ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Camat Loa Janan Dorong DPRD Kukar Bahas Longsor di Desa Batuah

March 29, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Share this news

TENGGARONG – Bencana longsor yang terjadi di kilometer 19, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas penyebab serta langkah mitigasi terhadap peristiwa tersebut.

Camat Loa Janan, Hery Rusnadi

Hery menekankan, kejadian longsor ini bukan sekadar dampak dari faktor alam, tetapi juga perlu dikaji lebih lanjut terkait aktivitas yang mungkin memperparah kondisi tanah di wilayah tersebut. Ia berharap RDP bisa menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat, perusahaan tambang, dan dinas teknis.

“Hal ini agar solusi yang diambil benar-benar menyeluruh dan dapat diterapkan secara efektif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil dari pertemuan ini nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah konkret, baik dalam bentuk regulasi maupun tindakan pencegahan, seperti pembangunan infrastruktur penunjang.

Dikatakan, beberapa tahun terakhir wilayah Loa Janan kerap mengalami longsor, terutama saat musim hujan. Oleh sebab itu, diperlukan upaya jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang. Hery menegaskan, koordinasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting agar setiap kebijakan yang diambil bisa memberikan manfaat optimal bagi semua pihak.

“Dengan adanya kesepakatan bersama, kami berharap bisa menemukan solusi yang tidak hanya menangani dampak longsor, tetapi juga mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tutupnya. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.