Kaltim Dapat Alokasi Rp235 Miliar untuk Bantuan UMKM

June 20, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Kaltim mendapatkan alokasi Bantuan Presiden Produktif Untuk Usaha Mikro (BPUM) sebanyak Rp235 miliar yang akan disalurkan bagi 195.001 UMKM penerima.

BPUM merupakan bantuan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Koperasi dan UKM RI agar kinerja para pelaku UMKM tetap eksis di tengah gempuran pandemi Covid-19.

“Syukur alhamdulilah, berkat perjuangan Gubernur, kita mendapatkan alokasi BPUM sebanyak 195 ribu UMKM penerima dengan nominal Rp235 miliar. Angka yang sangat besar jika harus dibebankan ke APBD. Alhamdulillah kita bisa mendapatkannya lewat APBN,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor, Sabtu (19/6/2021).

BPUM dialokasikan pemerintah untuk membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang terdampak pandemi Covid-19.

Di Kaltim sendiri terdapat tidak kurang dari 309.000 UMKM. Sementara pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap sekitar 60 persen UMKM.

“Target kita membantu 60 persen UMKM terdampak Covid-19 ini agar tetap survive,” imbuh Roby.

Kalkulasi awal 60 persen dari 309.000 UMKM yang terdampak pandemi adalah 165.000 UMKM. Pemerintah kemudian memutuskan untuk memperluas cakupan penerima BPUM menjadi 195.001 penerima di Kaltim.

Secara rinci penerima BPUM terdiri dari Samarinda 42.805 penerima, Balikpapan 25.004 penerima, Bontang 14.276 penerima, Kutai Kartanegara 47.673 penerima, Kutai Barat 3.328 penerima, Kutai Timur 8.457 penerima, Paser 28.056 penerima, Penajam Paser Utara (PPU) 17.410 penerima, Berau 7.914 penerima, dan Mahakam Ulu 78 penerima.

“BPUM disalurkan melalui BRI dan BNI,” sebut Roby.

Berdasarkan klasifikasi usia rincian terdiri dari usia sampai dengan 20 tahun sebanyak 6.240 orang (3,2%), usia 21-40 tahun 94.281 orang (48,63%) dan usia 43 tahun ke atas sebanyak 93.940 orang (48,17%).

Sementara berdasarkan klasifikasi gender terdiri dari 129.416 penerima laki-laki (66,37%) dan 65.585 penerima perempuan (33,63%).

Sedangkan berdasarkan klasifikasi bidang usahanya terdiri dari kuliner 54.997 orang (28,2%), kerajinan sebanyak 2.535 orang (1,3%), industri pengolahan 7.014 orang (8,06%), perdagangan 86.970 orang (44,6%), dan jasa 43.485 orang (22,3%).

“Gubernur sangat ingin pelaku UMKM kita tetap eksis dan tidak menyerah di masa pandemi ini. Siapa pun yang mampu melewati ujian ini adalah orang-orang yang sukses. Terus berinovasi dan tetap semangat,” tutup Roby meneruskan pesan Gubernur Isran Noor. (sam)

Kadis Disperindagkop Koordinasi dengan Wali Kota Samarinda

June 20, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor melakukan koordinasi kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun. Selain melaporkan langkah-langkah koordinasi antara provinsi dan kota untuk menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pangan dan harga yang stabil, mantan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim ini juga melaporkan terkait tiga agenda penting yang akan dilaksanakan pada 28 Juni mendatang.

Tiga agenda itu adalah penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), pelepasan ekspor produk UKM Kaltim ke 17 negara tujuan dan peningkatan capacity building bagi para pelaku UMKM. Rencana kegiatan ini rencana akan dihadiri Menteri Koperasi Teten Masduki.

“Untuk BPUM, tahun ini Samarinda mendapat alokasi 42 ribu UMKM dengan nilai total nominal Rp60 miliar,” kata Roby di Balai Kota Samarinda, Jumat (18/6/2021).

Demikian pun untuk ekspor produk UKM, Samarinda memberikan kontribusi terbesar. Total nilai ekspor produk UKM yang akan dilepas nanti bernilai US$ 12,9 juta atau setara Rp200 miliar. Produk yang akan dilepas ekspornya adalah komoditi minyak jelantah, rumput rayung, pisang, damar batu, cubeb, long pepper, dan kayu.

Kegiatan-kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan di dua lokasi, yakni Hotel Mercure Samarinda dan Pelabuhan Peti Kemas Palaran.

Wali Kota Andi Harun sangat bahagia mendengar laporan tersebut.   “Pertama kita bersyukur karena Samarinda menjadi kontributor signifikan dalam ekspor produk UKM ini. Kita akan ekspor produk UKM kita ke beberapa negara tujuan, termasuk amplang,” ucap Andi Harun kepada wartawan.

Hal yang juga disyukuri Andi Harun karena transaksi pasar, Samarinda juga tertinggi. Dalam catatan Disperindagkop dan UKM Kaltim, transaksi di seluruh pasar di Kaltim mencapai Rp29 miliar setiap harinya. Sementara transaksi di Samarinda mencapai Rp8,9 miliar per hari.

“Transaksi pasar Samarinda juga number one. Ini pertanda bahwa kerja-kerja kolaborasi, sinergi, dan gotong-royong yang dilakukan, baik di internal kota maupun dengan provinsi sudah mulai berhasil. Mudah-mudahan intensitas gotong-royong ini bisa terus kita tingkatkan,” harap Andi Harun.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan apresiasi atas percepatan akselerasi ekonomi Samarinda, terutama saat pandemi Covid-19 saat ini,” tandas Andi Harun.

Dia juga menegaskan, untuk kepentingan masyarakat, dirinya akan selalu mendukung kebijakan Gubernur. “Kalau bos di atas perintah, kita siap laksanakan,” tutupnya. (sam/man)

Anggota DPRD Samarinda Ingatkan Tes Kesehatan Hewan Jelang Idul Adha

June 20, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, anggota Komisi II DPRD Samarinda, Arbain mengingatkan agar Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan untuk secara berkala melakukan tes kesehatan hewan qurban menjelang hari raya Idul Adha, Juli 2021 mendatang.

Arbain

“Kami mengingatkan khususnya Dinas Perdagangan untuk mendata pelaku-pelaku usah,a terutama penjual sapi dan kambing, baik itu di Samarinda atau yang didatangkan dari luar Kaltim. Harus dipastikan sehat,” Kata Arbain saat ditemui di ruang kerjanya

Jika hewan qurban tersebut diimpor dari luar daerah, minimal ada kepastian bahwa sapi tersebut harus sehat, khawatirnya di masa Covid-19 ini ada kemungkinan penyebaran itu melalui sejenis binatang atau dari manusia. Meskipun secara medis atau kajian ilmiah belum ada, namun sebagai manusia tentu harus waspada.

Politisi dari Fraksi Gerindra tersebut mendorong agar Dinas Perdagangan mengandeng satuan tugas (satgas) Covid-19 dan Dinas Kesehatan untuk sejak dini mempersiapkan tes kesehatan di lokasi-lokasi penjual sapi.

“Harus dipastikan bahwa dagingnya benar-benar layak untuk dikonsumsi, karena daging ini pasti seluruh warga akan dapat, kalau tidak sehat atau terpapar ada penyakit menular tentu sangat mengkhawatirkan,” pungkas Arbain.

Kendati demikian, Arbain berharap Dinas Perdagangan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan uji kesehatan bagi hewan qurban sehingga dipastikan sehat dan layak, agar tidak meresahkan masyarakat. Pasalnya banyak berita hoaks yang beredar sehingga bisa dibantah dengan hasil uji kesehatan dari dinas terkait. (man)

Program SMK-D2 Jalur Cepat Persingkat Lulusan Masuk Dunia Kerja

June 20, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Wisuda ke-7 dan Sumpah Profesi Asisten Tenaga Kesehatan SMK Madani Turen Malang

MALANG – Ketua DPD Persatuan Sekolah Kejuruan Kesehatan Indonesia (Persemki) Jawa Timur Fatchul Djinan mengungkapkan program SMK-D2, Fast Track atau jalur cepat.yang dikembangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) merupakan terobosan guna mengatasi tingkat pengangguran bagi lulusan SMK . Hal itu disampaikan dalam wisuda pelepasan siswa SMK Madani Turen Malang angkatan 7, Sabtu ( 19/6/2021).

“Selama ini lulusan SMK dianggap sebelah mata bagi dunia usaha dan dunia kerja. Sehingga banyak pengangguran dari lulusan SMK. Oleh karena itu Mendikbudristek membuat terobosan dengan program SMK-D2 jalur cepat ciptakan tenaga kerja trampil “ tegas Fatchul Djinan di hadapan Siswa dan orang tuanya di SMK Madani.

Ditambahkan, program SMK-D2 jalur cepat ini memberikan ruang untuk SMK, perguruan vokasi dan industri dengan menjalin kerjasama pendidikan sampai D2. Para pelajar dapat langsung mendapatkan kuliah terapan selama satu semester dan magang di industri selama satu semester. Dengan begitu lulusan SMK-D2 tidak perlu lagi mengikuti pelatihan atau training di industri ketika masa awal bekerja.

Ketua DPD Persemki Jawa Timur menyarankan kepada Kepala SMK Madani Turen Malang untuk menjalin kerjasama dengan STikes Kepanjen, guna menjalankan program SMK D2 Fast Track ini.

“SMK Madani Turen, bisa menjalin kerjasama dengan STikes Kepanjen, sehingga lulusannya bisa kuliah untuk meningkatkan kualifikasi SDM yang terampil dan unggul dalam waktu yang lebih singkat. Persemki Jatim akan memberikan beasiswa senilai Rp.700 ribu / bulan,“ tegas Fatchul Djinan disambut tepuk tangan.

Persemki Jawa Timur yang mendapat mandat dari Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya kompetensi bagi siswa SMK Kesehatan yang merupakan kunci utama bagi para lulusan pendidikan vokasi. Lulusan kompeten adalah mereka yang memiliki bekal hard skills, soft skills, dan pendidikan karakter yang berguna pada saat mereka terjun langsung dalam dunia usaha dan dunia industri.

Pada dua semester akhir program tersebut bakal diisi dengan magang di dunia industri. Konsep ini, menurut Fatchul, diadopsi dari sistem pendidikan di Jerman. Dirinya mengatakan program SMK-D2 jalur cepat adalah gabungan dari konsep pendidikan vokasi di Jepang dan Jerman lanjutnya.

Sementara itu Ketua Stikes Kepanjen DR. Risa Fikriana M.kes menyambut baik program SMK D2 Fast Track in. Karena sesuai dengan tujuan dari Stikes untuk menciptakan tenaga kerja kesehatan yang trampil dan memiliki kualifikasi sesuai sertifikasi yang diinginkan dunia usaha dan industri.

“Kami menyambut baik, adanya Program SMK D2 Fast Track ini. Jika kampus kami yang dipilih sebagai perguruan vokasi dan hak ini sesuai dengan tujuan STikes untuk menciptakan tenaga kesehatan yang terampil dan memiliki kualifikasi sesuai dengan sertifikasi yang diinginkan dunia usaha dan indutri, “ tandasnya.

Risa Fikriana menyebutkan STIkes Kepanjen mempunyai 2 jurusan yakni S1- Keperawatan & Ners, D3 – Keperawatan dan Administrai Rumah sakit.

“Bahkan tahun ini STIkes Kepanjen membuka alih jalur bagi tenaga kesehatan yang berdinas di rumah sakit atau Puskesmas untuk menempuh S1 Keperawatan. mahasiswa STikes Kepanjen tahun ini lulus 100 persen, “ papanya bersemangat.

Kepala SMK Madani Turen Abd.Hamid dalam laporannya menyebutkan jumlah siswa yang diwisuda dan diambil sumpahnya sebagai asisten tenaga kesehatan sebanyak 67 siswa dari 2 keahlian yakni keperawatan dan analis laboratorium medik.

“Mereka yang diwisuda selain lulus ujian negara umum dan lulus sertifikasi keahlian kesehatan. Mereka berhak atas sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),“ ungkap Abd. Hamid.

Wisuda dan pelepasan siswa SMK Madani Turen diwarnai dengan pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi yakni Ade Irma Finrikasari Peringkat I Ujian Nasional dari juruan Keperawatan dan Intan Nafilatul Khumairoh peringkat II dari Juruan analis Laboratorium Medik. (Buang Supeno)

Penularan Covid-19 Melonjak, Pemkot Balikpapan Keluarkan Surat Edaran Pengetatan Mobilitas

June 20, 2021 by  
Filed under Kesehatan

BALIKPAPAN – Menyikapi lonjakan penularan Covid-19 di Kota Balikpapan, Satgas Covid-19 melalui Kepala bidang penegakan displin Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan mengeluarkan surat edaran wali kota yang terbaru nomor 300/2382/Diskominfo yang mulai berlaku Jumat (18/6/2021).

Zulkifli, Kepala bidang penegakan displin Satgas Covid-19 Kota Balikpapan

“Langkah ini sebagai upaya pencegahan peningkatan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan yakni terkait pengetatan mobilitas yaitu disemua pintu masuk ke Balikpapan seperti di bandara dan pelabuhan dan pendisipilinan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan masyarakat,” ujar Zulkifli saat pres rilis Satgas Covid-19 di halaman Masjid Islamic Center Balikpapan, Jumat (18/6/2021).

Pemkot dan Satgas Covid19 Kota Balikpapan akan mengintensifkan kembali pendispilnan 5M dimasyarakat, terutama yang menimbulkan potensi kerumunan masyarakat, dan satu hal yang penting dalam surat edaran tersebut adalah bahwa dalam waktu 14 hari ini pemerintah kota tidak akan menerima tamu dari luar, membatasi perjalanan dinas bagi ASN.

“Dimbau juga untuk masyarakat mengikuti hal yang sama, agar sementara waktu tidak keluar kota,” katanya.

Selain itu, satgas juga melakukan pendisiplinan prokes di masyarakat dan pendisiplinan prokes di lingkungan perusahaan dengan mengintensifkan monitoring ke unit-unit kegiatan perusahaan di lapangan.

“Untuk kegiatan usaha seperti rumah makan, café, restoran pelayanan ditempat maksimal pukul 22.00 setelah itu hanya menerima pesanan,” tambahnya.

Bagi pelanggaran, pelaku usaha akan ditutup sementara selama 3 hari setelah itu ditutup jika melakukan pelanggaran tiga kali.

Sedangkan acara sosial budaya kemasyarakat termasuk pernikahan hanya diizinkan 25 persen tamu dari kapasitas tempat di hotel. “Untuk resepsi di rumah tadinya 200 orang hanya diizinkan 100 orang,” ujarnya.

Selanjutnya adalah meningkatkan kegiatan tracing dan karantina akan ditingkatkan di dalam kebijakan ini, apabila terjadi dua kasus baru dalam satu rumah maka nanti dilakukan tracing massal di lokasi tersebut. (hel)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1743180
    Users Today : 2312
    Users Yesterday : 3914
    This Year : 679689
    Total Users : 1743179
    Total views : 14712819
    Who's Online : 38
    Your IP Address : 216.73.216.36
    Server Time : 2026-05-03