Jaja’ Gratis Habis Diserbu Warga
RATUSAN warga tampak berderet di sepanjang tepian sungai jl S Parman antara Jembatan Bongkok sampai Jembatan Besi Tenggarong. Lukman, salah seorang warga Loa Kulu yang ambil bagian diantara kerumunan warga tersebut mengaku ingin ikut merasakan bagaimana rasanya mengambil aneka Jaja (Kue) Khas Kutai yang disuguhkan diatas gubang (perahu) dalam rangka memeriahkan Erau itu.“Saya baca di koran kalau disini ada bagi-bagi jaja gratis diatas Gubang, makanya saya kesini ingin ikut juga bagaimana rasanya berebut jaja. Kebetulan pas saya lagi off (libur kerja.red),” ujar Lukman yang bekerja di salah satu perusahaan pelayaran itu dalam bahasa Kutai, saat ditemui diantara kerumunan warga yang menunggu gubang pembawa jaja tersebut sekitar pukul 09.20 wita.

Warga memenuhi tepian sungai tempat diadakannya Pekan Jaja Gratis diatas Gubang. Bahkan ada yang rela turun kesungai demi mendapatkan jaja tersebut, jaja pun ludes dalam lima menit. (foto:Heru)
Sepuluh menit kemudian, lima belas gubang yang membawa jaja dengan dua orang pria dan wanita memakai baju khas masyarakat Kutai mulai tiba di sekitar lokasi kerumunan warga. Warga lainnya pun yang sebelumnya duduk dipinggir jalan tampak merangsek ke tepian sungai, tujuannya tak lain untuk mendapatkan jaja gratis tersebut.
Gubang pun merapat, suasana semakin riuh saat mereka berteriak-teriak meminta jaja sambil menunjuk kearah Lewang (baki) yang berisi jaja. Bahkan ada yang tak sabar langsung terjun ke sungai untuk mengambil sendiri Jaja tersebut.
Tak pelak, hal tersebut membuat aneka Jaja dalam lima belas gubang tersebut habis pada pukul 09.35 wita. Berarti hanya lima menit Jaja tersebut ludes.
Lukman tampak tersenyum saat berhasil mengumpulkan lima potong jaja dengan jenis yang berbeda, yaitu Kelepon, Serabai, Kekicak, Pepare dan Wajik.
“Seru, Alhamdulillah dapat lima Jaja nih…,” ujar pria berambut pendek itu saat menghampiri dua anaknya yang duduk bersama isterinya seraya menyerahkan Jaja tersebut.
Panitia acara tersebut yang juga Kabid Pengembangan Seni Disbudpar Kukar Hamsi Hamzah mengatakan bahwapekan Jaja Gratis diatas Gubang tersebut berakhir hari ini (1/8).
“Jadi masih ada kesempatan sekali lagi (hari ini) untuk mendapatkan Jaja gratis,” ujarnya
Dikatakannya, tujuan kegiatan tersebut yaitu untuk lebih mengingatkan kepada semua warga bahwa sejak jaman dahulu kehidupan masyarakat Kutai tak terlepas dari sungai Mahakam.
“Tujuannya selain untuk mengenang Kutai tempo dulu, juga untuk menampilkan dan memperkenalkan Jaja` khas Kutai kepada pengunjung sekaligus melestarikan jaja` tersebut,” papar Hamsi. (hmp03)
Respon Pembaca
Silahkan tulis komentar anda...