Refleksi Akhir Tahun di Linimasa Gen Z

December 24, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

SAMARINDA – Menjelang pergantian tahun, linimasa media sosial dipenuhi unggahan reflektif. Mulai dari photo dump perjalanan selama setahun, rangkuman pencapaian akademik dan karier, hingga potongan momen sederhana yang dirangkai sebagai penanda waktu. Bagi banyak orang, terutama Gen Z, akhir tahun menjadi ruang untuk berhenti sejenak dan melihat kembali perjalanan yang telah dilalui.

Konten ringkasan akhir tahun ini kerap hadir dalam berbagai format kolase foto, video singkat dengan musik emosional, hingga catatan refleksi yang menyertai setiap unggahan. Tak jarang, unggahan tersebut menjadi cara seseorang mendokumentasikan proses hidup yang selama ini berjalan tanpa banyak disadari.

Alfi (24) seorang gen z yang mengikuti tren ini menuturkan, unggahan akhir tahun yang ia bagikan bukan semata untuk dilihat orang lain, melainkan sebagai pengingat personal.

“Kadang kita lupa sudah sejauh apa melangkah. Dengan merangkum satu tahun, aku jadi lebih menghargai proses yang sudah dijalani, meskipun tidak semuanya besar atau sempurna,” ujarnya.

Fenomena ini menunjukkan perubahan cara generasi muda memaknai pencapaian. Jika sebelumnya keberhasilan kerap diukur dari hasil besar, kini momen kecil seperti bertahan di masa sulit, belajar konsisten, atau berani mencoba hal baru juga mendapat tempat dalam narasi akhir tahun.

Namun, refleksi digital ini juga mengajak pengguna untuk lebih bijak dalam memaknai unggahan orang lain. Lisda (23), menyebut, setiap konten akhir tahun sejatinya hanya potongan cerita.

“Apa yang terlihat di media sosial itu bukan keseluruhan hidup seseorang. Semua orang punya fase jatuh yang tidak selalu dibagikan,” katanya.

Di tengah ramainya unggahan pencapaian, sebagian Gen Z memilih cara yang lebih sunyi dalam menutup tahun. Tidak sedikit yang menyimpan refleksi secara privat dalam jurnal, catatan digital, atau percakapan terbatas dengan orang terdekat.

Akhir tahun, dengan segala unggahan dan refleksinya, pada akhirnya kembali pada makna personal. Entah dibagikan ke ruang publik atau disimpan sendiri, momen ini menjadi pengingat setiap orang memiliki garis waktu yang berbeda. Merayakan proses, sekecil apa pun, menjadi cara sederhana untuk menghargai diri sebelum melangkah ke tahun yang baru. (intan)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1071309
    Users Today : 3726
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 7819
    Total Users : 1071309
    Total views : 10551588
    Who's Online : 53
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02