HPU Dukung Penguatan SDM Kaltim Melalui Edukasi Kesehatan Mental

June 15, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Masa depan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas manusia yang tumbuh di dalamnya. Dari rumah-rumah sederhana, dari pelukan seorang ibu, dan dari keluarga yang sehat secara mental, lahirlah generasi yang kelak menjadi penentu arah bangsa.

Berangkat dari semangat tersebut, Harmoni Panca Utama (HPU) berkolaborasi dengan Komunitas Emak Peduli Anak Kalimantan Timur melalui program sosialisasi kesehatan mental sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Timur.

Adar Darajat

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memahami pentingnya kesehatan mental dalam membangun keluarga yang harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Perwakilan HPU, Adar Darajat selaku External Relations menyampaikan, investasi terbaik bagi masa depan tidak selalu berbentuk bangunan atau infrastruktur, tetapi juga perhatian terhadap kualitas manusia sejak dari lingkungan keluarga.

“SDM yang berkualitas lahir dari keluarga yang sehat dan kuat,” ujarnya. Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat penting sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Dari sosok ibu, anak belajar mengenal kasih sayang, nilai kehidupan, cara menghadapi masalah, hingga membangun rasa percaya diri yang akan menjadi bekal mereka di masa depan.

Sementara itu, Ria Atia Dewi, Founder dari Komunitas Emak Peduli Anak Kalimantan Timur menilai, kesehatan mental merupakan fondasi yang tidak dapat dipisahkan dari proses tumbuh kembang generasi muda.

“Menjaga kesehatan mental anak berarti menjaga masa depan bangsa,” katanya.

Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah tenaga profesional dan tokoh yang berkompeten di bidangnya, mulai dari praktisi hipnoterapi, psikolog, tokoh keagamaan, hingga figur masyarakat yang memberikan perspektif dan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari upaya membangun kualitas SDM Kalimantan Timur.

Melalui kolaborasi ini, HPU dan Komunitas Emak Peduli Anak Kalimantan Timur berharap semakin banyak keluarga yang menyadari, kesehatan mental bukan sekadar isu individu, melainkan bagian penting dalam membangun generasi penerus yang berkualitas. (*)

DPUPR PERA Kaltim Kumpulkan 50 Kantong Darah

June 13, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR PERA) Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung aksi kemanusiaan kembali diwujudkan melalui kegiatan donor darah rutin yang digelar bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Samarinda, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lobby Gedung B Kantor DPUPR PERA Kaltim tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap dua bulan sekali. Program ini telah berjalan selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu bentuk kepedulian pegawai DPUPR PERA Kaltim terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kota Samarinda dan Kalimantan Timur.

Pada kegiatan kali ini, sebanyak 69 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, sebanyak 50 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara 19 orang lainnya belum dapat mendonor karena beberapa faktor kesehatan, di antaranya kadar hemoglobin (HB) rendah dan tekanan darah tinggi.

Dari 50 kantong darah yang berhasil dikumpulkan, dua di antaranya berasal dari pendonor baru, sedangkan 48 lainnya merupakan pendonor rutin. Berdasarkan golongan darah, donor yang terkumpul terdiri atas 12 kantong golongan A, 18 kantong golongan B, 21 kantong golongan O, dan satu kantong golongan AB.

Sekretaris DPUPR PERA Kaltim, Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan peserta yang secara konsisten berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Menurutnya, donor darah tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas di lingkungan kerja.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap dua bulan sekali bekerja sama dengan PMI Kota Samarinda. Alhamdulillah, antusiasme pegawai selalu tinggi. Ini menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan DPUPR PERA Kaltim,” ujarnya.

Rahman menambahkan, keberhasilan mengumpulkan 50 kantong darah menjadi kontribusi nyata bagi PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah yang setiap hari dibutuhkan oleh rumah sakit dan masyarakat.

DPUPR PERA Kaltim sendiri memiliki catatan panjang dalam kegiatan donor darah. Sejak tahun 2013, instansi ini telah menerima penghargaan sebagai salah satu penyumbang darah aktif di Kota Samarinda. Prestasi tersebut kembali diperkuat pada tahun 2025 ketika DPUPR PERA Kaltim berhasil meraih peringkat kedua sebagai pendonor darah terbanyak pada kategori instansi pemerintah.

Kepala DPUPR PERA Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program donor darah tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti donor darah merupakan bagian dari budaya kerja yang perlu terus dipertahankan karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Melalui kegiatan yang berlangsung secara rutin ini, DPUPR PERA Kaltim berharap semakin banyak pegawai dan masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor darah aktif. Selain membantu menyelamatkan nyawa sesama, donor darah juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian dari nilai-nilai pelayanan publik.

“Alhamdulillah, pada kegiatan donor darah kali ini berhasil terkumpul 50 kantong darah. Terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu yang telah berpartisipasi. Semoga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutup Rahman. (esf)

Perluas Manfaat bagi Masyarakat Melalui Semangat Kebersamaan, Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H

May 29, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

JAKARTA – Sejalan dengan momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Telkomsel kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui program CSR Sambungkan Senyuman di berbagai wilayah Indonesia yang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata.

Program tahunan ini menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk komunitas dhuafa, yayasan, rumah sakit yang melayani kelompok rentan, serta masyarakat di wilayah dengan kebutuhan khusus. Bantuan disalurkan dalam berbagai bentuk, mulai dari hewan kurban hingga olahan makanan siap saji untuk memastikan manfaat dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.

Pelaksanaan program juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga kemanusiaan, UMKM lokal, serta mitra strategis, sehingga tidak hanya menghadirkan dampak sosial, tetapi juga turut mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Melalui kolaborasi ini juga diharapkan bahwa ratusan hewan kurban dan puluhan ribu penerima manfaat setiap tahunnya menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menghadirkan dampak yang lebih luas.

Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, menyampaikan, bagi Telkomsel, momentum Iduladha bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi menjadi refleksi komitmen kami untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Setiap tahun, kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya sampai, tetapi juga benar‑benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.

Konsistensi bantuan yang diberikan Telkomsel adalah bagian dari upaya untuk terus memperkuat hubungan yang lebih bermakna serta wujud semangat Melayani Sepenuh Hati, di mana Telkomsel tidak hanya hadir melalui layanan digital, tetapi juga melalui kepedulian yang nyata di tengah kehidupan sehari‑hari masyarakat. Program CSR ini juga menjadi wujud kolaborasi Telkomsel dengan berbagai pihak, dimana bantuan hewan kurban yang disalurkan tidak hanya berasal dari Telkomsel sebagai perusahaan, tetapi juga dari kontribusi karyawan serta dukungan mitra strategis yang turut menitipkan amanahnya untuk disalurkan kepada masyarakat.

Dengan mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian, Telkomsel memastikan bahwa setiap inisiatif sosial yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan manfaat yang relevan dan berkelanjutan. Di samping itu, pelibatan UMKM lokal dalam pengadaan dan distribusi bantuan juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem sosial yang lebih inklusif.

Indra menambahkan, kolaborasi yang dilakukan ini mencerminkan semangat kebersamaan, di mana semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan. Kami percaya, melalui kebersamaan ini, setiap kontribusi sekecil apa pun dapat menghadirkan kebahagiaan dan memberikan arti yang lebih besar bagi masyarakat. (*)

SMA 2 Samarinda Sembelih Enam Sapi

May 28, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA — Keluarga besar SMA Negeri 2 Samarinda melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah, Kamis (28/5/2026).

Sebanyak 6 ekor sapi dan 6 ekor kambing dikurbankan yang berasal dari partisipasi guru, tenaga kependidikan, serta murid SMA Negeri 2 Samarinda sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial kepada sesama.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban melibatkan panitia dari guru, tenaga kependidikan, serta murid yang tergabung dalam organisasi Rohis SMA Negeri 2 Samarinda. Para murid turut aktif membantu berbagai proses kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan penyembelihan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat dan warga sekolah.

Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak sejak pagi hari. Kehadiran para murid ROHIS sebagai panitia turut memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat melayani sesama.

Budho Setyonugroho selaku Plt. Kepala SMA Negeri 2 Samarinda menyampaikan, kegiatan kurban merupakan bagian dari pendidikan karakter yang penting bagi peserta didik. Momentum Idul Adha menjadi sarana untuk menanamkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan semangat berbagi.

“Melalui kegiatan ini, murid belajar secara langsung tentang arti pengorbanan, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap nilai-nilai positif ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban kemudian didistribusikan secara tertib kepada masyarakat sekitar, warga sekolah, serta pihak-pihak yang membutuhkan agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas.

Melalui pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 H ini, SMA Negeri 2 Samarinda berharap semangat religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial terus tumbuh menjadi budaya positif di lingkungan sekolah. (*)

Masjid Al Mujahadah Talisayan Sembelih Enam Ekor Sapi

May 27, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

TALISAYAN – Seperti tahun-tahun sebelumnya, momentum perayaan Iduladha 1447 Hijriah  tahun ini Masjid Al Mujahadah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, Berau kembali dipercaya masyarakat, untuk melakukan penyembelihan hewan kurban, yaitu sebanyak  6 ekor sapi dan 1 ekor kambing Rabu(27/5/26) .

‎Usai disembelih, dikuliti dan dagingnya dipotong-potong serta ditimbang oleh panitia, daging langsung  didistribusikan kepada para pekurban dan warga di RT 12 tanpa terkecuali.

‎”Alhamdulillah tahun ini kita kembali diberikan amanah, melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing,” sebut ketua panitia kurban masjid AL Mujahadah, Ustadz Ridwan Ponamon.

‎Sebayak 31 orang panitia diterjunkan untuk menjaga amanah para pekurban dan seluruh proses mulai penyembelihan, pemotongan hingga distribusi daging kurbannya.

‎Momentum hari raya kurban tak lain sebuah perayaan umat muslim untuk memperingati peristiwa Nabi Ibrahim AS , yang dengan ikhlas mengikuti perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya Ismail, demi menunjukkan ketaatan dan kapatuhannya.

‎”Apa yang dilakukan Nabi Ibrahim AS ini pun diikuti oleh umat muslim di seluruh dunia , yang secara simbolis mengkurbankan ternak berupa sapi, kerbau, kambing , domba, unta dan disebut istilah berkurban,” tegas Ridwan Ponamon.

‎Ia berterimakasih kepada seluruh para pekurban yang memercayakan penyembelihan hewan kurban, Semoga ini menjadi ladang amal jariyah.

“Juga kepada seluruh panitia  sudah bekerja keras demi suksesnya kegiatan hingga selesai,” ujarnya sembari menambahkan untuk juru sembelih hewan kurban bersertifikat Juru Sembelih Halal (Juleha) dan panitia ahli pengulitan dan daging.

‎Sementara di masjid Baiturrahman Talisayan, juga melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing. (yoi)

Next Page »

  • vb