Infrastruktur Jadi Prioritas Pembangunan Pemkab Kubar

July 29, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Peningkatan konektivitas antarwilayah hingga penguatan fasilitas pelayanan publik menjadi bagian dari agenda pembangunan yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar untuk tiga tahun mendatang. Sejumlah pekerjaan strategis dirancang berlangsung secara berkelanjutan pada 2027 hingga 2029.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin pada Rapat Paripurna X DPRD Kubar, Selasa (28/7/2026). Pemerintah daerah mengusulkan pelaksanaannya menggunakan skema kontrak tahun jamak karena sejumlah pekerjaan membutuhkan waktu penyelesaian lebih dari satu tahun anggaran.

Frederick menjelaskan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMD Kubar 2025-2029. Arah pembangunan tersebut tidak hanya menyasar infrastruktur dasar, tetapi juga sarana dan prasarana publik yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu perhatian diberikan pada peningkatan konektivitas. Dua jembatan direncanakan dibangun, yakni Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) dan Jembatan Sungai Nyuatan di Kampung Sembuan.

Pembangunan Jalan Bung Karno–Simpang Ombau–Juaq Asa–Linggang Amer–Mencelew serta Jalan Melapeh–Temula juga masuk dalam agenda. Pada ruas Bung Karno–Simpang Ombau–Juaq Asa–Linggang Amer–Mencelew, pemerintah turut merencanakan penanganan longsoran.

Peningkatan jaringan jalan juga menjangkau sejumlah kawasan lainnya. Rekonstruksi direncanakan pada koridor Anah hingga Long Daliq, Melak hingga Muara Beloan, Simpang TSA hingga Jerang Melayu, Simpang Marimun–Muara Batuq, serta sejumlah ruas yang menghubungkan kawasan Linggang, Sekolaq Darat, Sumber Sari, Tering Seberang hingga Muyub Ilir.

Di luar konektivitas darat, Pemkab Kubar memasukkan pembangunan Pelabuhan Royoq sebagai bagian dari rencana tersebut.

Penguatan pelayanan masyarakat juga mendapat porsi dalam agenda pembangunan tiga tahun itu. Di sektor kesehatan, pemerintah merencanakan renovasi dan pengembangan Rumah Sakit Umum Harapan Insan Sendawar serta pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Sementara pada sektor pendidikan, terdapat rencana pembangunan prasarana Politeknik Sendawar.

Fasilitas lain yang dipersiapkan meliputi Menara Katulistiwa Long Iram, Kristen Center, Turap Katolik Center, kolam renang beserta fasilitas pendukung di lingkungan GOR Desnan dan Gereja Katolik Linggang Bigung.

Untuk menjalankan keseluruhan rencana tersebut, Pemkab Kubar memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp2,52 triliun selama tiga tahun. Pembiayaan direncanakan melalui APBD mulai 2027 hingga 2029.

“Penggunaan kontrak tahun jamak juga dimaksudkan untuk menjamin keberlanjutan pelaksanaan kegiatan strategis secara terencana, efektif, dan akuntabel,” kata Frederick.

Skema tersebut sebenarnya sempat dirancang untuk periode 2026-2028 dan telah dituangkan dalam nota kesepakatan Pemkab bersama DPRD Kubar pada 27 Agustus 2025. Dalam tahap persiapan, pemerintah melakukan penyesuaian menyusul perubahan kebutuhan teknis dan pembiayaan serta perkembangan harga sesuai kondisi ekonomi terkini.

Atas pertimbangan tersebut, masa pelaksanaan kemudian diarahkan menjadi 2027-2029 dan kesepakatan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.

Rencana terbaru itu masih akan dibahas bersama DPRD Kubar sebelum pelaksanaan kontrak. Pemkab memastikan proses perencanaan dan penganggarannya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku serta memerlukan persetujuan DPRD.

Melalui pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, pemerintah daerah berharap pemerataan infrastruktur dapat semakin menjangkau wilayah Kubar sekaligus memperkuat pelayanan publik bagi masyarakat.(sugih/adv/DiskominfoKubar)

Generasi Muda Ujung Tombak Promosi Wisata Kubar

July 29, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Generasi muda kembali mendapat ruang untuk ikut mengenalkan kekayaan pariwisata, budaya dan kearifan lokal Kubar. Melalui Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Sendawar 2026, mereka diharapkan tak sekadar menyandang gelar, tetapi turut menjadi bagian dalam mempromosikan daerah di tengah perkembangan media digital.

Rangkaian pemilihan tersebut mencapai puncaknya dalam grand final di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Sendawar, Selasa (28/7/2026). Zehezli Moses asal Long Iram terpilih sebagai Duta Wisata Putra, sedangkan Duta Wisata Putri diraih Agitha Queena Artha asal Sekolaq Darat. Sementara Tesalonika Trivosa L asal Melak terpilih sebagai Putri Pariwisata Sendawar 2026.

Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan, mereka yang terpilih tidak cukup hanya hadir sebagai figur dalam kegiatan seremonial. Duta wisata memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, Kubar memiliki kekayaan alam, adat istiadat dan budaya yang luar biasa. Potensi tersebut perlu ditopang strategi promosi yang kreatif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Di sinilah peran penting para Duta Wisata. Kalian dituntut untuk tidak hanya menjadi pajangan seremonial, melainkan harus mampu menjadi ikon, komunikator, dan pemasar kreatif yang mampu memperkenalkan eksotisme Kutai Barat ke kancah nasional hingga internasional,” kata Frederick.

Ia juga mendorong para duta memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial secara bijak untuk menyebarkan narasi positif mengenai keindahan dan potensi Kubar.

Frederick mengingatkan, tanggung jawab tersebut tidak hanya berkaitan dengan gelar yang diraih. Seluruh finalis yang berhasil mencapai grand final dinilainya telah menunjukkan prestasi setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan pembinaan.

“Siapa pun yang terpilih dan dinobatkan sebagai Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kutai Barat Tahun 2026 ini, jagalah amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia meminta para finalis terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat pemahaman terhadap kearifan lokal serta menjaga integritas dan karakter. Bagi mereka yang belum meraih gelar, pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti rangkaian pemilihan diharapkan menjadi bekal untuk tetap berkontribusi bagi daerah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kubar FX Sumardi mengatakan, pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata menjadi wadah mencari generasi muda yang memiliki kemampuan, pengetahuan dan kepedulian terhadap sektor pariwisata.

Ajang tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pelestarian budaya dan potensi wisata serta mendukung promosi destinasi melalui peran aktif para duta.

Tahun ini, peserta berasal dari tujuh kecamatan, yakni Barong Tongkok, Melak, Long Iram, Linggang Bigung, Sekolaq Darat, Muara Lawa dan Siluq Ngurai.

Sebelum mencapai grand final, para finalis menjalani sejumlah tahapan. Rangkaian dimulai dengan outbound training pada 22–23 Juli, kemudian dilanjutkan karantina, pembekalan, unjuk bakat, beauty class hingga pelatihan public speaking.

Sumardi berharap para duta terpilih nantinya aktif memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, kearifan lokal hingga produk ekonomi kreatif Kubar, baik melalui kegiatan langsung maupun pemanfaatan media digital.

Menurutnya, kekayaan budaya masyarakat adat, keindahan alam, tradisi yang tetap lestari hingga kreativitas pelaku ekonomi kreatif merupakan modal besar bagi Kubar. Potensi tersebut akan semakin dikenal apabila didukung generasi muda yang kreatif, inovatif, komunikatif dan memiliki kebanggaan terhadap daerahnya.  (sugih/adv/DiskominfoKubar)

Sumber Sari Matangkan Lomba Kampung Merah Putih

July 28, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok, mulai mematangkan persiapan Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih 2026. Gotong royong dan kreativitas warga menjadi bagian yang disiapkan sebelum lomba berlangsung pada awal Agustus.

Persiapan tersebut dibahas melalui Rapat Koordinasi Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih 2026 yang digelar Kodim 0912/Kubar di Makodim 0912/Kubar, Senin (27/7/2026). Rakor melibatkan Pemkab Kubar, pemerintah Kecamatan Barong Tongkok, Pemerintah Kampung Sumber Sari serta unsur terkait lainnya.

Petinggi Kampung Sumber Sari, Paino Wibowo mengatakan, persiapan tidak hanya menjadi pekerjaan aparatur kampung. Keterlibatan masyarakat di masing-masing RT dibutuhkan untuk menata lingkungan sekaligus menyiapkan kreativitas yang akan ditampilkan.

Kesiapan setiap lingkungan saat ini masih berbeda. Sejumlah RT telah memiliki gapura, sementara beberapa lainnya masih harus mempersiapkannya.

“Untuk beberapa RT sudah ada gapura dan ada juga yang belum ada. Kami mengharapkan agar dari pihak Kodim membantu kami dalam persiapan di kampung, terutama masalah gotong royong,” ujar Paino.

Paino juga berharap pihak Kodim dapat membaur bersama masyarakat dalam kegiatan gotong royong. Para Ketua RT didorong mulai menyusun langkah dan gagasan yang akan diterapkan di lingkungan masing-masing.

Sumber Sari dipilih Kodim 0912/Kubar sebagai lokasi pelaksanaan lomba setelah melalui proses seleksi dan mempertimbangkan sejumlah masukan. Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco mengatakan, karakter masyarakat setempat menjadi salah satu pertimbangan.

“Kampung ini adalah wilayah yang heterogen, di mana masyarakatnya terdiri dari beragam latar belakang suku, agama, budaya dan pekerjaan yang berbeda-beda, namun tetap hidup rukun berdampingan dalam satu ikatan persaudaraan,” kata Doni.

Keberagaman tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan Sumber Sari. Melalui Lomba Kampung Merah Putih, keterlibatan warga juga diharapkan semakin kuat dalam menjaga kebersamaan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan turut disampaikan Pemkab Kubar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sekretaris Kesbangpol Kubar Hadi Chirtianus mengatakan, Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat mendorong masyarakat menjaga kebersihan, kerapian dan keindahan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan semangat cinta Tanah Air dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia di tengah masyarakat.

Dari sisi penilaian, pemasangan bendera dan umbul-umbul bukan satu-satunya yang diperhatikan. Partisipasi masyarakat, penataan lingkungan dan jalan, kreativitas gerbang hingga inovasi serta suasana lingkungan pada malam hari turut menjadi bagian yang dinilai.

Lomba Kreativitas Kampung Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada 1-12 Agustus 2026. Selanjutnya, sidak dan penilaian oleh dewan juri dilaksanakan pada 12-22 Agustus 2026. (sugih/Adv/DiskominfoKubar)

Pemkab Kubar Tekankan Peningkatan Kualitas Belanja

July 28, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

JAKARTA – Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat kapasitas aparatur dalam pengelolaan keuangan daerah agar semakin profesional, transparan dan akuntabel. Melalui Forum Group Discussion (FGD), aparatur diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi terbaru, khususnya implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Kabupaten Erik Victory saat membuka FGD Pengelolaan Keuangan Daerah yang Kompeten dalam Kerangka UU Nomor 1 Tahun 2022, di Meeting Room Red Top Hotel, Jalan Pecenongan, Gambir, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Erlinsiana yang juga menjabat Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Kepala Bagian Keuangan Setkab Kubar Hendrita Teofila.

Bupati Kubar menegaskan, FGD menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman regulasi, sekaligus meningkatkan kompetensi aparatur, terutama di lingkungan BKAD. Menurutnya, seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan anggaran, pelaksanaan perbendaharaan, akuntansi, pelaporan keuangan hingga pengelolaan barang milik daerah harus dipahami secara menyeluruh agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan.

“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya sebagai sarana berdiskusi, bertukar pengalaman, sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,”ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada BKAD Kubar yang menginisiasi pelaksanaan FGD sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur menghadapi dinamika pengelolaan keuangan daerah yang semakin kompleks dan menuntut profesionalisme tinggi.

Ia menjelaskan, lahirnya UU Nomor 1 Tahun 2022 menjadi tonggak penting reformasi pengelolaan keuangan daerah. Regulasi tersebut dibangun di atas empat pilar utama, yakni pengelolaan perpajakan daerah, transfer ke daerah, pembiayaan utang daerah serta pengendalian APBD.

Keempat pilar itu, lanjutnya, dirancang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Selain itu, Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15/9949/Keuda tanggal 17 Desember 2025 juga menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, disertai percepatan realisasi belanja daerah agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.

Karena itu, pengelolaan keuangan daerah tidak lagi sekadar dipahami sebagai proses administrasi, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pembangunan daerah, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui peningkatan kapasitas aparatur dan kesamaan persepsi, saya yakin kualitas pengelolaan keuangan daerah akan semakin baik, kualitas belanja daerah meningkat, serta kesinambungan fiskal daerah tetap terjaga. Hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan mendukung visi Kubar semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat,”pungkasnya. (yan/adv/diskominfo)

BI, OJK dan Pemkab Kubar Bersinergi Perkuat Daya Saing UMKM

July 28, 2026 by  
Filed under Artikel, Kutai Barat

SENDAWAR-Pemkab Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Business Matching, Edukasi Keuangan, Layanan Desk SLIK-OJK serta Pencatatan Keuangan Aplikasi SIAPIK-BI, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Senin (27/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan akses pembiayaan dan literasi keuangan bagi UMKM sebagaimana telah diterapkan dalam program Business Matching BI dan OJK di Kaltim.

Bupati Kubar Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten 2 Ali Sadikin mengatakan, Business Matching menjadi agenda strategis untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan lembaga pembiayaan maupun investor potensial.

“Melalui agenda ini diharapkan UMKM mampu memperluas jaringan pasar sehingga produk-produk lokal dapat bersaing di tingkat nasional,”ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim Bayuadi Hardiyanto dan Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltim-Kaltara, Yulianta.

Selain membuka peluang kemitraan usaha, peserta juga mendapatkan edukasi keuangan untuk meningkatkan literasi finansial. Bupati menegaskan, pemahaman mengenai pengelolaan modal yang sehat sangat penting agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus terhindar dari investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.

Layanan Desk SLIK-OJK turut disediakan untuk memfasilitasi pelaku usaha mengecek riwayat kredit secara resmi dan mandiri. Dengan mengetahui rekam jejak kredit, UMKM diharapkan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari lembaga perbankan dalam mengakses pembiayaan.

Sementara itu, melalui penggunaan aplikasi SIAPIK yang dikembangkan Bank Indonesia, pelaku UMKM didorong membiasakan pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur. Laporan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian kelayakan usaha untuk memperoleh dukungan permodalan.

Bupati berharap sinergi antara Pemkab Kubar, Bank Indonesia, dan OJK mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui peningkatan kapasitas UMKM.

“Atas nama Pemkab, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda strategis ini. Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk mewujudkan ekonomi Kubar yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, sekaligus mendorong komoditas lokal dan UMKM Tanaa Purai Ngeriman naik kelas,”pungkasnya. (yan/adv/diskominfo)

Next Page »

  • vb