Bupati Kukar Ajak ASN Teladani Nilai Pengabdian Wredatama 

July 27, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri memimpin Apel Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (27/7/2026).

Apel yang mengusung tema “Satu Tekad, Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama” tersebut diikuti oleh ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, serta dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua PWRI Kukar Edi Damansyah beserta pengurus PWRI Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kukar, serta para purnabakti aparatur negara.

Apel juga dirangkai dengan penyematan Pin dan baju batik PWRI kepada ASN yang memasuki masa purna tugas.

Dalam amanatnya, Bupati Aulia Rahman Basri mengucapkan selamat HUT ke-64 kepada seluruh keluarga besar PWRI. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para Wredatama yang telah meletakkan fondasi pembangunan dan birokrasi di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Hari ini bukan sekadar memperingati hari lahir sebuah organisasi, tetapi menjadi momentum untuk mengingat jasa para pendahulu yang telah mengabdikan diri membangun pemerintahan dan melayani masyarakat dengan penuh integritas,” ujar Aulia.

Bupati menegaskan, para Wredatama bukanlah sosok yang telah selesai mengabdi, melainkan sumber pengalaman, kebijaksanaan, dan teladan bagi generasi ASN saat ini. Menurutnya, di tengah transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang semakin modern dan digital, nilai-nilai integritas, loyalitas, serta budaya melayani harus tetap menjadi fondasi utama.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah dalam mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik.

“Transformasi birokrasi bukan hanya soal teknologi, tetapi transformasi karakter. Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang melayani dengan hati, bekerja secara kolaboratif, serta mampu mewariskan nilai-nilai pengabdian dari satu generasi kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak PWRI Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun budaya pelayanan publik yang berintegritas, membimbing ASN muda, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, gotong royong, dan kecintaan kepada bangsa.

Ia berharap semangat kebersamaan yang diusung dalam HUT ke-64 PWRI mampu memperkuat sinergi antara generasi senior dan generasi muda dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, bersih, dan semakin dipercaya masyarakat.(kk04)

Kukar Gelar Job Fair 2026, Sediakan 380 Lowongan Kerja 

July 14, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) kembali menggelar Job Fair Kukar 2026 sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran di daerah. Kegiatan yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026 tersebut secara resmi dibuka Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (14/7/2026).

Job Fair tahun ini menghadirkan 20 perusahaan dari sembilan sektor usaha dengan menyediakan 380 lowongan kerja pada 69 jenis jabatan. Sektor yang berpartisipasi meliputi pertambangan, perkebunan, ritel, penjualan kendaraan, pembiayaan, penyedia jasa tenaga kerja, kuliner, hingga jasa komunikasi.
Dalam sambutannya,  Aulia Rahman Basri menegaskan penyelenggaraan Job Fair merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kesenjangan yang cukup besar antara jumlah pendaftar dengan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi.

“Masih menjadi tantangan kita, di mana antara pelamar dengan yang diterima itu gap-nya lumayan jauh. Tahun lalu pelamarnya sekitar seribu lebih, yang diterima hanya 26 orang. Tahun ini dari 1.176 pendaftar, hanya 196 yang lolos berkas. Artinya masih banyak yang belum memenuhi persyaratan administrasi,” ujar Aulia.

Menurutnya, peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan mengikuti tahapan walk-in interview selama dua hari, dengan hasil seleksi diumumkan pada hari terakhir pelaksanaan Job Fair.

“Kami ingin mengetahui penyebab masih besarnya kesenjangan kompetensi tersebut. Evaluasi ini penting agar ke depan semakin banyak pencari kerja yang memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki peluang lebih besar untuk diterima bekerja,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kukar, Dendi Irwan Fahriza, menjelaskan bahwa proses seleksi administrasi telah dilaksanakan sejak 1 hingga 30 Juni 2026 oleh masing-masing perusahaan peserta.

“Hari ini peserta yang telah lolos pemberkasan mengikuti tahapan wawancara langsung. Kami juga tetap membuka layanan pendaftaran secara offline bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar melalui sistem online,” jelas Dendi.

Ia menambahkan, hasil wawancara akan diumumkan pada 15 Juli 2026. Mekanisme ini menjadi inovasi dalam pelaksanaan Job Fair tahun ini karena seluruh tahapan seleksi dilakukan lebih terstruktur.

“Seleksi administrasi dilakukan selama satu bulan, kemudian wawancara berlangsung dua hari dan hasilnya langsung diumumkan. Insya Allah sekitar 80 persen peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan langsung ditempatkan di perusahaan masing-masing,” ungkapnya.

Dendi menyebutkan, jumlah pendaftar Job Fair 2026 mencapai lebih dari seribu orang yang berasal dari berbagai kecamatan di Kukar, di antaranya Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Loa Kulu, Loa Janan, Anggana, Kota Bangun, hingga Tabang. Kecamatan Tenggarong tercatat sebagai penyumbang jumlah pendaftar terbanyak.

Melalui penyelenggaraan Job Fair ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap dapat meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia usaha. Ke depan, evaluasi terhadap kompetensi pencari kerja akan terus dilakukan agar kebutuhan industri dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia lokal yang semakin siap dan kompeten.(kk06)

Pemkab Kukar Perkuat Kemandirian Melalui Optimalisasi PAD ‎

July 7, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2026 bertema “Bayar Pajak Tepat Waktu, Wujudkan Kukar Lebih Maju” di Pendopo Bupati Odah Etam, Selasa (7/7/2026).

‎‎Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎‎Acara yang juga diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting itu dirangkai dengan sejumlah agenda penting, antara lain launching Peraturan Bupati Kukar Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2025 tentang Ketentuan Umum Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah, penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2), pembayaran PBB P2 secara online serentak, launching peraturan pelaksanaan penyelenggaraan reklame, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan U-Reader antara Bankaltimtara Tenggarong dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar tentang penerimaan retribusi parkir.

‎‎Plt Kepala Bapenda Kukar sukotjo dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan mengajak seluruh komponen masyarakat wajib pajak untuk turut serta membangun daerah Kabupaten Kukar melalui disiplin membayar pajak.

‎‎”Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh komponen masyarakat turut serta untuk membangun daerah melalui disiplin bayar pajak,” ujar Sukotjo.

‎‎Bupati Kukar dr. Aulia dalam sambutannya menilai kegiatan ini sangat strategis bagi pembangunan daerah, terutama terkait upaya meningkatkan kemandirian fiskal.

‎‎“Kegiatan ini meneguhkan kembali komitmen bersama dalam membangun daerah melalui optimalisasi PAD,” ujarnya.

‎‎Bupati Aulia menekankan relevansi tema kegiatan, yang menurutnya merupakan napas dari pembangunan daerah. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh wajib pajak. Oleh karena itu, kepatuhan pajak menjadi kunci tersedianya sumber daya untuk pembangunan publik.

‎‎Terkait penyerahan SPPT PBB P2, Bupati menginstruksikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera mendistribusikannya kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat publik di lingkungan Pemkab Kukar menjadi teladan dalam kepatuhan pajak.

‎‎“Sebelum kita mengajak masyarakat taat pajak, pastikan diri kita sendiri sudah lunas pajak,” tegasnya.

‎‎Pada kesempatan itu Bupati juga menyoroti langkah digitalisasi tata kelola pemerintahan melalui penandatanganan PKS U-Reader sebagai bagian dari upaya mewujudkan good governance. Menurutnya, penerapan teknologi pembayaran ini akan menghadirkan sistem pemungutan pajak yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel, serta mempermudah wajib pajak dalam menyetorkan pajaknya secara real-time.

‎‎Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kukar Dr. H. Sunggono, Plh. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim Setia Dodi Ermawan, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Kukar, perwakilan BUMD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.(kk07).

Bupati Kutai Kartanegara Ajak IDI Perkuat Kolaborasi Pembangunan Bidang Kesehatan

June 28, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kutai Kartanegara Masa Bakti 2025–2028 yang dirangkai dengan bakti sosial layanan kesehatan gratis di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Minggu (28/6/2026).

Pengurus IDI Cabang Kutai Kartanegara Masa Bakti 2025–2028 yang diketuai dr. Arif Risdianto, Sp.KK, M.Kes., FINSDV dilantik Ketua IDI Wilayah Kalimantan Timur dr. Mansyah HM, Sp.OG., M.Kes (MARS). Prosesi pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan PB IDI, pembacaan naskah pelantikan, pengucapan sumpah/janji pengurus, pengalungan kalung IDI, serta foto bersama seluruh pengurus yang baru dilantik.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris IDI Wilayah Kaltim dr. Ronny Setiawati, MKM, Direktur rumah sakit se-Kabupaten Kutai Kartanegara, para Kepala Puskesmas se-Kukar, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, serta keluarga besar IDI Kutai Kartanegara.

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus IDI Kukar yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta menjadi teladan bagi profesi kedokteran dan masyarakat.

“Bagi saya pribadi, IDI ini adalah rumah untuk kembali pulang. Seorang dokter sejatinya merupakan ahli manajemen yang handal. Seorang dokter tidak mungkin melakukan tindakan sebelum menegakkan diagnosis, dan tidak akan menegakkan diagnosis tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Dokter juga selalu mendengarkan keluhan pasien sebelum memberikan penanganan,” ujarnya.

Menurut Aulia, nilai-nilai yang dipelajarinya sebagai seorang dokter sangat bermanfaat ketika mengemban amanah sebagai Bupati Kutai Kartanegara. Ia menegaskan bahwa prinsip mendengarkan masyarakat sebelum mengambil keputusan menjadi pedoman dalam menjalankan pemerintahan.

“Ilmu itu yang saya terapkan saat mendapat amanah menjadi Bupati, yaitu mendengarkan masyarakat terlebih dahulu, kemudian menangani persoalan yang mereka hadapi. Karena itu kita harus menjaga profesi dokter agar selalu menjadi profesi yang dibanggakan masyarakat,” katanya.

Bupati juga mengajak IDI menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik, khususnya di bidang kesehatan. Ia berharap IDI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan kerja yang membuat para dokter merasa nyaman dan betah mengabdi di Kukar.

 

Menurutnya, upaya tersebut harus didukung dengan kepastian jenjang karier, kejelasan posisi, dan peningkatan kesejahteraan tenaga medis.

“Mari kita rumuskan bersama solusi terkait jenjang karier dokter. Kami ingin dokter-dokter yang bertugas di Kukar merasa nyaman sehingga memilih terus mengabdi di daerah ini,” ungkapnya.

Aulia juga menjelaskan bahwa Pemkab Kukar telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi guna memberikan kesempatan bagi dokter melanjutkan pendidikan spesialis melalui Program Beasiswa Tematik Pemkab Kukar.

“Program beasiswa tematik ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kami juga berharap dokter yang telah menyelesaikan pendidikan spesialis dapat kembali dan mengabdi di Kutai Kartanegara,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini masih terdapat dua puskesmas yang mengalami kekosongan dokter akibat pensiun. Karena itu, pemerintah daerah bersama IDI diharapkan dapat segera mencari solusi agar kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.

Bupati mengajak seluruh jajaran IDI untuk terus menyinergikan berbagai program organisasi dengan program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sehingga kolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat semakin kuat.

“Kami mendukung upaya IDI menempatkan organisasi profesi ini sesuai dengan perannya. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga akan terus mendorong agar profesi dokter mendapatkan ketenangan, kenyamanan, serta ruang yang baik untuk mengembangkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati menegaskan pembangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemkab Kukar melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas SDM kesehatan, pemerataan dokter dan dokter spesialis, serta penguatan kemitraan strategis dengan IDI guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan merata bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata, foto bersama, doa, dan pelaksanaan bakti sosial layanan kesehatan bagi masyarakat. (kk04)

Bupati Kukar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN

June 17, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar pada Apel Gabungan Korpri yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Rabu (17/6/2026).

Apel Gabungan Korpri yang dirangkai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, para Asisten lingkungan Setdakab Kukar, para Kepala perangkat daerah, camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Kukar. Dalam kesempatan itu, penghargaan diberikan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun dengan menunjukkan dedikasi, loyalitas, kecakapan, kejujuran, serta disiplin dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Sebanyak 370 ASN dinilai memenuhi persyaratan untuk menerima tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia.

Aulia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para penerima Satyalancana Karya Satya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol masa kerja, melainkan bentuk pengakuan negara atas kualitas pengabdian dan integritas ASN selama bertugas.

Aulia Rahman Basri menegaskan pemberian Satyalancana Karya Satya tidak hanya didasarkan pada lamanya masa pengabdian, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak dan prestasi kerja ASN yang bersangkutan.

“Pemberian Satyalancana ini bukan hanya sekadar karena waktu mengabdi, tetapi juga prestasi kinerja ASN itu sendiri. Tidak melakukan pelanggaran, berdedikasi, dan disiplin dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia berharap para penerima penghargaan dapat menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing serta mampu memberikan contoh positif bagi rekan-rekan sesama ASN.

“Penerima penghargaan ini diharapkan menjadi teladan di tempat mereka mengabdi, sehingga dapat menjadi contoh bagi rekan-rekannya,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan keberhasilan ASN saat ini tidak hanya diukur dari lamanya masa pengabdian, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. ASN dituntut bekerja secara profesional, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil serta pelayanan publik yang berkualitas.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain menjaga integritas dan disiplin, ASN juga harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.

Aulia berharap momentum penganugerahan Satyalancana Karya Satya dapat menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengabdian. Dengan semangat BerAKHLAK, ASN Kukar diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Kutai Kartanegara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (kk04)

Next Page »

  • vb