Wakil Ketua DPRD Paser Tampung Beragam Usulan Saat Reses

June 11, 2026 by  
Filed under Paser

Reses Wakil Ketua II DPRD Paser H. Hendrawan Putra di Kecamatan Tanah Grogot

TANA PASER– Kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar dan dukungan sektor pertanian masih menjadi perhatian utama masyarakat di Kecamatan Tanah Grogot. Hal itu terungkap dalam kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kabupaten Paser, H. Hendrawan Putra, yang berlangsung di Daerah Pemilihan (Dapil) I pada 8–13 Juni 2026.

Pada pertemuan bersama dengan warga Desa Perepat, Desa Sungai Langir, dan Kelurahan Tanah Grogot, berbagai usulan disampaikan masyarakat mulai dari peningkatan jalan antar desa, perbaikan drainase, pembangunan jalan usaha tani, hingga penyediaan sarana pertanian dan akses air bersih.

Hendrawan mengatakan reses menjadi momentum penting bagi DPRD untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat yang berkembang di setiap wilayah. Melalui pertemuan seperti ini ia bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga.

“Semua masukan akan kami catat dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” kata Hendrawan Putra usai reses di kediamannya, Rabu (10/6/2026) malam.

Selain pembangunan infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan lantai jemur padi, alat cetak sawah, serta jaringan air bersih bagi kawasan yang belum terlayani PDAM.

Di wilayah pesisir, warga mengharapkan bantuan mesin keriting dan alat tangkap ikan untuk menunjang produktivitas nelayan. Sementara di Kelurahan Tanah Grogot, kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Menurut Hendrawan, sejumlah usulan tersebut sebenarnya telah diajukan pada periode sebelumnya. Namun, kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran membuat belum seluruh program dapat direalisasikan pada tahun ini.

“Usulan yang belum terakomodasi akan kembali kami dorong agar bisa masuk dalam pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027,” katanya.

Politisi yang telah tiga periode duduk di DPRD Paser itu menegaskan pihaknya akan mengawal setiap aspirasi yang masuk agar dapat menjadi prioritas dalam penyusunan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Ia optimistis kebutuhan masyarakat yang belum terwujud pada Tahun Anggaran 2026 masih memiliki peluang untuk direalisasikan pada tahun berikutnya seiring penyesuaian kemampuan keuangan daerah.

“Kami akan memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti pada saat reses. Kami akan terus mengawal dan memperjuangkannya hingga masuk dalam program pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Di sisi lain, Hendrawan menyebut beberapa usulan masyarakat yang telah diakomodasi dalam APBD 2025 saat ini sedang berproses untuk direalisasikan. Ia berharap program-program tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya sekaligus menjadi bukti komitmen DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.(tw)

SMAN 1 Tanah Grogot Siapkan 324 Kursi untuk Siswa Baru

June 11, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanah Grogot pada Tahun Ajaran 2026/2027 menyiapkan 324 kursi yang akan tersebar dalam sembilan rombongan belajar (rombel). Penambahan kapasitas tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah kelas yang dibuka pada tahun ajaran baru. Meski demikian, jumlah siswa dalam setiap kelas justru dikurangi guna mendukung efektivitas proses pembelajaran.

Kepala SMAN 1 Tanah Grogot, Suyarno menjelaskan, pihak sekolah menambah satu rombel dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ajaran ini kami menyiapkan sembilan rombel agar dapat mengakomodasi kebutuhan penerimaan siswa baru,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Dengan sembilan rombel yang tersedia, setiap kelas akan diisi maksimal 36 siswa. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 40 siswa per kelas.

Menurut Suyarno, kebijakan pengurangan jumlah siswa dalam satu kelas dilakukan setelah mempertimbangkan efektivitas kegiatan belajar mengajar.

“Kami melihat pembelajaran akan lebih optimal jika jumlah peserta didik di dalam kelas tidak terlalu banyak. Karena itu kapasitas per rombel kami sesuaikan menjadi 36 siswa,” katanya.

Sebagai salah satu sekolah menengah atas favorit di Kabupaten Paser, SMAN 1 Tanah Grogot setiap tahun menjadi tujuan banyak calon peserta didik. Selain dikenal dengan berbagai prestasi yang diraih siswa, sekolah ini juga merupakan SMA negeri tertua di Kecamatan Tanah Grogot.

Pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat memantau perkembangan seleksi secara terbuka. Semua tahapan pendaftaran dilakukan melalui sistem online sehingga posisi dan pergerakan pendaftar dapat dipantau secara real time.

Tahap pertama seleksi akan dibuka melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi orang tua. Jalur prestasi mendapatkan alokasi kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung sekolah.

Penilaian pada jalur prestasi dilakukan berdasarkan akumulasi nilai rapor selama lima semester yang dipadukan dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selanjutnya, sekolah membuka jalur domisili dengan kuota sekitar lima persen atau sebanyak 16 kursi. Pada jalur ini, penilaian tidak hanya mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah, tetapi juga nilai rapor dan usia calon peserta didik. Untuk memastikan validitas data pendaftar, sekolah telah membentuk tim khusus yang akan melakukan verifikasi faktual secara langsung di lapangan.

“Langkah tersebut dilakukan guna menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan SPMB sehingga seluruh proses berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan, ” ujar Suyarno. (tw)

Rutan Tanah Grogot Bedah Rumah Warga

June 11, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat.  Salah satu program yang dilakukan melalui bedah rumah bagi warga kurang mampu di Gang Buen Were, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Senin (8/6/2026).

Program tersebut diberikan kepada Kurnain, warga yang selama ini tinggal seorang diri di rumah dengan kondisi yang memerlukan perbaikan. Melalui kegiatan sosial tersebut, Rutan Tanah Grogot melakukan renovasi sejumlah bagian rumah agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.

Pelaksanaan bedah rumah melibatkan petugas Rutan bersama warga binaan yang turut ambil bagian dalam proses pengerjaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembinaan yang menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada warga binaan.

Pekerjaan yang dilakukan pada bedah rumah ini antara lain perbaikan dan penggantian atap rumah yang rusak, pengecatan bangunan, serta renovasi total fasilitas toilet untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan penghuni.

Kepala Rutan Tanah Grogot, Aris Triyanto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemasyarakatan terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus bagian dari pembinaan karakter bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan keberadaan pemasyarakatan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Aris menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia agar jajaran pemasyarakatan aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam program sosial diharapkan dapat membangun kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu memberikan kontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.

Apresiasi juga datang dari warga sekitar yang menilai program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran petugas Rutan bersama warga binaan dinilai mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang perlu terus dipupuk.

 

Sementara itu, Kurnain mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan perbaikan rumah tersebut sangat berarti untuk menunjang kenyamanan dan keselamatannya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Bantuan ini sangat membantu karena kondisi rumah sebelumnya memang membutuhkan banyak perbaikan,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai wujud hadirnya pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(tw)

Kampus PSDKU Unmul Segera Hadir di Paser

May 29, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bergerak cepat memperluas akses pendidikan tinggi demi melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul hingga ke pelosok desa.

Langkah nyata dilakukan lewat pertemuan intensif dengan Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul), guna mewujudkan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Paser.

Pertemuan antara Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari dengan Rektor Unmul Abdunnur, berlangsung di ruang rektorat Kampus Unmul, Selasa (26/05/2026).

Sebagai persiapan matang, Pemkab Paser telah menyiapkan lahan seluas 8 hektar di kilometer 12 Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, lengkap dengan gedung bertingkat tiga yang siap pakai.

“Kehadiran kampus ini menjadi pilar penting kesuksesan program Satu Desa Satu Sarjana. Agar peningkatan mutu pendidikan di Paser segera terwujud,” kata Ikhwan.

Abdunnur mengungkapkan, Paser memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas SDM. Sebab berdekatan dengan Ibukota Nusantara (IKN).

“Ummul siap mendukung keinginan Pemkab Paser untuk mewujudkan PSDKU,” ucap Abdunnur.

Selanjutnya, tinggal menyelesaikan hal teknis agar bisa beroperasi tahun depan. Langkah utamanya, berupa penyerahan hibah lahan dan bangunan dari Pemkab Paser ke Unmul.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Paser Romif Erwinadi menuturkan, pemilihan jurusan akan disesuaikan dengan minat siswa dan kebutuhan nyata daerah.

Bidang studi yang berpotensi besar dibuka antara lain perikanan dan kelautan, pendidikan, kehutanan, serta jurusan kesehatan seperti keperawatan dan kebidanan.

Meski demikian, Pemkab Paser tidak membatasi peluang pemuda-pemudi Paser untuk kuliah di luar daerah. Bahkan, dukungan dan motivasi tetap diberikan bagi mereka yang memilih merantau.

“Kami motivasi generasi muda untuk berkuliah di luar daerah. Agar bisa memperluas wawasan, jejaring, dan pengalaman hidup. Menjadi bekal berharga saat pulang membangun kampung halaman,” imbuhnya.

Saat ini, Pemkab Paser menyediakan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa yang kuliah di luar daerah. Bantuan ini diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori desil satu dan dua, atau kelompok masyarakat kurang mampu.

Melalui sinergi antara kehadiran PSDKU Unmul, program Satu Desa Satu Sarjana, serta bantuan biaya yang tepat sasaran, Pemkab Paser optimis generasi muda untuk meraih gelar sarjana dan membangun desanya masing-masing. (adv)

Bakal Calon Ketua PWI Paser Serahkan Berkas ke Panitia

May 20, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Tahapan pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser periode 2026–2029 mulai memasuki fase awal. Dua bakal calon resmi mendaftarkan diri dan menyerahkan dokumen pencalonan kepada panitia Konferensi Kabupaten (Konferkab) di Aula Gedung KONI Paser, kawasan Stadion Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (20/5/2026)

Ketua Panitia Konferkab PWI Paser 2026, Ahmad Rano, mengatakan seluruh dokumen administrasi dari kedua bakal calon telah diterima dan akan segera diproses ke tingkat provinsi untuk dilakukan verifikasi.

“Panitia telah menerima berkas pencalonan dari dua bakal calon Ketua PWI Paser periode 2026–2029. Selanjutnya, dokumen tersebut akan kami sampaikan ke PWI Kalimantan Timur untuk proses verifikasi administrasi,” kata Rano.

Menurut dia, hasil verifikasi dari pengurus provinsi akan menentukan apakah para bakal calon memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam proses pemilihan.

“Verifikasi ini menjadi dasar penentuan kelayakan peserta sebelum masuk ke agenda selanjutnya,” ujarnya.

Dalam agenda yang sama, panitia juga melaksanakan pengundian nomor urut peserta guna menetapkan identitas masing-masing kandidat selama tahapan pemilihan berlangsung.

Hasil pengundian menetapkan Muhammad Najib sebagai pemegang nomor urut satu, sedangkan Tomi Wirahadi Wijaya memperoleh nomor urut dua.

Selain menyerahkan dokumen pencalonan, kedua kandidat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memaparkan visi dan misi di hadapan anggota PWI Paser yang hadir. Penyampaian gagasan dilakukan sebagai bagian dari pengenalan program sekaligus memberikan gambaran arah organisasi ke depan.

“Para bakal calon juga diberikan ruang menyampaikan visi dan misi di depan anggota PWI Paser agar peserta dapat mengetahui gagasan yang ditawarkan,” tutur Rano.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia turut menggelar sosialisasi mengenai mekanisme pemilihan, regulasi organisasi, serta tahapan Konferkab. Langkah itu dilakukan agar seluruh anggota memahami prosedur pemungutan suara dan pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung tertib, demokratis, serta sesuai aturan organisasi. (*)

Next Page »

  • vb