ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Tutup Tahun, Jauhar Ingatkan Jajaran DPMPD Muhasabah Diri

December 31, 2019 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Share this news

SAMARINDA – Berlomba-lomba melakukan kebaikan seolah menjadi prinsip utama dilakukan jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim dibawah komando Moh Jauhar Efendi.

Jauhar memanfaatkan momen hari tutup tahun bukan untuk uporia, melainkan menggelar silaturahmi dan doa bersama segenap jajaran DPMPD Kaltim, di Loby Kantor DPMPD Kaltim, Selasa (31/12) pagi. Tentunya diakhiri dengan menyantap hidangan khas dengan menu Soto Banjar dan aneka buah-buahan.

Dia menilai sudah sepatutnya ajang tutup tahun menjadi momen melakukan muhasabah atau introspeksi diri terhadap yang telah diperbuat selama setahun.

“Makanya penting kita saling mengingatkan untuk melakukan muhasabah diri. Ini juga sesuai edaran Gubernur Kaltim, Isran Noor yang meminta segenap ASN dan masyarakat Kaltim melakukan kegiatan keagamaan seperti muhasabah diri dalam menyambut malam tahun baru 2020,” ujar Kepala DPMPD Kaltim, Moh Jauhar Efendi saat memberikan arahan.

Muhasabah dimaksud intinya mengingat-ingat kejelakan tahun ini sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan. Kemudian mempersiapkan atau melakukan ancang-ancang kebaikan tahun depan.

Dia berharap pada saatnya jajaran DPMPD menjadi insan terbaik dan mampu memberikan kinerja terbaik bagi organisasi mewujudkan Visi Pembangunan Kaltim. “Berani Untuk Kaltim yang Berdaulat” melalui rencana strategis DPMPD Kaltim 2019-2023 meningkatkan status 150 desa sangat tertinggal dan tertinggal menjadi status berkembang,maju, dan mandiri.

Disisi lain, Jauhar bekerjasama dengan Takmir Masjid Al Husna yang berlokasi di Kompleks Kantor DPMPD Kaltim untuk menggelar malam doa bersama dan bermuhasabah diri mengisi malam tutup tahun dan menyambut tahun baru.

“Jadi nanti sore, diawali sholat masjid berjamaah, dipandu Utadz kita akan melakukan muhasabah di Masjid Al-Husna,” sebutnya.

Dia berharap jajaran DPMPD bisa membaur bersama masyarakat setempat tidak merayakan malam tahun baru dengan uporia, melainkan mengisinya dengan berdoa bersama dan menimba ilmu agama dengan ceramah agama yang disampaikan penceramah.(AM)

 


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.