Aksi Aliansi Mahakam di DPRD Kaltim Berakhir Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

September 2, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SAMARINDA – Aksi demonstrasi yang digelar gabungan mahasiswa dalam wadah Aliansi Mahakam di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (1/9/2025), berakhir ricuh. Ribuan massa yang sejak siang hari berorasi menyuarakan tuntutan akhirnya harus berhadapan dengan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi.

Ketegangan memuncak menjelang sore, tepatnya sekitar pukul 18.00 WITA. Saat itu, aparat kepolisian mulai memukul mundur massa aksi setelah situasi dinilai semakin tidak terkendali. Polisi menggunakan mobil water cannon menyemprotkan air ke arah kerumunan, disertai dengan tembakan gas air mata yang memaksa barisan mahasiswa mundur dari depan gedung dewan.

Meski sempat terjadi dorong-dorongan dan kepanikan akibat gas air mata, situasi tidak berlangsung lama. Massa aksi kemudian melakukan konsolidasi dan memilih untuk bernegosiasi dengan aparat. Pada pukul 19.10 WITA, dicapai kesepakatan antara mahasiswa dan polisi agar sama-sama mundur, sekaligus mengakhiri aksi.

Dalam suasana penuh emosional itu, para mahasiswa kemudian menyanyikan lagu Tanah Airku secara bersama-sama. Nyanyian tersebut menjadi penutup aksi yang sejak siang hingga malam berlangsung dengan dinamika tinggi. Usai menyanyikan lagu, mahasiswa perlahan meninggalkan lokasi, begitu pula dengan aparat kepolisian yang turut mengakhiri pengamanan.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat kericuhan. Aksi berakhir tanpa insiden yang menimbulkan jatuhnya korban, meski ketegangan sempat mewarnai jalannya demonstrasi.

Aksi Aliansi Mahakam ini sendiri digelar sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap sejumlah persoalan di Kalimantan Timur dan Nasional, termasuk isu lingkungan, tata kelola pertambangan, hingga kebijakan pemerintah daerah yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

Demonstrasi yang berlangsung sejak siang hari ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Samarinda dan sekitarnya. Mereka membawa sejumlah poster tuntutan serta melakukan orasi bergantian di depan Gedung DPRD Kaltim.

Meskipun berakhir dengan penggunaan gas air mata dan water cannon, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal isu-isu yang mereka suarakan. Sementara itu, aparat menyatakan aksi dapat dianggap selesai dengan tertib setelah kedua belah pihak sepakat mengakhiri kegiatan pada malam hari. (yud)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1106607
    Users Today : 2972
    Users Yesterday : 4433
    This Year : 43117
    Total Users : 1106607
    Total views : 10821871
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-10