ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Wakil Gubernur Kaltim Kecewa Kondisi Jalan Kukar-Kubar

March 30, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

Share this news

SAMARINDA – Sepulang melaksanakan Safari Ramadan di Melak, Kutai Barat, Wakil Gubernur (Wagub) Seno Aji kembali ke Samarinda melalui jalur darat. Wagub sekaligus ingin melihat kondisi terkini secara langsung jalur transportasi dari Barong Tongkok di Kutai Barat (Kubar) hingga Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

Wagub Seno sangat kecewa, sebab kondisi jalan banyak berlubang, namun pemerintah pusat hanya melakukan kegiatan rutin pemeliharaan jalan, bukan peningkatan jalan.

“Setiap tahun rusak, cuma dibeginikan. Rusak ditambal, rusak ditambal. Tidak ada peningkatan. Aspal rusak hanya kembali diaspal,” kritik Wagub saat turun dan menyaksikan langsung kerusakan jalan di kawasan Kecamatan Bongan, Kutai Barat.

Menurut Wagub, Indonesia sudah merdeka berpuluh-puluh tahun, tapi warga di jalur Kukar – Kubar merasakan seperti belum merdeka.

Penanganan jalan di sekitar Kecamatan Bongan terutama, hanya dilakukan tambal sulam. Tidak ada peningkatan jalan.

“Tolong ditingkatkan, jangan cuma ditambal sulam. Percuma kalau begini terus. Saya akan protes ke Presiden. Saya akan kirim surat ke Presiden,” keluh Wagub Seno lagi.

Wagub memperkirakan sudah ratusan miliar, bahkan triliunan dana dikucurkan pusat. Tapi jalan berkualitas, hanya sedikit yang bisa dilalui.

“Jangan cuma di aspal, besoknya rusak lagi. Tingkatkan jadi cor,” pinta Wagub Seno kepada petugas BBPJN, unit kerja di bawah Kementerian PUPR.

Kondisi rusak parah di jalur Kukar-Kubar dalam laporan BBPJN disebutkan nol persen. Menurut Wagub, itulah yang kemudian menjadi pemicu pusat hanya memberikan paket kegiatan pemeliharaan setiap tahun, bukan peningkatan menjadi cor atau  semen.

Wagub menegaskan jalur ini perlu perhatikan khusus pemerintah pusat. Bukan sekadar pemeliharaan.

“Ini 100 km cuma Rp15 miliar. Kita mau kemantapan jalan itu benar-benar mantap. Kita mau cor semua,” tekan Wagub lagi.

“Kalau cuma tambal sulam, sampai kiamat pun Kaltim akan begini terus. Kita mau peningkatan. Kita mau dicor semua,” kritik Wagub.

Bahkan dengan tinggi Seno mengatakan, jika untuk jalan sepanjang 80 km, 72 km dan 111 km pemerintah pusat hanya menyiapkan Rp7 miliar atau Rp9 miliar sebaiknya tidak usah dikerjakan pusat.

“Kalau cuma Rp7 miliar, Kaltim mampu, tidak usah BBPJN. Tapi kita minta tolong jalan nasional ini standarnya juga nasional. Jangan cuma kelas C dipakai di sini,” kesal Wagub lagi.

Dengan kondisi jalan rusak parah, yang disalahkan berikutnya truk kelapa sawit dan masyarakat.

Wagub minta agar pusat  memerhatikan ruas jalan nasional ini. “Kita perlu peningkatan, bukan hanya tambal sulam,” tandasnya.

Berdasarkan laporan staf BBPJN, ruas jalan Kukar-Kubar terbagi dalam empat segmen. Segmen A Ruas Jalan Loa Janan – Batas Kota Tenggarong – Simpang 4 Senoni – Simpang 3 Kota Bangun.

DIPA 2025 sebesar Rp30,9 miliar, namun anggapan yang bisa digunakan (buka blokir) hanya Rp9,4 miliar. Panjang ruas jalan 80 km.

Segmen B Ruas Jalan Kota Bangun – Muara Leka – Muara Muntai. DIPA 2025 sebesar Rp39,9 miliar, namun. anggaran buka blokir hanya Rp7,6 miliar dengan ruas jalan sepanjang  72,10 km. Ruas jalan ini terparah dibanding segmen yang lain.

Segmen C Ruas Jalan Muara Muntai – Nayan – Simpang Blusuh. DIPA  sebesar Rp90,1 miliar dan anggaran yang bisa digunakan hanya sebesar Rp15 miliar. Panjang ruas jalan 111,3 km.

Segmen D Ruas Jalan Simpang Blusuh – Simpang 3 Damai –  Barong Tongkok – Mentiwan (Sendawar) – Tering – Batas Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Ruas Barong Tongkok – Mentiwan dengan proyek multiyears 2025-2027 sebesar Rp225 miliar dan DIPA 2025 sebesar Rp30,9 miliar. Panjang ruas 64 km.

Ruas Barong Tongkok – Batas Mahulu  single years contract DIPA 2025 Rp4,6 miliar dan DIPA buka blokir sebesar Rp4,4 miliar. Panjang ruas 37,18 km.

Proyek-proyek itu sebagian besar adalah pemeliharaan rutin dan rehan minor, mayor dan hanya sedikit rekonstruksi atau peningkatan jalan. (sam)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.