TCM & BEK Group Gelar Vaksin Gotong Royong Perdana di Kubar

July 24, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Salah satu perusahaan tambang batu bara PT. Trubaindo Coal Mining (TCM) dan Bharinto Ekatama (BEK) group menyelenggarakan vaksin gotong royong perdana di Kutai Barat (Kubar) guna menyukseskan program pemerintah dalam menuntaskan vaksin di seluruh Indonesia secara merata.

Pelaksanaan vaksin berlangsung diaula PT. TCM yang terletak di Camp Kampung Bunyut, Kecamatan Melak, Kutai Barat (Kubar), Jumat (23/7/2021).

Pelaksanaan dilakukan secara bertahap selama empat sampai lima hari terhadap 1.030 karyawan TCM & BEK dengan pelaksana Rumah Sakit (RS) Santa Familia Barong Tongkok.

Manajeman PT. TCM, melalui Kepala Tehknik Tambang (KTT) Wahyu Harjanto mengatakan, salah satu wujud keperdulian perusahaan kepada pemerintah, dimana vaksin ini terlselenggara di perusahaan Melak Group yang terdiri dari PT.TCM, BEK, TIS, NPR, GPK dan TRUST.

Ia menyampaikan, perusahaan akan memberikan vaksin kepada karyawan sebanyak kurang lebih 1.030 orang karyawan untuk tahap pertama. Pemberian vaksin ini akan berlangsung sekitar kurang lebih emnpat sampai lima hari.

“Untuk tahap pertama ini kita vaksin kurang lebih 200 orang karyawan, dan pelaksanaan vaksin ini kita bekerjasama dengan RS. Santa Familia Barong Tongkok,”ujar Wahyu H.

Dijelaskan Wahyu, tujuan dilaksanakan vaksin gotong royong ini, disamping membantu pemerintah, juga memberi kekebalan tubuh terhadap karyawan agar karyawan tidak mudah terpapar covid 19, dan karyawan tetap bisa beraktivitas dengan masksimal.

“inilah wujud manajeman kami dari PT. TCM dalam melindungi karyawannya dari wabah covid 19 gelombang kedua yang sangat signifikan belakangan ini di Kubar,”ungkapnya.

Dikatakan Wahyu, untuk tahap pertama akan dilakukan terhadapa karyawan saja. Kemudian nanti tahap kedua akan dilakukan terhadap keluarga karyawan.

“Kita masih koordinasi dengan Biofarma terkait kota vaksin,”kata Wahyu.

Wahyu menuturkan, saat ini yang paling penting adalah karyawan dulu, setelah itu baru keluarga karyawan. Intinya perusahaan akan meberikan perlindungan yang maksimal kepada karyawan, karena karyawan ini yang selalu berinteraksi dengan kawan yang lain di lapangan. Apabila karyawan pulang ke rumah akan memberi rasa aman kepada keluarga di rumah.

“Memang pertama karyawan banyak takut untuk vaksin. Setelah dilakukan webinar oleh tim satgas covid melak group bekerjasama dengan RS Santa Famila yang disampaikan oleh direkturnya dr. Winardi, akhirnya karyawan menyadari dengan bahayanya covid 19 ini,”bebernya.

Wahyu berpesan kepada seluruh karyawan, biarpun sudah di vaksin diharapkan karyawan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Vaksin ini tidak menjamin kebal dari virus yang ada, akan tetapi memberi perlindungan dan mengurangi tingkat keparahan apabila terpapar.

Sementara itu Bupati Kubar, FX. Yapan melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Silan menyampaikan terima kasih kepada PT. TCM group yang sudah membantu pemerintah dalam hal menuntaskan vaksin melalui program vaksin gotong royong ini.

“Ini baru pertama kali dilaksanakan di Kutai Barat ini,”ujar Silan.

Silan menuturkan, dengan dlaksanakan vaksin ini diharapkan dapat mengurangi terpaparnya covid 19 yang saat ini sangat signifikan penyebarannya, maka dari itu pemerintah Kubar memperpanjang PPKM hingga tanggal 25 Juli ini.

“Semoga dengan perpanjangan PPKM dan Vaksin gotong royong dari PT.TCM group ini dapat mengurangi penebarannya karena sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat,”kata Silan.

Dengan banyaknya vaksin yang diberikan karyawan kurang lebih 1.030 selama empat atau lima hari ini, diharapkan berjalan dengan lancar, dan pemerintah akan memantau terus kegiatan vaksin ini hingga selesai.

Atas nama pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Silan mengimbau dan berharap kepada seluruh kontraktor dan pengusaha baik yang pertambangan maupun yang perkebunan yang berada di Kubar ikut membantu pemerintah untuk menuntaskan vaksin ini secara merata di seluruh pelosok tanah air dengan mengikuti jejak dari PT. TCM & BEK group melaksanakan vaksin gotong royong ini. (arf).

 

Anggota DPR RI Dari Partai Demokrat Siap Biayai Fino Hingga Selesai Pendidikan

July 24, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Perduli kemanusiaan seorang politisi dari fraksi partai Demokrat anggota DPR RI komisi 5 zona Kaltim, H. Irwan siap membantu pendidikan Fino yang masih berumur 9 tahun. Fino telah menjadi yatim piatu karena kedua orangtuanya meninggal terkana covid-19 seminggu lalu.

“Irwan berpesan kepada saya untuk mendatangi Fino di Tering dan disuruh menyampaikan beliau siap menanggung biaya pendidikannya hingga perguruan tinggi,”kata Ketua koordinator Irwan satu untuk Kutai Barat (Kubar) Ardianson saat menyampaikan santunan ke rumah Fino di Kampung Purworejo Rapak, RT.04, Kecamatan Tering, Kubar. Jumat (23/7/2021)

Dikatakan Ardianson atau yang akrab dipanggil Ardi, ia mendapat mandat dari Irwan untuk menyampaikan santunannya kepada Fino. Irwan terketuk hatinya melihat Fino yang masih kecil dan belum mengerti apa-apa kini tinggal dengan para kerabat dan tetangga.

Ardi menuturkan, begitu mendapat mandat dari Iwan, ia dan tim berangkat ke Tering guna menyampaikan apa yang dimandatkan kepadanya. Jawaban pihak keluarga atau kakak angkatnya menyampaikan Fino masih mempunyai kakek dan nenek yang masih hidup di Jawa. Kemungkinan besar Fino akan dibawa kakek dan neneknya ke Jawa.

“Jawaban dari pihak keluarga yang mengasuh dikatakan Fino akan dibawa ke Jawa karena menurutnya kakek neneknya yang lebih berhak atas Fino,”ungkap Ardi.

Menurut Ardi Irwan siap membantu pendidikan Fino biarpun dia sampai di Jawa. Apabila pemerintah setempat maupun dari keluarga Fino sendiri tidak bisa membiayai pendidikan, Fino ia siap untuk membantu biaya pendidikan asal ada permintaan dari pihak keluarga.

“Intinya Irwan sebagai politisi dari partai Demokrat siap membantu adik Fino,”tuturnya.

Sementara itu Toni yang mengasuh dan juga kakak angkat Fino saat ditanya media ini menyampaikan, kedua orang tua dari Fino meninggal hampir bersamaan. Pertama si ibu yang meninggal duluan dan sedang hamil sekitar enam bulan. Sementara bapaknya mesyusul sehari sesudah ibunya meninggal.

Ia mengatakan, banyak berita simpang siur di medsos yang mengatakan kedua orang tua Fino baru pulang dari Jawa saat terkana covid 19.

Dikataka Toni, semua tidak benar. Yang benar mereka berasal dari Jawa Tengah di daerah Sragen. Bukan baru datang dari Jawa.

“Banyak yang salah mengartikan,” kata Toni.

Toni menyampaikan terima kasih kepada bapak H. Irwan anggota DPRR RI dari partai Demokrat yang sudah beritikad baik untuk membantu pendidikan Fino.

“Kami atas nama keluarga dari Fino mengucapkan banyak terima kasih kepada beliau, nanti kami akan rundingkan dulu dengan pihak keluarga,”jawab Toni.

Ia berharap semoga Fino tetap semangat dan selalu kuat menjalani hidup. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua lapisan masyarakat yang sudah hadir ke tempat Fino dan memberi support serta dukungan juga bingkisan.

“Semoga Allah SWT yang membalasnya,” tutup Toni. (arf)

 

Reses, Warga Keluhkan Infrastruktur dan Penerengan Jalan pda Anggota Dewan

July 23, 2021 by  
Filed under Samarinda

Novi Marinda Putri

SAMARINDA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Novi Marinda Putri menampung keluhan warga terkait masalah infrastruktur dan penerangan lampu jalan. Keluhan tersebut diterima saat menggelar reses yang pada Kamis (22/07/2021) di Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.

Dalam reses yang digelar mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19 tersebut, Novi sapaan akrabnya banyak mendengarkan masukan dan keluhan masyarakat. Seperti halnya, keluhan soal infrastruktur seperti persoalan drainase dan vaksin covid-19 per Kecamatan

Menanggapi keluhan tersebut, Novi yang juga anggota Badan Anggaran itu akan segera melakukan koordinasi melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sebelumnya dirinya sudah bertemu dengan dinas yang menangani namun terkendala anggaran.

“Warga meminta penerangan jalan utama Loa Bakung yang kini gelap pada malam harinya dan rawan terjadi tindak kejahatan maupun kecelakaan. Insya Allah tahun ini kalau tidak ada potongan lagi akan utuh dilaksanakan,” jelas Bendahara Fraksi PAN Samarinda

Lebih lanjut, Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional Kaltim (BM PAN) menambahkan, Rp10 miliar anggaran yang diperlukan untuk menuntaskan persoalan penerangan di Kota Samarinda. Banku provinsi dan Pusat.

“Terkait ini semua kita akan perjuangkan semua aspirasi masyarakat. Kita berdoa Mudah-mudahan semua bias direalisasikan,” tutupnya. (man)

Media Harus Cantumkan Penanggung Redaksi dan Alamat

July 23, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Saat ini, media daring alias online menjamur. Media daring banyak bermunculan berebut kue advertorial di pemerintahan baik di DPRD maupun pemerintah daerah. Lantas, apa saja ketentuan media daring?

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Endro S. Efendi yang juga penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim menyebutkan, ada Standar Perusahaan Pers yang sudah dibuat Dewan Pers. Dewan Pers sendiri merupakan lembaga yang menjalankan amanah Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999.

Endro S Efendi

Endro yang juga salah satu ahli pers tersertifikasi dari Dewan Pers itu menyampaikan, aturan mengenai Standar Perusahaan Per situ tertuang dalam Peraturan Dewan Pers Nomor 03 Tahun 2019.
Dikatakan Endro, ada 26 pasal dalam Standar Perusahaan Pers tersebut. Namun, ada beberapa hal penting yang setidaknya harus diperhatikan oleh media daring.

“Saat ini banyak diabaikan adalah, media tidak mencantumkan penanggung jawab dan alamat redaksinya,” kata Endro. Padahal, ketentuan mengenai alamat dan susunan redaksi itu sudah ditegaskan dalam Pasal 7 peraturan Dewan Pers tersebut.

Pencantuman nama media, alamat redaksi, kontak redaksi hingga penanggung jawab redaksi adalah salah satu wujud pertanggungjawaban atas karya jurnalistik yang diterbitkan atau disiarkan.

Dikatakan juga, masih sesuai ketentuan, penanggung jawab redaksi atau pemimpin redaksi wajib memiliki kompetensi wartawan utama. Selain itu, perusahaan pers harus berbadan hukum perseroan terbatas (PT).

“Ada banyak ketentuan yang mengatur untuk mendorong media professional. Setidaknya, media bisa mematuhi ketentuan yang sangat krusial lebih dahulu,” sambungnya.

Prinsip keterbukaan menjadi poin utama dalam aturan Dewan Pers ini. “Ini eranya terbuka, aneh kalau membuat media sembunyi-sembunyi, tidak mencantumkan siapa awak redaksi, dan di mana alamatnya,” katanya.

Ia berharap, ke depan semua media dan para wartawan di Kaltim semakin professional, mematuhi ketentuan yang ada.

“Sehingga bisa membantu menyebarluaskan informasi yang akurat dan berimbang dalam mendukung pembangunan di Kaltim,” pungkasnya. (*)

Belajar Mencintai Lingkungan dari Kisah Uut dan Uti di Danau Semayang

July 23, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

Kampanye untuk mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dilakukan Bunda PAUD Kalimantan Timur Hj Norbaiti Isran Noor. Dalam sebuah video youtube yang baru diupload Pokja Bunda PAUD Kalimantan Timur, Rabu (21/7/2021). Istri Gubernur Kaltim H Isran Noor itu menyajikan edukasi untuk mencintai lingkungan dalam bentuk bercerita, serta mengenalkannya kepada dunia anak-anak.

Cerita tentang Uut dan Uti, merupakan karya Fitri Susilowati, Ketua Kampung Dongeng Etam. Menceritakan dua ikan pesut yang hidup di sekitar Danau Semayang, Kutai Kartanegara. Pesut adalah binatang mamalia yang bentuknya mirip lumba-lumba dan termasuk hewan langka di dunia. Pesut hanya ada di perairan sungai pulau Kalimantan. Jumlahnya pun tidak lebih dari 76 ekor.

Dalam video singkat itu, ketua TP PKK Kaltim itu menceritakan kisah Uut dan Uti kepada sang cucu yang bernama, Samudera. Sang cucu pun antusias mendengarkan cerita.

“Dua ekor pesut menyelam ke sana kemari. Dia mengitari Danau Semayang. Di pinggir danau itu, banyak pohon-pohon,” kisah Norbaiti.

“Tanpa disadari, Uti tertinggal jauh dari Uut. Perhatian Uti tertuju kepada sebuah benda berwarna biru dan bening,” sambung Norbaiti melanjutkan ceritanya.

Singkat cerita, si Uti menelan sebuah benda berwarna biru dan bening yang mengapung di danau itu. Uti lalu tersedak dan mulai mengerang kesakitan. Ternyata, yang ditelan Uti adalah sampah plastik. Uut pun berusaha menolong Uti yang mulai kesulitan bernafas. Betapa kecewa si Uti, sebab ketika mereka muncul ke permukaan, bukannya pertolongan yang mereka dapat. Orang-orang yang berada di sekitar mereka justru bersorak. “ Hore, ada pesut timbul.”

Sampai ketika seorang nelayan bernama Ulay, mendengar suara Uut meminta tolong. Meski pertolongan diberikan, sampai ke perawat dan dokter hewan terdekat, Uti tidak bisa diselamatkan. Uut pun sedih, karena sekarang dia harus bermain sendiri, tanpa Uti, sahabatnya.

“Andai tidak ada orang yang membuang sampah ke danau,   pasti Uut masih bisa bermain dan bersenang-senang dengan Uti di Danau Semayang,” ucap lirih Norbaiti.

Pesan penting yang ingin disampaikan Norbaiti dalam video berdurasi 3 menit 20 detik itu adalah agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan sejak dini mendidik anak-anak untuk mencintai lingkungan dan alam sekitarnya. (sam)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1187467
    Users Today : 3166
    Users Yesterday : 5952
    This Year : 123977
    Total Users : 1187467
    Total views : 11292470
    Who's Online : 56
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-23