Lapas Bontang Gelar Razia Kamar Hunian Mendadak

August 12, 2026 by  
Filed under Bontang

BONTANG – Menindaklanjuti informasi yang beredar terkait dugaan adanya telepon seluler dan aktivitas pelanggaran di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang. Jajaran petugas langsung mengambil langkah pengawasan dan pengamanan melalui razia atau penggeledahan kamar hunian, Selasa malam (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat sekaligus upaya memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Bontang, khususnya dalam mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang serta potensi pelanggaran tata tertib lainnya.

Pada pelaksanaannya, petugas turut menyasar sejumlah kamar hunian yang dalam informasi yang beredar diduga menjadi lokasi aktivitas penipuan, di antaranya kamar 3.10 dan 3.11 Blok Nusantara III, kamar 2.4 dan 2.5 Blok Nusantara II, kamar 1.9 Blok Nusantara I, kamar NB.1 dan NB.2 Blok Nusa Baru, serta kamar NH.3 Blok Nusa Hijau.

Penggeledahan dilakukan untuk memastikan telepon seluler, alat komunikasi ilegal, barang terlarang, maupun benda lainnya yang berpotensi digunakan untuk melakukan pelanggaran tata tertib pemasyarakatan. Mengingat komitmen lapas Bontang untuk memberantas   (handphone, pungutan liar, dan narkoba) menjadi prioritas.

Adapun hasil razia mendapati 4 buah korek api gas, 10 buah paku, 2 ikat pinggang, 3 gagang tongkat gagang sapu, 1 pengisi ulang korek gas, 2 buah pinset dan 1 pak jepitan rambut

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Huzaifah Makmur Hidayah menegaskan, jajaran Lapas Bontang tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban maupun mencoreng integritas pemasyarakatan.

“Malam ini kami melakukan razia dan penggeledahan kamar hunian sebagai langkah deteksi dini dan memastikan kondisi di dalam Lapas tetap aman dan tertib. Kamar-kamar yang menjadi perhatian dalam informasi yang beredar juga kami periksa. Kami akan menindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Huzaifah.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar keberadaan telepon seluler, alat komunikasi ilegal, barang terlarang, serta benda-benda lain yang berpotensi digunakan untuk melakukan pelanggaran tata tertib.

Pengawasan dan penggeledahan merupakan bagian dari langkah preventif yang terus dilakukan jajaran Lapas Bontang. Setiap informasi mengenai dugaan pelanggaran akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi dalam memperkuat sistem pengamanan.

“Kami tidak akan melakukan pembiaran terhadap pelanggaran. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan kami tindak sesuai aturan, tanpa pandang bulu. Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas Lapas Bontang,”terangnya.

Selain melakukan penggeledahan, jajaran Lapas Bontang memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga binaan serta meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Lapas Bontang dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih.

Dirinya pun menegaskan, setiap informasi maupun indikasi pelanggaran akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Kata dia, apabila dalam pelaksanaan pengawasan ditemukan bukti adanya pelanggaran. Bakal dilakukan penanganan dan penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta tata tertib pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “tegasnya. (*)

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Pengendalian Stunting

August 11, 2026 by  
Filed under Bontang

BONTANG – PT. Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan bantuan senilai Rp858,7 juta sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program Pencegahan dan Pengendalian Stunting (PEDALGAS).

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengentasan stunting di 15 kelurahan di Kota Bontang, terdiri atas Rp30 juta per kelurahan untuk intervensi pencegahan dan pengendalian stunting, serta Rp20 juta per kelurahan untuk program penguatan kapasitas kader Posyandu.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga memberikan dukungan Rp108,7 juta untuk pelaksanaan Timbang Balita Serentak di 11 kelurahan Kota Bontang, sebagai bagian dari upaya memperoleh data pertumbuhan balita yang akurat sekaligus mempercepat identifikasi anak berisiko stunting.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujar Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani saat menyerahkan bantuan secara simbolis ke Pemkot Bontang, Rabu (29/7/2026)

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim memberikan manfaat di Kota Bontang. Sebab, membangun generasi yang sehat tidak dapat dicapai hanya melalui program pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari dunia usaha dan masyarakat secara luas.

Sesuai hal tersebut, Pupuk Kaltim turut mendukung penuh peningkatan kapasitas kader Posyandu, pada Program Hidup Sehat Tanpa Stunting (PESUT) yang diinisiasi Pemprov Kaltim, sebagai bagian dari program prioritas Gratispol. Workshop satu hari tersebut diikuti 120 kader Posyandu dari 15 Kelurahan, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang.

“Kader Posyandu memiliki peran strategis di garis terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak, serta mendampingi masyarakat menjaga kesehatan ibu dan balita. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi menjadi investasi penting, agar pencegahan stunting semakin efektif dan berkelanjutan,” terang Maslani.

Seluruh upaya tersebut juga bagian dari langkah proaktif Pupuk Kaltim mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan masyarakat yang inklusif. Hal ini pun akan terus diperkuat Pupuk Kaltim melalui perluasan manfaat program, maupun intervensi langsung secara berkesinambungan.

“Melalui kolaborasi yang kuat bersama Pemkot Bontang dan masyarakat, kami optimis pencegahan dan pengendalian stunting akan semakin efektif untuk melahirkan generasi Bontang yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tambah Maslani.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim terhadap pengendalian stunting, sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kota Bontang. Dikatakan Neni, Pemkot terus melakukan serangkaian upaya pengendalian dalam menekan prevalensi stunting yang sebelumnya berada di kisaran 20 persen.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil timbang balita serentak pertama pada 2025, angka stunting turun menjadi 17 persen. Selanjutnya pada 2026 kembali turun menjadi 14 persen. Ini menunjukkan bahwa kerja bersama memberikan hasil yang nyata.” ungkap Neni.

Meski demikian, Neni menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Saat ini masih terdapat lima kelurahan dengan angka stunting yang berada pada dua digit, sementara kelurahan lain telah berhasil mencapai angka satu digit.

Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat melalui berbagai program pengendalian maupun intervensi.

“Secara nasional, penurunan stunting Kota Bontang termasuk yang terbaik. Namun target kita bukan sekadar menurunkan angka, tapi mencapai zero stunting. Untuk itu, kita harus terus memperkuat kolaborasi dan memastikan seluruh wilayah mampu mencapai hasil yang sama,” pungkas Neni.(*)

Lapas Bontang Dorong Kesetaraan Pendidikan Warga Binaan

August 10, 2026 by  
Filed under Bontang

Kasubsi bimaswat Sarifudin (Kanan) memberikan ijasah kepada warga binaan pemasyarakatan

BONTANG – Komitmen Lapas Bontang dalam pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan. Tak ayal, program pendidikan kesetaraan sekolah paket A, B, dan C sukses digelar tiap tahunnya. Terbaru, WBP menerima Ijazah tanda selesai mengemban pendidikan di masing – masing jenjangnya.

Plt Kepala Lapas Bontang melalui Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi bimaswat) Sarifudin mengatakan pihaknya terus memberikan pelayanan pendidikan yang baik kepada WBP.

Pada pelaksanaan pendidikan ini bekerja sama dengan PKBM Melati Bontang sebagai upaya pemenuhan hak WBP dalam memperoleh pendidikan yang layak selama menjalani masa pidana.

“Tahun ini yang mengikuti paket A 53, paket B 35 dan paket C 30,”sebutnya.

​Dalam program pendidikan kesetaraan, kata dia kelanjutan dan ketuntasan proses belajar bersifat mutlak sehingga peserta terdaftar secara resmi di Dapodik dan dapat mengikuti ujian kelulusan hingga memperoleh ijazah resmi.

Materi yang diberikan pun disesuaikan dengan kurikulum pendidikan kesetaraan nasional.

“Semua sesuai aturan. Sehingga mereka mendapat pendidikan yang layak. Bukan hanya pendidikan formal tetapi juga proses pembinaan kemandirian dan keperibadian yang baik, “imbuhnya.

Dalam pelaksanaan program pendidikan dilakukan setiap Sabtu dan Minggu. Dan ini rutin dilakukan sejak 2015.

“Alhamdulillah tahun ini sdh mendapatkan ijazah paket C 3 dan paket B 1 orang, “tutupnya. (wan)

Lapas Bontang Gelar Porsenap Sambut HUT Kemerdekaan RI

August 2, 2026 by  
Filed under Bontang

BONTANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang menggelar Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) yang dirangkaikan dengan kegiatan Program Ketahanan Pangan, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Endang Lintang Hardiman, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Huzaifah Makmur Hidayah, Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, serta jajaran pegawai dan warga binaan Lapas Kelas IIA Bontang hadir pada acara pembukaan Porsenap.

Pembukaan Porsenap menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, disiplin, dan nasionalisme di lingkungan pemasyarakatan. Berbagai perlombaan olahraga dan seni akan dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Lapas Bontang juga melaksanakan Program Ketahanan Pangan melalui berbagai kegiatan budidaya tanaman dan perikanan. Kegiatan tersebut meliputi penanaman bibit kangkung sebanyak 2 kilogram, penanaman 550 bibit kacang panjang, panen 30 tongkol jagung, serta penebaran 2.000 benih ikan di kolam budidaya Lapas. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Endang Lintang Hardiman, mengapresiasi sinergi yang dibangun Lapas Bontang dalam menghadirkan kegiatan pembinaan yang produktif.

“Porsenap menjadi wadah untuk membangun karakter, disiplin, dan sportivitas bagi warga binaan. Sementara itu, Program Ketahanan Pangan merupakan bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman dan keterampilan nyata bagi warga binaan sehingga dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Plt. Kalapas Bontang, Huzaifah Makmur Hidayah, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan komitmen Lapas Bontang dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan selaras dengan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Melalui semangat HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami ingin menjadikan momentum ini sebagai penguat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, baik melalui kegiatan olahraga dan seni maupun pemberdayaan warga binaan melalui Program Ketahanan Pangan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bontang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berdampak positif, sejalan dengan visi Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat. (wan)

Pelindo Bontang Gelar Aksi Peduli Lingkungan

June 12, 2026 by  
Filed under Bontang

BONTANG – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pelindo Regional 4 Bontang menggelar penanaman pohon di Kelurahan Tanjung Laut,pada Rabu (10/6/2026),

Kegiatan dihadiri GM Pelindo Regional 4 Bontang, Capt. Adnan Arifin beserta karyawan, Lurah Tanjung Laut Adriani Kasim dan pegawai lainnya. Sebanyak 50 pohon ditanam merupakan komitmen Pelindo terhadap lingkungan dan merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Capt. Adnan Arifin mengatakan penanaman ini dapat menjadi tempat menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi semua. Untuk itu, dirinya meminta kepada semua untuk menjaga lingkungan dengan baik.

“Aksi penanaman ini bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Mari kita menjaga lingkungan dengan baik,” terangnya.

Dirinya menyebutkan lingkungan adalah warisan untuk generasi mendatang. Untuk itu semua wajib menjaganya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga mendapatkan manfaatnya.Dan kita harus menjaga kelestariannya demi anak cucu kita, “benernya.

Sementara itu Adriani Kasim mengapresiasi langkah yang diambil Pelindo yang peduli terhadap lingkungan. Nantinya, tanaman akan disebar di seluruh RT di Kelurahan Tanjung Laut.

“Terima kasih Pelindo yang terus hadir memberikan manfaat untuk masyarakat. Dan ini aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan,”ucapnya. (wan)

Next Page »

  • vb