Pemkab Paser Gelar Upacara Kemerdekaan ke 81 RI

August 17, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT ke-81 Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Paser, Jalan Noto Sunardi, Kecamatan Tanah Grogot, berjalan dengan lancar, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 80 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Paser 2026, 40 putra dan 40 putri sukses mengibarkan Sang Merah Putih dengan formasi 81.

“Kami apresiasi Paskibraka Kabupaten Paser 2026 yang sukses mengibarkan Bendera Merah Putih dalam Upacara HUT ke-81 RI,” kata Bupati Paser, dr Fahmi Fadli melalui Sekda Paser, Katsul Wijaya.

Kesuksesan ini menandakan keberhasilan dari pembinaan dan pelatihan yang dilakukan selama 14 hari, yang merupakan sinergitas dari Bakesbangpol Paser, Polres Paser, dan Kodim 0904/Psr.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari semangat para anggota Paskibraka. Dengan kedisiplinan dan kekompakan yang tinggi, mereka berhasil menciptakan kerja sama tim yang baik. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022, Paskibraka merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.

“Paskibraka merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda. Membina calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila,” ucap Katsul Wijaya.

Katsul juga berharap keberhasilan pengibaran Bendera Merah Putih tahun ini, juga memberikan semangat kepada para pelajar di Paser, agar turut serta berkecimpung dalam membangun bangsa.

“Anggota Paskibraka tahun ini seluruhnya pelajar, harapan besar bagi kami terhadap pemuda kedepannya, agar bisa berperan dalam pembangunan bangsa,” pungkasnya. (*/yun)

PT BIM dan PPS Tanam Mangrove di Pesisir Desa Lori

August 11, 2026 by  
Filed under Paser

PASER – Hari Mangrove Sedunia 2026 menginspirasi PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS) menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan 45 peserta tersebut dilaksanakan di lahan seluas sekitar satu hektare sebagai bagian dari dukungan terhadap program rehabilitasi kawasan pesisir Kabupaten Paser. Aksi penanaman dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser, Pemerintah Desa Lori, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), serta guru dan siswa SMP Negeri 2 Tanjung Harapan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas imbauan DLH Kabupaten Paser dalam rangka Hari Mangrove Sedunia 2026 yang mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang.” Selain mendukung rehabilitasi kawasan pesisir, penanaman mangrove juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove sebagai pelindung alami pantai dan penyerap karbon untuk mitigasi perubahan iklim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lori Sudarmono, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Kabupaten Paser Ariza Galih, perwakilan manajemen PT Borneo Indah Marjaya Sugeng Pambudi, jajaran perusahaan, anggota KTPA, tenaga pendidik, dan para pelajar.

Kepala Bidang PPKL DLH Kabupaten Paser, Ariza Galih, mengapresiasi keterlibatan aktif PT BIM dalam mendukung gerakan pelestarian mangrove di wilayah Kabupaten Paser.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ujarnya.

Menurut Ariza, kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan hidup dan keberlanjutan kawasan pesisir.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Lori, Sudarmono. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian perusahaan yang telah memilih Desa Lori sebagai lokasi kegiatan penanaman mangrove.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap kelestarian lingkungan desa kami. Kami berharap mangrove yang ditanam dapat menjaga kestabilan kawasan pesisir, mengurangi abrasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT Borneo Indah Marjaya, Sugeng Pambudi, mengatakan peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, perusahaan ingin berkontribusi secara nyata dalam menjaga ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta mendukung keberlangsungan sumber daya alam bagi generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Sugeng menambahkan, pelestarian lingkungan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, pihaknya berharap setiap bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat sekitar.

Bagi PT BIM, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Mangrove memiliki fungsi penting sebagai benteng alami pesisir, habitat berbagai biota, serta penyerap karbon yang berperan dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat, kelompok peduli lingkungan, dan dunia pendidikan, perusahaan berharap upaya pelestarian mangrove dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat, sejalan dengan semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”.*(he)

Program PAMA SAFE School Beri Nuansa Peserta Didik

July 15, 2026 by  
Filed under Paser

Tanah Grogot – Program PAMA SAFE School yang terus konsisten dijalankan PT Pamapersada Nusantara Distrik KIDE (PAMA KIDE) di lingkungan SMKN 3 Tanah Grogot memberikan nuansa baru bagi peserta didik baru, khususnya dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tahun 2026.

PAMA KIDE berkesempatan menggelar sosialisasi keselamatan dengan tema Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL) yang turut berkolaborasi bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paser di Ruang Pertemuan SMKN 3 Tanah Grogot, Selasa (14/7/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, dihadiri sebanyak 324 peserta didik baru yang telah menjadi siswa kelas X di SMKN 3 Tanah Grogot. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penguatan karakter aman dan selamat bagi seluruh siswa di SMKN 3 Tanah Grogot, khususnya dalam berkendara.

Kegiatan IAABL yang terlaksana ini merupakan wujud komitmen perusahaan yang senantiasa terus mendukung aspek safety bagi dunia pendidikan, dimana program ini juga berkesinambungan dengan instansi terkait. Program yang dijalankan dalam kegiatan IAABL ini antara lain Sosialisasi Tata Cara Berkendara Aman dan Selamat, Kuis Interaktif tentang Rambu-rambu Lalu Lintas, dan Praktik Safety Riding yang diisi langsung oleh Satlantas Polres Paser.

SRGS Department Head, PT Pamapersada Nusantara Distrik KIDE,  Bhanuarso Kukuh menyampaikan, program IAABL ini merupakan salah satu program wajib yang dijalankan oleh seluruh grup bisnis Astra International.

 “PAMA KIDE yang merupakan bagian dari Astra terus menjalankan berbagai program-program CSR yang berdampak secara komunal, terutama dalam hal mendukung dunia pendidikan. Sejalan dengan Program PAMA SAFE School yang telah berjalan selama 2 tahun ini, tentunya berbagai pendekatan terus kami lakukan, sehingga nantinya berdampak terhadap peningkatan karakter dan budaya keselamatan, kesehatan, dan peduli lingkungan di SMKN 3 Tanah Grogot,” ujarnya.

Selaras dengan yang disampaikan Bhanuarso, Kepala SMKN 3 Tanah Grogot, Hendra Hasyim, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi dan kontribusi PAMA KIDE untuk SMKN 3 Tanah Grogot.

“PAMA KIDE tidak henti-hentinya memberikan program-program yang berdampak nyata bagi warga sekolah. Dengan adanya program PAMA SAFE School yang telah berjalan, sekolah sangat menerima dampak positif terutama dalam aspek keselamatan. Dengan adanya kesadaran akan pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah, ternyata mampu meningkatkan produktivitas dan prestasi bagi siswa di sekolah,” ucapnya.

Sambutan penutup disampaikan  Kasatlantas Polres Paser yang diwakili  Kanit Kamsel, Iptu Tamrin. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara PAMA KIDE, Polres Paser, dan SMKN 3 Tanah Grogot dalam mendorong keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Paser.

“Dengan adanya sosialisasi dan berbagai pendekatan sedari dini, kami berharap upaya ini dapat mendorong suasana kondusif, aman, dan nyaman bagi lalu lintas di Kabupaten Paser. Semoga apa yang telah ditanamkan dapat menjadi kebermanfaatan di kemudian hari,” pungkasnya.

Program IAABL yang dilaksanakan di lingkungan SMKN 3 Tanah Grogot ini pertama kali dilaksanakan, terutama atas kolaborasinya dengan mitra perusahaan dan instansi kepolisian. Dalam kegiatan yang telah terlaksana ini, PAMA KIDE juga turut memberikan bantuan 10 Helm SNI bagi peserta MPLS SMKN 3 Tanah Grogot yang harapannya dapat menjadi motivasi berkendara dengan aman dan selamat sesuai peraturan lalu lintas. (*)

Wakil Bupati Paser Buka MTQH ke-50 di Kecamatan Long Kali

June 24, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Wakil Bupati (Wabup) Paser Ikhwan Antasari membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-50 Kabupaten Paser, yang dilaksanakan di Kecamatan Long Kali, Senin (22/6/2026) malam.

MTQH ke-50 resmi bergulir setelah Ikhwan Antasari bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Romif Erwinadi, Kepala Kemenag Paser Maslekhan, dan unsur Forkopimda Paser lainnya menekan tombol sirine.

Ikhwan mengatakan, MTQH di Paser sudah berjalan selama setengah abad, ini membuktikan syiar Islam terus tumbuh dan berkembang ditengah-tengah keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Sebagai sarana dakwah, media pembelajaran, dan wadah pembinaan kepribadian, MTQH bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis untuk menjadi pedoman kehidupan sehari-hari.

“MTQH sebaiknya tidak hanya dianggap sebagai ajang kompetisi untuk meraih keberhasilan atau penghargaan. Sejatinya, MTQH sebagai sarana dakwah dan wadah pembelajaran agama islam,” kata Ikhwan.

Dengan begitu, pelaksanaan MTQH memiliki peran sangat penting dan strategis dalam keberlangsungan hidup masyarakat di Paser. Melalui pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berlandaskan keislaman.

Ikhwan berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan MTQH dengan maksimal, guna meningkatkan kemampuan, memperdalam dan . memperluas wawasan keislaman dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Diiringi dengan semangat terus belajar, dan memahami nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis lebih mendalam, agar bisa mengamalkan dan menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.

Disamping itu, Ikhwan juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat turut menjaga dan mensukseskan penyelanggaraan MTQH ke-50 yng diselenggarakan di Long Kali.

“Bersama-sama kita wujudkan Paser Tuntas, Paser yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera,” tutur Ikhwan.

Ikhwan juga mengucapkan terima kasih kepada PT Kideco Jaya Agung, Trankindo Utama, United Tractors, PT. Co Trans Asia, PT. Krakas Jaya Mandiri, Mintec Abadi, Diesel Utama Mineral, dan Sims Jaya Kaltim.

Kemudian, Karunia Wahana Nusa, Sederhana Mandiri, Abadi Bukit Mandiri, Perkebunan Nusantara 4 Regional 5 Long Kaltim, Altrak 1978 dan juga pengusaha lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang terlibat untuk mendukung kegiatan MTQH Paser ke-50 di Long Kali,” ucap Ikhwan Antasari. (adv diskominfostaper)

Pemkab Paser Optimalkan Pembiayaan Infrastruktur Tahun Jamak

June 17, 2026 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan melalui skema pembiayaan pembangunan tahun jamak (multiyears). Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Paser dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Tahun Jamak, Senin (15/6/2026)

Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari

Pada rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD Paser tersebut, seluruh fraksi dan panitia khusus (pansus) menyampaikan pandangan serta masukan yang kemudian menjadi bagian penting dalam penyempurnaan regulasi tersebut.

Ikhwan bersyukur rapat paripurna telah menyelesaikan pembahasan dan mencapai kesepakatan terkait perda pembiayaan pembangunan infrastruktur tahun jamak.

“Tadi kita sudah mendengar seluruh pandangan fraksi maupun catatan dari pansus yang tentunya akan menjadi perhatian bersama agar perda ini dapat berjalan dengan baik,” kata Ikhwan.

Ia menjelaskan, perda tersebut disusun untuk mengakomodasi pembangunan sejumlah ruas jalan yang hingga kini belum dapat diselesaikan, terutama jalan-jalan poros desa yang menjadi akses utama masyarakat.

Menurutnya, proyek-proyek yang telah disepakati dalam perda akan dilaksanakan dalam satu kontrak pekerjaan pada tahun 2027. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam satu tahun, sedangkan pembayarannya dilakukan secara bertahap melalui mekanisme tahun jamak pada 2027, 2028, dan 2029.

“Intinya, pekerjaan akan dilaksanakan dan dituntaskan pada tahun 2027. Adapun skema pembayarannya dilakukan selama tiga tahun. Dengan demikian, masyarakat dapat segera merasakan manfaat pembangunan tersebut,” ujarnya.

Ikhwan menegaskan, penyelesaian infrastruktur jalan dan jembatan merupakan bagian dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Paser. Karena itu, pihaknya optimistis pembangunan yang direncanakan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar proses pembangunan ini berjalan lancar. Infrastruktur yang baik akan memberikan dampak luar biasa bagi roda perekonomian masyarakat, baik di pedesaan maupun di perkotaan,” katanya.

Terkait pelaksanaan proyek, Wabup Ikhwan menyebut proses pengadaan akan dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka. Kesempatan tersebut terbuka bagi perusahaan lokal maupun nasional yang memenuhi persyaratan.

 

“Proses lelang terbuka untuk umum. Baik kontraktor lokal maupun nasional memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pekerjaan ini,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa pelaksanaan program infrastruktur tidak akan mengganggu pembiayaan sektor prioritas lainnya, seperti pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, skema pembiayaan tahun jamak justru menjadi solusi agar pembangunan infrastruktur dapat dituntaskan tanpa mengabaikan program pelayanan dasar masyarakat.

“Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah tetap menjalankan program-program di bidang pendidikan dan kesehatan. Skema ini merupakan terobosan agar program prioritas daerah dapat berjalan dengan baik dan tuntas,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan selama pelaksanaan proyek berlangsung. Pengawasan akan melibatkan DPRD, tim teknis pemerintah daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta pihak terkait lainnya untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan.

“Yang menjadi perhatian bukan hanya target penyelesaian pekerjaan, tetapi juga kualitas dan kuantitas hasil pembangunan. Karena itu, pengawasan dari seluruh pihak sangat diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya.(tw)

Next Page »

  • vb