Pesan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Saat Buka Pelatihan SEx

June 13, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim dr Padilah Mante Runa MSi membuka pelatihan yang digagas UPTD Laboratorium Kesehatan (Labkes) Dinas Kesehatan Kaltim, di Grand Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Minggu (13/6).

Pelatihan yang digelar adalah pelatihan Sex alias Service Excellence atau layanan prima, untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan UPTD Labkes Provinsi Kaltim. Saat membuka pelatihan tersebut, dr Padilah mengingatkan agar di lingkungan UPTD Labkes Dinkes Kaltim, menerapkan rumus 2-2-7.

“Tarik bibirnya ke kanan 2 senti, kiri 2 senti, tahan 7 detik. Inilah senyum untuk memberikan pelayanan terbaik,” kata dr Padilah.

Dalam pelatihan yang diikuti lebih dari 75 orang ini, dr Padilah sempat mengenang momen 2008 ketika dirinya pertama kali pernah ditugaskan sebagai kepala UPTD Labkes Dinkes Kaltim ini. “Pertama kali saya masuk UPTD Labkes, kondisinya seperti masuk kandang. Sangat kumuh,” kenangnya.

Ia tidak menyangka jika itu adalah kondisi instansi yang berhubungan dengan kesehatan. “Instansi ini menjual jasa, tapi tidak tergambar memberikan pelayanan dengan baik. Bagaimana orang mau memeriksakan darah ke sini,” katanya.

Disebutkan, pegawai UPTD Labkes adalah pelayan, bukan dilayani. “Harus sejajar dengan pelanggan,” katanya. Setelah dirombak, kini semakin banyak pelanggan yang datang untuk memeriksakan kesehatannya di UPTD ini.

“Kompetitor semakin banyak. Laboratorium kesehatan swasta terus bertambah. UPTD ini harus jauh lebih berkualitas dan profesional. Kalau sampai orang tidak puas, artinya layanan di sini tidak bermutu,” ujarnya.

Diakui, tingkat kepuasan pelanggan berbeda-beda. Namun, agar pelanggan puas, yang paling utama harus meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat.

“Ini yang selalu saya tanamkan sejak dulu. Mari memberikan pelayanan prima. Sebab awal mula orang sehat, ditentukan pada saat kontak pertama kita dengan pasien. Jika orang tahu UPTD Labkes bermutu, orang akan cepat sehat,” bebernya.

Terakhir, ia berharap, jika semakin banyak masyarakat datang ke UPTD Labkes, maka akan semakin sejahtera juga para pegawai di UPTD Labkes.

Sementara itu, Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kaltim Agus Joko Praptomo berharap, dengan pelatihan bekerja sama dengan PT Semesta Academy ini bisa meningkatkan pelayanan di UPTD Labkes yang dipimpinnya.

“Kami berharap bisa terus meningkatkan pelayanan secara PRIMA. Profesional, Ramah, Inovatif, Murah dan Aman,” tegasnya. Sehingga diharapkan setiap pegawai di lingkungan UPTD Labkes bisa semakin ramah dalam melayani dan menjadi pribadi solutif.

“Mudah-mudahan bisa menjadi semakin baik,” harapnya.

Sebelumnya, Maryono, panitia Pelatihan Service Excellence juga berharap agar keluarga besar UPTD Labkes Dinkes Kaltim ini tetap sehat, bahagia dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Dua orang yang dihadirkan dalam pelatihan ini adalah I Made Kertayasa dan Endro S. Efendi. Keduanya adalah pendiri sekaligus trainer di PT Semesta Academy. (*)

Air Tak Mengalir, Wali Kota Temui Warga Pelita IV

June 13, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Warga Perumahan Sambutan Asri Jalan Pelita IV, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, mengeluhkan pasokan air bersih dari PDAM Tirta Kencana Samarinda yang tidak mengalir beberapa bulan.

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun dengan mendatangi langsung ke Perumahan Sambutan Asri pada, Jumat (11/06/2021) malam hari.

Andi Harun menerangkan, permasalahan pasokan air bersih di daerah Kecamatan Sambutan tidak akan selesai selama proses Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Kapih belum terselesaikan. Kendati begitu, Andi Harun berjanji untuk membantu warga yang mengalami keluhan air bersih.

Langkah sementara yang ditawarkan kepada warga dengan mengirimkan tangki air bersih kepada warga terdampak secara tetap. Solusi ini akan dikoordinasikan kepada Perusahaan Umum Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda.

“Kalau sudah ada disepakati bersama, terus PDAM mengingkari kesepakatan itu. Saya bersaksi di hadapan bapak-ibu semua, direksi ada yang saya berhentikan,” tegasnya.

Masih dilokasi yang sama, Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Ali Rachman membeberkan alasan kawasan Sambutan belum bisa mendapatkan pasokan air bersih yang lancar.

“Kecamatan Sambutan mulanya disuplai oleh IPA Selili. Sementara sekarang, kapasitas IPA Selili sudah tidak sanggup lagi untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan Sambutan,” bebernya

Dia menambahkan, pembangunan IPA Makroman telah selesai dibangun. Namun, karena adanya pemangkasan dana dalam pengadaan pipa, menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam koneksi air bersih dari SMA 15 menuju ke bawah.

Ali menyatakan, tahun ini IPA Sungai Kapih akan dilakukan lelang.

“Ketika selesai juga di tahun ini, selesai permasalahan ini,”tutupnya. (*/man)

DPRD Samarinda Bahas Raperda Kerjasama Antar Daerah

June 13, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar rapat paripurna masa persidangan II tahun 2021, di Gedung DPRD Kota, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Jumat (11/6/1021).

Ketua Bapemperda DPRD Samarinda Abdul Rofik menyampaikan, salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut adalah tentang bagaimana stok pangan akan selalu aman, agar tidak terjadi inflasi sebagaimana yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai kerjasama antar daerah. Hal ini berkaitan dengan stok pangan, termasuk jika terjadi kendala hingga berpengaruh pada kelonjakan harga. Selain itu juga akan memberikan perlindungan terhadap petani di Kota Samarinda serta mengenai distribusi pangan.

Abdul Rofik

“Semoga nanti ada namanya Raperda tentang perlindungan pertanian yang berkelanjutan,”kata Abdul Rofik saat diwawancarai awak media.

Hal ini sesuai dengan undang-undang nomor 41 tentang perlindungan tanaman/pertanian yang berkelanjutan. Disebutkan dalam undang-undang tersebut bahwa pabila telah ditetapkannya sebuah lahan pertanian maka tidak boleh diganggu gugat.

“Kecuali dia ditukar dengan lahan yang sama, kondisi yang sama dengan produk yang sama, misalnya mau ada jalan tol untuk jalan umum,”bebernya.

Dalam persoalan tersebut pemerintah diwajibkan untuk memindahkan/mengganti rugi sesuai dengan kondisi tanah, kesuburan, ukuran, sumber produktivitas, hingga lebar lahan.

Karena apabila tidak diganti dengan yang sama maka dikhawatirkan petani tidak mendapatkan hasil maksimal atau terjadi kegagalan panen, maka petani akan menjual kembali lahan tersebut

“Kita sudah masukkan itu ke RT/RW dari 3000 itu 1200 yang kita sudah tetapkan sebagai lahan kawasan pertanian disamarinda. Kalau titiknya menyebar, samarinda Utara terutama, disana termasuk kita bergeser sampai ke Palaran dan sekitarnya,”paparnya.

Menurutnya fasilitas pertanian sudah lebih dari cukup. Namun regenerasi petani turun/lamban, hal tersebut dipicu oleh harga pangan yang tidak sesuai dengan produksi, sehingga pemerintah sekarang harus menggenjot untuk memberikan bantuan berupa sarana produksi (Saprodi) pertanian untuk bisa menggiatkan hal lain.

“Satu sisi ada namanya inovasi dengan tekhnologi baru dan macam-macam, termasuk hidroponik dan sebagainya, ini yang saya kemarin sharing dengan dinas pertanian,”ungkapnya.

Abdul Rofik juga mengatakan selain raperda tentang perlindungan terhadap pertanian juga akan dibahas tentang restribusi sampah/kebersihan, BPR.

“Pada bulan ini ada 3 Raperda yang harus diselesaikan. Ketiganya sudah memenuhi syarat, mereka sudah ada naskah akademik nya, uji publik juga sudah,”pungkasnya. (*/man)

DPRD Samarinda Bentuk Pansus Rencana Pembangunan dan Aset Daerah

June 13, 2021 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Jajaran Anggota DPRD Samarinda menggelar rapat pembentukan panitia khusus (Pansus) terhadap sejumlah pembahasan rencana pembangunan daerah hingga aset daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Sugiyono selaku ketua DPRD Samarinda. di Ruang Utama Paripurna, Gedung DPRD Samarinda, Jum’at (11/6/2021).

Ditemui usai rapat paripurna tersebut, dia mengatakan rapat paripurna untuk membentuk pansus menjadi salah satu tugas dan wewenang sebagai legislator untuk mengawasi sejumlah pembangunan di Samarinda

“Rapat ini membahas yang pertama itu pembahasan rancangan daerah, penyertaan modal pada bank pembangunan daerah, dan peraturan daerah (Perda) tentang limbah B3 serta perda keolahragaan”, sebut Sugiyono

Politisi dari Fraksi PDIP tersebut, menyampaikan bahwa rapat yang dilakukan itu masih dalam tahap konsolidasi para anggota komisi-komisi terkait. Biasanya setiap ada agenda Pemerintah Kota (Pemkot) terkait rancangan pembangunan daerah tentu DPRD Samarinda membentuk pansus untuk melakukan pengawasan terhadap organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait.

Setelah dibentuk tim Pansus akan mempelajari secara detai hingga mengeluarkan rekomendasi kepada OPD terkait, jika yang ditemukan ada kejanggalan atau dibutuhkan penjelasan maka pansus berhak untuk menggelar rapat terbatas dengan instansi terkait.

“Sementara ini kami belum menunjukan siapa-siapa yang menjadi ketua pansus, tapi biasanya ketua itu melekat pada unsur pimpinan komisi-komisi terkait”, tutup Sugiyono (*/man)

Dispar Kaltim Hadir di  BBTF Bali Sebagai Wujud Bangkitkan Parekraf

June 13, 2021 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis, Wisata

Vivaborneo.com, Nusa Dua — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mengikuti pameran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) Ke-7 di Nusa Dua,  Bali sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim dalam membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Read more

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1767173
    Users Today : 2654
    Users Yesterday : 3856
    This Year : 703683
    Total Users : 1767173
    Total views : 14900200
    Who's Online : 65
    Your IP Address : 216.73.216.234
    Server Time : 2026-05-09