Kaltim Minta Prioritas Dapatkan Vaksin Covid-19

July 16, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

Share this news

Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Data perkembangan Covid-19 se Indonesia terus terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19, dimana provinsi Kaltim termasuk tertinggi secara nasional. Berbagai langkah menahan laju perkembangan virus yang konon berasal dari Wuhan China ini, dilakukan Pemprov Kalim termasuk diantaranya percepatan program vaksinasi massal. Namun Program vaksinasi ini terkendala dari sisi keterlambatan dropping pengiriman dari pusat.

Gubernur Kaltim Isran Noor pun meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), agar Provinsi Kaltim menjadi salah satu prioritas mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kita sudah mengusulkan, agar Kaltim menjadi prioritas mendapatkan kiriman vaksin. Karena, sesuai informasi perkembangan Covid-19 se Indonesia baru-baru ini, Kaltim termasuk tertinggi secara nasional. Sehingga perlu dukungan vaksin,” ujar Isran Noor di Balikpapan, Rabu (14/07/2021).

Lebih lanjut dikatakan, vaksin ini bertujuan mendukung daya tahan tubuh masyarakat. Sehingga kebal dari virus yang dimaksud. Sehingga, wabah ini akan segera berakhir.

“Dari prevalensi perkembangan penyebaran Covid-19. Kaltim termasuk tinggi secara nasional. Jadi, saya harap Kaltim menjadi prioritas mendapatkan vaksin,” tegasnya.

Menurut Isran, bagaimana daerah bisa mempercepat realisasi vaksinasi, sedangkan vaksinnya masih terbatas bahkan kurang.

Secara keseluruhan diakuinya, realisasi atau pelaksanaan vaksinasi kabupaten dan kota di Kaltim terbilang rendah, sebab terkendala ketersediaan dan pasokan vaksin dari pemerintah pusat.

Karenanya, Gubernur Kaltim meminta pemerintah pusat lebih memprioritaskan pasokan vaksin bagi Kaltim, terutama dalam percepatan penanggulangan penularan virus corona.

Selain itu, pasca ditetapkannya tiga daerah (Balikpapan, Berau dan Bontang) berstatus PPKM Darurat, maka selayaknya Kaltim menjadi daerah prioritas pasokan vaksin guna menekan penyebaran wabah Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Padilah Mante Runa mengakui di beberapa Kabupaten dan Kota ketersediaan vaksin mengalami kekosongan. Hal ini terjadi karena tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi disamping itu juga dikarenakan ada keterlambatan dropping pengiriman dari pusat.

“Kami berharap pada bulan Juli-Agustus ini ketersedian vaksin dapat kembali stabil, untuk itu masyarakat di harap bersabar” pintanya, Rabu (14/7/2021).

Sekarang ini sebutnya, sudah masuk fase tahap 3. Dimana tahap 1 untuk tenaga kesehatan, tahap 2 lansia dan pelayanan publik serta tahap 3 umum.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin kedua di Puskesmas khusunya dia meminta masyarakat untuk bersabar.

Vaksinanasi lanjutnya, membentuk kekebalan khusus dalam tubuh, tetapi kekebalan yang terbentuk tergantung dari masing-masing individu.

Setiap orang tidak sama reaksinya untuk kecepatan pembentukan antibody. Vaksinasi tidak menjamin seseorang itu tidak tertular suatu penyakit, tetapi mengurangi resiko terpapar.

“Vaksinasi bukan satu-satunya upaya dalam mengehentikan penularan, karena vaksinansi ini faktor kedua, sementara faktor pertama sebenaranya adalah protokol kesehatan 5M,” tutupnya

Jangan Kendor Untuk Sehat dan Terhindar dari Covid-19 yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) & 3T (Testing, Tracing, Treatment) & Vaksinasi. (*/hel)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1191075
    Users Today : 922
    Users Yesterday : 5852
    This Year : 127585
    Total Users : 1191075
    Total views : 11311864
    Who's Online : 47
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-24