Anggota DPRD Kaltim Dorong Gerakan Kolektif Tangkal Narkoba di Samarinda

July 27, 2025 by  
Filed under DPRD Kaltim

Share this news

SAMARINDA – Seruan kuat untuk melawan peredaran narkoba di Kota Samarinda kembali mencuat, kali ini dari Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin. Ia menegaskan pentingnya tindakan nyata dan kerja kolektif seluruh elemen masyarakat agar menghadapi ancaman narkotika yang kian mengkhawatirkan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin

Dirinya menilai, penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi muda. Ia menekankan perlunya penindakan yang cepat dan tegas dari aparat penegak hukum, tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan narkotika.

“Kalau sudah menyangkut anak-anak dan masa depan bangsa, maka kita tidak bisa lagi main aman. Ini waktunya bertindak nyata,” ujar Fuad, Sabtu (26/7/2025).

Kawasan padat penduduk disebut sebagai wilayah yang paling rawan terhadap penyebaran narkoba. Ia mendorong agar pengawasan di daerah seperti ini diperketat, tidak hanya aparat, tetapi juga masyarakat sebagai garda terdepan pengawasan sosial.

Isu dugaan keberadaan “loket narkoba” di kawasan Samarinda Pelabuhan Lama (SPL) yang sempat viral turut menjadi perhatian. Meski telah dibantah warga setempat, ia melihat polemik ini sebagai bukti pentingnya peran masyarakat memutus rantai peredaran narkoba dan menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan.

“Penolakan warga SPL terhadap narkoba menjadi bukti bahwa masyarakat tidak tinggal diam. Mereka ingin lingkungannya bersih dan aman,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada pihak kelurahan, tokoh masyarakat, dan para ketua RT di SPL yang telah aktif melakukan pendataan warga, pengawasan lingkungan, dan sosialisasi bahaya narkoba. Ia menyebut pendekatan berbasis komunitas seperti ini sebagai model yang layak diterapkan di wilayah lain.

Dirinya mengingatkan peran serta masyarakat harus dibarengi dengan langkah hukum yang nyata agar memberikan efek jera kepada pelaku.

“Tanpa penindakan langsung, pesan-pesan pencegahan hanya akan jadi slogan kosong. Kita butuh ketegasan di lapangan,” tegas Fuad.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan organisasi sosial, agar membentengi anak-anak dari pengaruh buruk narkoba.

“Pencegahan harus dimulai dari rumah dan lingkungan sekitar. Ini bukan sekadar tugas polisi atau BNN, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk bersatu dan membangun komitmen bersama agar Samarinda menjadi kota yang tangguh dan bebas dari narkoba.

“Kita harus bergerak bersama. Jika seluruh elemen serius mengambil peran, Samarinda bisa menjadi kota yang bebas dari narkoba,” pungkasnya. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1101139
    Users Today : 1937
    Users Yesterday : 4121
    This Year : 37649
    Total Users : 1101139
    Total views : 10779165
    Who's Online : 60
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-09