BAZNAS Kaltim Targetkan Pengumpulan ZIS Rp25 Miliar

March 17, 2026 by  
Filed under Berita

Share this news

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, mengatakan pengumpulan dana zakat yang dikelola lembaganya terus meningkat sejak awal masa kepengurusan tahun 2022. Ia menyebutkan, capaian pengumpulan dana yang semula berada di angka Rp6,7 miliar terus bertambah menjadi Rp8,6 miliar, kemudian Rp14,6 miliar, Rp16,4 miliar, hingga mencapai Rp20,5 miliar pada tahun 2025.

Ia berharap pada tahun terakhir masa tugas kepengurusan saat ini, pengumpulan dana ZIS dapat mencapai Rp25 miliar. Target tersebut juga dinilai realistis agar melampaui target nasional sebesar Rp22,5 miliar bagi Kalimantan Timur.

“Kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus tumbuh dari tahun ke tahun. Awalnya memang tidak mudah, tetapi berkat kerja sama semua pihak, termasuk wartawan, masyarakat kini semakin yakin menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ujarnya pada acara buka puasa bersama keluarga besar BAZNAS Kaltim dan insan pers Samarinda di Harris Hotel Samarinda, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian capaian pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, unsur pimpinan daerah, hingga peran media yang selama ini aktif menyebarluaskan program-program BAZNAS kepada masyarakat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menekankan pentingnya peran media agar memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata kelola dana filantropi Islam. Ia menjelaskan, laporan keuangan zakat memiliki standar khusus berbasis PSAK 409 sehingga tidak dapat dibaca secara parsial.

“Laporan keuangan filantropi harus dibaca utuh, mulai dari laporan aktivitas, arus kas, neraca, hingga distribusinya. Kalau dibaca setengah-setengah, bisa menimbulkan salah tafsir,” katanya.

Dirinya mengungkapkan, hingga 15 Maret 2026, pengumpulan dana ZIS BAZNAS Kaltim telah mencapai Rp4.976.765.976. Sementara pendistribusian dana tercatat sebesar Rp5,7 miliar, sehingga secara nominal distribusi lebih besar dibanding pengumpulan periode berjalan.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat ditutupi dari saldo akhir tahun sebelumnya, termasuk pengelolaan dana infak yang menopang kebutuhan operasional distribusi ketika dana zakat mengalami defisit.

Pada momentum Ramadan tahun ini, BAZNAS Kaltim juga menyalurkan 5.000 paket Program Ramadan Bahagia senilai Rp600 ribu per paket atau setara Rp3 miliar. Untuk memenuhi kebutuhan distribusi awal tahun, BAZNAS bahkan melakukan kerja sama pembayaran bertahap dengan sejumlah penyedia bahan pokok.

Ia menegaskan, tata kelola keuangan BAZNAS Kaltim pada 2025 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan menjadi salah satu yang tercepat terbit di Indonesia, yakni pada 15 Januari 2026.

Dirinya juga memastikan kegiatan buka puasa bersama yang digelar tidak menggunakan dana zakat, melainkan berasal dari pos operasional lembaga yang bersumber dari APBD dan hak amil.

“Kami sangat berhati-hati dalam penggunaan dana zakat. Semua bisa dikonfirmasi, termasuk melalui Satuan Audit Internal BAZNAS,” tegasnya. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1641081
    Users Today : 3443
    Users Yesterday : 4138
    This Year : 577591
    Total Users : 1641081
    Total views : 14032768
    Who's Online : 47
    Your IP Address : 216.73.216.27
    Server Time : 2026-04-12