Ribuan Relawan Padati Simpang Lembuswana, Warga Hentikan Aktivitas Hormati Merah Putih

August 17, 2025 by  
Filed under Berita

Share this news

SAMARINDA – Suasana di Simpang Lembuswana, Samarinda, Minggu (17/8/2025), benar-benar berbeda dari biasanya. Ribuan relawan memenuhi kawasan simpang jalan paling padat itu untuk melaksanakan apel penghormatan merah putih memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari pantauan vivaborneo.com, sejak pukul 09.30 Wita warga sudah mulai berkumpul. Jalanan yang biasanya dipenuhi kendaraan berubah menjadi lautan manusia berseragam relawan. Arus kendaraan masih tetap berjalan normal, namun perlahan padat karena banyak warga yang berhenti sejenak untuk menyaksikan persiapan apel.

Menjelang pukul 10.30 Wita, para peserta, khususnya para ketua satuan apel, dikumpulkan untuk briefing singkat di halaman Masjid Al Ma’ruf, tak jauh dari lokasi. Usai briefing, mereka kemudian bersiap menempati posisi masing-masing di simpang Lembuswana.

Tepat pukul 11.00 Wita, suara sirine dari mobil pemadam kebakaran dan kendaraan operasional relawan terdengar keras menggema, menandai dimulainya prosesi. Seluruh aktivitas kendaraan di sekitar simpang Lembuswana langsung dihentikan. Pengendara roda dua maupun roda empat, baik yang dekat maupun agak jauh dari simpangan, ikut berhenti.

Sebagian pengendara, baik roda dua maupun roda empat, turun dari kendaraannya dan berdiri tegak memberi penghormatan. Sementara itu, yang tetap berada di dalam kendaraan memilih hening, ikut larut dalam momen sakral tersebut.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta bersama warga yang berhenti di jalan, serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sang merah putih kemudian dikibarkan dengan penuh kehormatan di tengah simpang, diiringi derap langkah relawan yang sudah terlatih menjaga kekompakan.

Prosesi berlangsung singkat, sekitar 15 menit, namun penuh makna. Usai pengibaran, sirine kembali meraung, disambut gemuruh sorak sorai dari para relawan dan masyarakat.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, menyebut apel penghormatan merah putih di simpang Lembuswana ini telah menjadi tradisi tahunan sejak masa pandemi COVID-19.

Joko Iswanto bersykur tradisi ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak yang ikut setiap tahunnya. Tahun ini ada 95 satuan relawan yang terlibat, dengan dukungan penuh dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP.

“Jumlah peserta juga meningkat dari seribu orang pada tahun 2024, menjadi sekitar 1.500 orang pada tahun ini,” ungkapnya seusai apel dilaksanakn

Tradisi unik ini bukan hanya menjadi simbol kebersamaan para relawan Samarinda, tetapi juga menghadirkan momentum kebanggaan bagi masyarakat luas. Jalanan yang biasanya ramai dengan hiruk pikuk kendaraan, sejenak berubah menjadi ruang bersama untuk menghormati merah putih di hari kemerdekaan.

Seusai kegiatan, jalanan kembali lancar seperti sedia kala. Para relawan pun membubarkan diri dengan tertib. (lia)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1612335
    Users Today : 7135
    Users Yesterday : 4820
    This Year : 548845
    Total Users : 1612335
    Total views : 13832232
    Who's Online : 59
    Your IP Address : 216.73.216.54
    Server Time : 2026-04-06