Gerakan Pramuka Kaltim Ikut Partisipasi Penanggulangan Covid-19

August 18, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Tahun ini, Hari Pramuka yang jatuh pada Sabtu (14/8/2021) merupakan peringatan yang ke-60.

Peringatan HUT Pramuka Ke-60, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi berharap anggota Gerakan Pramuka di Katim ikut serta berkontribusi dalam penanggulangan Covid-19, Pramuka aktif sosialisasi protokol Kesehatan (Prokes) dan dorong pemulihan ekonomi akibat pandemi.

“Selain berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM. Kita harap anggota Gerakan Pramuka ikut berpartisipasi aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” pinta Hadi Mulyadi usai memimpin peringatan Hari Pramuka ke-60 tahun 2021, di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (14/8/2021).

Hadi Mulyadi yang juga Wakil Ketua Majelis Pembina Daerah (Wakamabida) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kaltim mengatakan anggota Gerakan Pramuka harus selalu peduli terhadap masyarakat sekitar, peduli kepentingan bersama dan saling membantu serta bergotong-royong membantu pemerintah dalam meminimalisir, bahkan memutus rantai penulara Covid-19 di daerah.

“Berbakti tanpa henti dalam perangi penularan Covid-19 ini sesuai tema Pramuka berbakti tanpa henti dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru dengan kedisiplinan dan kepedulian antar sesama, Saya mengajak kita semua, segenap anggota Gerakan Pramuka untuk terus berbakti tanpa henti, sesuai kemampuan kita masing-masing,”kata mantan anggota DPR RI ini.

Hal senada disampaikan Ketua Kwada Pramuka Kaltim H Hatta Zainal mengemukakan kepramukaan itu berbakti tidak pernah berhenti, berbakti kepada bangsa dan negara maupun berbakti antar sesama manusia.

“Di masa Pandemi inilah kita tunjukkan wujud kepedulian dan bhakti kepada masyarakat, bahwa Gerakan Pramuka harus terlibat dalam penanganan Covid,” ujar Hatta Zainal.

Dia menambahkan Gerakan Pramuka sudah membentuk Satgas Covid-19 di kabupaten/kota di Kaltim. Seperti terlibat menggali kubur, penyemprotan disinfektan, aktif sosialisasi Prokes di masyarakat, ikut penyaluran bantuan sosial, relawan tenaga kesehatan serta kegiatan lainnya.

Gerakan Pramuka diharapkan aktif memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menyukseskan program vaksinasi massal untuk mengendalikan penyebaran covid-19 sehingga dapat mencapai kekebalan kelompok atau herd imunity.

Semua jajaran Pramuka juga diharpkan secara serentak melakukan vaksinasi, donor darah dan donor plasma konvalesen.

Pramuka diharapkan dapat membantu pemerintah dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan. Pramuka juga harus mampu menjadi pencerah atas maraknya berbagai kabar negatif dan berita bohong yang bertujuan membuat situasi bangsa menjadi gaduh. (*/hel)

Covid-19 Melandai, Jangan Kendor Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M

August 18, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor menjelaskan saat ini kasus Covid-19 di Kaltim mulai melandai, namun kewaspadaan terhadap penyebarannya harus ditingkatkan.

“Kita berharap Covid-19 terus melandai. Namun, saya selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Jangan kendor, tetap taat serta mematuhi protokol kesehatan 5M,” pesan Isran Noor di Samarinda, minggu (15/8/2021).

Gubernur Kaltim Isran Noor

Mantan Ketua Umum Apkasi menyampaikan, kasus Covid-19 per Sabtu 14 Agustus kemarin lumayan melandai, yang terkonfirmasi positif hanya 1.168 kasus, yang meninggal juga menurun menjadi 66 pasien.

“Mudah-mudahan ini terus berlanjut. Dan lebih mengembirakan tingkat kesembuhan luar biasa mencapai rata-rata 2.000 setiap hari. Pasien di rawat juga berkurang. Mudahan menurunkan hunian BOR kita di seluruh rumah sakit dan pusat karantina di Kaltim,” tandasnya.

Terkait melandainya kasus harian Covid-19, Isran Noor berharap masyarakat tetap menjaga dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya minta tokoh-tokoh di lingkungan masyarakat tidak bosan-bosannya mengingatkan warganya agar terhindar dari penularan Covid-19,” harapnya.

Kebijakan yang dilakukan pemerintah, jelas Isran, tujuannya agar masyarakat segera terbebas dari Covid-19, sehingga aktivitas kehidupan, sosial dan ekonomi masyarakat akan segera pulih kembali.

“Pemerintah sangat memahami yang dirasakan masyarakat ketika aktivitasnya dibatasi. Kesadaran masyarakat, itulah yang diharapkan pemerintah demi mewujudkan cita-cita kebersamaan mengurangi dan menghentikan penyebaran Covid-19, sekaligus mempercepat memulihkan perekonomian masyarakat,” papar Isran Noor.

Jangan Kendor Untuk Sehat dan Terhindar dari Covid-19 yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) & 3T (Testing, Tracing, Treatment) & Vaksinasi. (*/hel)

Ceremony On The Road Warnai Semangat Kemerdekaan di Kota Sangatta

August 18, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Para pengendara di beberapa persimpangan Kota Sangatta, pusat Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur berhenti sejenak untuk melakukan sikap sempurna. Pengendara tersebut turun dan mematikan kendaraaeka sejenak untuk mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dikonfirmasi awak media, Kapolres Kutai Timur AKBP Welly Djatmoko melalui Kasat Lantas Polres Kutim AKP Wulyadi menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan Ceremony On the Road dalam rangka Hari Kemerdekaan RI. Berdiri dengan sikap sempurna sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut berlangsung selama 3 menit pada pukul 11.17 Wita.

“Itu adalah memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, makanya dinyanyikan lagu Indonesia Raya serentak di seluruh Indonesia dengan pemberhentian 3 menit,” ujarnya, Selasa (17/8/2021).

Dalam waktu 3 menit tersebut, 1 menit digunakan untuk mempersiapkan pengendara untuk melakukan sikap sempurna, kemudian 2 menit untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di Sangatta terdapat 3 persimpangan yang menerapkan hal serupa yakni simpang Telkom, Pendidikan, dan Patung Singa.

“Semua ikut sikap sempurna dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, masayrakat sangat antusias menyambut kegaitan ini dengan gembira,” ucapnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan serupa dapat menumbuhkan rasa petriotisme dan nasionalisme bagi warga Sangatta di manapun berada. Ditambah lagi dengan adanya petugas yang mengibarkan bendera di tengah persimpangan menambah khidmat dan syahdu alunan lagu kebangsaan Indonesia.(*/hm7)

Peringatan HUT Kemerdekaan ke 76 RI di Kubar, Bupati Berharap Pertanian Bisa Berkembang

August 18, 2021 by  
Filed under Daerah

SENDAWAR – Peringatan hari kemerdekaan ke 76 Republik Indonesia tahun 2021 di halaman Kantor Bupati Kutai Barat (Kubar) diikuti Forkompimda dan beberapa anggota Kodim, Polres dan Satpol PP berjalan lancar dan khidmat.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kubar FX. Yapan dan dihadiri Wakil Bupati H. Edyanto Arkan, Sekdakab Ayonius, Kapolres AKBP. Irwan Yuli Prasetyo, Dandim 0912/Kbr Letkol. Kav. Yudi Prasetyo Purnomo, Ketua DPRD Ridwai, Kajari Bayu Pramesti dan Ketua Pengadilan.

Pelaksanaan upacara tetap mengacu dengan protokol kesehatan, tanpa memberikan sambutan serta bendera merah putih dikibarkan tiga orang Paskibraka.

Usai upacara Bupati FX. Yapan kepada wartawan menyampaikan, peringatan HUT kemerdekaan wajib dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenang jasa jasa para pahlawan yang telah gugur dalam peperangan untuk merebut kemerdekaan ini.

“Melalui momentum HUT kemerdekaan ini kita harap masyarakat tetap mematuhi perotokol kesehatan dan selalu melaksanakan pola hidup sehat,”ujar Yapan Selasa (17/8/2021)

Dikatakan Yapan, ia tidak henti hentinya berpesan kepada masyarakat Kubar untuk menahan diri dulu hingga pandemi ini berlalu. Acara perkawinan, acara adat lembo lestarinya, yang bisa mendatangkan orang banyak sebaiknya ditunda dulu.

“Penanganan covid ini adalah penanganan terpadu, tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar,”jelas Yapan.

Penekanan covid ini bisa dicegah kalau penanganannya terpadu, dan juga pembangunan di Kubar saat ini adalah pembangunan berkelanjutan, yang sesuai dengan prioritas dan super prioritas.

Dikatakan Yapan, saat ini masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum. Masih banyak pembangunan yang tersendat untuk mengembangkan di bidang pertanian. Menurutnya harus ada akses yang bisa masuk ke lahan pertanian tanpa mengalami kendala seperti jalan dan lainnya sehingga pertanian bisa berkembang.

“Sesuai intruksi pusat untuk pertanian, paling tidak kita mampu memproduksi pertanian lokal kita di Kubar ini,”ungkapnya.

Ia menjelaskan, di Kubar ini lahannya sangat potensial sekali, tetapi akses menuju ke lahan pertanian tersebut tidak ada. Hal ini yang menjadi kendala saat ini.

Dengan dibangunnya akses ini maka semua program pasti berjalan, dan masyarakat harus memahami proses dan juga prosedurnya,”

Yapan berharap, dalam peringatan HUT kemerdekaan semua lini ikut merdeka, sesuai dengan semboyan trisakti yaitu, berdikari dibidang ekonomi dan berdaulat dibidang politik dan berkepribadian dibidang budaya.

“Untuk mencapai semboyan trisakti tersebut kita harus memnpunyai persiapan dan perencanaan yang matang. Semoga hari esok lebih baik dari hari ini,”tutupnya. (arf) .

 

Terimbas PPKM Level 4, Asosiasi PUTRI Curhat ke Wawali Via Virtual

August 17, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA– Para pelaku usaha yang tergabung dalam Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Samarinda mengungkapkan kesulitan bisnisnya akibat terdampak pandemi Covid-19.

Disaat taman rekseasi di Samarinda diharuskan tutup selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, tetapi para pelaku usaha ini tetap harus mengeluarkan biaya untuk membayar beban abodemen listrik hingga biaya pajak.

Ketua PUTRI Kaltim, Dian Rosita saat berdiskusi secara virtual bersama Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi, Senin (17/8/2021) sore mengaku sejak pemberlakukan PPKM level 4 di Samarinda terhitung 26 Juli lalu, hampir seluruh tempat usaha rekreasi di Samarinda memilih untuk tutup sesuai intruksi pemerintah. Hingga kini pun para pelaku tadi mencoba untuk terus bertahan ditengah tidak ada pemasukan yang datang.

Padahal disaat Samarinda belum masuk gelombang ke 4 penyebaran pandemi, taman-taman rekreasi yang buka selalu berupaya menerapkan semua protokol kesehatan yang diberikan pemerintah. Masuk lokasi rekreasi harus pakai masker. Setiap hari pun seluruh karyawan dicek tubuh untuk mengetahui demam atau tidak agar masyarakat yang datang merasa aman.

“Atas dasar inilah kami ingin berdiskusi dengan pak Wawali apakah ada solusi yang sekiranya bisa mendukung kita agar bisa tetap bertahan disituasi sekarang, dengan mengurangi beban biaya yang harus dikeluarkan seperti kelonggaran beban pajak hingga kemudahan untuk vaksin bagi kami pelaku usaha wisata,” tutur Dian.

Wakil Walikota Samarinda H Rusmadi ketika menjawab pertanyaan tadi menjelaskan jika saat dirinya dilantik bersama Wali Kota Samarinda H Andi Harun saat 26 Februari lalu kota tepian sudah dihadapkan dengan kondisi pandemi. Tetapi disaat itu, Pemkot sudah memberikan kebijakan relaksasi kepada seluruh pelaku usaha di Samarinda agar kondisi ekonomi tetap berjalan ditengah kebijakan Pemprov Kaltim yang memberlakukan lockdown.

“Waktu itu kondisi masih bisa terkendali, tapi makin kesini situasi tidak bisa diprediksi masuk gelombang ke tiga pandemi kasus mulai meninggi hingga puncaknya di bulan Agustus ini. Hingga akhirnya kebijakan dari pusat bahwa Samarinda salah satu kota di luar pulau Jawa dan Bali yang harus memberlakukan PPKM level 4 hingga 23 Agustus nanti,” kata Rusmadi.

Tapi dia mengaku bersyukur hingga Minggu kemarin, kasus terkonfirmasi warga yang terpapar virus Covid 19 sudah mulai menurun. Buktinya sambung dia, sudah ada tiga kecamatan yang statusnya sudah menjadi zona kuning yakni Kecamatan Samarinda kota, Ilir dan Kecamatan Sambutan.

Sehingga mantan Sekdaprov Kaltim ini berkeyakinan jika status PPKM level 4 di kota Samarinda bisa berakhir hingga 23 Agustus mendatang.

“Jadi saya minta teman-teman PUTRI untuk sabar 1 minggu lagi, Insya Allah selepas 23 Agustus nanti pemkot akan melakukan langkah reklaksasi kembali pada semua pelaku usaha termasuk taman rekreasi yang akhirnya bisa beroperasi kembali,” tuturnya.

Menurutnya kebijakan untuk menutup sementara taman rekreasi di PPKM Level 4 sebenarnya bukan tidak berdasar. Karena sebagai bagian dari negara Indonesia, Pemkot jelas Wawali juga harus tunduk dengan kebijakan pusat. Maka ia meminta kepada para pelaku usaha taman rekreasi bisa memahami kondisi ini.

Terkait untuk kelonggaran biaya pajak sendiri, Rusmadi menjelaskan pada intinya Pemkot akan siap membantu, dengan catatan secara kelembagaan PUTRI bisa mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Pemkot untuk kelonggaran biaya pajak yang harus dibayarkan. Begitu pun masalah vaksin, Pemkot sambung tidak menutup sebelah mata tetap akan berusaha mencarikan jalan agar pelaku wisata bisa terakomodir untuk bisa mendapatkan suntikan vaksin sebagaimana yang diinginkan.

“Memang dikondisi sekarang kuota vaksin kita juga lagi terbatas, untuk suntikan tahap pertama saja baru mencapai 18 persen sedangkan tahap kedua baru tercapai 11 persen. Jadi kuota dosis sekarang diprioritaskan untuk memenuhi suntikan tahap ke dua. Intinya saya minta teman-teman pelaku usaha yang masih milenial ini tetap semangat dan harus optimis harus bisa tetap berjalan dengan menyesuaikan adaptasi perkembangan yang ada,” pungkas Wawali. (Kmf/man)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1555196
    Users Today : 3009
    Users Yesterday : 4765
    This Year : 491706
    Total Users : 1555196
    Total views : 13527035
    Who's Online : 83
    Your IP Address : 216.73.216.27
    Server Time : 2026-03-29