Gubernur Kaltim Perpanjang Masa Tanggap Darurat

January 5, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemprov Kaltim memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana akibat Covid-19. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 360/K.645/2020 tentang Perpanjangan Ketiga  Penetapan Kejadian Luar Biasa dengan Status Tanggap Darurat Bencana Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Kalimantan Timur. Kebijakan ini ditetapkan pada 21 Desember 2020 lalu.

Perpanjangan status tanggap darurat bencana penyakit ini berlaku mulai 1 Januari 2021 sampai dicabutnya Keputusan Presiden tentang Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional.

“Perpanjangan ketiga ini diambil Gubernur setelah mempertimbangkan beberapa hal,” ungkap Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim Yudha Pranoto, Selasa (5/1/2021).

Gubernur Kaltim Isran Noor

Salah satu pertimbangannya, karena hingga saat ini penyebaran virus corona masih cukup tinggi di Kaltim.

Masih tingginya kasus positif sangat mungkin terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan dengan sabun.

Kerumunan masyarakat juga masih kerap dijumpai, baik di pusat perbelanjaan, mall, pasar, tempat wisata, cafe, dan lain sebagainya.

Sebab itulah, selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Gubernur Isran Noor memutuskan  status KLB perlu diperpanjang agar kesadaran masyarakat bisa terus ditingkatkan dan upaya pencegahan serta penanganan Covid-19 bisa dilakukan secara komprehensif, lebih terarah dan terukur.

Sebelumnya pada 19 Agustus 2020 Gubernur Isran Noor sudah mengeluarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor  360/K.430/2020 tentang Perpanjangan Kedua Penetapan Kejadian Luar Biasa dengan Status Tanggap Darurat Bencana Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019. Perpanjangan kedua status KLB tersebut berakhir pada 31 Desember 2020.

Keputusan Gubernur terkait perpanjangan ketiga ini juga ditembuskan kepada Menteri dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Kepala BNPB, Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kaltim dan Ketua DPRD Kaltim. (*/sam)

Bantuan Tunai Gawat Darurat Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Diluncurkan

January 5, 2021 by  
Filed under Berita

Vivaborneo.com – Presiden Joko Widodo meluncurkan program Bantuan Tunai Tahun 2021 se-Indonesia sebagai jaring pengaman sosial di tengah pandemi Covid-19, Senin, 4 Januari 2021,

Acara peluncuran sekaligus penyerahan tersebut berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan di Istana Negara, Jakarta, serta diikuti oleh para penerima lainnya secara virtual di masing-masing provinsi.

Presiden berharap agar bantuan pemerintah ini dapat meringankan beban keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 sekaligus membantu perekonomian nasional untuk bangkit dan bergerak.

“Kita harapkan juga bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional, mengungkit ekonomi nasional, dan memperkuat daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi nasional menjadi meningkat dan lebih baik,” kata Jokowi.

Bantuan Tunai se-Indonesia dibagikan kepada masyarakat penerima untuk Program Keluarga Harapan, Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai yakni Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan dalam empat tahap langsung kepada penerima melalui bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Program Sembako sebesar Rp200.000 per bulan per kepala keluarga hingga Desember 2021 mendatang yang juga disalurkan melalui perbankan untuk dibelanjakan bahan pangan di tempat yang telah ditentukan.

Selain itu, Bantuan Tunai itu juga mencakup program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp300.000 per bulan per kepala keluarga yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

“Bantuan Sosial Tunai diberikan selama empat bulan, Januari sampai April, dan nilainya Rp300.000 per bulan per KK. Ini sudah jelas semuanya,” ucapnya

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Diikuti Di Kaltim Secara Virtual

Saat acara penyerahan berlangsung di Istana Negara, turut pula dilaksanakan penyerahan bantuan tunai yang sama di 34 provinsi di seluruh Indonesia oleh para gubernur yang hadir secara virtual.

Gubernur Kaltim Isran Noor menghadiri peluncuran Bantuan Tunai Se-Indonesia Tahun 2021 secara virtual di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin 4 Januari 2021.

Hadir mendampingi Gubernur Kaltim Isran Noor, Sekdaprov Kaltim HM Sa’bani, Asisten Pemkesra HM Jauhar Efendi, Kepala Dinas Sosial Agus Hari Kesuma, Kepala Biro Kesra Andi Muhammad Ishak, pimpinan OPD lingkup Pemprov Kaltim serta pimpinan BNI, BRI dan PT Pos Indonesia juga para penerima bantuan.

Sementara Isran Noor menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan amanat Presiden dalam pengawalan dan pengawasan penyaluran bantuan sosial.

“Gubernur, kepala daerah dan pejabat mengawal pendistribusian. Mengawasi orang yang tepat apa tidak, sadaran dan jumlahnya benar tidak,” ujarnya.

“Untuk Kaltim jumlah penerima bantuan sebanyak 64.329 penerima,” sebut Isran.

Bansos program sembako Rp200 ribu/per bulan, Bansos tunai Rp300 ribu/per bulan dan bansos PKH Rp300 ribu/per bulan.

Untuk diketahui, pada tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran untuk ketiga program bantuan yakni Program Keluarga Harapan, Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai masing-masing sebesar Rp28,709 triliun untuk PKH, Rp42,5 triliun untuk Program Sembako, dan Rp12 triliun untuk BST. (Hel/*)

Gubernur Kaltim : Aktifitas Tidak Boleh Berhenti Namun Tetap Prokes 4M

January 5, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Tahun 2021 dibuka dengan pandemi Covid-19 masih melanda tanah air. Khusus di Kaltim, angka penularan virus yang mematikan ini, belum ada tanda-tanda mereda. Ditengah ketidakpastian ini, roda kehidupan dan aktivitas sehari-hari harus tetap berlangsung, namun dengan tetap disiplin protokol kesehatan (Prokes) 4M ; memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Saya yakin semua yang kita lakukan tidak boleh terhenti. Sepanjang kita dapat mentaati protokol kesehatan dengan baik dan benar,” kata Isran Noor di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (4/1/2021).

Isran Noor menyatakan tidak henti-hentinya menyarankan agar semuanya disiplin dan patuh melaksanakan, mengikuti dan mentaati protokol kesehatan dengan penerapan 3M.

“Kita terus berusaha, jangan menganggap enteng persoalan Covid-19 lingkungan kita, lingkungan keluarga maupun di lingkungan kerja,” tandasnya.

Namun demikian setelah berusaha dengan segala upaya, ujar Isran, tentunya diyakini maka usaha itu akan berhasil.

“Kita harus yakin dan percaya kondisi ini akan mendatangkan sebuah hikmah,” ujarnya.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kaltim H Andi Muhammad Ishak, meminta masyarakat Kaltim tetap waspada terhadap penularan virus ini. Carannya, jangan lalai dan selalu mengikuti anjuran pemerintah menjalankan protokol kesehatan.

“Beberapa pekan ini angka terkonfirmasi diatas 300 kasus. Menandakan masyarakat harus tetap waspada. Wabah masih terjadi. Bagaimana menangkal itu, maka kita harus tetap sehat,” kata H Andi Muhammad Ishak.

Mengingat tinggi kasus terkonfirmasi terjadi, masyarakat harus selalu patuh. Ikutilah anjuran pemerintah disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Meski kasus tinggi, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus berupaya melakukan upaya pencegahan.

“Siapa saja sekarang bisa tertular. Karena itu, kami ingatkan agar masyarakat jangan mengabaikan protokol kesehatan. Mulai menjaga jarak berkumpul, mencuci tangan dan selalu menggunakan masker setiap harinya,” tegas pria yang juga Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim.

Update Covid-19 di Kaltim per Senin 4 Januari 2021, terkonfirmasi positif ada penambahan 185 kasus yang berasal dari Berau 27, Kubar 5, Kukar 12, Kutim 27, Paser 2, PPU 6, Balikpapan 79, Bontang 17 dan Samarinda 10, sehinggga total 28.077 kasus.

Pasien sembuh ada penambahan 191 pasien, berasal dari Berau 28, Kubar 15, Kukar 7, Kutim 15, Mahulu 2, Paser 5, PPU 6, Balikpapan 45, Bontang 22 dan Samarinda 46, sehingga total 23.535 pasien.

Meninggal dunia ada penambahan 6 orang, berasal dari Kubar 1, PPU 1, Balikpapan 3 dan Samarinda 1, totalnya 769 orang. Sementara pasien masih dirawat 3.773

Sesuai data grafis Satuan Tugas Covid-19 Kaltim, zona/wilayah menunjukkan sembilan daerah masih merah, kecuali Mahakam Ulu tetap kuning. (Hel/*)

Aktivitas Digital Masyarakat Meningkat Selama Libur Pergantian Tahun

January 5, 2021 by  
Filed under Gaya Hidup

BTS XL Pontianak

JAKARTA –  Jaringan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil melalui masa libur panjang Natal hingga Tahun Baru 2021 dengan baik tanpa hambatan yang berarti. Selama periode 24 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021, secara nasional, rata-rata trafik pemakaian layanan data XL Axiata oleh pelanggan meningkat hingga 15 persen, dengan kenaikan tertinggi mencapai 70 persen. Seperti yang telah diprediksi, layanan streaming mendominasi kenaikan trafik layanan. Sebaliknya, trafik percakapan (voice) mengalami penurunan sebesar 6 persen dan untuk trafik SMS mengalami kenaikan 2 persen dibandingkan hari biasa.

Direktur Teknologi XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, pandemi tidak serta-merta menghentikan masyarakat untuk merayakan Hari Natal dan Tahun Baru. Meski tidak leluasa beraktvitas di luar ruang, namun mereka tetap bisa mengisi masa liburan dan merayakan kedua hari besar tersebut dengan beragam aktivitas digital. Hal ini bisa dilihat dari trafik data di area pemukiman yang naik sekitar 7 persen dibandingkan hari normal, dengan hampir semua jenis layanan data trafiknya ikut naik. Beberapa kawasan pemukiman/perumahan yang mengalami kenaikan tersebut, terutama adalah perumahan di kota Jakarta, Medan, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Palembang, Cibubur, Cirebon dan sebagainya.

Kenaikan trafik data tertinggi pada Hari Natal, antara 24 – 25 Desember 2020, secara rata-rata meningkat sebesar lebih dari 3 persen dibanding hari biasa, dengan kenaikan tertinggi mencapai sekitar 17 persen. Jika dibandingkan dengan Natal tahun sebelumnya, kenaikan trafik yang terjadi mencapai lebih dari 40 persen.

Sementara itu, untuk trafik Tahun Baru, antara 31 Desember – 1 Januari 2021, kenaikan rata-rata trafik data mencapai 10 persen dibandingkan hari normal. Kenaikan tertinggi mencapai sekitar 70 persen. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan trafik data hingga 40 persen.

Dari jenis layanan, trafik layanan streaming secara umum mengalami peningkatan sebesar 6%, termasuk didalamnya streaming videoYoutube, Facebook, Instagram,Tiktok meningkat sebesar6%, film dan saluran TV (Nietflix, Iflix, Viu, Vidio) juga meningkat 4 persen, musik (Spotify, Joox, Google Music, Youtube Music) meningkat 2 persen.

Selanjutnya, layanan instant messenger secara umum naik 19 persen. Termasuk dalam jenis layanan ini adalah Whatsapp, Messenger, LINE, Telegram, dan Hangouts). Sementara itu pada layanan media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn) meningkat sebesar 11 persen. Video Call (via Whatsapp dan Hangouts) mengalami penurunan -14 persen, dan VoIP (via Whatsapp dan Messenger) naik 11 persen.

Trafik akses ke layanan belanja online (Lazada, Shopee, Tokopedia) mengalami penurunan sebesar -22persen, sementara trafik ke layanan travelling (Traveloka, Agoda, Tiket.dom) meningkat sekitar 13 persen. Dan seperti biasanya selama masa libur Panjang, trafik ke layanan peta jalan (Google Map dan Apple Map) juga meningkat sebesar 2 persen, sementara trafik untuk akses ke layanan pembayaran digital (Dana, Ovo) mengalami penurunan 6 persen.

Trafik Liburan Natal dan Tahun Baru di Kalimantan

Bagi sebagian masyarakat, pandemi juga tak menghalangi mereka untuk melakukan perjalanan antarkota, bahkan antarprovinsi, termasuk antarpulau. Hal itu terlihat dari kenaikan trafik yang terjadi di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi tujuan rutin perjalanan masyarakat saat libur Panjang, baik Natal dan Tahun Baru maupun Lebaran. Sebaliknya, trafik di wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya mengalami penurunan.

“Selain itu, naik dan turunnya trafik berdasarkan wilayah kemungkinan juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam membatasi pergerakan warga dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Pada masa liburan akhir tahun kali ini, trafik layanan di jaringan XL Axiata meningkat hanya di sebagian kecil provinsi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Itu pun kenaikannya juga tidak setinggi biasanya,” imbuh Gede

Kenaikan trafik XL Axiata secara rata-rata berdasarkan wilayah selama periode Natal dan Tahun Baru 2021 menunjukkan peningkatan trafik di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur sebesar 53 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, sedangkan jika dibandingkan dengan hari normal meningkat sebesar 21 persen. Peningkatan trafik terbesar terjadi di Kabupaten Sambas yakni sebesar 36 persen, diikuti wilayah-wilayah di Kaltim, seperti Kota Samarinda meningkat 25 persen, Kabupaten Kutai Kartanegara 19 persen, dan Kota Balikpapan 18 persen.

Sedangkan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah peningkatan trafik sebesar 44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dan jika dibandingkan dengan hari normal meningkat sebesar 14 persen. Peningkatan trafik terbesar terjadi Kalteng, yakni di Kota Palangkaraya sebesar 57 persen. Sementara itu untuk wilayah Kalsel, peningkatan trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur 27 persen, Kabupaten Kotabaru 26 persen, dan Kabupaten Tanah Bumbu 22 persen.

Trafik Liburan Natal dan Tahun Baru di Banten dan Jabodetabek

Meskipun wilayah Jabodetabek mengalami penurunan trafik hingga -3 persen, namun daerah-daerah penyangga Ibukota Jakarta seperti Kota dan Kabupaten Bogor mengalami kenaikan trafik sebesar 13 persen dibanding hari biasa. Trafik juga meningkat cukup terasa di wilayah Provinsi Banten, seperti Kabupaten Lebak sebesar 24 persen, Kabupaten Pandeglang 21 persen, serta Kota dan Kabupaten Serang 15 persen. Kenaikan trafik juga terjadi di Pelabuhan Merak yang mencapai 23 persen.

Sementara itu jika dilihat berdasarkan lokasi-lokasi yang identik dengan keramaian di wilayah Jabodetabek, kenaikan trafik yang terjadi di tahun ini tidak terlihat terjadinya lonjakan trafik yang signifikan. Adanya pembatasan pengunjung dan himbauan untuk tidak bepergian kemungkinan telah berdampak pada tidak terjadinya keramaian di lokasi-lokasi tersebut. (*)

Perumdam Tirta Kencana Jadwalkan Penggantian Gate Valve

January 5, 2021 by  
Filed under PDAM Samarinda

Samarinda – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan peremajaan atau penggantian Gate Valve Dn 250 mm dan Gate Valve Dn 400 mm di Jalan RE Martadinata Gg Sederhana, tepat di depan Intake Teluk Lerong, Rabu dan Kamis (6-7/01/2021).

Manager Distribusi Risdianto di dampingi Asisten Manager Distribusi wilayah 1 HM Erwin melalui Asisten Manager Kesektariatan dan Humas HM Lukman menyampaikan, penggantian Gate Valve Dn 250 mm dan Dn 400 mm yang sudah lama dan rusak akan kita ganti yang baru dilakukan mulai pukul 08.00 sampai selesai.

“Semoga pekerjaan lancar sesuai target, ” kata Risdianto.

Dampak pekerjaan penggantian Gate Valve ini akan menyebabkan terganggunya pendistribusian aliran dari jalur IPA Cendana. Wilayah yang terdampak diantaranya Jalan Cendana, Jalan Bangeris, Jalan MT Haryono, Jalan P Suryanata, Jalan P Antasari, Jalan Juanda, Jalan RE Martadinata, Jalan S Riadi, Jalan Raudah, Jalan Cermai, Jalan Pasundan, Jalan KS Tubun, Jalan Sirad Salman, Perum Grand Mahakam, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Wiraguna dan sekitarnya, Jalan Gajah Mada, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pesut, Jalan Oto Iskandardinata, Jalan Biawan, Jalan Sebulu Salam, Jalan Imam Bonjol Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Lambug , Jalan Gerilya , Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Anggur, Jalan Delima, Perum Vorfo, Jalan M Yamin, Jalan Pramuka, Jalan Perjuangan, Jalan Kemakmuran, Jalan Sentosa dan sekitarnya.

“Kami mengimbau para pelanggan di jalur yang terdampak untuk bisa menampung air sebagai persediaan karena selama pekerjaan berlangsung aliran distribusi di hentikan,” ujar Risdianto. (*/lk)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb