ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Dispar Kaltim Siapkan Pemandu Wisata Profesional

June 20, 2022 by  
Filed under Wisata

Plt Kadis Pariwisata Kaltim HM Irvan Rivai

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mengadakan pelatihan pemandu wisata atau pramuwisata bagi warga di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang dilaksanakan selama dua hari pada 13-14 Juni 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Irvan Rivai kegiatan ini untuk merangkul masyarakat setempat menjadi pramuwisata yang nantinya mampu melayani wisatawan yang datang berkunjung.

“Pelatihan ini dilaksanakan untuk menjadikan masyarakat yang memiliki kemampuan komunikasi untuk bekerjasama dengan rekan kerja dan wisatawan serta memahami prosedur keselamatan dan kesehatan dalam berwisata,” jelasnya pada Selasa (14/6/2022).

Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Semayang diikuti sebanyak 40 orang peserta dengan pemateri dari Dinas Pariwisata Kaltim bekerjasama dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda, M. Fauzan Noor  dan I Wayan Lanang Nalla serta dari Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kaltim yang diwakili oleh Innal Rahman.

Menurut Irvan, partisipasi dan pemberdayaan masyarakat untuk dilatih menjadi pramuwisata sehingga diharapkan berdampak pada ekonomi masyarakat setempat, melalui kunjungan wisata Desa Semayang.

“Kedepannya masyarakat sebagai host mampu menciptakan Sapta Pesona sehingga mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan. Kita juga berharap  terwujudnya destinasi pariwisata yang berdaya saing dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,“ ujar M. Irvan Rivai.

Sementara itu, Kepala Desa Semayang, Robi Salam mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Dinas pariwisata Kaltim yang telah memberikan pelatihan bagi 40 orang warganya yang diharapkan akan menjadi pemandu wisata.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dispar Kaltim yang telah memberikan pelatihan pramuwisata ini. Kami sadar jika peningkatan dan pembinaan SDM ini akan lebih memaksimalkan kemampuan warga kami  di Desa Semayang. Kami apresiasi bantuan pelatihannya untuk mendukung komitmen kami bersama mewujudkan desa wisata yang berdaya saing dengan desa wisata lainnya,” ujar Robi Salam.(YUL/ADV/KominfoKaltim)

Dispar Kaltim Ikuti Bali Beyond and Travel Fair

June 18, 2022 by  
Filed under Wisata

BALI – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar)  mengikuti pameran terbesar internasional bertajuk “Bali Beyond and Travel Fair (BBTF)” di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali.

BBTF 2022 merupakan pameran pariwisata yang fokus mempromosikan sektor pariwisata kepada dunia dengan mempertemukan 270 buyers (pembeli) dari 30 negara diantaranya Australia, Belanda, Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, dan Nigeria dengan 183 sellers dari 30 kabupaten/kota di 13 provinsi di Indonesia.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi menjelaskan dalam partisipasinya dalam BBTF diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan melalui usaha dan industri perjalanan wisata.

“Kami ingin  Kaltim dapat lebih dikunjungi para wisatawan nusantara maupun mancanegara dengan paket-paket wisata yang sudah matang kita siapkan. Saat ini momen kebangkitan  kunjungan pariwisata telah dimulai dari Bali sebagai jantungnya Pariwisata Indonesia,” ujar Baihaqi dalam rilis yang diterima redaksi , Kamis (16/5/2022).

Dikatakan, Dispar Kaltim membawa dua usaha  wisata  yakni Travydoor Tour dan Travel serta  PT. Surga Hijau Lestari yang merupakan mitra dari Dispar dalam memasarkan paket-paket wisata, khususnya wisata bahari (wisata laut dan pantai) maupun ekologi wisata (wisata alam).

Dijelaskan Baihaqi, jumlah kunjungan wisatawan luar negeri ke Kaltim masih rendah yaitu hanya berjumlah 882 pada triwulan II tahun 2022. Kunjungan ini juga tidak seluruhnya untuk berwisata namun ada juga yang hanya untuk keperluan bekerja dalam waktu yang terbatas. Sedangkan wisatawan domestik atau wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kaltim  berjumlah 445.414 orang.

Sementara  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat membuka Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2022 mengatakan,  jika kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi bagi pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Targetnya, kunjungan turis domestik maupun mancanegara kian naik, kian pulih, mendekati kunjungan sebelum pandemi Covid-19 sebelum tahun 2020. Apalagi saat ini trennya bukan lagi pariwisata massal (mass tourism) ke arah jenis pariwisata perorangan yang lebih menekankan kualitas,” jelasnya.

Menteri Sandi mendukung Bali & Beyond Travel Fair 2022 akan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta membuka peluang usaha sekaligus membuka lapangan kerja.

“Target nilai transaksi dalam BBTF 2022 sebesar Rp 5,2 triliun atau meningkat 22 persen dibandingkan realisasi transaksi di BBTF 2021 sebesar Rp 4 triliun. Ke depan mengarah ke wellness tourism, health tourism, sport tourism, dan MICE atau Meeting, Incentive, Convention, Exhibition,” ujar Sandiaga. (yul)

Gowesata Batu Gelar Bike Festival Pertama di Indonesia

June 16, 2022 by  
Filed under Wisata

BATU – Gowesata berkolaborasi dengan Gekrafs Jawa Timur dan Jatimpark Group menyelenggarakan event “Gowesata Bike Festival”.

Menurut Ketua Gowesata Batu Hendry wijaya, gowesata bike festival merupakan event yang pertama di indonesia, merupakan perpaduan antara kegiatan olahraga dengan pariwisata.

“Kegiatan Gowesata ide dan gagasan Menteri ekonomi, kreatif dan pariwisata untuk menggairahkan kegiatan olahraga, menumbuhkan perekonomian dan pariwisata ” ungkap Hendry di hadapan media di Wahana Dino Park dalam kawasan Jatim Park, Kamis (16/6/2022).

Disebutkan Gowesata bike festival  bertempat di dalam obyek Jatim Park , diikuti 750 peserta dari seluruh Indonesia. Event sepedaan ini akan menyuguhkan 3 sub event di dalamnya yakni BMX Gangster (Freestyle BMX), Sky Walker Balance Bike (Push Bike), dan Gowesata Fun Racing (Urban MTB).

Peserta yang ditargetkan untuk Freestyle BMX sebanyak 150 peserta, untuk Push Bike 300 peserta, dan untuk Urban MTB sebanyak 300 peserta.

“Ada beberapa kategori yang akan diperlombakan di setiap sub eventnya. Untuk sub event Freestyle BMX akan ada 2 kategori yaitu BMX Street Open dan BMX Beginner. Untuk sub event Push Bike akan ada 11 kategori dari beberapa kalangan usia. Dan untuk sub event Urban MTB akan ada 9 kategori,” lanjutnya.

Kejuaraan diawali dengan lomba BMX Gangster (BMX Freestyle), 23 Juli 2022 di Gangster Town Museum Angkut, selanjutnya Skywalker Balance Bike (Push Bike),24 Juli 2022 di Runway 27 Museum Angkut, dan  ditutup dengan Gowesata Fun Racing (Urban MTB), 31 Juli 2022 di Dino Park Jatim Park 3.

Titik S.Arianto marketing and public relation manager  Jatim Park Group sangat mengapresiasi dengan adanya event olahraga bersepeda tingkat Nasional ini. Mengingat hampir  selama kurang lebih 2 tahun ini sudah meruntuhkan  sektor pariwisata bahkan terjun bebas dikarenakan pandemi.

Sport Tourism ini bertujuan untuk menggerakan sektor pariwisata agar terus hidup saat dan setelah adanya pandemi.

“Semoga dengan adanya sport tourism ini mampu menggairahkan iklim dunia pariwisata ” tandas Titik.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief Assidiq menyebutkan selama 4 bulan semenjak kondisi covid mulai redah Januari 2022,  jumlah wisatawan ke Batu mencapai 2,6 Juta orang.

Arief sangat mendukung dengan adanya event olahraga bersepeda dengan melibatkan objek wisata. Kolaborasi ini, semoga menjadi pola baru dalam pengembangan pariwisata.

“Adanya gowesata bike festival ini, peserta dan penonton selain menikmati olahraga juga bisa berlibur di obyek wisata. Sehingga saling menguntungkan,” tandas Arief.

Ketua gerkrafs Jawa Timur Rian Maulana mengatakan data yang ada  Kemenparekraf, di sepanjang tahun 2020  wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia hanya sekitar 4.052 juta orang. Angka tersebut terlihat sangat memprihatinkan karena dari total tersebut hanya sekitar 25% dari jumlah wisatawan yang masuk ke Indonesia pada 2019.

Hal ini membuat Kemenparekraf mengajak penggiat wisata dan teman-teman di bidang tourism untuk mengikuti kampanye yang digalangkan, yaitu “Sport Tourism”.

Sport Tourism ini dikemas dengan mengawinkan wisata dan kegiatan olahraga. Dikarenakan menurut United Nations World Tourism Organization’s (UNWTO), Sport Tourism adalah sektor wisata yang pertumbuhannya paling cepat, karena semakin banyak wisatawan yang tertarik pada aktivitas olahraga.

“Gowesata Bike Festival ini nantinya akan menyasar di setiap kalangan usia yang interest di beberapa jenis sepeda,” ungkap rian.

Gowesata juga akan membuka kesempatan bagi para local partner yang ingin menampilkan produk mereka kepada para peserta. Hal ini bisa menjadi wadah bagi para penggiat usaha tourism. Seperti hotel, restaurant, cafe, tour and travel, pusat oleh-oleh, dan sebagainya. Untuk bisa memperkenalkan produk mereka secara lebih luas kepada para peserta di event Gowesata.

“Kita akan menghadap ke pak sandiaga uno untuk bisa hadir  diantara 3 tanggal kegiatan yang sudah ditetapkan panitia gowesata bika festival, di Jatim Park Batu,” pungkasnya. (buang supeno)

Pelaku Wisata dan Biro Perjalanan Jawa – Bali Nikmati Destinasi Bondesa Tulungrejo Batu

June 16, 2022 by  
Filed under Wisata

BATU – Puluhan pelaku wisata Nusantara dan  biro perjalanan Jawa- Bali berkunjung ke objek wisata Bondesa Tulungrejo kecamatan Bumiaji Kota Batu, Rabu( 15/6/2022).

Pelaku wisata dan biro perjalanan  dari berbagai daerah seperti Bali, Yogjakarta, Semarang, Lombok, Solo dan Surabaya diundang komunitas Koncopenak Batu untuk mengenal Batu sebagai destinasi wisata andalan Jawa Timur.

Juli dari koncopenak komunitas Batu mengungkapkan pesona wisata Kota Batu memang tiada habisnya untuk dijelajahi. Keelokan panorama alam disertai sejuknya udara menjadi nilai lebih dalam menarik orang untuk berkunjung ke Kota Batu.

Desa Tulungrejo menjadi salah satu tempat yang tepat untuk dinikmati dengan obyek wisata desanya yang sangat indah, Selain menyajikan indahnya pemandangan alam, kultur kekerabatan ala pedesaan masih kental di desa yang berada di wilayah Kecamatan Bumiaji ini.

“Kami mencoba memasarkan dan mengenalkan  Batu sebagai destinasi wisata ke teman-teman pelaku wisata nusantara dan biro perjalanan Jawa -Bali sehingga mereka bisa ikut mempromosikan objek wisata desa yang.kini mulai berkembang di desa Tulungrejo Bumiaji yang mengembangkan objek Bondesanya,” ungkap Juli.

Ketua Desa Wisata Desa Tulungrejo, Naning Fauziah  menyambut baik langkah yang dilakukan Koncopenak komunitas yang menggaet Bon Desa untuk masuk dalam program promosi destinasi wisata Nusantara.

Disebutkan dalam  mengembangkan wisata desa banyak  spot-spot wisata yang dikembangkan dan melibatkan berbagai macam kuliner dari masyarakat setempat dengan berkonsep kampung kuliner. Hal itu digagasnya agar bisa memberdayakan masyarakat desa Tulungrejo.

“Kami ingin di Kota Batu ada wisata murah meriah  dengan anggaran yang kompromis menyesuaikan yang diajukan pelaku wisata atau biro perjalanan. Dengan biaya murah  sudah bisa menikmati wisata alam, edukasi, kuliner secara komplit. Ini kami gagas juga agar semua kalangan bisa merasakan rekreasi dengan biaya yang murah,” pungkasnya

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono dalam menyambut pelaku wisata nusantara dan biro perjalanan Jawa Bali  mengungkapkan  wisata desa Tulungrejo memang murah tetapi  tdk murahan.

“Kami memang menyajikan wisata murah, ingat kami bukan murahan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan,” tegas Suliono.

Obyek Desa yang ada di Desa Tulungrejo ada taman bunga, petik apel,  destinasi selecta, coban talon , wahana adventure  jimny dan jeep serta petik sayur.

Suliono menjelaskan Bon Desa yang dikembangkan sebagai destinasi wisata ini dengan luas hamparan 9 hektar merupakan tanah kas desa ( TKD). Dia membangun Bondesa dengan anggaran desa senilai hampir Rp.1,6 Miliar. Tahun 2020 -2021.

“Di lahan itu tersajikan wisata edukasi, cafe,  kolam renang, petik apel, petik sayur, petik strawbery dan taman bermain anak- anak disamping Camping Ground serta lahan pameran dengan lahan parkir luas,” jelas Suliono.

Bondesa, dikenal dengan desa agri raya Tulungrejo sangat memanjakan wisatawan, udaranya termasuk sejuk dan segar dengan ketinggian 110 m dpl, kini masuk dalam program 300 pengembangan desa wisata Nasional.

Nati pelaku wisata dari Bali di sela-sela menikmati objek bondesa mengatakan, obyek wisata desa Tulungrejo sangat menjanjikan  perpaduan jawa – bali dan menarik. Di Bali dominan wisata pantai, wisata gunung hanya di singaraja dan Tabanan.

“Desa Tulungrejo memiliki perpaduan dua budaya yang menarik antara Jawa dan Bali.  Ini layak dikembangkan dan perlu penataan lagi jika ingin menjadi andalan nasional” tandas Nati.

Objek pemandangan alam di Tulungrejo menurut Nati, yang sudah melalang buana ke destinasi wisata di Indonesia luar biasa indahnya.

“Sebagai destinasi baru perlu sentuhan seni yang bisa dikembangkan lagi. perlu adanya obyek foto selfie yang mencirikan daerah Tulungrejo.tatkala di share ke IG atau medsos orang langsung mengenal atau mencari,” pungkasnya. (Buang Supeno)

Dinas Pariwisata Kaltim Gelar Table Top Meeting di Bali

June 15, 2022 by  
Filed under Wisata

BALI — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan “Table Top Meeting” untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Bumi Etam. Upaya melaksanakan Table Top Meeting bertujuan untuk  menggalakkan upaya promosi yang berujung pada peningkatan kunjungan wisatawan nasional maupun internasional.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kaltim,  Rastiawan Baihaqi menjelaskan salah satu langkah mendongkrak jumlah wisatawan ke Kaltim tersebut adalah dengan menjemput bola melalui gelaran Table Top Meeting ini. Karena, dalam kegiatan ini akan dipertemukan antara penggiat pariwisata, pengusaha dan beberapa perwakilan wisatawan.

Dijelaskan  Baihaqi, berdasarkan data Dinas Pariwisata Kaltim pada tahun 2022 Triwulan I, jumlah wisatawan domestik atau wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kaltim  berjumlah 445.414 orang. Sedangkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung masih di bawah 1.000 orang atau tepatnya sebanyak 882 orang.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan di tahun mendatang, akan semakin banyak lagi wisatawan berkunjung dan menikmati eksotisnya Provinsi Kaltim. Dan untuk memenuhi target tersebut, tentunya diperlukan usaha oleh seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata di Kaltim.

“Harapannya terjadi kemitraan dan hubungan bisnis antara pelaku industri pariwisata di Kaltim, dengan biro perjalanan wisata di Bali maupun Indonesia yang semakin meningkat dan menguntungkan kedua belah pihak,” kata Baihaqi.

Table Top Meeting ini mempertemukan Business to Business (B2) yang berbentuk pasar wisata, mempertemukan sellers (penjual) dan buyers (pembeli) secara langsung. Apalagi kegiatan ini diikuti oleh 8 sellers, dan 22 buyers yang berasal dari biro perjalanan wisata di Provinsi Bali.

Seorang peserta, Lidya Hendi,  dari PT. Gema, menyatakan Table Top Meeting ini menjadi ajang yang positif bagi para pelaku industri pariwisata Kaltim, sebab mereka jadi memiliki kesempatan untuk mengenalkan dan memasarkan ragam paket wisata kepada calon wisatawan.

“Promosi yang terus-menerus seperti melalui Table Top Meeting ini, dapat menggairahkan potensi dan dinamika industri pariwisata di Kaltim. Saya berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar setiap tahun,” harapnya.

Sementara I Nyoman Sudiadnyana dari PT. Bali Esia Tour & Travel berpendapat,  ajang ini sangat bermanfaat untuk masyarakat atau wisatawan agar mengetahui keunggulan dan kondisi terkini destinasi wisata Kaltim.

“Kami juga jadi lebih mengetahui destinasi-destinasi lain di Kaltim yang bisa menjadi alternatif kunjungan wisatawan. Ini juga untuk mendorong mobilitas wisatawan yang lebih tersebar, sehingga tidak menumpuk pada destinasi wisata tertentu saja,” ujar Sudiadnyana.(yuliawan/ADV/KominfoKaltim)

Next Page »