Antusiasme Tinggi Warnai Debut Yamaha CLASSY Modifest 2026

June 10, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

SURABAYA – Setelah membuka rangkaian perdananya di Bali (30&31/5), Yamaha CLASSY Modifest 2026 kembali hadir dan sukses digelar di Surabaya pada 1–7 Juni 2026. Untuk pertama kalinya hadir di Kota Pahlawan, ajang modifikasi khusus lini Yamaha Classy ini disambut antusias oleh pengguna Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid, serta komunitas pecinta modifikasi roda dua.

Tingginya partisipasi terlihat dari beragam karya modifikasi yang ditampilkan dengan konsep yang sangat variatif. Mulai dari retro klasik, adventure fungsional untuk mobilitas harian, sporty, hingga pop culture dan anime style, seluruh peserta berhasil menunjukkan kreativitas dalam memodifikasi skutik Classy Yamaha sesuai karakter masing-masing.

“Surabaya benar-benar menghadirkan warna baru bagi Yamaha CLASSY Modifest. Ini merupakan yang pertama kali ajang modifikasi lini Yamaha Classy diselenggarakan di kota ini, kami melihat kreativitas yang sangat hidup dan terasa kuat dari para peserta. Menariknya, Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid tidak sekadar hanya dimodifikasi, tetapi benar-benar diinterpretasikan ulang sesuai gaya hidup dan karakter masing-masing pemiliknya.” ujar Tintan Gunawan, Chief Yamaha Area Terr. IV.

Dari rangkaian Yamaha CLASSY Modifest 2026 di Surabaya, kreativitas peserta pada lini Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid kembali menunjukkan karakter yang kuat dan beragam, di mana kedua skutik ini menjadi medium utama untuk mengekspresikan ide modifikasi yang tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga tetap mengutamakan fungsi dan kenyamanan penggunaan harian. Sejalan dengan itu, tingginya partisipasi peserta terlihat dari puluhan karya yang masuk tahap kurasi juri, sekaligus menegaskan bahwa lini Classy Yamaha merupakan medium yang fleksibel bagi para modifikator untuk mengeksplorasi ide dan karakter masing-masing penggunanya.

Dari puluhan total partisipan yang turut berpartisipasi dalam kontes modifikasi ini, sebanyak 20 karya terbaik dari masing-masing kategori Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid berhasil melaju ke tahap penilaian akhir hingga akhirnya melahirkan para pemenang di tiap kategori.

Pada kategori Yamaha Fazzio Hybrid, gelar Best of The Best diraih oleh Adrian Setiadi melalui konsep “Titanium” yang menghadirkan kombinasi warna unik dengan tampilan yang stand out tanpa mengesampingkan aspek fungsionalitas. Penggunaan gradasi warna pelangi yang diaplikasikan secara layouting pada seluruh sisi bodi, ditambah sentuhan grafis api yang tidak terlalu mencolok, memberikan kesan unfinished look namun tetap estetis, minimalis, dan menarik secara visual.

“Yamaha Fazzio Hybrid ini seperti kanvas yang memungkinkan saya bereksperimen dengan ide dan karakter pribadi. Saya ingin tampil beda, tapi tetap memastikan motor ini nyaman dan aman dipakai setiap hari,” ujar Adrian Setiadi.

Sementara itu, semangat eksplorasi yang sama juga tercermin pada kategori Yamaha Grand Filano Hybrid, yang menghadirkan karya-karya dengan karakter lebih beragam, mulai dari pendekatan elegan hingga interpretasi gaya hidup yang lebih ekspresif dan berani. Hal ini menunjukkan bagaimana Grand Filano tetap mampu menjadi ruang personalisasi yang kuat bagi penggunanya.

Pada kategori ini, penghargaan Best of The Best Grand Filano Hybrid diraih oleh Christian Bobby Chandra asal Malang dengan konsep “Punk”. Terinspirasi dari sosok Sid Vicious, bassist legendaris dari band punk rock asal Inggris, yang dikenal sebagai salah satu ikon budaya punk dunia, karya ini tampil berani dengan dominasi warna hitam, efek karat, serta detail kaligrafi yang digambar secara manual ala studio tattoo, namun tetap berpadu harmonis dengan karakter elegan khas Yamaha Grand Filano.

“Yamaha Grand Filano saya ingin tetap terlihat elegan, tapi punya sisi ekspresi yang kuat. Tema punk ini saya pilih karena menggambarkan keberanian untuk tampil berbeda,” ujar Christian Bobby Chandra.

Gelaran Yamaha CLASSY Modifest 2026 di Bali dan Surabaya menampilkan kekayaan konsep modifikasi yang beragam dan kuat secara karakter. Di Bali, peserta menghadirkan dua pendekatan utama, yakni Balinese Style yang mengangkat identitas budaya lokal melalui sentuhan visual artistik, serta Classic Sporty Racing yang memadukan elegansi Yamaha Grand Filano Hybrid dengan nuansa sporty modern. Sementara di Surabaya, kreativitas peserta semakin berkembang dengan berbagai tema seperti retro, adventure, sport, hingga anime yang mencerminkan gaya hidup urban yang ekspresif. Keseluruhan rangkaian ini menegaskan bahwa Yamaha Classy menjadi medium fleksibel bagi pengguna Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid untuk mengekspresikan budaya, karakter, dan gaya hidup secara kreatif dan fungsional.

Rangkaian Yamaha CLASSY Modifest 2026 akan berlanjut ke kota berikutnya, yaitu Bandung dan Makassar pada 13–14 Juni 2026. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @classy.yamaha serta masing-masing akun resmi Yamaha Area. (*)

 

Telkomsel dan TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026 Melalui MAXStream TV

June 10, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia, dari kota hingga pelosok, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel. Melalui MAXStream TV, pelanggan dapat mengakses hingga 104 pertandingan, termasuk highlight dan konten premium, tanpa bergantung pada satu kanal atau waktu tertentu.

Kolaborasi Telkomsel dan TVRI tidak hanya memperluas jangkauan siaran nasional, tetapi juga memastikan akses yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Didukung jaringan Telkomsel yang andal serta teknologi 5G, dan pengalaman MAXStream TV yang terus ditingkatkan, pelanggan dapat menikmati tayangan dengan stabil baik melalui perangkat mobile maupun TV channel.

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan akses yang inklusif, Telkomsel bersama TVRI juga menyediakan 100.000 akses gratis Bola Gembira MAXStream TV bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga semakin banyak pelanggan dapat menikmati keseruan Piala Dunia 2026 tanpa hambatan.

Direktur of Marketing Telkomsel, Lionel Chng, memahami Piala Dunia bukan hanya tentang pertandingan, tetapi perjalanan yang menyatukan. Telkomsel berkomitmen memastikan pelanggan di seluruh Indonesia dapat menikmati setiap momen, dari babak awal hingga final, dengan mudah dan nyaman.

Telkomsel juga menghadirkan paket data khusus Piala Dunia 2026, mulai dari paket Bola Gembira MAXStream TV 7 hari dengan kuota 300MB seharga Rp25.000 dan paket Bola Gembira MAXStream TV 60 hari dengan kuota 5,5 GB seharga Rp85.000. Seluruh paket dapat dibeli melalui aplikasi MyTelkomsel dan digunakan untuk menikmati pertandingan melalui MAXStream TV, dengan harga telah termasuk pajak dan tersedia bagi seluruh pelanggan.

Melengkapi pengalaman tersebut, Telkomsel menghadirkan berbagai inisiatif engagement, mulai dari nonton bareng di sejumlah kota hingga program gamifikasi dengan reward menarik, termasuk kesempatan perjalanan wisata ke Amerika Serikat. Inisiatif ini memperkaya pengalaman pelanggan agar lebih interaktif dan berkesan.

Direktur Pengembangan dan Usaha TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbodjati, menambahkan, TVRI berkomitmen memastikan seluruh pertandingan dapat diakses lebih luas melalui siaran Free-To-Air maupun layanan OTT, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati Piala Dunia tanpa Batasan.

Kolaborasi ini turut membuka peluang pengembangan engagement digital, mulai dari highlight hingga konten interaktif, serta memperkuat ekosistem digital nasional.

Sebagai wujud komitmen Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel terus memastikan layanan yang mudah, andal, dan relevan, sehingga setiap momen penting dapat dinikmati masyarakat dengan nyaman di mana pun berada.

Mantan Bupati Kukar Berharap Proses Hukum Adil

June 6, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

JAKARTA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari berharap proses hukum yang masih berjalan terhadap dirinya dapat melihat seluruh fakta secara utuh, termasuk riwayat kepemilikan sejumlah perusahaan yang menurutnya telah berdiri jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah.

Menurut Rita, sejumlah perusahaan yang kini masuk dalam pengembangan perkara telah berdiri sejak tahun 2006, atau sebelum dirinya terpilih menjadi Bupati Kutai Kartanegara. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT Sinar Kumala Naga (SKN), PT Alamjaya Barapratama (ABP), dan PT Bara Kumala Sakti (BKS).

Ia menilai latar belakang berdirinya perusahaan-perusahaan tersebut menjadi bagian penting yang perlu dipahami dalam melihat perkara yang sedang berkembang.

“Perusahaan tersebut sudah berdiri dan memiliki struktur kepemilikan yang jelas jauh sebelum saya menjabat sebagai bupati. Itu yang saya harapkan dapat dilihat secara utuh dalam proses ini,” kata Rita.

Menurut Rita, keberadaan SKN, ABP, dan BKS tidak dapat dilepaskan dari sejarah usaha keluarga yang telah berjalan sebelum dirinya memasuki dunia politik. Karena itu, ia berharap latar belakang pendirian dan kepemilikan perusahaan-perusahaan tersebut menjadi bagian dari pertimbangan dalam melihat perkara yang saat ini masih berkembang.

Rita menjelaskan, SKN merupakan perusahaan yang sejak awal mencantumkan namanya dalam struktur kepemilikan. Sementara itu, ABP dan BKS merupakan perusahaan yang dimiliki anggota keluarganya.

“SKN merupakan perusahaan yang memang sejak awal mencantumkan nama saya dalam struktur kepemilikannya. Seluruh dokumen terkait perusahaan tersebut tersedia dan dapat ditelusuri,” ujarnya.

Rita menegaskan, dirinya tidak pernah mencampuri pengelolaan perusahaan keluarga selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Menurutnya, masing-masing perusahaan memiliki pengelola dan tanggung jawab operasional yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alam Jaya merupakan perusahaan yang dimiliki keluarga saya. Saya juga tidak pernah menerima apa pun dari perusahaan tersebut. Begitu pula dengan BKS, sehingga saya merasa penting untuk menjelaskan posisi saya secara utuh,” katanya.

Rita juga menyampaikan, selama menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara, dirinya berupaya menjaga pemisahan antara kepentingan pemerintahan dan kepentingan usaha keluarga. Ia menilai prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai pejabat publik.

“Selama menjabat, saya berupaya memisahkan urusan pemerintahan dengan kepentingan usaha keluarga. Prinsip itu yang selalu saya pegang dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah,” tegasnya.

Menurut Rita, seluruh dokumen perusahaan, mulai dari akta pendirian, struktur kepemilikan hingga laporan keuangan, dapat menunjukkan perjalanan usaha yang telah berlangsung sebelum dirinya menduduki jabatan publik.

Karena itu, ia berharap seluruh fakta yang berkaitan dengan perusahaan-perusahaan tersebut dapat dilihat secara menyeluruh dan tidak terlepas dari konteks sejarah pendiriannya.

“Saya berharap seluruh fakta yang berkaitan dengan kepemilikan perusahaan dan aktivitas usaha dapat dilihat berdasarkan dokumen serta kronologi yang sebenarnya,” tutur Rita.

Meski masih menghadapi pengembangan perkara, Rita menegaskan dirinya tetap menghormati seluruh proses hukum yang berlangsung. Ia mengaku akan tetap kooperatif dan memberikan keterangan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Yang saya harapkan hanyalah agar semua fakta dapat dipertimbangkan secara menyeluruh dan objektif,” lanjutnya.

Rita juga berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang lengkap mengenai perkara yang sedang dihadapinya sehingga tidak muncul kesalahpahaman terhadap posisi maupun keterlibatannya dalam berbagai persoalan yang sedang berkembang.

“Saya hanya meminta keadilan. Saya berharap persoalan ini dapat dilihat secara utuh sehingga masyarakat juga memperoleh pemahaman yang lengkap mengenai situasi yang saya hadapi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rita Widyasari telah menyelesaikan masa pidananya dan bebas pada Agustus 2025. Meski demikian, KPK masih melakukan pengembangan terhadap sejumlah perkara yang berkaitan dengan kasus yang sebelumnya menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara tersebut. (*)

Yamaha Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Generasi Muda

June 6, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

TENGGARONG – PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) selaku Main Dealer Yamaha wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif di kalangan generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan merangkai bunga dan menghias kue yang digelar di SMKN 1 tenggarong, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Baru, Tenggarong.

Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 1 Tenggarong, Kiki mengucapkan terima kasih kepada Yamaha yang telah hadir dan memberikan pelatihan kepada siswa. Kegiatan yang diberikan sangat menarik, mulai dari merangkai bunga segar hingga dekorasi kue yang hasilnya sangat cantik.
Kegiatan ini sangat seru karena membuat siswa antusias untuk belajar mendekorasi kue dan merangkai bunga.

“Untuk siswa jurusan kuliner mungkin sudah cukup familiar, tetapi bagi siswa dari jurusan lain, ini merupakan pengalaman dan ilmu baru yang menarik,” katanya.

Meskipun pelatihan ini berlangsung singkat, Kiki melihat dampak positif yang cukup besar bagi siswa-siswi kami. Mereka mendapatkan pengetahuan yang mungkin tidak diperoleh dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang dengan durasi yang lebih panjang dan jumlah peserta yang lebih banyak karena minat siswa cukup tinggi.

Dhea, Siswa SMKN 1 Tenggarong mengaku belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini sebelumnya. Ini benar-benar pengalaman pertama. Apalagi orang tua juga tidak memiliki latar belakang di bidang pembuatan kue, sehingga belum pernah mencoba kegiatan seperti ini sebelumnya.

“Menurut saya kegiatan ini sangat seru. Jika diadakan lagi di sekolah-sekolah lain, tentu akan sangat bagus karena bisa menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi para siswa. Pokoknya keren sekali dan semoga terus sukses,” ujar Dhea/

Hal yang sama disampaikan rekannya, Dita. Menurutnya kegiatan ini sangat seru. Ia mendapatkan pengalaman baru karena baru pertama kali merangkai bunga.

“Saya juga sudah mengetahui program FOMO (Fear of Missing Out) dari Yamaha melalui Instagram, sehingga cukup familiar dengan kegiatan yang mereka adakan,” katanya.

Sedangkan siswa SMKN 1 Tenggarong lainnya, Ninis menyampaikan kegiatan ini sangat seru karena melatih kreativitas siswa untuk menuangkan ide-ide dalam menghias kue. Ia bendoakan Yamaha Motor semakin maju dan berjaya.

“Untuk tingkat pelajar, membuat dekorasi kue seperti ini sebenarnya cukup mudah dilakukan karena hasilnya sangat bergantung pada kreativitas masing-masing orang,” ucapnya.

siswa lainnyam Risa, mengaku kegiatan menambah wawasan baru. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti dekorasi kue seperti ini. “Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin berkembang,” harapnya.

Senada disampaikan Salwa. Kegiatan ini sangat seru dan memberikan pengalaman baru.  Ia belajar membuat buket bunga mawar dan itu merupakan pengalaman pertama. Menurut Salwa, banyak hal positif yang ia dapatkan.

“Di sekolah kami juga belum pernah ada kegiatan seperti ini sebelumnya, sehingga pengalaman ini menjadi sesuatu yang sangat berkesan,” katanya.

Asisten Manajer Promosi/Area PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi menyampaikan, melalui kegiatan pelatihan merangkai bunga dan dekorasi kue ini, Yamaha ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan yang dapat mendukung ekonomi kreatif di masa depan.

“Kami melihat bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk terus berkarya apabila diberikan kesempatan dan wadah yang tepat,” katanya.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Yamaha untuk hadir lebih dekat dengan kalangan pelajar melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat. Tidak hanya memperkenalkan produk Yamaha, ia juga ingin memberikan pengalaman baru yang dapat menambah wawasan serta keterampilan siswa di luar kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Antusiasme para siswa SMKN 1 Tenggarong dalam mengikuti pelatihan ini sangat luar biasa. Hal ini menunjukkan kegiatan berbasis kreativitas seperti merangkai bunga dan menghias kue memiliki daya tarik tersendiri bagi generasi muda.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat dan bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di kemudian hari,” harapnya.

Ke depan, Yamaha akan terus menghadirkan program-program positif yang mendukung pengembangan potensi generasi muda sekaligus memperkuat hubungan baik dengan dunia pendidikan di Kalimantan Timur. (*)

Festival Lou Bentian Perkuat Tradisi Kearifan Lokal

June 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Kegiatan festival yang digelar setiap tahun di Lou Bentian memperkuat tradisi dan budaya dalam menghadapi kamajuan jaman di era globalisasi, dengan menyajikan perlombaan tradisional seperti menyumpit, behempas, begasing dan belogo serta bermacam kuliner khas Bentian Besar. Hal ini dilakukan agar kearifan lokal tetap terjaga dan lestari di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama semua pihak, terutama dukungan perusahaan TCM, BEK, TIS dan ITM group.

Manajemen perusahaan ITM group, PT Trubaindo Coal Mining (TCM) Hirung menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Kubar yang sudah berkolaborasi dengan perusahaan untuk membuka acara festival Lou Bentian ini. Ia berharap dengan adanya festival ini kreativitas kreativitas yang baru akan muncul, terutama wisata kuliner nya yang ada disini.

“Saya berharap ada kuliner kuliner baru yang muncul di festival ini,”ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Ia mengharapkan muncul kreasi kreasi baru disini. Kuliner yang sudah disini seperti singkong, bisa menjadi makanan yang diolah menjadi masakan yang bervariatif, tidak hanya direbus atau digoreng saja. Jadikanlah singkong maupun pucuk singkong ini jadi masakan apa  saja yang bisa punya rasa lain.

“Itu yang kami maksud dengan kreasi yang bisa dinikmati oleh orang banyak dan bisa meningkatkan nilai ekonomis nya,”ungkapnya.

Akhirnya nanti pemerintah daerah bisa mempatenkan kreasi putra putri daerah yang yang berasal dari Bentian Besar, yang sifatnya memenuhi standar yang ada, dan mungkin nanti dari teman teman dinas pariwisata yang bisa membantu dan mendorong agenda pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan ekonominya.

Sementara Wakil Bupati Kubar H. Nanang Adriani sangat mengapresiasi terhadap PT TCM dan BEK, dalam menyelenggarakan kegiatan festival Lou Bentian ini sangat luar biasa, artinya banyak gagasan yang ditunjang oleh perusahaan. Dengan bantuan perusahaan ini sangat bersyukur pelaksanaan festival ini terlaksana dengan baik.

Diharapkan festival ini berjalan setiap tahun kedepannya, kenapa karena ini adalah ajang mempersatukan silaturahim antara masyarakat Bentian Besar dan masyarakat lainnya yang ada diluar dari Kecamatan Bentian Besar ini. Dan juga kegiatan ini bisa memantik atau memunculkan ide ide kreatif mulai dari kuliner maupun olahraga tradisional yang tadinya hampir hilang atau musnah di telan oleh jaman.

“Dengan adanya festival ini menjadi bangkit kembali olahraga tradisional maupun kuliner yang ditinggali oleh kakek nenek turun temurun, dan pastinya menjadi nilai ekonomi masyarakat setempat,”ujarnya.

Ia menyebut, disamping itu UMKM serta warga bisa ikut berkolaborasi, dan ini menjadi cara baru untuk bisa memperbaiki perekonomian masyarakat, terutama masyarakat Bentian Besar ini. Sehingga nanti bisa di jadikan agenda resmi wisata setiap tahun, dan mungkin nanti kepala dinas pariwisata yang bisa mengemas barang ini supaya lebih baik lagi kedepannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kubar Sumardi menyampaikan terimakasih kepada bapak wakil Bupati dan juga ITM group ini yang sudah sama sama hadir di acara festival ini, kalau tidak salah ini sudah yang kedua kalinya dilaksanakan. Dari dinas pariwisata sudah berkoordinasi dengan Pak wakil, nanti acara festival Lou Bentian ini akan di masukkan di kalender of even tahunan, sehingga gaungnya menjadi luas lagi.

Ia berharap, festival Lou Bentian yang digagas oleh ITM group dan masyarakat Bentian Besar ini menjadi festival unggulan dan akan diadakan penilaian festival di enak belas kecamatan se-Kubar, dan akan diikutkan di kalender festival pariwisata nasional.

“Ini yang menjadi harapan kita, yang bisa didorong dari dinas pariwisata binaan dari perusahaan, dan ini labih kepada kelompok budaya dan tradisi,”ungkapnya.

Diharapkan nanti kepada kelompok ini bisa dibawa anjangsana seperti ke Bali atau kemana saja yang sudah maju untuk melakukan studi belajar, dan kembalinya dari studi belajar mereka ada motivasi.

Ia menuturkan terkait dengan sampah, di desa yang sudah maju seperti Penglipuran, disana orang memaknai sampah ini hidup menjadi bersih dan hidup membawa keberkatan, maka keberkatan mereka yaitu banyak didatangi wisatawan.

“Tidak menutup kemungkinan di tempat kita juga bisa, maka dari itu kita dorong pariwisata ini budaya, tradisi, kuliner dan wisata alamnya itu menyatu dengan dengan konsep berbudaya hidup bersih,”bebernya.(arf).

Next Page »

  • vb