Sabri dan Linan Kurniahu

December 29, 2025 by  
Filed under Opini

Share this news

Catatan Rizal Effendi

DUA pengusaha senior Balikpapan menutup  tahun 2025 dengan kegiatan menarik. Mereka mengikuti program “Ngobrol Santai with Rhenald Kasali” di Rumah Perubahan (Jakarta Escafe) milik sang profesor di Jalan Mabes 2 No 5, Jatimurni, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (28/12).

Mereka adalah Dr Sabri Ramdani, pengusaha yang bergerak di bidang kapal penyeberangan (feri) dengan bendera PT Sadena Mitra Bahari (SMB). Sebelumnya dia juga bergerak di bidang farmasi dan pernah dipercaya menjadi pengurus Kadin dan dirut Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) milik Pemprov Kaltim.

Sabri alumnus Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI). Teman Prof Rhenald. Dulu juga aktivis kampus dan sering terlibat dalam berbagai aksi unjuk rasa. Satu angkatan juga dengan Prof Hermawan Sulistyo alias Prof Kiki, yang dikenal sebagai penasihat ahli Kapolri.

Seorang lagi, Linan Kurniahu, pemilik Blue Sky Hotel (BSH), yang juga sukses membuka usaha café dan lounge di berbagai tempat terutama bandara. Penampilan Linan sangat bersahaja. Tak suka terlalu menonjol, tapi dia sukses meneruskan usaha mendiang ayahnya, Linan Eko Putro (Om Soen) yang dirintis sejak 52 tahun silam dengan bendera PT Bumi Liputan Jaya (BLJ).

Sarapan dan minum kopi dulu di café Rumah Perubahan

Selain di Balikpapan, BSH juga ada di Jakarta. Salah satu hotelnya, Blue Sky Pandurata bekerjasama dengan Pemprov Kaltim. Lounge-nya hadir di semua bandara besar, dari Soekarno-Hatta sampai Sepinggan Balikpapan. Dia juga membuka restoran masakan Jepang, Ita Suki di Senayan City, Central Park, Cilandak Town Square, Casablanca sampai Alam Sutera.

Ingat Blue Sky, ingat juga roti mantaunya yang sangat terkenal dan nyaman. Pak Dahlan Iskan, wartawan hebat dan mantan menteri BUMN pernah bilang: “Roti mantau terenak di dunia adalah roti mantau olahan Blue Sky.” Apalagi dulu dipadu dengan daging payau yang empuk.

Cafenya dengan nama De Café selain di Balikpapan juga baru dibuka di Samarinda. Langsung laris dan didatangi begitu banyak konsumen. “Mau makanan enak dan tempat kongkow yang nyaman, ya tempatnya di De Café,” kata rekan saya, Zaenal Abidin dan Ibu Sri Asril.

Tadinya saya bersama Dr Agung Sakti Pribadi, direktur eksekutif Universitas Mulia (UM) Balikpapan akan ikut bergabung. Tapi Agung mendadak batal karena rapat evaluasi kampusnya belum selesai. Saya sendiri gagal terbang karena sulitnya mendapat tiket. Maklum lagi musim liburan sehingga penerbangan sangat padat.

Agung berniat mengundang Prof Rhenald untuk memberikan kuliah umum kepada ribuan mahasiswa UM. “Prof Rhenald sangat menginspirasi dengan program Rumah Perubahan dan karya buku-bukunya tentang manajemen yang sangat populer,” katanya bersemangat.

Rumah Perubahan adalah karya inspiratif dan sukses dari Prof Rhenald Kasali, yang dirintis sejak tahun 2007 bersama sang istri, Elisa Kasali. Guru besar FEUI ini terpanggil untuk melakukan perubahan nyata dengan memperbarui kesejahteraan masyarakat. Sekalian dia ingin menunjukkan buka cuma pintar teori, tapi bisa juga dalam praktiknya.

Dia membangun kawasan seluas 7 hektare yang didesain untuk kita berakrab ria dengan alam sekaligus menjadi tempat belajar untuk perubahan hidup lebih sejahtera. Prof Rhenald memberikan jasa pelatihan dan konsultasi manajemen perubahan atau transformasi di antaranya me  with Rhenald Kasali.”

“Rumah Perubahan saya dirikan untuk membentuk masyarakat berani menata hidup di hari esok, mempersiapkan diri menghadapi perubahan membaca tanda-tanda zaman dan membuat diri atau usahanya tetap relevan,” kata Prof Rhenald, ayah 2 anak yang sekarang berusia 65 tahun.

Rumah Perubahan juga disebut Jakarta Escafe, karena posisinya persis berada di perbatasan Jakarta. Jadi tempat ini juga didesain sebagnai wadah escape bagi orang-orang kota yang penat dengan keriuhan kota, yang penuh kesesakan.

SERU BINCANGNYA

Acara “Bincang Santai with Rhenald Kasali” berlangsung seru. Pesertanya sekitar 100 orang dari berbagai unsur. Ada pengusaha, manajer dan staf perusahaan, mahasiswa dan ibu rumah tangga. “Apa yang disampaikan Prof Rhenald selalu menarik dan menginspirasi, apalagi kita tinggal beberapa hari lagi memasuki tahun baru 2026 yang bakal penuh tantangan,” kata seorang peserta.

Prof Rhenald sempat memperkenalkan Dr Sabri dan Linan Kurniahu. Dia menyebut Sabri, apoteker yang sukses menjadi pengusaha kapal penyeberangan. Ketika Prof Rhenald mendukung pembebasan Ibu Ira Puspadewi, Dirut PT ASDP, Sabri sempat diwawancarainya untuk memberikan informasi seluk beluk usaha di kapal penyeberangan. Sabri sendiri punya 8 kapal feri, beroperasi di Balikpapan sampai Bali.

Waktu saya masih di media Kaltim Post, kita bikin acara di Gedung Biru untuk memotivasi pengusaha Balikpapan terutama para pemula untuk mampu bersaing. Edukasi seperti itu ternyata sangat penting saat ini, apalagi Balikpapan jadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Prof Rhenald menyebut Linan sebagai pengusaha legendaris dengan produk Blue Sky Hotel, sejumlah lounge di berbagai bandara, café dan resto termasuk juga roti mantaunya.

Linan sempat didaulat bicara. Menurut Linan, jadi pengusaha harus konsisten dan tidak gampang menyerah. Harus ulet dan jangan mudah patah semangat. Kegagalan sangat baik untuk memberi pelajaran dan evaluasi. Itu kita alami semua termasuk anak sendiri. “Saya juga pernah mengalami kegagalan,” jelasnya.

Menurut Prof Rhenald, dalam hidup dan berusaha kita jangan bertahan dengan kondisi yang ada. “Orang cepat bosan,  jadi kita harus sering melakukan perubahan,” tandasnya.

Dalam suasana yang santai dan segar, Prof Rhenald banyak memaparkan perkembangan bisnis dan ekonomi masa lalu, masa sekarang dan prospek di masa depan. Peserta bincang sangat puas, karena komunikasi dengan guru besar itu sangat nyaman dan penuh keakraban. Selamat  tinggal 2025 dan selamat memasuki tahun baru 2026.(*)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1070888
    Users Today : 3305
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 7398
    Total Users : 1070888
    Total views : 10546109
    Who's Online : 68
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02