Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Menurun Drastis dan Kesembuhan Meningkat

August 23, 2021 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Upaya Penanganan Kasus Covid-19 di kalimantan Timur pelan namun pasti menunjukkan tanda tanda harapan terkendali. Hal ini dapat dilihat dari rilis Satgas Covid-19 kaltim update perkembangan Covid-19 Kaltim , Minggu 22 Agustus 2021 tercatat terkonfirmasi positif Covid-19 turun drastis dibawah 1.000 kasus, tepatnya diangka 599 kasus sedangkan pasien meninggal 26 orang termasuk pasien sembuh 1.732 kasus.

Padahal pada Selasa 10 Agustus 2021 warga positif Covid-19 sebanyak1.546 kasus, jumlah warga meninggal cukup tinggi mencapai 79 kasus. Bahkan pernah mancapai titik puncak pada Jumat 30 Juli 2021, dimana berdasarkan rilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim bertambah mencapai angka 2.364 kasus terkonfirmasi positif.

Tentunya angka yang drastis ini cukup menggembirakan bagi warga Kaltim, dimana segala upaya telah dilakukan termasuk melaksanakan aturan PPKM level 4 (sebelumnya disebut PPKM Darurat) yang telah berlangsung lebih dari satu bulan, dimana warga telah berkorban dengan segala pembatasan sosial termasuk dari sisi ekonomi – usaha mikro, kecil dan menengah yang sangat terdampak akibat pembatasan aktivitas sosial ekonomi.

Menanggapi atas kondisi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Hj Padilah Mante Runa berharap kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan terus ditingkatkan.

“Tidak ada kata lain, kepatuhan masyarakat sangat menentukan perubahan pandemi menjadi kondisi lebih baik,” kata Padilah, Minggu (22/8/2021).

Dikatakannya, angka-angka itu menjadi asesmen pusat dalam menentukan level pelaksanaan PPKM di daerah, terutama Kaltim yang selama ini dinilai kasusnya tinggi di luar Jawa-Bali.

“Mari kita buktikan, komitmen dan tekad kuat untuk keluar dari wabah ini bisa dilakukan dengan selalu pakai masker, tetap menjaga jarak dan tidak berkerumun ketika berinteraksi, biasakan cuci tangan sebelum dan setelah beraktifitas, mengurangi serta membatasi aktifitas di luar rumah,” ujar mantan Direktur RSKD Atma Husada Mahakam Samarinda ini.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Isran Noor saat mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM dan Penanganan Covid-19 di Luar Jawa-Bali secara daring dipimpin Menko Perekonomian Erlangga Hartanto dari Ruang Heart of Borneo, Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu, 21 Agustus 2021 mengatakan, setengah bulan terakhir ini, pasien dirawat menurun dan sembuh meningkat, meninggal turun, kasus aktif atau pasien positif juga turun.

“Penerapan PPKM cukup efektif menekan penyebaran dan penularan virus corona di daerah, termasuk vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan 5M serta pelaksanaan 3T,” ujar Isran Noor.

PPKM Darurat atau sekarang diubah menjadi PPKM level 4 telah diberlakukan di seluruh wilayah Kaltim. Dimulai pada 3 Juli 2021 kepada 3 Kota/Kabupaten yakni Balikpapan, Bontang dan Berau, kemudian tanggal 19 juli 2021 menyusul Kota Samarinda masuk PPKM level 4. Pada 26 Juli 2021 Pemerintah Pusat melalui Satgas Covid-19 menetapkan Provinsi Kaltim termasuk daerah yang menerapkan PPKM level 4 hingga sekarang (22/08/2021) masih berlaku. (*/hel)

Ketua SMSI Kaltim: Perusahaan Pers Jangan Korbankan Mutu Jurnalisme dan Profesionalisme

August 22, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Di era revolusi digital, membuat media online menjadi sangat mudah. Akibatnya, banyak media online bermunculan. “Demam” media ini harus disikapi dengan bijak. Karena memang tidak ada larangan membuat atau membangun media online di iklim demokrasi saat ini. Di sisi lain, munculnya banyak media baru tidak boleh mengorbankan mutu jurnalisme dan profesionalisme.

Hal itulah yang disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim Abdurrahman Amin, di hadapan belasan pemilik media online di Kaltim. Pertemuan dengan pengurus SMSI Kaltim itu bertajuk “Temu Media: Mewujudkan Media Online yang Profesional dan Bermartabat.” Diinisasi para pemilik media dan SMSI Kaltim, kegiatan tersebut berlangsung santai di aula gedung PWI Kaltim, Jalan Biola, Samarinda, Sabtu (21/8/2021).

Rahman -panggilan Abdurrahman Amin- menjelaskan, saat ini jumlah media online yang tergabung di SMSI Kaltim mencapai 50-an perusahaan. Tersebar di 10 kabupaten/kota di Kaltim. Sebagai salah satu organisasi yang menjadi konstituen Dewan Pers, SMSI berkewajiban melakukan pembinaan terhadap anggotanya untuk mewujudkan iklim pers yang sehat dan profesional.

Karena itu, kata Rahman, SMSI Kaltim hadir untuk membantu perusahaan pers semakin sehat dan profesional. Salah satu indikator untuk mengukur sehatnya perusahaan pers adalah proses verifikasi yang dilakukan Dewan Pers.

Saat ini, sudah 8 perusahaan pers di Kaltim yang sudah terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Lima di antaranya sudah terverifikasi secara faktual.

Rahman mendorong agar lebih banyak lagi perusahaan pers, khususnya media online di Kaltim, yang terferifikasi di Dewan Pers. SMSI Kaltim, katanya, siap melakukan pendampingan sebagai fasilitator untuk membantu perusahaan pers di Kaltim terverifikasi di Dewan Pers.

Sekretaris SMSI Kaltim, Wiwid Marhaendra menambahkan, memang tidak mudah bagi perusahaan pers untuk memenuhi syarat sesuai ketentuan Dewan Pers. Apalagi bagi perusahaan pers yang terhitung baru. Karena itu, untuk tetap mengakomodir perusahaan pers, Wiwid, memberikan syarat minimal yang harus dipenuhi. Pertama, perusahaan pers harus berbadan hukum perseroan terbatas (PT) dengan entitas usaha khusus pers.

“Tidak boleh jenis usaha lain,” katanya.

Dikatakan, perusahaan pers wajib memiliki pemimpin redaksi yang telah mengantongi kompetensi utama atau telah mengikuti UKW (ujian kompetensi utama) level utama. .

Dua syarat ini, katanya, tidak bisa ditawar. Karena akan berkonsekuensi terhadap berita atau konten yang dihasilkan perusahaan pers tersebut. “Kalau tidak memenuhi dua syarat itu, berarti beritanya bisa dikategorikan bukan produk pers. Dan ini berbahaya ke depanya,” pungkas Rahman. (*)

Pemkab Kukar Canangkan 7.600 Hektar Lahan Tanam Untuk Program Merdeka Pangan

August 22, 2021 by  
Filed under Nusantara

TENGGARONG – Bertepatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 76 tahun, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan gagasan terbaru memboyong enam Stakeholder sekaligus, untuk membangkitkan semangat ketahanan pangan, pembinaan Sumber Daya Manusia. Hal ini tak terlepas dalam upaya menyejahterakan Petani, khusunya di Kabupaten Kukar

Dalam Kerjasama ini, enam stakeholder memiliki peranan penting. Mereka berkolaborasi dalam membina dan mengawasi petani Kukar, untuk dapat melanjutkan produktifitas untuk kemajuan ekonomi. Selain itu, program ini juga bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk mempersiapkan Ketahanan Pangan khususnya di Kaltim.

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damasnyah mengatakan, selama ini pemerintah kerap menurunkan bantuan, mulai dari bibit, pupuk hingga subsidi lainnya untuk jenis jagung ini. Sejak dikelola dua tahun lalu hasilnya ternyata belum optimal.

“Dari banyaknya evaluasi ini, PT Indoditas Duta Raya yang dipimpin oleh Pengusaha Muda Firly Firdauzy menuangkan ide Agro Solution membawa harapan baru untuk Kukar khususnya di bidang pangan,” kata Edy Damansyah di Kantor Bupati Kukar, Selasa (17/8/2021)

Pemkab Kukar tertarik dengan program ini karena semua dikawal Indoditas Duta Raya seperti pembelian hasil panen jagung hingga asuransi jika petani ggal panen. Edi berharap, melalui PT Indoditas Duta dapat berjalan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat petani Kukar. Pemkab

Budidaya Jagung pipil Kering, disiapkan menjadi komuditi unggul di Kukar, diprediksi bakal memenuhi kebutuhan pangan selain Kaltim juga dari luar daerah dengan jumlah yang tinggi.

Menurut Bupati , potensi Sumber Daya Manusia di Kukar dan lahan pertanian yang luas diharapkan dapat memenuhi gagasan yang kongkrit untuk kebutuhan tersebut.

Kolaborasi pemerintah untuk budidaya ini terjalin bersama PT. Indoditas Duta Raya, PT Restu Agropro Jayamas, PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Kayaku, PT Asuransi Central Asia dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara). Kesepakatan ini tertuang dalam nota kesepahaman Kerjasama Program Budidaya dan Kerjasama Pembelian Jagung Pipil Kering di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Penandatanganan kerjasama dilakukan di Kantor Bupati Kutai Kartanegara di, Selasa (17/8/2021) yang

ditandatangani oleh Edi Damansyah selaku Bupati Kutai Kartanegara, Firly Firdauzy Sebagai Direktur PT. Indoditas Duta Hasfirdauzy Raya, Dedy Supriadi selaku Direktur PT Restu Agropro, Rahmad Pribadi selaku Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Purnomo Adi Wibowo, selaku Area Manager Kaltimtara PT Petrokimia Kayaku. Aminuatoyo sebagai Pimpinan PT Bank Kaltimtara. Dan Mery Charles selaku Pimpinan Cabang PT Asuransi Central Asia.

Masing masing stakeholder memiliki tugas dalam kesepakatan tersebut dengan nama program Agro Solution yang di prakarsai oleh Indoditas yang di sebut Program AGRODITAS.

Kesepakatan Bersama ini akan ditindaklanjuti oleh para pihak dengan menunjuk ataupun memberikan kewenangan kepada pejabat dalam lingkup organisasi masing-masing pihak untuk melaksanakan fungsi dan tugas . dari kolaborasi ini, Edi Damansyah menegaskan Kutai Kartanegara Merdeka Pangan.

Sementara Firly Firdauzy kehadiran perusahaannya dalam program ini untuk mengawal para petani Kukar. Ia melihat SDM hingga SDA di kukar mampu untuk menggembleng sektor pangan. Apalagi untuk peningkatan ekonomi di taraf masyarakat petani. Bekerjasama dengan Pemkab Kukar ini pertamakalinya di Kaltim.

“Semua kami siapkan. Jadi para petani bahkan pemerintah tidak perlu risau dengan hasil panen dari garapan 7.600 Hektar program bibit jagung ini,” kata Firly.

Dikatakan, bersama lima perusahaan lainnya telah disiapkan lengkap untuk petani Kukar. Ada yang sebagai persiapan lahan, asuransi, bantuan permodalan, pengawasan sampai pembinaan para pertani serta infestor pembeli hasil panen.

Kegiatan ini juga tidak terlepas perhatian dan peran serta dari Safaruddin selaku anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltim. Sebagai ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim, Safaruddin mendorong agar pemerintah daerah dapat menghadirkan stimulus secara kongkrit dalam menciptakan kesejahteraan terhadap petani.

Dalam penandatanganan kerja saa tersebut, hadir Wakil DPRD Kaltim Muhammad Samsun serta Elly Hartati Rasyid sebagai anggota DPRD Kaltim. Samsun menyebut kerja sama ini menjadi program terbaik serta terlengkap di Kutai Kartanegara.

“Seperti yang menjadi harapan kami, Kukar harus Merdeka pangan. Bahkan Ketua DPD PDIP Kaltim sudah menegaskan, setiap daerah harus melakukan kerja kerja kerakyatan yang kongkrit. Kami sangat mendukung dan membantu untuk realisasi program tersebut,” Pungkas Samsun

Fungsi dan Tugas para pihak diantaranya : :

  1. Pemkab Kutai Kartanegara

– Menyediakan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara secara terprogram.;

– Memberikan stimulus Sarana Produksi Pertanian (SAPROTAN) berupa Bibit Unggul Jagung Hybrida, Pupuk dan Pestisida kepada Petani sesuai dengan kebutuhan Program ini;

– Pemberian Stimulus Bantuan SAPROTAN dalam Program ini hanya berlaku 1 (satu) kali per Kelompok Tani setiap lokus (lokasi);

– Memastikan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) penerima stimulus Valid dan memenuhi seluruh persyaratan penerima Bantuan Pemerintah di Kabupaten Kutai Kartanegara;

– Memberdayakan dan mensinergikan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk membantu pengawasan dalam program ini di wilayah kerja Program;

– Memfasilitasi kegiatan pendukung yang relevan dengan program ini demi kesempurnaan dan kelancaran produksi petani juga peningkatan kualitas kelembagaan & sumber daya Manusia di Kabupaten Kutai Kartanegara;

  1. PT. Indoditas Duta Raya

– Memprakarsai dan melaksanakan program budidaya dengan proyeksi yang berorientasi kepada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan Petani termasuk kemudahan memperoleh Sarana Produksi Pertanian;

– Melaksanakan Identifikasi, Investigasi & mitigasi calon lokasi dan peserta program bekerjasama dengan Lembaga pemerintahan setempat untuk verifikasi dan validasi;

– Membantu Dinas Pertanian & Peternakan dalam penyaluran distribusi SAPROTAN (Sarana Produksi Pertanian) berupa Bibit, Pupuk dan Pestisida mulai dari Pabrik Principles hingga ke lokasi Desa atau Kelurahan Petani Penerima;

– Bertindak Sebagai Offtaker yang akan membeli hasil Panen dari Budidaya Petani dalam program ini sesuai dengan index harga pasar;

– Bertindak sebagai collection agent yang membantu mengakselerasi pemasaran dan pemungutan dari fasilitas produk perbankan dan asuransi dalam program ini;

– Menyiapkan system dan modul kerja berupa FMS (Farming Management System) dan SCS (Supply Chain System) dengan mengedepankan teknologi informasi sebagai perangkat (Tools) monitoring dan evaluasi pada program ini.

– Menyediakan logistic support untuk pengantaran SAPROTAN (Sarana Produksi Pertanian) dan Pengiriman hasil panen menuju ke Gudang Offtake atau Pabrik end user.

  1. PT. Restu Agropro Jayamas

– Sebagai Principles Bibit Unggul yang menjamin ketersediaan Bibit dalam program ini dapat terpenuhi sesuai jumlah kebutuhan dan jadwalnya;

– Memberikan bantuan Bibit unggul untuk aplikasi Demfarm;

– Memberikan pendampingan monitoring dan evaluasi dalam program ini;

– Sebagai pihak yang menjamin pembelian hasil panen program budidaya ini sesuai dengan spesifikasi hasil panen dan index harga pasar;

– mereferensikan dan mengakseskan offtake dengan pabrik feedmill dan end user di luar Provinsi Kalimantan Timur.

  1. PT. Pupuk Kalimantan Timur

– Sebagai Principles pabrik Pupuk yang menjamin ketersediaan pupuk dalam program ini dapat terpenuhi sesuai jumlah kebutuhan dan jadwalnya;

– Melaksanakan Analisa pengujian kondisi tanah di lokasi lahan yang akan ikut serta dalam program ini dan memberikan rekomendasi pemupukan yang sesuai dengan optimasi hasil panen;

– Memberikan petugas pendamping yang dapat membina petani dalam pengaplikasian pemupukan sesuai dengan Standar Operate Prosedur di setiap desa dalam program ini;

– Memberikan bantuan Pupuk, Ecofert dan Biodek untuk aplikasi Demfarm pada titik yang disetujui.

  1. PT. Petrokimia Kayaku

– Sebagai Principles Pestisida yang menjamin ketersediaan pestisida dalam program ini dapat terpenuhi sesuai jumlah kebutuhan dan jadwalnya;

– Memberikan bantuan Herbisida, Insectisida, Fungisida dan Microba untuk aplikasi Demfarm

– Menyediakan petugas pendamping lapangan yang membantu pengawasan pendampingan dan penanganan hama di lokasi program;

  1. PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantam Timut dan Kalimantan Utara

– Sebagai Bank yang memberikan fasilitas (Kredit Usaha Rakyat) KUR kepada petani yang membutuhkan permodalan dalam melaksanakan eskalasi perluasan lahan tanam sesuai dengan standard ketentuan permodalan KUR yang berlaku;

– Menyedikan Fasilitas Perbankan lainnya yang relevan dalam rangka mendukung kelancaran transaksi perputaran uang, pembiayaan pengadaan alat produksi pertanian, alat penunjang panen dan cashflow perdagangan dalam program ini;

  1. PT. Asuransi Centrak Asia

– Bertindak sebagai Provider Asuransi Gagal Panen dengan memberikan premi yang competitive dalam menjamin nilai Kerugian budidaya akibat gagal panen karena kekeringan, banjir dan hama.

– Bertindak sebagai provider Asuransi logistic pendistribusian barang dalam mengangkut hasil panen menuju ke Gudang pembeli atau Pabrik end user.

 

Safaruddin: Ketahanan Pangan Solusi Kesejahteraan Masyarakat

August 22, 2021 by  
Filed under Nusantara

Safaruddin

TENGGARONG – Program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, melalui Kerja Sama Program Budidaya dan Kerja Sama Pembelian Jagung Pipil Kering di Kukar bertajuk Agro Solution mendapat apresiasi anggota DPR RI Dapil KaltimH Safaruddin.

Menurut Safaruddin, langkah Pemkab Kukar yang merangkul stak holder terkait merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Kukar Merdeka Pangan. Ini merupakan gagasan besar untuk meningkatkan perekonomian di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang belum juga reda.

Dikatakan Safaruddin, Kaltim, khususnya Kukar, memiliki potensi yang begitu besar. Mulai dari potensi lahan hingga sumber daya manusia (SDM). Ketahanan pangan adalah solusi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Makanya, saya sangat mengapresiasi upaya Pemkab Kukar dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Mantan Kapolda Kaltim 2015-2018 itu mengungkapkan, berbagai tantangan muncul sebagai dampak dari pandemi virus beralias corona. Kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran terjadi. Sehingga, solusi dari itu semua adalah mewujudkan ketahanan pangan.

Menurutnya, Kukar bisa menjadi contoh sekaligus pilot project dalam rangka percepatan program kemandirian dan ketahanan pangan di Kaltim, bahkan Indonesia.

“Insya Allah saya yakin dan percaya, program-program di sektor pertanian ini juga dapat menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta meningkatan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Tak hanya itu, Safaruddin juga mengapresiasi pemilihan jagung sebagai komoditas utama. Dirinya sependapat dengan Bupati Kukar, Edi Damansyah, jagung hibrida mudah untuk ditanam dan membutuhkan waktu tidak lama untuk proses panennya.

“Apalagi, investor pembelinya sudah ada. Juga ada kemudahan KUR (kredit usaha rakyat), pendampingan, penyuluhan asuransi gagal panen, hingga ketersediaan pupuk dan pestisida. Tentu petani tidak akan dirugikan. Selain itu juga menyusaikan kondisi tanah di Kukar,” tutup anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Sebagai informasi, Pemkab Kukar menjalin kerja sama dengan enam perusahaan budidaya dan pembelian jagung pipil kering melalui program Agro Solution. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Kantor Bupati, Selasa, (17/8/2021). Enam perusahaan yang berkolaborasi dengan Pemkab Kukar adalah PT Indoditas Duta Raya, PT Restu Agropro Jayamas, PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Kayaku, PT Asuransi Central Asia (ACA), dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara). (*/adv)

Panen Buah Naga Bersama Petani, Muhammad Samsun Terima Keluhan Kondisi Jalan

August 22, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMBOJA – Warga Kelurahan Bukit Merdeka Kecamatan Samboja sangat Wakil DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun datang dan ikut bersama petani buah naga memetik buah dilahan seluas 30 hektar.

Warga Petani Kelurahan Bukit Merdeka melaksanakan panen buah Naga dengan hasil petikan mencapai 60 ton. Meski panen cukup banyak, mereka mengeluhkan kesulitan membawa hasil panen karena kondisi jalan yang rusak.

“Kami bersyukur dengan hasil panen ini, namun jalan kampung kami masih rusak parah,” kata Kumar, salah satu warga yang memiliki Kebun Buah Naga, Minggu (22/8/2021)

Dikatakannya, saat musim hujan saat ini, kondisi jalan susah dilalui kendaraan untuk mengangkut hasil panen. Akibatnya buah tidak terjual dan dibagi-bagi di kampung saja.

Panen Raya itu sudah digelar sejak awal 16 Agustus pekan lalu. Hingga saat ini, para petani masih sibuk melakukan panen buah naga.

Melihat kondisi petani di Bukit Merdeka, Samsun mengaku prihatin. Bahkan lokasi yang dilaluinya membuat ia pun harus berfikir agar mobilitas petani dapat berjalan lancar.

Samsun mengaku, cukup kesulitan mencapai lokasi panen raya dengan jalan yang rusak parah. Ia bisa membayangkan kesulitan petani dengan mobil pickup kecil membawa hasil panen.

“Selepas mata memandang itu semua buah naga. Kampung ini sangat memimiliki potensi,” ujar Samsun menceritakan pengalamannya menuju lokasi panen raya.

Melihat kondisi tersebut, Samsun meminta lurah setempat ikut mengawal aspirasi warga untuk perbaikan jalan dalam Musrenbang.

Samsun memuji para petani yang selama ini berjuang secara mandiri. Meski demikian, pemerintah harus hadir di tengah mereka.

“Kami siap anggarkan untuk perbaikan jalan,” kata Samsun. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1105016
    Users Today : 1381
    Users Yesterday : 4433
    This Year : 41526
    Total Users : 1105016
    Total views : 10808387
    Who's Online : 98
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-10