Ramadan Jadi Strategi Pariwisata, Dispar Kaltim Gerakkan UMKM dan Komunitas

February 22, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Share this news

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur resmi membuka Kampung Ramadan Temindung 2026 bertajuk Gebyar Ekonomi Kreatif & Kuliner Ramadan Kalimantan Timur di halaman Temindung Creative Hub, Sabtu (21/2/2026) malam.

Kegiatan yang digelar selama 20 hari penuh ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus destinasi ngabuburit baru bagi masyarakat Samarinda.

Pembukaan Kampung Ramadan Temindung 2026 turut diramaikan dengan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya tradisi Begerakan Sahur yang menjadi daya tarik budaya agar memeriahkan bulan suci.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengapresiasi penyelenggara kegiatan, yakni Gekraf Kalimantan Timur dan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) atas kolaborasi yang terjalin.

“Kegiatan ini bukan sekadar pasar Ramadan, tetapi gerakan ekonomi, ruang kolaborasi, dan etalase kreativitas Kalimantan Timur,” ujar Ririn.

Menurutnya, kawasan eks Bandara Temindung selama Ramadan didorong menjadi destinasi kreatif dan pusat aktivitas masyarakat. Dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM dan komunitas kreatif, event ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat tumbuh berdampingan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pariwisata hari ini bukan hanya tentang objek wisata, tetapi tentang pengalaman. Kampung Ramadan Temindung menghadirkan pengalaman lengkap, mulai dari kuliner khas Ramadan, bazar fesyen muslim, kerajinan lokal, hingga festival budaya seperti Begerakan Sahur, pawai obor, dan halal lifestyle festival,” jelasnya.

Ia menambahkan, event berbasis budaya dan religi seperti ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus perputaran ekonomi lokal.

Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pariwisata pun berkomitmen mendorong kegiatan serupa masuk dalam kalender tetap pariwisata daerah.

“Kita ingin setiap momentum, termasuk Ramadan, menjadi peluang untuk meningkatkan okupansi hotel, menghidupkan sektor transportasi dan kuliner, serta membuka ruang transaksi bagi UMKM,” katanya.

Ririn juga menegaskan, penguatan ekonomi kreatif menjadi prioritas, seiring posisi Kalimantan Timur sebagai gerbang masa depan Indonesia. Produk fesyen muslim, kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga pertunjukan seni dinilai sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi daerah.

Ia berharap Kampung Ramadan Temindung 2026 mampu meningkatkan omzet UMKM secara signifikan, menciptakan destinasi Ramadan yang ikonik dan berkelanjutan, menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha, serta memperkuat citra Kaltim sebagai provinsi kreatif dan religius.

“Kepada seluruh masyarakat, mari kita ramaikan dan sukseskan kegiatan ini. Belanja di UMKM lokal berarti kita menggerakkan ekonomi tetangga kita sendiri. Hadir di event ini berarti kita ikut membangun ekosistem ekonomi kreatif daerah,” pungkasnya.

Kampung Ramadan Temindung 2026 diharapkan tidak hanya membawa keberkahan selama bulan suci, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisata dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Timur. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1365433
    Users Today : 1459
    Users Yesterday : 4245
    This Year : 301943
    Total Users : 1365433
    Total views : 12335191
    Who's Online : 32
    Your IP Address : 216.73.216.149
    Server Time : 2026-02-22