Pemerhati Olahraga Kritik PSSI Sumut

June 3, 2026 by  
Filed under Olahraga

Amiruddin

MEDAN — Polemik pembiayaan akomodasi peserta ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 menuai sorotan dari tokoh masyarakat sekaligus pengamat sepak bola, Amiruddin. Ia menilai persoalan tersebut seharusnya menjadi momentum evaluasi profesionalisme penyelenggaraan turnamen internasional, bukan malah dijadikan ajang saling menyalahkan.

Menurut Amiruddin, berkembangnya narasi yang menyudutkan Pemerintah Kota Medan dan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai pihak yang tidak berkomitmen dalam mendukung turnamen merupakan hal yang keliru dan berpotensi menyesatkan opini publik.

“Narasi itu bukan hanya keliru, tetapi juga berbahaya. Publik diarahkan untuk percaya bahwa biaya hotel peserta merupakan tanggung jawab Pemko Medan, padahal hingga saat ini tidak pernah ditunjukkan dasar resmi yang menyatakan hal tersebut,” ujar Amiruddin, Rabu (3/6/2026).

Ia mempertanyakan dasar hukum maupun administrasi yang digunakan PSSI Sumut dan panitia lokal jika memang menganggap biaya akomodasi peserta menjadi kewajiban pemerintah daerah.

“Sampai hari ini publik tidak pernah diperlihatkan dokumen yang menunjukkan adanya komitmen resmi Pemko Medan untuk membiayai hotel seluruh peserta. Tidak ada keputusan anggaran, tidak ada nota kesepahaman yang dipublikasikan, dan tidak ada surat pernyataan resmi yang menyebutkan hal itu,” katanya.

Amiruddin menegaskan, dalam logika yang sehat seseorang tidak dapat dituding ingkar janji terhadap komitmen yang tidak pernah dibuat.

Karena itu, ia menilai tudingan terhadap Wali Kota Medan tidak memiliki dasar yang kuat apabila memang tidak pernah ada kesepakatan resmi terkait pembiayaan akomodasi peserta.

Lebih lanjut, Amiruddin menyoroti munculnya narasi yang menggambarkan seolah-olah PSSI Sumut dan panitia lokal menjadi pihak yang “menyelamatkan” turnamen akibat Pemko Medan tidak bersedia menanggung biaya hotel peserta.

Menurutnya, narasi tersebut justru berpotensi mengalihkan perhatian publik dari persoalan utama, yakni perencanaan dan penganggaran penyelenggaraan turnamen.

“Jika akomodasi peserta merupakan kebutuhan mendasar dalam sebuah turnamen internasional, mengapa persoalan itu baru menjadi polemik menjelang atau saat pelaksanaan? Bukankah aspek tersebut seharusnya menjadi salah satu komponen pertama yang dipastikan oleh penyelenggara?” ujarnya.

Ia menilai jika kebutuhan dasar peserta tidak dapat dipastikan sejak awal, maka yang patut dievaluasi adalah kapasitas perencanaan penyelenggara, bukan komitmen pemerintah daerah yang sejak awal tidak pernah ditetapkan sebagai penanggung jawab biaya tersebut.
Amiruddin juga mengingatkan bahwa dukungan pemerintah daerah tidak dapat diartikan sebagai pengalihan seluruh tanggung jawab penyelenggaraan kepada pemerintah daerah.

“Dukungan bukan berarti pengalihan kewajiban. Membantu bukan berarti wajib membayar. Menjadi tuan rumah bukan berarti harus menanggung seluruh biaya kegiatan yang dimiliki dan dikelola organisasi lain,” tegas Ketua DPRD Medan periode 2009-2014.

Ia menilai tudingan terhadap Rico Waas semakin tidak tepat mengingat Pemko Medan telah memberikan berbagai bentuk dukungan untuk menyukseskan turnamen tersebut.

Mulai dari persiapan Stadion Teladan sebagai venue pertandingan, pembenahan fasilitas pendukung, koordinasi lintas instansi hingga pengerahan berbagai sumber daya pemerintah daerah.

“Alih-alih mengapresiasi dukungan tersebut, justru muncul tudingan ketika terjadi persoalan yang semestinya menjadi bagian dari tanggung jawab penyelenggara. Sikap seperti ini tidak sehat bagi perkembangan sepak bola nasional,” katanya.

Amiruddin meminta PSSI Sumut dan panitia lokal menjadikan polemik tersebut sebagai bahan introspeksi dan evaluasi menyeluruh, bukan sebagai panggung untuk membangun opini yang menyudutkan pihak lain.

Ia menekankan pentingnya transparansi kepada publik, terutama terkait pembagian tanggung jawab, mekanisme pengambilan keputusan, hingga skema pembiayaan dalam penyelenggaraan turnamen internasional.

“Jika ada kekurangan dalam perencanaan akomodasi, akui dan perbaiki. Jika terjadi miskomunikasi, jelaskan secara terbuka. Jika ada perbedaan persepsi mengenai pembiayaan, buka seluruh dokumen dan kesepakatan kepada publik. Transparansi jauh lebih terhormat daripada membangun opini,” ujarnya.

Menurut Amiruddin, momentum ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 seharusnya dimanfaatkan untuk membangun tradisi tata kelola sepak bola yang lebih profesional di Sumatera Utara, mulai dari perencanaan anggaran, manajemen risiko, komunikasi publik hingga akuntabilitas organisasi.

“Kemajuan sepak bola tidak pernah lahir dari budaya saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengakui kekurangan dan kesungguhan untuk memperbaikinya,” pungkasnya. *

Night Race Perdana Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, Sambangi Kalimantan Barat

June 3, 2026 by  
Filed under Olahraga

Kejuaraan balap Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge kembali digelar, tahun ini dibuka di wilayah Kalimantan Barat yang rutin masuk kalender ajang tersebut. Pada tahun ke-5 penyelenggaraannya ini, seri pertama diadakan di sirkuit GOR Patih Gumantar, Kabupaten Landak 30-31 Mei 2026. Serunya lagi, ada night race enduro yang akan diadakan pertama kali di gelaran Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge ini, membuat para pecinta motor trail Yamaha makin betah menyaksikan langsung keseruan acara ini.

Dalam 3 tahun terakhir, Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge reguler mengambil lokasi di Kalimantan Barat mulai dari area Sanggau (2023), Sintang (2024), Sambas (2025) dan tahun 2026 ini di Kabupaten Landak. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bekerjasama dengan Main Dealer Yamaha PT Aneka Makmur Sejahtera mengajak masyarakat untuk menikmati semua aktivitas pada event tersebut.

”Penggemar balap enduro telah menantikan perhelatan Yamaha One Make Race ini yang rutin diadakan. Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge semakin populer dan kami terus menghadirkan hal-hal baru yang membuat kompetisi dan kegiatan lainnya selalu atraktif. Antusiasme tinggi selalu ditunjukkan sebagai respon terhadap kemeriahan gelaran akbar itu. Kali ini seri perdana di 2026 menyambangi Kalimantan Barat, wilayah yang memiliki banyak pecinta WR155R dan YZ Series serta merupakan basis komunitas motor trail unggulan Yamaha tersebut. Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge memiliki daya tarik istimewa yang menyedot minat publik Kalimantan Barat buat ambil bagian. Mereka hadir langsung di venue, ingin merasakan atmosfer race dan keramaian agenda hiburan lainnya. Akhir pekan ini pun akan terasa berbeda, menghabiskan waktu fun bersama Yamaha,” ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge melombakan 8 kelas yaitu YEC 1 (WR155R Professional), YEC 2 (WR155R Advance), YEC 3 (WR155R Com A), YEC 4 (WR155R Com B), YEC 5 (WR155R Hobby), YEC 6 (YZ Series Open), YEC 7 (WR155R Women), YEC 8 (WR155R Local). Agenda terbaru tahun ini, khusus untuk tiga kelas YEC 1 (WR155R Professional), YEC 2 (WR155R Advance), YEC 6 (YZ Series Open) dikompetisikan race 1 di hari Sabtu. Juara umum dari tiga kelas itu mendapatkan golden ticket untuk mengikuti seri 2 Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge di Jawa Timur September nanti.

Inovasi teranyar juga dilakukan dengan menggelar night race enduro dimana kelas YEC 1 (WR155R Professional) dan YEC 6 (YZ Series Open) dilaksanakan di malam hari. Ini akan menjadi suguhan menarik buat fans yang menonton rangkaian gelaran balapan ini.

Exhibition & Promo
Di event Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge ini, para pengunjung dapat mengunjungi exhibition booth produk dan sponsor, juga diadakan aktivitas entertainment, sunmori, service, doorprize, pensi SMA/SMK, Bazaar UMKM, Zumba party, lomba mewarnai, kontes modifikasi, games tradisional, fun run 5K.
Selain itu, Main Dealer Yamaha PT Aneka Makmur Sejahtera mengadakan promosi menarik. Setiap pembelian motor Yamaha secara kredit mendapatkan diskon angsuran Rp 50.000/bulan untuk periode 24 Mei – 2 Juni 2026, dan spesial saat event Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge berlangsung mendapatkan tambahan hadiah elektronik.

Penyelenggaraan Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge didukung para sponsor SHELL, Yamalube, Kayaba, GS Astra, Pirelli, Ulti-X, IRC Tire, Yamaha Genuine Part (Handal Teknisinya Asli Sparepartnya), dan SKY (Service Kunjung Yamaha).

Wajib ditonton, para penggemar juga dapat menyaksikan secara langsung gegap gempita Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge melalui YouTube Yamaha Racing Indonesia !

Pemko Medan Bantah Adanya Komitmen Biayai Akomodasi Peserta AFF U-19

June 2, 2026 by  
Filed under Olahraga

Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman

MEDAN — Pemerintah Kota Medan membantah tegas tudingan tidak memenuhi komitmen pembiayaan akomodasi peserta ASEAN Boys Championship (AFF U-19) 2026. Pemko menegaskan sejak awal tidak pernah menyatakan kesediaan menanggung biaya akomodasi hotel bagi peserta turnamen sepak bola internasional tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman, mengatakan pembahasan yang melibatkan Pemko Medan sejak awal hanya terkait penyediaan dan pembenahan fasilitas lapangan serta stadion yang akan digunakan selama pelaksanaan kejuaraan.

“Sejak awal tidak pernah ada komitmen dari Pemko Medan untuk menanggung biaya akomodasi hotel maupun penginapan lainnya bagi peserta AFF. Tidak pernah dibahas. Yang diminta kepada kami hanya pembenahan lapangan dan stadion,” ujar Wiriya kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, dalam pertemuan yang berlangsung pada Maret 2026, Pemko Medan hanya diminta menyiapkan beberapa fasilitas olahraga milik pemerintah daerah, yakni Stadion Teladan, Stadion Kebun Bunga dan Lapangan Taman Cadika. Namun setelah dilakukan inspeksi oleh PSSI, sejumlah fasilitas tersebut dinilai belum memenuhi standar sehingga diminta dilakukan perbaikan.

Wiriya mengatakan, Lapangan Kebun Bunga dan Taman Cadika hanya dipersiapkan sebagai lokasi latihan peserta AFF U-19. Sementara Stadion Teladan direncanakan menjadi venue pertandingan meski hingga kini masih dalam proses renovasi.

“Kontrak pekerjaan Stadion Teladan baru selesai September 2026. Dari awal PSSI sudah mengetahui stadion ini masih dalam tahap pengerjaan melalui proyek APBN dan APBD. Namun Pemko tetap berupaya maksimal mendukung pelaksanaan AFF dengan membenahi fasilitas yang diperlukan seperti kamar mandi, ruang ganti pemain dan ruang ofisial,” katanya.

Bahkan, lanjut Wiriya, Pemko Medan turut menggelar gotong royong di area stadion meski secara teknis tanggung jawab proyek masih berada di tangan kontraktor karena pekerjaan belum diserahterimakan.

Ia mengungkapkan, surat permintaan dukungan pembiayaan dari PSSI baru diterima Pemko Medan pada 24 Mei 2026 atau sekitar sepekan lalu. Pemko pun menilai permintaan tersebut tidak memiliki dasar regulasi yang memungkinkan penggunaan anggaran daerah.

“Tiba-tiba datang surat meminta pembiayaan. Kami melihat tidak ada ketentuan atau aturan yang dapat mengakomodasi permintaan tersebut. Anggaran juga tidak tersedia untuk itu, sehingga tidak bisa dipenuhi,” tegasnya.

PSSI Bertanggung Jawab Penuh
Wiriya menegaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pekan Keolahragaan, penyelenggaraan kejuaraan olahraga internasional menjadi tanggung jawab induk organisasi cabang olahraga bersangkutan.

“Dalam hal ini penyelenggaranya jelas PSSI. Bahkan ada surat dari Sekretaris Jenderal Kemenpora kepada PSSI tertanggal 29 April 2026 terkait penyelenggaraan AFF. Jadi penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah merupakan kewenangan dan tanggung jawab PSSI bersama federasi sepak bola terkait,” ujarnya.

Karena itu, Pemko Medan menilai tidak tepat apabila biaya akomodasi peserta dibebankan kepada pemerintah daerah melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Bahwa penggunaan dana BTT sebagaimana diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah tidak dapat diterapkan untuk pembiayaan akomodasi peserta AFF U-19.

“Jangan kemudian tiba-tiba meminta menggunakan dana BTT. Tidak bisa seperti itu. Pemda hanya membantu penyediaan fasilitas stadion dan lapangan,” katanya.

Usaha memperjelas persoalan tersebut, Pemko Medan telah mengirim surat kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 26 Mei 2026 guna meminta pendapat dan penjelasan terkait permintaan dukungan pembiayaan yang disampaikan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Kami tahu secara aturan tidak boleh membiayai itu. Selain itu, dari awal memang tidak pernah ada pembicaraan atau komitmen terkait pembiayaan akomodasi. Yang diminta hanya dukungan fasilitas stadion dan lapangan,” katanya.

Sebelumnya, persoalan akomodasi peserta ASEAN Boys Championship 2026 mencuat setelah sejumlah tim peserta dikabarkan mengalami kendala pembayaran hotel.
Salah seorang panitia pelaksana ASEAN Boys Championship, Muhammad Fauzi, mengaku kecewa karena Pemko Medan dinilai tidak memenuhi komitmen terkait pembiayaan akomodasi peserta.

“Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang datang untuk bertanding justru harus dipusingkan dengan persoalan hotel,” ujar Fauzi.

Ia menyebut Timor Leste telah meninggalkan Grand Mercure Medan akibat persoalan pembayaran hotel. Sementara tim Filipina juga disebut terancam mengalami kondisi serupa.

Menurut Fauzi, sebelumnya terdapat komitmen bahwa biaya akomodasi peserta akan ditanggung. Karena itu, kondisi yang terjadi saat ini dinilai berpotensi mencoreng nama Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan internasional.

“Event ini membawa nama Indonesia di level internasional. Jika persoalan ini tidak segera diselesaikan, tentu akan berdampak pada citra penyelenggaraan turnamen,” katanya. *

Training Camp di Italia, Arai Agaska Incar Poin Lagi di World Sportbike Aragon

May 29, 2026 by  
Filed under Olahraga

Menjelang seri 4 World Sportbike yang digelar di sirkuit Aragon Spanyol 29-31 Mei 2026, Arai Agaska telah melakukan persiapan makin matang. Rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu menjalani training camp di Italia sepekan lamanya yang diharapkan mendukung performanya lebih mumpuni.

Keberhasilan meraih poin perdana di World Sportbike pada putaran sebelumnya di Autodrom Most Republik Ceko menambah motivasi. Dia ingin mempertajam performa di Aragon, sirkuit yang pernah dijajalnya saat berkompetisi di R3 BLU CRU World Cup 2025. Sukses menembus 10 besar dua race, Arai Agaska belajar dari experience tersebut sebagai modal penting menghadapi World Sportbike Aragon.

Selain itu, pengembangan Yamaha R7 yang terus dilakukan serta perubahan regulasi terkait RPM dan penurunan bobot motor turut mendongkrak penampilan Arai Agaska di World Sportbike. ”Saya akan berjuang memperoleh poin lagi di Aragon, untuk itu mempersiapkan semua faktor yang mendukung pencapaian target itu telah dilakukan. Termasuk training camp di Italia bersama tim ProGP NitiRacing, ini sangat membantu saya belajar teknis dan makin mengenal karakter motor Yamaha R7. Saya optimis bisa balapan lebih baik di Aragon, sirkuit yang pernah saya rasakan waktu race R3 BLU CRU World Cup. Mudah-mudahan hasil yang saya dapatkan nanti sesuai target yang diinginkan,” ungkap Arai Agaska.

Dari 3 seri yang sudah berlangsung, rider asal Nusa Tenggara Barat itu mengambil 1 poin dan sementara berada di peringkat 27 klasemen. Musim perdana di World Sportbike menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan karir balapnya. Arai Agaska terpacu untuk senantiasa mengasah skill dan menimba ilmu yang bermanfaat meningkatkan tampilan di lintasan sirkuit.

”Kami terus melakukan pembenahan yang dibutuhkan Arai Agaska agar penampilannya lebih optimal di World Sportbike. Perbaikan di Autodrom Most kami harapkan berlanjut di Aragon, sehingga pemulihan ini berdampak positif baginya menghasilkan poin lagi. Dengan begitu, selalu ada kemajuan yang terealisasikan dari upaya yang dilakukan bersama tim di ajang World Sportbike ini,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Jadwal Seri 4 World Sportbike, Aragon Spanyol
Jumat 29 Mei
Free Practice : 16:35 – 17:00 WIB
Superpole : 21:00 – 21:25 WIB
Sabtu 30 Mei
Race 1 : 20:15 WIB
Minggu 31 Mei
Race 2 : 18:00 WIB

Impresif di Spanyol, Aldi Satya Mahendra Ingin Bersinar di World Supersport Aragon

May 28, 2026 by  
Filed under Olahraga

Optimisme menyelimuti Aldi Satya Mahendra menghadapi lanjutan World Supersport yang telah memasuki seri 6 akhir pekan ini, 29-31 Mei 2026 di sirkuit Aragon Spanyol. Rentetan hasil positif mendulang poin bahkan hampir podium lagi di Autodrom Most Republik Ceko, membuktikan kapasitasnya dalam persaingan ketat di kejuaraan dunia tersebut.

El’ Dablek memiliki catatan meyakinkan jika berlaga di Spanyol. Pertama kali balapan di negeri Matador itu saat tampil sebagai wild card rider di World Supersport 300 Catalunya tahun 2022 dengan hasil masuk 10 besar posisi 7 dan 8 dua race. Berikutnya, dia juga merebut podium di trek Catalunya ketika berkompetisi di R3 BLU CRU World Cup 2023. Lalu dalam perjalanan mencetak sejarah sebagai juara dunia World Supersport 300 tahun 2024, dia selalu naik podium di Catalunya, Aragon dan seri terakhir Jerez yang sekaligus memastikan predikat kampiun. Di World Supersport 2025 Aldi Satya Mahendra absen dari dua seri Spanyol karena dilanda cedera.

Tahun ini rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu ingin menorehkan pencapaian apik lagi dalam pertarungan di putaran 6 World Supersport Aragon. ”Balapan di Spanyol selalu menantang dan menyenangkan. Saya sudah sering race di sana yang memberikan banyak pengalaman juga prestasi juara dunia. Karenanya saya berharap di Aragon kali ini bisa mendapatkan poin lagi dengan mempertahankan ada di 5 besar hasil race,” ungkap Aldi Satya Mahendra.

Rider AS BLU CRU Racing Team itu bertekad menjaga konsistensi merebut poin dalam 3 round terakhir. Performanya sudah teruji berkelas dunia dimana dari 5 putaran yang sudah dijalani, hanya satu seri tidak berbuah poin. Di klasemen sementara dia berada di peringkat 12 mengumpulkan 54 poin.

”Selalu istimewa rasanya ketika tampil di Spanyol, negeri tempat Aldi Satya Mahendra mendapatkan pembelajaran melimpah tentang balapan dunia. Kami juga memilih Spanyol sebagai tempat dia stay sementara agar cepat beradaptasi dengan atmosfer kejuaraan dunia dan latihan fisik maupun practice di sirkuit. Kerjasama yang solid dengan para kru tim yang berasal dari negara itu juga mendukungnya mendapatkan hasil mumpuni. Datang lagi di Aragon, semoga menuai perolehan memuaskan seperti yang pernah didapatkannya di sana,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Jadwal Seri 6 World Supersport, Aragon Spanyol

Jumat 29 Mei

Free Practice : 14:40 – 15:20 WIB

Superpole : 18:55 – 19:35 WIB

Sabtu 30 Mei

Race 1 : 17:30 WIB

Minggu 31 Mei

Race 2 : 19:00 WIB

Next Page »

  • vb