ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

DKP3A Kaltim Gelar Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG

June 29, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SURABAYA -Pemprov Kaltim bertekad dan berusaha keras agar pembangunan mendapat partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Begitu pula dengan pembangunan berperspektif gender sudah membuka peluang dan memberikan ruang terbuka luas bagi peran serta perempuan.

“Pemprov Kaltim juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 2 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG)  dalam Pembangunan Daerah. Sementara itu, di dalam RPJMD 2019-2023 ada beberapa program prioritas pemberdayaan perempuan antara lain berupa peningkatan PUG, dengan program peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan, serta program peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan,” kata Pj Sekda Kaltim Riza Indra Riadi pada kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG Kewenangan Provinsi diinisiasi Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, berlangsung di Ruang Diamond 1 Swiss-Belinn Tunjungan Hotel Surabaya, Selasa (28/6/2022).

Dikatakan, untuk mengawal implementasi PUG secara optimal, peran tugas dan kewenangan tim driver PUG Kaltim (Bappeda, BPKAD, Inspektorat, dan DKP3A) sebagai salah satu lembaga PUG menjadi sangat penting.

“Mengingat pelaksanaan perencanaan penganggaran khususnya dalam anggaran responsif gender sebagai bahan laporan gubernur dalam LKJIP tahunan,” ujar Riza.

Berdasarkan Coaching Klinik Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (Klik Peran Si Gen) dalam pendampingan penyusunan GAP dan GBS, pada tahun 2020 0,25% anggaran responsif gender dari total anggaran belanja langsung Provinsi Kaltim.

“Sedangkan pada tahun 2021 mengalami kenaikan menjadi 1,96%,” imbuh Riza.

Riza berharap, melalui optimalisasi perencanaan penganggaran responsif gender seluruh OPD Provinsi Kaltim, jumlah anggaran responsif gender dapat didorong untuk lebih meningkat sebagai manifestasi komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warganya khususnya keterwakilan perempuan untuk meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Driver PUG Kaltim (Bappeda, BPKAD, Inspektorat, dan DKP3A Kaltim). Hadir menjadi narasumber Fasilitator PUG Nasional Yusuf Supiandi. (dell)

DKP3A Kaltim Gelar Koordinasi Dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG

June 23, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

YOGYAKARTA – Komitmen implementasi Pengarusutaaan Gender (PUG) Provinsi Kalimantan Timur telah dituangkan dalam berbagai dokumen perencanaan penganggaran meliputi RPJMD, Renstra dan Renja. Dan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2016 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah. Hal ini  dijadikan pedoman oleh seluruh OPD guna mencapai indikator pembangunan dalam  hal ini adalah Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Namun keadaan tersebut belum bisa merubah tingginya kesenjangan pembangunan sumber daya manusia berbasis gender di Kalimantan Timur. Sejak lima tahun yang lalu capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur berada di urutan tiga besar dari 34 provinsi.

“Namun untuk capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) tetap di urutan ke 32 sedangkan capaian IDG berada di urutan ke 27 dari 34 provinsi se Indonesia. Tentu capaian ini dipengaruhi oleh kinerja kabupaten/kota se Kaltim,” ujar Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita, pada kegiatan Koordinasi Dan Sinkronisasi Pelaksanaan PUG Kewenangan Provinsi, berlangsung di Ruang Meeting Langensari Hotel Prima In Yogyakarta, Kamis (23/6/2022).

Soraya menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi PUG oleh Kementerian PPPA tahun 2021, masih terdapat lima kabupaten/kota di Kaltim yang belum memenuhi 7 prasyarat implementasi  PUG. Sementara lima kabupaten/kota yang telah meraih Anugerah Parahyta Eka Praya (APE) meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara , Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Paser, dan Kabupaten PPU.

“Kukar sebagai peraih APE tingkat utama mempunyai beban tersendiri untuk mempetahankan sekaligus meningkatkan pemenuhan prasyarat. Kemudian, adanya informasi dari deputi KG Kementerian PPPA bahwa evaluasi tahun ini juga berdasarkan capaian IPG dan IDG, sehingga menambah tantangan tersendiri,” imbuh Soraya.

Soraya berharap, kegiatan ini muncul sumber daya manusia yang memiliki sensitifitas  terkait isu gender dan memberikan hasil nyata bagi upaya pemberdayaan perempuan di Kaltim.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta terdiri dari focal point / kabag/kasub perencanaan program seluruh OPD Pemprov Kaltim. Hadir menjadi narasumber Fasilitator PUG Nasional Yusuf Supiandi dan Perencana Ahli Madya Kementerian PPPA Rina Nursanti. (dell)

Belum Semua Puskesmas Lakukan Inisiasi Pelayanan Ramah Anak

June 21, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN – Pengembangan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP) di Indonesia hingga 31 September 2020 telah tercatat sebanyak 1.952 Puskesmas di 195 Kabupaten/Kota pada 34 Provinsi yang telah menginisiasi PRAP. Adapun Indikator  Puskesmas dengan pelayanan ramah anak sesuai Juknis PRAP salah satunya tersedia pengelola Puskesmas yang terlatih Konvensi Hak Anak (KHA).

Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita mengatakan, untuk kondisi di Kalimantan Timur masih belum semua Puskesmas telah melakukan inisiasi pelayanan ramah anak sesuai indikator PRAP.

“Hal ini disebabkan, salah satunya yakni sumber daya manusia yang ada belum terlatih KHA,” ujar Soraya pada kegiatan Pelatihan Konvensi Hak Anak Bagi Tenaga Kesehatan Se-Kalimantan Timur Tahun 2022, berlangsung di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Selasa (21/6/2022).

Sumber daya manusia yang dimaksud dalam indikator tersebut, pada dasarnya menunjuk pada orang dewasa yang memberikan pelayanan bagi anak, mendampingi anak dan bekerja dengan anak. Pemerintah dan masyarakat tentunya sudah berupaya dan berperan dalam memastikan terpenuhinya hak anak, tetapi dalam konteks tumbuh kembang anak, tanggung jawab tersebut harus diperkuat dan didasari dengan pengetahuan dan keterampilan tentang KHA.

Soraya menambahkan, puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan terdepan dan merupakan lembaga pertama dan utama dalam memberikan pelayanan pemenuhan hak kesehatan anak. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan pemulihan,

“Puskesmas juga berperan untuk mendorong pemberdayaan keluarga dengan menjadi pusat informasi kesehatan bagi keluarga dan anak, serta memberi dukungan agar mereka dapat mempraktekkan pengetahuan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sehingga keluarga dapat berperan aktif dalam pemenuhan hak kesehatan anak,” imbuh Soraya.

Konvensi Hak Anak melalui pengembangan Implementasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sebagai salah satu strategi pemenuhan hak anak di Indonesia, telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 tahun 2011.

Sebagai informasi capaian pengembangan KLA tahun 2021 menunjukkan bahwa Kaltim 90% kabupaten/kota telah berkomitmen mengimplementasikan KHA dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di kabupaten/kota.

Melalui pelatihan ini, Soraya berharap, dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas para tenaga kesehatan di Puskesmas sekaligus menguatkan sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah, terutama Puskesmas yang belum menginisiasi PRAP dan Puskesmas yang pelaksanaan layanannya belum memenuhi indikator PRAP.

“Puskesmas yang memberikan pelayanan yang ramah anak, akan menjadi salah satu daya ungkit untuk mewujudkan KLA. Kami berharap pada 2030 semua unit Puskesmas menjadi Puskesmas Ramah Anak, sehingga upaya mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) akan terlaksana,” harap Soraya.

Hadir menjadi narasumber pada kegiatan ini Tim Ahli KLA Hamid Patilima, Kepala Puskesmas Baru Tengah Balikpapan Rulida Osma Marisa, dr. Andi Tenri Awaru, dan DP3AKB Balikpapan. (dell)

PT Indo Tambang Megah (ITM Group) Serahkan Bantuan Alat Kesehatan Senilai Rp 7,95 miliar

June 20, 2022 by  
Filed under Kesehatan

SENDAWAR – PT. Indo Tambang Megah (ITM Group) melalui anak usahanya PT Trubaindo Coal Mining (TCM) site Melak menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Insan Sendawar (HIS), Senin (20/06/2022).

Penyeraha  bantuan yang dilakukan di RS HIS ini berupa alat kesehatan 3 Unit High Flow Nasal Cannula, 1 Ventilator, 10 Oxygen Tube dan 1 Oxygen Generator,  total  senilai Rp 7,95 miliar tersebut diserahkan Wahyu Harjanto –  ine Head KTT PT TCM kepada dr. Akbar -Direktur RS HIS.

Wahyu Harjanto mengatakan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian  pihak ITM (Indo Tambang Megah) Melak Group,  melalui Trubaindo Coal Mining (TCM) pada sektor kesehatan dan pihaknya berharap bantuan ini bisa bermanfaat tidak hanya saat ini tapi juga secara berkelanjutan.

“Saya yakin keberadaan oksigen dan generator ini masih bahkan sangat berguna untuk hari ini dan kedepannya, karena alat kesehatan ini tidak hanya untuk penanganan covid saja,” kata Wahyu HarjantoAkbar – Direktur RSUD Insan Sendawar (HIS) menyampaikan terima kasih kepada PT. Indo Tambang Megah (ITM Group) melalui anak usahanya PT Trubaindo Coal Mining (TCM) site Melak yang telah memberikan dukungannya kepada RSUD HIS dalam penanganan Covid-19.

Selain itu dr. Akbar juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kutai Barat yang telah memberikan bantuan anggaran untuk peningkatan fasilitas kesehatan di RSUD Insan Sendawar.

“Terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang sangat respon dalam memberi anggaran APBD Kutai Barat, sehingga  kami dapat menyediakan tempat ini, dalam kurun waktu satu bulan sambil menunggu mesin datang,” ucap dr.Akbar.

Sementara itu, Plt Asisten II Sekda Kutai Barat Nopandel yang mewakili Bupati Kutai barat FX Yapan  menyampaikan bantuan alat kesehatan ini merupakan wujud nyata dan tindak lanjut keberadaan forum CSR di Kutai Barat.

“Keberadaan forum CSR sangatlah penting dimana perusahaan bahkan perBANKan yang beroperasi di Kabupaten Kutai Barat hendaknya bersama-sama mendukung percepatan pembangunan Daerah termasuk ketersediaan alat-alat penunjang kesehatan,” kata Nopandel.

Bupati Kubar juga menegaskan pembangunan saat ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun juga menjadi tanggung jawab semua pihak, baik dunia usaha maupun masyarakat.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Kutai Barat, agar menjaga perilaku hidup bersih dan sehat karena Pemerintah Pusat menyatakan pandemi belum berakhir.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat dr.Ritawati Sinaga, M.si. menyambut positif bantuan PT. Indo Tambang Megah (ITM Group) melalui anak usahanya PT Trubaindo Coal Mining (TCM) site Melak.

“Selain bantuan generator oksigen, perusahaan juga banyak membantu seperti masker, sarung tangan dan alat kesehatan lainnya sewaktu menghadapi masa pandemi kemarin,” ucap Rita.

Rita berharap  Forum CSR dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat kedepannya bisa lebih lagi saling membantu dan bersinergi, terutama dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. (Riska/hel)

Kaltim Dapat Tambahan 5 Kasus Covid-19

June 20, 2022 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Kasus Covid-19 kembali bertambah. Masyarakat diminta kembali meningkatkan kewaspadaan agar kasus positif Covid-19 tidak kembali  melonjak, seperti tahun lalu.

“Hari ini terdapat tambahan lima kasus positif. Sementara di hari yang sama tidak ada kasus sembuh,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Masitah melalui rilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Minggu (19/6/2022).

Dijelaskan, tambahan kasus itu terjadi seluruhnya di Kota Balikpapan.  Dengan tambahan 5 kasus itu maka saat ini total positif Covid-19 di Kaltim tersisa menjadi 30 kasus.

Melihat kasus yang terjadi di Balikpapan ini, maka bisa dipastikan Covid-19 belum benar-benar aman dari bumi Kalimantan Timur.

“Maka sekali lagi kami ingatkan agar protokol kesehatan tetap harus kita patuhi,” pesan Masitah.

Bagaimana pun kata dia, mencegah akan lebih baik daripada menderita karena sakit.

“Bila kita semua disiplin, insyaallah tidak akan terjadi lonjakan,” tutupnya. (sam)

Next Page »