Kubar Siapkan Peta Investasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

July 27, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR-Pemkab Kutai Barat (Kubar) mulai menyusun Rencana Umum Penanaman Modal Kabupaten (RUPMK) Tahun 2025-2045 sebagai arah kebijakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Laporan Pendahuluan RUPMK yang digelar di Ruang Rapat Koordinasi Lantai III Kantor Bupati Kubar, Barong Tongkok, Senin (27/7/2026).

Bupati Kubar Frederick Edwin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Philip Silitonga menegaskan bahwa investasi merupakan salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui investasi yang terarah, kita dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan,”ujarnya.

Menurutnya, iklim investasi yang kondusif memerlukan perencanaan yang matang, komprehensif, dan visioner. Karena itu, dokumen RUPMK nantinya akan menjadi kompas, arah kebijakan, sekaligus peta jalan penanaman modal di KubT untuk jangka panjang.

Frederick meminta seluruh potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pertambangan hingga pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal dipetakan secara detail, objektif dan realistis.

“Seminar laporan pendahuluan ini merupakan langkah awal yang sangat krusial. Di sinilah kita menyamakan persepsi dan mengidentifikasi berbagai isu strategis yang dihadapi daerah,”katanya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh perangkat daerah dalam menyediakan data yang akurat dan mutakhir bagi tim penyusun. Selain itu, kebijakan penanaman modal yang dirumuskan harus mampu memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan hidup.

Bupati menegaskan setiap investasi yang masuk ke Kubar wajib melibatkan masyarakat lokal, pengusaha daerah serta UMKM agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Kubar Efriza Ramadani mengatakan RUPMK bukan sekadar memenuhi aspek administrasi, tetapi menjadi landasan ilmiah dan hukum dalam menentukan arah investasi daerah hingga dua dekade mendatang.

“Dokumen ini nantinya akan menjadi dasar kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja yang berkualitas, menjaga kelestarian lingkungan hidup serta menciptakan iklim usaha yang ramah investasi,”ujarnya.

Efriza menambahkan, tantangan ekonomi di masa depan menuntut daerah lebih adaptif dan inovatif, terutama dalam menangkap peluang dari kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kubar harus mampu memposisikan diri sebagai mitra strategis penyangga ekonomi yang kuat. Karena itu kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting,”tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Syakhril selaku Ketua Tim Penyusun dari Pusat Kajian Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah Universitas Mulawarman Samarinda menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Kubar kepada timnya dalam penyusunan RUPMK Tahun 2025-2045.

Menurutnya, laporan pendahuluan yang dipaparkan memuat landasan penyusunan, kerangka kebijakan, visi, arah pengembangan penanaman modal, kondisi perekonomian, serta identifikasi potensi dan peluang investasi di Kubar.

“Forum ini sangat penting untuk memperoleh masukan, koreksi dan informasi tambahan dari perangkat daerah maupun para pemangku kepentingan agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil daerah,”katanya.

Masukan tersebut nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan laporan akhir RUPMK sehingga dapat menjadi pedoman pengembangan investasi yang implementatif, selaras dengan arah pembangunan daerah dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kubar. (yan/adv/diskominfo)

Bupati Ajak Semua Pihak Wujudkan Kutai Barat Ramah Anak

July 26, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT– Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar Festival Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 dipusatkan di Taman Budaya Sendawar (TBS) Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak serta mewujudkan Kutai Barat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan, anak merupakan aset terbesar bangsa sekaligus penentu kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pemenuhan empat hak dasar anak, yakni hak hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak memperoleh perlindungan, serta hak untuk berpartisipasi.

“Festival Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi panggilan bagi kita semua, baik pemerintah, orang tua, guru maupun masyarakat untuk menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, sebagai daerah yang berkomitmen menjadi Kabupaten Layak Anak, Kutai Barat terus memperkuat sinergi lintas sektor agar fasilitas publik, lingkungan sekolah hingga lingkungan adat semakin ramah terhadap tumbuh kembang anak.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks, mulai dari kekerasan fisik, perundungan (bullying), hingga dampak negatif penggunaan media sosial dan dunia digital yang tidak terkontrol.

“Kepada seluruh orang tua dan tenaga pendidik, saya berpesan agar mendampingi anak-anak dengan penuh kasih sayang. Hindari kekerasan verbal, berikan perhatian, serta awasi penggunaan teknologi secara bijaksana agar mereka memperoleh informasi yang sehat dan positif,” katanya.

Selain itu, Frederick Edwin menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, peran ayah dan ibu sama-sama penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk memastikan pemenuhan gizi guna mencegah stunting.

Frederick Edwin menutup rangkaian Festival Hari Anak Nasional Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 seraya berharap semangat melindungi, menyayangi, dan memenuhi hak-hak anak terus menjadi komitmen bersama demi mewujudkan generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

 

Ketua Panitia Seriwahyuni, Festival merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam memberikan ruang yang aman, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak untuk belajar, bermain, berkarya, serta mengembangkan potensi dirinya.

Hadir mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Maria Christina Mozes, Sekda Kubar Erik Victory, Kadis Ketapang Rion, Wakil Ketua 1 Tim Penggerak PKK  Hj. Dewi Hariah dan sejumlah Forkopimda. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

Dinkes Kubar Edukasi Pelajar Lewat Senam dan Talkshow Kesehatan

July 24, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Barat (Kubar) memperingati Hari Hepatitis Sedunia dengan menggelar senam bersama dan talkshow kesehatan, di Alun-Alun Itho, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari lima sekolah tingkat SMP dan SMA, di wilayah Kecamatan Barong Tongkok sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mencegah penularan hepatitis.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta antusias mengikuti setiap gerakan sebagai bentuk kampanye penerapan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik secara rutin. Senam bersama juga menjadi simbol komitmen Dinkes dalam mengajak masyarakat membudayakan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow kesehatan yang menghadirkan Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar dr. Marisye Christantia, Sp.PD, Plt Kepala Dinkes Barnabas, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kubar Weda.

Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar, dr. Marisye Christantia, Sp. PD mengatakan peringatan Hari Hepatitis Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hati melalui perilaku hidup bersih dan sehat serta deteksi dini.

“Hepatitis merupakan penyakit yang dapat dicegah. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat, khususnya para pelajar, harus terus dilakukan agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat serta memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,”ujarnya.

Ia menjelaskan, hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun faktor lainnya. Menurutnya, sebagian besar kasus hepatitis dapat dicegah melalui vaksinasi, menjaga kebersihan diri, menghindari perilaku berisiko, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Hepatitis sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Edukasi dan deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih serius,”jelasnya.

Talkshow berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendapat respons positif dari para pelajar. Berbagai pertanyaan mengenai penyebab, gejala, cara penularan, hingga upaya pencegahan hepatitis dijawab langsung oleh para narasumber.

Melalui kegiatan tersebut, Dinkes Kubar berharap para pelajar tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, tetapi juga menjadi agen edukasi yang mampu menyebarluaskan informasi yang benar mengenai hepatitis di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Kubar melalui Dinkes dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan dan masyarakat, kesadaran terhadap pencegahan hepatitis diharapkan terus meningkat demi mewujudkan masyarakat Kubar yang sehat, produktif dan berkualitas. (yan/adv/diskominfo)

Semangat Gotong Royong Warnai Pembukaan Festival Luuq Melapeh

July 19, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR-Festival Luuq Melapeh kembali digelar sebagai ruang pelestarian budaya Dayak Tunjung Rentenuukng sekaligus ajang promosi potensi wisata dan ekonomi kreatif Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung. Kegiatan yang dirangkai dengan Jelajah Alam Melapeh (JAM) Series 6 Tahun 2026 dibuka Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin, di Lapangan Benteng Putra, Sabtu (18/7/2026).

Pembukaan festival dihadiri Sekkab Kubar Erik Victory, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kubar Yudi Hermawan, Ketua TP PKK Maria Christina Frederick Edwin, Ketua DWP Yosepa Yolanda, kepala perangkat daerah, tokoh adat, dan masyarakat.

Frederick Edwin menegaskan Festival Luuq Melapeh bukan sekadar perayaan budaya, tetapi menjadi bentuk nyata komitmen masyarakat menjaga warisan leluhur sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Tema tahun ini, Samaaq Tujuuq Taai Mengkuuq, Sempawaat Taq Mengkaat, Sempekat Luuq Melapeh, mencerminkan semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat dalam membangun kampung serta melestarikan budaya,”ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung pembangunan Kubar yang sejahtera, aman, adil, merata dan beradat.

 

Festival juga dimanfaatkan sebagai etalase berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari wisata alam, busana tradisional Kriookng, Kopi Linggang, hingga produk-produk UMKM lokal. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu meningkatkan daya saing produk lokal dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Frederick juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya daerah sebagai identitas dan kebanggaan bersama. Ia berharap Festival Luuq Melapeh dapat berkembang menjadi agenda budaya dan pariwisata unggulan yang dikenal hingga tingkat regional maupun nasional.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Festival Luuq Melapeh 2026, panitia JAM Series 6, pemerintah kampung Linggang Melapeh, tokoh adat, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, Dispar Kubar, para sponsor serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan festival ini. (yan/adv/diskominfo)

B2SA Goes to School Jadi Langkah Strategis Pemkab Kutai Barat Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

July 18, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mengintensifkan edukasi tentang pentingnya konsumsi pangan sehat bagi generasi muda. Salah satunya melalui program B2SA Goes to School (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang digelar di SMA Negeri 1 Jempang, Kecamatan Jempang, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat sebagai fondasi lahirnya generasi yang cerdas, produktif, dan berkualitas.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat, Rion menegaskan, pembentukan pola makan sehat harus dimulai sejak usia sekolah. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami berharap melalui kegiatan B2SA Goes to School ini para siswa semakin memahami pentingnya memilih makanan yang bergizi, aman, dan seimbang, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi yang sehat hari ini adalah modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin mengingatkan para pelajar agar lebih cermat dalam memilih makanan di tengah maraknya makanan cepat saji dan makanan kemasan yang semakin mudah diperoleh.

Ia menjelaskan, makanan instan maupun kemasan tidak selalu berdampak buruk, namun harus dikonsumsi secara bijak sesuai ketentuan keamanan pangan karena sebagian mengandung bahan tambahan pangan atau zat aditif.

“Masa muda adalah waktu terbaik membangun kebiasaan hidup sehat. Mulailah dengan memilih makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman agar kesehatan tetap terjaga hingga masa depan,” pesannya kepada para siswa.

Maria Christina juga mendorong agar program edukasi B2SA terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga ahli gizi sehingga materi yang diberikan semakin komprehensif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai prinsip konsumsi pangan B2SA, tetapi juga diajak memahami bahwa pola makan yang sehat berperan penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta kualitas hidup.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap program B2SA Goes to School mampu menumbuhkan budaya konsumsi pangan yang sehat di kalangan generasi muda, sehingga lahir sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan siap menjadi bagian dari terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Barat Sapri, perwakilan Polsek Jempang, Koramil, Bank Kaltimtara Muara Tae, jajaran guru, serta para siswa SMA Negeri 1 Jempang. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

« Previous PageNext Page »

  • vb