BNK PPU Ingin Segera Wujudkan Program Desa Bersinar

July 1, 2021 by  
Filed under PPU

SAMARINDA – Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pangrewa berharap pencanangan desa dan kelurahan Bersinar atau bersih dari narkoba di Kabupaten PPU dapat segera terwujud.

Perihal ini dikatakan Hamdam yang juga Wakil Bupati PPU ini usai melakukan pertemuan bersama jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, Rabu, (30/6/2021) siang.

“Kami berharap seluruh desa maupun kelurahan yang ada di PPU kedepannya mampu menjalankan program bersinar ini dengan baik,” kata Hamdam.

Menurutnya, Kabupaten PPU termasuk daerah rawan dan cukup serius terkait narkoba. Hal ini karena PPU memang banyak memiliki akses masuk ke wilayahnya sehingga dipandang perlu adanya pencanangan desa/kelurahan bersinar tersebut.

“Apalagi kabupaten kita juga telah ditetapkan menjadi salah satu lokasi IKN yang baru oleh Presiden tentu berbagai kemajuan akan terjadi disana sehingga tugas kita kedepan pastilah akan semakin berat terkait ini,” ungkapnya.

Hamdam berharap program desa/kelurahan Bersinar   yang merupakan salah satu program unggulan BNN dalam rangka menurunkan angka penyalahgunaan narkoba ini dapat dijalankan dengan baik di Kabupaten PPU kedepannya. Oleh karena itu pihaknya akan terus berupaya turut mensukseskan program ini hingga ke desa-desa dan kelurahan.

Untuk menyukseskan program tersebut, mantan anggota DPRD kabupaten PPU ini juga mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi secara berkala terutama ke desa-desa atau kelurahan yang memang rawan dengan pengguna dan penyebaran narkoba di PPU.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa ditetima oleh jajaran BNN Provinsi Kaltim dalam rangka persiapan pembentukan desa/kelurahan bersinar ini di Kabupaten PPU, serta pemantapan tenaga aksesor kita sehingga diharapkan mampu menambah wawasan anggota dalam melaksanakan tugas-tugas BNK PPU kedepan,” pintanya.

Pria murah senyum ini menambahkan bahwa tekhnisnya di lapangan program ini nantinya adalah secara bertahab desa maupun kelurahan akan membangun ketahanan masyarakat melalui program bersinar yang telah ada tersebut.

“Dasar pemikiran program ini adalah membentengi masyarakat dalam lingkup terkecil yakni mulai desa/kelurahan agar memiliki ketahanan terhadap bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Jika ini sudah dapat terlaksana dengan baik insya Allah desa/kelurahan bersinar di PPU dapat kita wujudkan,” tutupnya. (*/adv)

Bupati Paser Ingatkan Tenaga Kesehatan LIndungi Diri

July 1, 2021 by  
Filed under Paser

Tana Paser – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengingatkan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas dalam penangangan kasus Covid-19, untuk mendahulukan keselamatan diri sebelum melakukan penindakan.

“Saya berpesan jaga diri sebelum melakukan tindakan, lindungi dulu diri kalian, baru lakukan pertolongan,” kata Fahmi saat meninjau eks RSUD, Rabu (30/06/2021).

Fahmi memberi atensi serius terhadap keselamatan nakes mengingat terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah, meski ia berharap kejadian itu tidak sampai terjadi di Kabupaten Paser.

“Kita berharap lonjakan Covid-19 di luar sana, kita berdoa semoga (kasus Covid) di Paser tidak bertambah, tidak terjadi lonajakan,” tutur Fahmi.

Pemkab Paser, lanjut Fahmi memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada para nakes, petugas keamanan dan petugas kebersihan, yang terlibat atas kerja keras mereka dalam penangangan Covid-19 di daerah.

“Sekali lagi ingatkan jaga kesehatan, terima kasih ya atas pekerjaan tugasnya di tempat yang sangat rawan ini,” katanya.

Fahmi berpesan kepada nakes untuk segera menyampaikan keluhan kepada instansi terkait jika terjadi suatu hambatan dalam bertugas.

“Kalau ada apa apa lapor ke Dinkes, apa yang kurang, APD misalnya atau lainnya,” ucap Fahmi.

Pemkab Paser telah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19, sebesar Rp17 Miliar RSUD Panglima Sebaya dan Rp12 Miliar untuk Dinas Kesehatan.

“Sudah kita anggarkan di RSUD 17 Miliar untuk pengadaan seperti alat-alat penanganan covid itu salah satunya ventilator. Kalau di Dinkes itu sebesar 12 Miliar untuk penanganan di puskesmas termasuk operasional,” ujar Fahmi. (*)

Sopir di Kota Balikpapan Dapatkan Pelatihan Service Excellence

July 1, 2021 by  
Filed under Wisata

Vivaborneo.com, Balikpapan – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, bekerjasama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. Kegiatanyang digelar yaitu Service Excellence Bagi Sopir Angkutan Wisata Kalimantan Timur pada Selasa, 29 Juni 2021 bertempat di Hotel Mega Lestari.

Kegiatan yang pertama kali dilaksanakan ini bertujuan untuk memberi pemahaman lebih kepada para sopir angkutan, agar mengetahui obyek-obyek wisata di Kaltim yang dapat kenalkan kepada para penumpang. Selain itu, para sopir juga dibekali dengan cara berkendara yang aman (Safety Driving) oleh Satlantas Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Sri Wahyuni yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Usaha Jasa & Sarana Pariwisata (PUJSP), Asrani Rasidi, mengatakan output dari kegiatan ini ke depannya para sopir dapat menambah kenyamanan penumpang dalam berwisata.

“Kami berharap setiap sopir akan mampu melayani para wisatawan. Tentunya juga akan menambah kenyamanan penumpang dalam informasi berwisata. Kita berharap penumpang akan merasa puas saat mereka berkunjung ke Kaltim sehingga dapat berkunjung kembali,” tutur Asrani.

Kegiatan ini menghadirkan 31 peserta yang terdiri dari sopir biro perjalanan, sopir taksi bandara dan sopir bus Balikpapan City Tour. Menghadirkan empat narasumber yang kompeten dibidangnya, yaitu Kasatlantas Kota Balikpapan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Praktisi HPI dan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asrani Rasyidi selaku Kepala Bidang PUJSP.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan, Doortje Marpaung yang membuka acara mewakili Kepala Dinas Pariwisata Katim dalam sambutannya menuturkan sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini.

“Sebuah kehormatan bagi kami, Balikpapan menjadi kota pertama diselenggarakannya kegiatan ini. Dan teman-teman kita semua disini, saya berharap sopir-sopir di Kota Balikpapan khususnya dan Kaltim pada umumnya, dapat melayani para wisatawan dengan menawarkan “service extra”, tidak hanya menyetir saja tetapi juga dapat menjelaskan kepada tamunya tentang wisata di Kaltim ini,” tutur Doortje.

Selain itu, Doortje berharap kepada para sopir yang mengikuti kegiatan ini selain menambah ilmu dan pengetahuan juga pastinya menambah jejaring baru. “Kalau tamu nyaman pasti mereka akan berkesan dan akan mencari kita lagi,” ujar Doortje.(Vb/Yul)

« Previous Page

  • vb