Puslatbang KDOD Samarinda Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional 2021

July 22, 2021 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Vivaborneo.com, , Samarinda — Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) , Adi Suryanto menegaskan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang terus meningkat dan meluas, maka dipersilahkan untuk melakukan pembelajaran secara virtual, sebagai ganti pembelajaran classical. Read more

Pemotongan Hewan Kurban di RPH Jone Ikuti Protokol Kesehatan

July 22, 2021 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Satu hari setelah hari raya Iduladha, suasana di Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan (RPH) daerah Jone, Tanah Grogot terlihat ramai. Dari pantauan, sejak hari pertama dan kedua, puluhan penjaga hewan tampak sibuk memotong hewan kurban yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA.

Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan (Disbunak) Kabupaten Paser, Djoko Bawono, mengatakan proses pemotongan hewan di RPH telah memenuhi protokol kesehatan guna mencegah kerumunan massa.

“Kesepakatan antara Pemerintah Daerah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah, pemotongan dilakukan di RPH dengan pengawasan Polres Paser dan tim Satgas Covid-19,” ucap Djoko Rabu (21/07/2021),

Djoko menerangkan RPH Jone tidak memungkinkan melakukan pemotongan hewan kurban dalam jumlah banyak karena kapasitasnya hanya bisa memotong 70 ekor.

“Akibat tingginya pemotongan hewan saat Idul Adha, tidak semua pemotongan dilakukan di RPH. Pantauan Dinas Perkebunan dan Peternakan pada Iduladha kali ini diperkirakan ada 500 ekor sapi yang dipotong masyarakat,” kata Djoko.

Pemerintah Daerah telah mengimbau penyelenggara kurban untuk melakukan pemotongan hewan sesuai protokol kesehatan yang tidak menimbulkan kerumunan massa.

“Kami juga memastikan petugas Disbunak Paser beserta balai penyuluhan di kecamatan mengawasi kesehatan hewan yang dipotong selama Iduladha ini,” ucap Djoko.

Kepala UPTD RPH Jone Mahmudi mengatakan selama dua hari ini sebanyak 60 sapi dan 13 kambing yang telah dipotong di RPH.

“Total dua hari ini 73 hewan baik itu yang dilakukan petugas RPH atau penyelenggara kurban dari masyarakat. Besok masih ada 1 sapi yang dipotong,” kata Mahmudi.

Pemotongan satu ekor sapi di RPH Jone dikenakan retribusi sebesar Rp66.000 dan pemotongan satu ekor kambing sebesar Rp32.500. Biaya itu untuk jasa karantina, pemeriksaan dokter hewan, hingga pendistribusian hewan. Semuanya masuk ke kas negara.

Sementara Dokter hewan (drh) Desi Susanti selaku petugas yang memeriksa kesehatan hewan di RPH Jone mengatakan, sebelum dipotong setiap hewan yang datang terlebih dahulu dites kesehatan fisik.

“Setelah dipotong hewan diperiksa lagi isi perutnya seperti hati, paru-paru, usus, ginjal, dan organ lainnya untuk memastikan tidak ada cacing atau bakteri,” ujar drh. Desi.

Setelah semua tahapan itu selesai, RPH Jone mengeluarkan surat keterangan sehat ditandai stampel sehat di kaki sapi. RPH Jone memastikan daging yang dipotong di sana adalah daging yang sehat dan halal untuk dikonsumsi masyarakat. (*)

 

ASN Paser Kembali Masuk Kantor

July 22, 2021 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Paser mulai bekerja di kantor atau work from office sebagaimana dituangkan dalam Surat edaran Bupati Paser Nomor 061.1/1601/org tentang sistem kerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser dalam tataran normal baru.

“Aturan ini berlaku mulai 22 Juli 2021,” kata Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Rabu (21/07/2021).

Dalam surat itu Bupati meminta ASN dan PTT pada setiap perangkat daerah agar melaksanakan tugas kedinasan di kantor atau work from office dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

dr Fahmi Fadli

Dalam menjalankan tugasnya, ASN dan PTT tetap memerhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan disiplin mencuci tangan.

“Kepala perangkat daerah menyederhanakan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi,” kata Bupati Fahmi.

Begitu juga dalam hal penyelenggara rapat, Bupati meminta agar ASN mengedepankan rapat dilakukan secara daring atau online.

Jika memang dirasa penting untuk dilakukan rapat secara tatap muka, Bupati meminta untuk membatasi jumlah peserta rapat, waktu dan memerhatikan jarak aman.

Hal penting lainnya dalam edaran itu bahwa ASN dari perjalanan luar daerah wajib menyertakan hasil negatif tes antigen.

Dalam hal ini Bupati meminta kepala perangkat daerah untuk mengawasi ASN yang melakukan perjalanan dinas dengan fleksibilitas lokasi bekerja sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Jika terdapat pelanggaran akan diberikan hukum disiplin sesuai perundang-undangan,” ucap Bupati.

Bupati juga meminta pada hari Sabtu dan Minggu ASN untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah sebagaimana Instruksi Gubernur Kalitim nomor 1 Tahun 2021 tentang pengendalian wabah Covid-19, sampai batas waktu yang ditentukan. (*)

Masjid Agung Baiturrahim Barong Tongkok Potong Sepuluh Sapi Qurban

July 22, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SENDAWAR – Hari kedua Idul Adha 1442 H, panitia qurban Masjid Agung Baiturrahim Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar), memotong sepuluh sapi dan satu kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari masyarakat sebanyak 8 sapi dan 1 kambing, Pemkab dan PT Barinto Ekatama (BEK) masing-masing 1 sapi.

Ktua panitia qurban yang juga sekretaris pengurus Masjid Agung Baitrrahim Fachrujiansyah Bahsan mengatakan, penyembelihan hewan qurban disepakati hari kedua Idul adha, karena menurutnya hari pertama idul adha khusus kumpul bersama keluarga dirumah.

“Kami dari panitia sudah sepakat untuk penyembelihan hewan qurban pada hari kedua idul adha,”ujar Oji, panggilan akrabnya didampingi Kabag Keuangan Pengurus masjid Baiturrahim Anis Rivaldi, Rabu (21/7/2021).

Oji menuturkan, penyembelihan sapi qurban ini dilaksanakan rabu pagi pukul 10.00 wita, dan selesai sekitar pukul 15.00 wita. Pukul 16.00 wita daging qurban dibagikan kepada masyarakat muslim Barong Tongkok dan sekitarnya.

“Panitia membagikan kupon kepada masyarakat sebanyak 1.080 kupon untuk pengambilan daging qurban,”ungkapnya.

Diakui Oji, jumlah hewan qurban tahun ini memang agak menurun di banding tahun 2020. Saat ini hanya 10 sapi dan satu kambing. Sedangkan tahun kemarin sebanyak 14 sapi dan pembagian dagingnya lebih banyak tahun kemarin dibanding tahun ini.

“Setelah kita timbang dan dibagi semua daging hanya mendapatkan 9 ons perkantong karena dibagi 1.080 kantong,”jelasnya.

Ia membeberkan, sebelum panitia membagikan hewan qurban, panitia sudah membuat aturan kepada masyarakat agar tetap menerapkan prokes. Mereka harus antri dan jaga jarak, apabila mereka tidak menjaga jarak tidak akan dibagikan hewan qurbannya, harus memakai masker, dan cuci tangan.

“Kami cek dulu suhu tubuh masyarakat yang mau ambil, apabila suhu tubuh diatas 37 derajat kami suruh pulang,”ungkapnya.

Pengetatan pembaguan hewan qurban ini dilakukan karena pandemi covid 19 ini sangat signifikan.

Dijelaskan Oji, panitia yang dilibatkan untuk memotong dan membersihkan hewan qurban sudah diperiksa semua sebelum membersihkan hewan qurban. Semua yang ada di lingkungan masjid yang ikut membersihkan disini sudah steril semua.

Atas nama panitia qurban dan pengurus masjid Agung Baiturrahim Oji menyampaikan ucappan terimakasih kepada Koramil dan Polsek Barong Tongkok yang ikut mengamankan mulai dari penyembelihan hingga pembagian hewan qurban.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah berqurban, dan alhamdulillah hewan qurban yang disumbangkan ke masjid Agung Baiturrahim sudah terbagi secara merata kepada masyarakat muslim Barong Tonkok dan sekitarnya,” kata Oji. (arf)

Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Hingga ke Pelosok Negeri

July 21, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

JAKARTA – Menyambut Hari Raya Iduladha 1442 H/2021, Telkomsel sebagai leading digital telco company yang konsisten hadir di tiap fase kehidupan masyarakat, kembali menjalankan aksi berbagi manfaat melalui penyaluran hewan kurban bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program corporate social responsibility (CSR) yang pada tahun ini mengusung semangat #BukaPintuKebaikan, Telkomsel menyalurkan bantuan 906 ekor hewan kurban kepada sekira 56.200 penerima manfaat di sekira 800 lokasi hingga pelosok negeri. Penyerahan hewan kurban yang terdiri dari 129 ekor sapi dan 777 ekor kambing tersebut dilakukan secara simbolis oleh Telkomsel secara virtual dan dihadiri oleh perwakilan penerima manfaat dari seluruh Indonesia, Senin (19/07/2021).

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, Iduladha selalu menjadi momen yang tepat bagi Telkomsel untuk dapat kembali berkontribusi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia melalui penyaluran bantuan hewan kurban. Upaya ini merupakan wujud nyata dari komitmen Telkomsel yang ingin terus membuka pintu kebaikan dengan berbagi dan memberikan dukungan bagi setiap lapisan masyarakat di segala kondisi, termasuk di masa pandemi yang penuh tantangan saat ini. Pada momen Iduladha tahun ini,

“Telkomsel juga mengusung semangat gotong royong dengan menjalin kolaborasi bersama mitra-mitra strategis dalam menyediakan sekaligus mendistribusikan hewan kurban agar dapat membantu menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara menyeluruh,” kata Hendri.

Dikatakan Hendri, mitra strategis yang menjadi bagian dari aksi kolaborasi bersama Telkomsel ini berasal dari ekosistem bisnis perusahaan, di antaranya komunitas kerohanian Islam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), lembaga sosial terpercaya, yayasan, platform crowdfunding seperti KitaBisa.com, hingga startup digital Ternaknesia yang merupakan salah satu peserta program NextDEV Telkomsel sebagai penghubung UMKM peternak lokal. Aksi kolaboratif tersebut dilakukan bukan hanya untuk memperluas cakupan penyaluran hewan kurban secara konvensional maupun digital, melainkan sebagai bagian dari upaya Telkomsel dalam membantu menguatkan ekonomi digital masyarakat secara inklusif melalui pemberdayaan UMKM peternak lokal.

Hendri  menambahkan, sejumlah bantuan hewan kurban juga berasal dari sumbangan karyawan Telkomsel. Keseluruhan bantuan hewan kurban ditargetkan dapat didistribusikan ke sejumlah masjid, rumah sakit, pesantren, lembaga sosial, panti asuhan, yayasan, hingga pemukiman masyarakat yang berada di sekitar wilayah kantor dan infrastruktur operasional Telkomsel di berbagai pelosok negeri.

Di tengah kondisi yang menantang seperti saat ini, sangat penting bagi masyarakat Indonesia dan para pemangku kepentingan agar dapat saling bahu-membahu dan saling berbagi dalam menebarkan manfaat. Untuk itu, melalui kegiatan ini Telkomsel senantiasa mengaktualisasikan komitmennya yang selalu berusaha membuka berbagai kesempatan untuk saling berbagi serta menebarkan manfaat bagi setiap lapisan masyarakat di segala fase kehidupan.

Telkomsel berharap, bantuan yang diberikan ini dapat membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Indonesia yang memaknai Hari Raya Idul Adha dengan rasa syukur meski kita masih berada di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Melalui dukungan sosial ini, Telkomsel berharap dapat memberikan inspirasi dan memicu semangat bagi para penerima manfaat agar dapat bersama-sama bertahan dan berbagi untuk sesama.

“Bantuan ini pun diharapkan dapat meringankan tantangan ekonomi sosial yang dialami masyarakat di masa pandemi yang masih berlangsung saat ini. Ke depan, Telkomsel akan terus berkomitmen memperkuat upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju, menghadirkan semangat dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital dengan semangat gotong royong,” ucap Hendri. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1188429
    Users Today : 4128
    Users Yesterday : 5952
    This Year : 124939
    Total Users : 1188429
    Total views : 11296876
    Who's Online : 43
    Your IP Address : 216.73.216.159
    Server Time : 2026-01-23