTNC) 2026, di Jakarta, pada Sabtu (4/7).

Vivaborneo.com, JAKARTA — PT Astra International Tbk terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiator perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui 17th Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2026.

Mengusung semangat “Terhubung Dalam Aksi”, Astra mengajak para inisiator perubahan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi untuk memperluas dampak inisiatif yang telah mereka bangun.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Astra bersama Young On Top National Conference (YOTNC) 2026 melalui sesi berbagi inspirasi hari ini (4/7) yang menghadirkan Environmental Content Creator Jerhemy Owen, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 sekaligus Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Sumatra Barat, Ritno Kurniawan, serta Head of Brand Communications Astra Yudha Prasetya.

Ketiganya berbagi pengalaman mengenai bagaimana kepedulian terhadap berbagai persoalan dapat berkembang menjadi aksi nyata melalui kolaborasi, konsistensi, dan keberanian untuk memulai.

“Kami percaya masih banyak anak muda Indonesia yang telah memulai berbagai inisiatif dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Melalui SATU Indonesia Awards, Astra ingin menemukan para inisiator perubahan tersebut, memberikan apresiasi, sekaligus membantu memperluas dampak yang telah mereka bangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat. Young On Top National Conference menjadi salah satu ruang yang mempertemukan kami dengan generasi muda yang memiliki semangat tersebut,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Ritno Kurniawan, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2017 yang kini menjadi Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Sumatra Barat.

Berawal dari kepeduliannya terhadap tingginya ketergantungan masyarakat pada aktivitas penebangan kayu, Ritno bersama masyarakat mengembangkan potensi ekowisata desa. Melalui kolaborasi bersama Astra, kini lebih dari 100 masyarakat terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata, termasuk 45 pemandu arung jeram, yang menjadi sumber penghidupan baru sekaligus mendorong pelestarian lingkungan.

“Awalnya kami hanya ingin mengajak masyarakat melihat bahwa hutan bisa dijaga sekaligus memberikan penghidupan. Tidak pernah terpikir bahwa gerakan yang dimulai dari desa ini kini mampu melibatkan lebih dari 100 masyarakat dalam pengelolaan wisata. Dukungan melalui SATU Indonesia Awards dan kolaborasi bersama Astra memberikan kesempatan bagi kami untuk terus mengembangkan inisiatif ini agar manfaatnya semakin luas,” ujar Ritno Kurniawan.

Sementara itu, Jerhemy Owen berbagi pandangannya mengenai pentingnya keberanian generasi muda untuk memulai aksi dari lingkungan terdekat dan menjaga konsistensi agar inisiatif yang dibangun dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Diskusi ini sekaligus mengajak peserta melihat bahwa setiap perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara nyata.

Melalui partisipasinya di Young On Top National Conference 2026, 17th SATU Indonesia Awards mengajak lebih banyak anak muda yang telah menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi untuk mengikuti program ini dan memperluas dampak yang telah mereka bangun.

Para penerima apresiasi 17th SATU Indonesia Awards 2026 berhak memperoleh dana bantuan kegiatan sebesar Rp65 juta, pembinaan kegiatan, serta kesempatan berkolaborasi bersama Desa Sejahtera Astra sehingga inisiatif yang telah dijalankan dapat berkembang dan memberi manfaat bagi lebih banyak masyarakat.

Pendaftaran 17th SATU Indonesia Awards 2026 masih dibuka hingga 28 Juli 2026. Anak muda Indonesia yang telah menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi dapat mendaftarkan diri melalui situs resmi www.satu-indonesia.com.

Semangat Astra dalam berkolaborasi bersama anak bangsa untuk hari ini dan masa depan Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.(vb/yul/rls/adv)

 

 

Hashim Djojohadikusumo Lantik Srikandi Jaga Desa

July 7, 2026 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Hashim Djojohadikusumo dan Adhitya Yusma tegaskan komitmen ABPEDNAS perkuat kepemimpinan perempuan di desa. (Dok. Istimewa)

Vivaborneo.com, Jakarta — Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo, bersama Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, secara resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) organisasi sayap ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan Kelurahan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026), serta menjadi momentum penting dalam memperkuat partisipasi perempuan sebagai motor penggerak pembangunan nasional berbasis desa dan kelurahan.

Srikandi Jaga Desa dan Kelurahan hadir sebagai organisasi sayap resmi ABPEDNAS Indonesia atau Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Nasional.

Dalam pidato kunci, Hashim Djojohadikusumo menegaskan ketahanan nasional harus dibangun dari fondasi desa dengan melibatkan perempuan sebagai aktor utama pembangunan. Menurutnya, pembangunan yang kokoh tidak dapat dilepaskan dari kontribusi perempuan dalam memperkuat keluarga, membentuk karakter generasi muda, dan mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Ketahanan nasional yang kuat berawal dari ketahanan desa. Di situlah perempuan memiliki peran penting sebagai penjaga moral keluarga sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Hashim.

Hashim menambahkan perempuan memiliki posisi strategis dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Peran tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam menciptakan desa yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing menghadapi tantangan global.

Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Sherly Tjoanda Laos, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama bagi terciptanya masyarakat yang kuat dan berkualitas. Penguatan ekonomi keluarga, menurutnya, akan berdampak langsung terhadap ketahanan sosial serta masa depan generasi penerus bangsa.

“Kemandirian ekonomi dan ketahanan mental generasi muda bermula dari kekuatan di dalam keluarga. Perempuan yang berdaya secara ekonomi otomatis akan memiliki suara yang lebih lantang dalam menentukan masa depan desanya,” kata Sherly.

Sementara itu, Dewan Pembina ABPEDNAS sekaligus Bendahara Umum Srikandi Jaga Desa, Maya Miranda Ambarsari, menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Pengelolaan yang baik akan memastikan setiap program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan kelurahan.

“Penguatan ekonomi perempuan desa harus ditopang oleh tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Dengan manajemen yang kuat, setiap program pemberdayaan dan bantuan UMKM dapat tepat sasaran,” ujar Maya.

Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menjelaskan bahwa Srikandi Jaga Desa dibentuk sebagai wadah penguatan peran perempuan, khususnya anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di seluruh Indonesia. Organisasi tersebut juga membuka ruang partisipasi bagi para aktivis, relawan, dan simpatisan lintas generasi yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan desa dan kelurahan.

Menurut Adhitya, Srikandi Jaga Desa akan menjadi mitra strategis pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mengawal pembangunan yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.

Adhitya menambahkan program prioritas organisasi mencakup penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM, perlindungan perempuan dan anak, serta pengembangan kepemimpinan perempuan di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dari tingkat akar rumput.

Rangkaian pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan pengurus oleh Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera pataka, peluncuran logo resmi organisasi, serta penyerahan kartu tanda anggota (KTA) secara simbolis kepada jajaran pengurus sebagai penanda dimulainya pengabdian organisasi dalam memperkuat pembangunan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Pelantikan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai unsur pemerintahan dan lembaga negara. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Prof. Dr. Reda Manthovani selaku Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, serta Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa Sherly Tjoanda Laos. Kehadiran para pemimpin nasional tersebut memperlihatkan dukungan kuat terhadap penguatan kapasitas perempuan dalam pembangunan desa dan kelurahan..(vb/Muhammad Fadhli)

 

Duta Wisata dan Putri Pariwisata Mahulu 2026  Siap Angkat Potensi Daerah

July 7, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Setelah 12 tahun berdiri sebagai daerah otonom, Kabupaten Mahakam Ulu akhirnya menggelar pertama kalinya ajang Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah menyiapkan generasi muda sebagai wajah promosi pariwisata dan budaya Mahulu. Kegiatan itu berlangsung di Hotel Mercure Samarinda, Senin (6/7/26) malam.

Ajang yang mengusung tema “Harmony of Culture and Nature” itu bertujuan menjaring generasi muda yang mampu menjadi wajah pariwisata Mahakam Ulu sekaligus berperan sebagai duta promosi budaya dan potensi daerah.

Sebanyak 42 peserta dari lima kecamatan sempat mengikuti rangkaian seleksi. Setelah melalui berbagai tahapan pembinaan dan penilaian, jumlah peserta mengerucut menjadi 14 finalis yang tampil pada malam grand final.

Proses penilaian dilakukan dewan juri yang terdiri atas Puteri Indonesia Pendidikan 2025 sekaligus Runner-up Miss Charm 2025 Rinanda Aprillyana Maharani, Ketua Asosiasi Duta Wisata Kalimantan Timur Dwi Arum Meinina, Anggota DPRD Mahakam Ulu Anastasya Hiyang, akademisi Erwiantono, serta public speaking coach Leliyana Andriyani.

Kepala Disparpora Mahakam Ulu, Irwan Sanjaya, mengatakan pemilihan duta wisata dan putri pariwisata tahun ini menjadi tonggak baru bagi pengembangan sektor pariwisata di Mahakam Ulu.

“Ini merupakan penyelenggaraan pertama sejak Mahakam Ulu berdiri. Kami mengangkat tema Harmony of Culture and Nature sebagai identitas yang mencerminkan kekayaan budaya dan alam daerah. Dari 42 peserta yang mengikuti seleksi, akhirnya terpilih 14 finalis terbaik untuk tampil pada malam puncak,” ujarnya.

Asisten I Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso, menegaskan, ajang tersebut tidak sekadar mencari peserta yang memiliki penampilan menarik, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki kapasitas sebagai duta daerah.

“Ajang ini adalah wadah pembinaan bagi generasi muda agar memiliki wawasan kepariwisataan, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan berbicara di depan publik. Mereka yang mengikuti kompetisi ini telah melalui proses seleksi dan pengembangan kapasitas sehingga saya yakin merupakan putra-putri terbaik Mahakam Ulu,” katanya.

Menurutnya, para pemenang nantinya diharapkan mampu menjadi agen perubahan, agen budaya, sekaligus agen informasi yang aktif memperkenalkan potensi wisata Mahakam Ulu kepada masyarakat luas.

“Kami berharap para juara terus meningkatkan kapasitas, menghadirkan berbagai inovasi, dan mampu mengharumkan nama Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, bahkan Indonesia,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengapresiasi langkah Mahakam Ulu yang pertama kalinya menggelar pemilihan duta wisata dan putri pariwisata.

“Ini langkah yang patut diapresiasi karena Mahakam Ulu berani memulai. Tentu pelaksanaan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan berikutnya semakin baik. Kompetisi seperti ini juga akan melahirkan duta-duta terbaik karena mampu memacu kreativitas dan semangat berprestasi, selama prosesnya berjalan secara jujur dan sportif,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana menggelar Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kalimantan Timur setelah rangkaian agenda tingkat nasional selesai dilaksanakan, dengan menyesuaikan kesiapan anggaran daerah.

Pada ajang grand final tersebut, Julius Ronaldo dari Long Apari dan Giovani Cillo Jessica dinobatkan sebagai Duta Wisata Mahakam Ulu 2026. Posisi Wakil I Duta Wisata diraih Tri Hari Agustinus Bang dari Long Hubung bersama Aimee Cristy Mebieang Hiit dari Long Bagun.

Sementara itu, gelar Putri Pariwisata Mahakam Ulu 2026 diraih Veronica Verrlita Jesslyn dari Long Pahangai. Adapun Wakil I Putri Pariwisata Mahakam Ulu disandang Brugette Cheryl Aprilia Away dari Long Bagun. (yud)

Next Page »

  • vb