Pemkab Kutai Barat Apresiasi Penerima Penghargaan

August 17, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyiapkan pemberian penghargaan kepada aparatur pemerintah, perangkat daerah, pelaku usaha, kader masyarakat hingga pelajar berprestasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Berdasarkan daftar penerima penghargaan yang disiapkan untuk Senin, 17 Agustus 2026, terdapat 40 penerima penghargaan dari berbagai kategori. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat atas pengabdian, kinerja, kepatuhan, inovasi dan prestasi yang telah diberikan bagi daerah.

Pada kategori Tanda Jasa Satyalencana Karya Satya, penghargaan diberikan kepada penerima masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Untuk masa pengabdian 10 tahun, penerima di antaranya drg. Fajar Rezandaru, Sp.BM dan Faskalia Viliyanti Eka Fransiska, S.E., M.Si. Sementara penerima Satyalencana Karya Satya 20 tahun yakni Yenni Patrisia, S.STP., M.Si, Jakaria, S.Pi dan Erna Widianingsih, S.Sos. Untuk masa pengabdian 30 tahun diberikan kepada Fahrizani.

Penghargaan juga diberikan kepada perangkat daerah atas capaian dan kinerja terbaik. Di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai penerima penghargaan Tim Transformasi dalam Digitalisasi Pelayanan Publik, Badan Pendapatan Daerah atas penghargaan Tim P2DD Terbaik II Wilayah Kalimantan dan Kabupaten Terbaik I, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atas prestasi sebagai instansi dengan kinerja terbaik II Sub Urusan Jasa Konstruksi pada Hari Bakti PU ke-80 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Selanjutnya, Badan Pengawas Pemilu menerima penghargaan sebagai Terbaik II Badan Publik Informatif kategori Keterbukaan Informasi Publik dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum se-Kalimantan Timur.

Apresiasi juga diberikan kepada sejumlah wajib pajak yang dinilai patuh dan taat pajak tahun 2025–2026. Kategori tersebut meliputi pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, pajak reklame, pajak air tanah, serta pajak bumi dan bangunan (PBB-P2 dan BPHTB).

Pada bidang pemberdayaan dan kesehatan masyarakat, penghargaan diberikan kepada Kader Terbaik Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), serta Kader PPKBD. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi masyarakat dalam mendukung program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kutai Barat.

Selain itu, Pemkab Kutai Barat memberikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah daerah. Penghargaan juga diberikan kepada perangkat daerah pengelola website terbaik, dengan penerima Badan Pendapatan Daerah, Dinas Kesehatan dan Dinas Perikanan.

 

Dalam daftar tambahan, Pemkab Kutai Barat juga menyiapkan penghargaan bagi para pelajar dan sekolah berprestasi, di antaranya pemenang lomba formasi pengibar Bendera Merah Putih, serta pelajar yang meraih prestasi tingkat Provinsi Kalimantan Timur di bidang jurnalistik dan olahraga.

Wabup H.Nanang Adriani mengatakan, Pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh penerima untuk terus meningkatkan dedikasi, kinerja, inovasi dan prestasi, sekaligus mendorong semakin banyak aparatur, masyarakat, dunia usaha dan generasi muda Kutai Barat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat kepada mereka yang telah menunjukkan pengabdian, kepatuhan, inovasi dan prestasi. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kutai Barat. (Ars)

Peringatan HUT ke 81 RI Jadi Momentum Perkuat Semangat Kebangsaan

August 17, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melaksanakan upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI, Senin (17/8/2026) pagi, bertempat di Alun-Alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Upacara berlangsung khidmat dan sukses. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib, meskipun pelaksanaan berlangsung di bawah terik matahari musim kemarau. Peserta upacara hadir dengan mengenakan berbagai pakaian, di antaranya pakaian adat, Korpri, serta pakaian dinas harian (PDH).

Berdasarkan susunan petugas upacara, bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Kutai Barat H.Nanang Adriani sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Kapten Inf. Rahman Sahanung dari Kodim 0912/Kutai Barat. Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. Hariyadi.

Ditemui setelah Upacara Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk terus menumbuhkan dan menyebarluaskan semangat kemerdekaan di tengah masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus kita sebarkan kepada seluruh masyarakat. Dengan kemerdekaan, kita memiliki kedaulatan untuk terus membangun, khususnya Kabupaten Kutai Barat,” pesannya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata dalam melanjutkan pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus fokus pada pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi bagian penting yang harus terus kita perkuat. Ini merupakan bentuk nyata kita mengisi kemerdekaan,” lanjutnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran dalam mengisi kemerdekaan. Generasi muda merupakan penerus bangsa yang nantinya akan melanjutkan pembangunan dan menentukan arah masa depan Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kutai Barat diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta membangun daerah secara bersama-sama demi terwujudnya Kutai Barat yang semakin maju dan sejahtera.(Ars)

Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Pembangunan

August 17, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan melakukan efisiensi pada sejumlah program dan kegiatan seiring adanya penyesuaian anggaran. Namun, kebijakan tersebut dipastikan tidak mengganggu kesejahteraan aparatur maupun menghentikan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Erick Victory mengatakan, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian karena pemangkasan anggaran mulai berdampak terhadap pelaksanaan kegiatan, baik pembangunan fisik maupun operasional perangkat daerah.

Hal itu disampaikan Erick usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Itho Sendawar, Senin (17/8/2026).

“Dampak pemangkasan anggaran di Kutai Barat cukup terasa. Karena beberapa kegiatan kita, baik fisik maupun kegiatan operasional di OPD membutuhkan anggaran,” kata Erick.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat Pemkab Kubar harus melihat kembali sejumlah program yang akan dijalankan pada tahun mendatang. Efisiensi akan dilakukan pada beberapa kegiatan agar pelaksanaan program tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Kita mungkin tahun depan tidak terlalu seperti tahun sekarang. Mungkin ada efisiensi di beberapa program kegiatan,” ujarnya.

Meski ruang anggaran mengalami penyesuaian, pemerintah daerah tetap memastikan kegiatan pembangunan fisik yang telah direncanakan tidak serta-merta dihentikan.

Erick mengatakan kegiatan fisik yang telah disampaikan kepada DPRD tetap menjadi bagian dari rencana pemerintah daerah untuk dilanjutkan.

“Untuk kegiatan fisik tetap ada. Yang sudah disampaikan kepada DPRD tetap,” katanya.

 

Di sisi lain, penyesuaian anggaran tidak diarahkan untuk mengurangi kesejahteraan PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Untuk P3K, terus TPP dan segala macam masih aman. Artinya kalau pun ada pengurangan, tidak berdampak kepada kesejahteraan PNS maupun P3K,” jelasnya.

Ia menyebut pemerintah tetap memiliki sejumlah kegiatan pembangunan yang harus dijalankan. Karena itu, penyesuaian akan dilakukan dengan melihat kembali prioritas program, bukan dengan mengorbankan kesejahteraan pegawai.

Salah satu pembangunan yang disebut akan dilanjutkan adalah Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) dan Jalan Bung Karno. Erick mengatakan kedua proyek tersebut akan mulai dibangun pada 2027.

“Pemerintah kabupaten melalui Bapak Bupati dan Pak Wakil Bupati sudah menjanjikan di dalam visi-visi mereka bahwasannya untuk jembatan ATJ, Jalan Bung Karno, itu akan dilanjutkan. Dipastikan 2027 akan mulai pembangunan,” ujarnya.

Dengan kondisi anggaran yang lebih terbatas, Pemkab Kubar kini akan menyesuaikan pelaksanaan sejumlah program agar pembangunan tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah. Sementara itu, kesejahteraan ASN dan P3K tetap menjadi perhatian pemerintah.(sugih)

Ribuan Peserta Ikuti Pawai Obor di Kubar

August 16, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR-Kobaran ribuan obor menerangi malam, di Alun-Alun Itho, Kompleks Perkantoran Bupati Kutai Barat (Kubar), Minggu (16/8/2026). Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk mengikuti pawai obor dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).

Pawai obor dilepas Bupati Kubar Frederick Edwin. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang dinilai menjadi cerminan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pawai obor. Saya melihat kegiatan ini sangat meriah. Semoga semangat HUT ke-81 RI dengan tema Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur dapat terus tumbuh dan berkembang secara positif di tengah masyarakat,”ujar Bupati, seusai melepas pawai obor.

Menurutnya, peringatan HUT RI harus menjadi momentum memperkuat persatuan, gotong royong dan semangat membangun daerah. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan diharapkan terus menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kubar yang semakin Sejahtera, aman, adil, merata dan beradat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani, Ketua DPRD Kubar Ridwai, Kapolres Kubar AKBP Haris Kurniawan, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf. Doni Fransisco, Sekkab Erik Victory, Asisten I Nopandel, Ketua TP PKK Kubar Maria Christina Frederick Edwin, Wakil Ketua TP PKK Dewi Hairiah Nanang Adriani, unsur Forkopimda serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kubar.

Diketahui, rute pawai dimulai dari Alun-Alun Itho dan kembali berakhir di lokasi yang sama. Para peserta berjalan kaki melintasi Kantor Bupati Kubar, Kantor BKAD, Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebelum kembali ke garis finis. (yan)

Respon Darurat Call Center 112 Bagi Masyarakat Kubar

August 14, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) meluncurkan Aktualisasi Layanan Panggilan Darurat (AKSIPADA) Call Center 112 sebagai layanan terpadu untuk memudahkan masyarakat memperoleh bantuan dalam kondisi darurat. Peluncuran berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kubar, Kamis (13/8/2026).

Call Center 112 menjadi akses bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan kedaruratan tanpa harus menentukan sendiri perangkat daerah atau instansi yang harus dihubungi. Laporan yang masuk nantinya diarahkan kepada unsur terkait sesuai jenis kejadian dan kebutuhan penanganan.

Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan keberadaan layanan tersebut harus diikuti kesiapan pemerintah dalam memberikan respons di lapangan. Menurutnya, 112 tidak boleh hanya menjadi nomor yang mudah dihubungi, tetapi harus didukung koordinasi lintas sektor, prosedur yang jelas, serta personel yang siap.

“112 bukan sekadar nomor telepon, tetapi merupakan satu pintu akses masyarakat untuk mendapatkan pertolongan. Dalam keadaan darurat, masyarakat tidak seharusnya dipusingkan dengan pertanyaan ‘ini kewenangan siapa?’ Pemerintah harus hadir sebagai satu kesatuan,” tegas Edwin.

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan unsur pelayanan yang terlibat memastikan standar operasional prosedur (SOP) berjalan baik sehingga laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Dalam pelaksanaannya, layanan tersebut akan melibatkan sejumlah unsur yang berkaitan dengan penanganan keadaan darurat. Di antaranya BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, rumah sakit dan fasilitas kesehatan, Dinas Sosial, serta layanan perlindungan perempuan dan anak.

Kepala Pelaksana BPBD Kubar Yudianto Rihartono mengatakan, Call Center 112 membantu menyatukan layanan kedaruratan yang sebelumnya menggunakan jalur komunikasi masing-masing.

“Dengan adanya 112 ini kami sangat senang karena layanan kedaruratan dapat dilaksanakan secara lebih terintegrasi. Tidak hanya BPBD, tetapi nantinya juga perangkat daerah lain, terutama Satpol PP, Damkar, rumah sakit dan fasilitas kesehatan,” ungkap Yudianto.

Yudianto menjelaskan penerapan layanan pada 2026 masih menjadi tahap awal atau masa uji coba. Pada tahap tersebut, BPBD menjadi salah satu unsur yang terlibat sebelum cakupan layanan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak perangkat daerah dan fasilitas pelayanan.

Dari sisi jaringan, akses Call Center 112 di Kubar telah dikoordinasikan dengan sejumlah operator telekomunikasi. Ketua Tim Fasilitasi Sistem Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Agung Setyo Utomo, menyebut koordinasi dilakukan bersama Telkomsel, XL, Smartfren, dan Indosat.

Agung berharap masyarakat dapat mengingat nomor tersebut sebagai jalur bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Sudah saatnya masyarakat Kutai Barat menghafal satu nomor untuk mendapatkan bantuan dari seluruh OPD yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” kata Agung.

Pengelolaan sistem dan infrastruktur komunikasi Call Center 112 selanjutnya berada pada Diskominfo Kubar. Sementara penanganan laporan akan disesuaikan dengan jenis kedaruratan dan diteruskan kepada perangkat daerah yang berwenang.

Masyarakat juga diingatkan menggunakan layanan 112 sesuai peruntukannya. Warga diminta tidak melakukan panggilan palsu maupun iseng karena dapat mengganggu pelayanan dan menghambat penanganan terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Dengan mulai beroperasinya Call Center 112, Pemkab Kubar berharap penanganan keadaan darurat dapat berlangsung lebih terkoordinasi, sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bantuan melalui satu akses. (Sugih)

Next Page »

  • vb