SIWO PWI Balikpapan Resmi Gabung di KONI Kota Balikpapan, PWI Apresiasi Pengurus dan Cabor

March 26, 2022 by  
Filed under Olahraga Lain

BALIKPAPAN – Ketua PWI Kota Balikpapan, Sumarsono  didampingi Ketua SIWO Balikpapan Teguh Suwito mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada cabang olahraga (Cabor) dan pengurus KONI Kota Balikpapan yang menyetujui SIWO PWI Kota Balikpapan bergabung dalam KONI Kota Balikpapan dalam Kegiatan Rapat Kerja (Rakerkot) yang berlangsung di balroom hotel Platinum,Sabtu( 26/3/2022).

Dalam Rakerkot tersebut,SIWO PWI Balikpapan dalam pemungutan suara mendapatkan dukungan 24 sementara yang menolak sebanyak 20 suara.  Namun demikian, PWI Kota Balikpapan menyayangkan sikap salah satu anggota PWI yang seharusnya mendukung organisasinya, dalam hal ini SIWO PWI Kota Balikpapan masuk di dalam KONI Kota Balikpapan. Justru sebaliknya malah ikut menyatakan menolak.

Oleh karena itu, pengurus PWI Kota Balikpapan mengambil sikap terhadap anggota tersebut melalui rapat pengurus untuk diberikan peringatan atau sanksi lebih tegas lagi.

Hasil rapat ini nantinya akan dikoordinasikan dengan PWI Provinsi Kalimantan Timur untuk diampil keputusan.

“Sekali lagi kami menyayangkan, sebagai anggota harusnya yang bersangkutan membawa nama baik PWI dengan mendukung SIWO PWI Kota Balikpapan bergabung dengan KONI Kota Balikpapan”

Keberadaan SIWO PWI di KONI sangat penting, yakni mendukung KONI dan semua Cabor di dalamnya dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui publikasi dan informasi.

Hingga saat ini SIWO PWI sudah bergabung di KONI daerah, termasuk SIWO PWI Provinsi Kaltim yang masuk dalam organisasi KONI Kalimantan Timur.

Sementara itu,Ketua KONI kota Balikpapan,Sirajuddin Machmud, dengan disepakati SIWO PWI Perwakilan Balikpapan masuk dalam kepengurusan KONI, maka hal ini diaparesiasi dan diharapkan SIWO KONI PWI Balikpapan mendapatkan prestasi.

“KONI Balikpapan merupakan orang tua kandung, sehingga harus mengakomodir semua tanpa tebang pilih,” tutupnya. (*)

Sebanyak 2.665.111. jiwa di Kaltim Telah Lakukan Perekaman E-KTP

March 26, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

TANJUNG REDEB – Hingga pertengahan Maret 2022, Dinas Dukcapil kabupaten/kota se Kaltim melaporkan dari jumlah wajib KTP se Kaltim sebesar 2.651.549 jiwa tercatat sebanyak2.665.111 jiwa atau 100,55 persen telah melakukan perekaman.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita pada Rakorda Evaluasi Penyelenggaraan Adminduk dan Pencatatan Sipil Se Kaltim, di Hotel Palmy Exclusive, Rabu (23/3/2022).

“Sementara target cakupan kepemilikan KIA sebesar 30 persen. Jumlah anak 0-16 tahun yaitu 1.198.283 jiwa, yang telah memiliki KIA sebanyak 790.333 jiwa atau mencapai  65,96 persen,” ujar Soraya

Sementara target cakupan kepemilikan Akta Kelahiran sebesar 95 %. Jumlah anak 0-17 tahun sebesar 1.241.919 jiwa, yang telah memiliki Akta Kelahiran Anak sebanyak 1.211. 010 jiwa atau mencapai 97,51 %.

“Sedangkan penggunaan Tanda Tangan Elektronik dan Kertas Putih pada 18 dokumen adminduk, saat ini telah diterapkan di seluruh Disdukcapil kabupaten/kota se Kaltim,” ujar Soraya.

Selain itu, layanan kependudukan terintegrasi sudah diterapkan di seluruh Disdukcapil se Kaltim baik melalui layanan 2 in 1, 3 in 1, 4 in 1 maupun 7 in 1. Sementara  untuk pemanfaatan data kependudukan untuk OPD yaitu perjanjian kerjasama (PKS) dan Implementasi, seluruh Disdukcapil kabupaten/kota telah melakukan kerjasama pemanfaatan data dengan perangkat daerah masing-masing.

Soraya memaparkan, untuk layanan kependudukan secara online sudah diterapkan di seluruh Disdukcapil kabupaten/kota se Kalimantan Timur baik melalui aplikasi berbasi android, Website, WA dan Google Form/Email.

“Sedangkan penerapan Buku Pokok Kematian juga sudah dilakukan seluruh kabupaten/kota, kecuali Kutai Kertanegara,” imbuhnya.

Ia berharap, berbagai capaian dan prestasi Dukcapil se Kaltim ini dapat memberikan dukungan positif dalam menyukseskan Pemilu 2024. (dell)

Setkab Kubar Juara Bulutangkis OPD Cup 2022

March 25, 2022 by  
Filed under Olahraga Lain

Ketua PBSI Kubar Sahadi didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) FX Sumardi selaku manajer tim saat penyerahan trofi pemenang Kejuaraan Bulutangkis OPD Cup 2022.

SENDAWAR  – Tim Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Barat tampil sebagai juara Kejuaraan Bulutangkis OPD Cup 2022 yang berlangsung di Gedung Bulutangkis Kampung Sekolaq Joleq,Kamis (24/3/2022) malam.

Pada partai final, tim Setkab Kubar mengatasi perlawanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan skor tipis 3-2.

Kejuaraan yang baru pertama kali dilaksanakan ini dilaksanakan di Gedung Bulutangkis Kampung Sekolaq Joleq, Kecamatan Sekolaq Darat dari tanggal 17 sampai 24 Maret 2022 dan diikuti 20 OPD dan BUMD se-Kubar dengan total hadiah uang tunai Rp14 juta dan piagam.

Tercatat sebanyak 12 tim ikut ambil bagian, sementara kecamatan sebanyak 6 tim dan BUMD 2 tim yang terdiri dari Bankaltimtara dan PDAM Tirta Sendawar.

Ketua PBSI Kubar Sahadi  mengatakan, turnamen ini akan menjadi agenda PBSI Kutai Barat yang direncanakan sebagai agenda rutin tiap tahun. Nantinya akan dibuatkan piala bergilir untuk turnamen OPD Cup.

Sebagai juara, Setkab Kubar berhak mendapatkan piala bergilir, piagam, medali, dan uang tunai Rp5 juta.

Manajer tim Setkab Kubar FX Sumardi merasa senang dan bangga. Hasil ini akan semakin memotivasi pemainnya agar terus berlatih.

“Dalam setiap pertandingan ada menang ada kalah, terima kasih para pemain Setkab Kubar, terus berlatih dan pertahankan prestasi,” ujar Sumardi yang juga Kabag Prokopim Kubar ini kepada media ini.

Trofi juara diserahkan langsung oleh Ketua PBSI Kubar Sahadi kepada manajer tim Setkab Kubar. Turnamen OPD Cup 2022 ditutup Bupati Kubar yang diwakili Sekda Kubar Ayonius. (arf)

Boy Rafli Amar Dapat Anugrah  “Kapolda Pro Eksistensi”

March 25, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Komjen Pol. Boy Rafli Amar Mendapatkan Penganugrahan Gelar  “Kapolda Pro Eksistensi” oleh Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu.  Penyerahan penghargaan kepada mantan Kapolda Papua  diberikan oleh BAMAG (Badan Musyawarah Antar Gereja) dan LKKI (Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia), bertempat di gedung Bukit Zaitun YPPII Kota Batu. Jum’at  (25/3/2022)

Boy Rafli Amar, mengungkapkan  ketika dirinya ditugaskan di Polda di Papua,  sangat menikmati sekali dengan dinamika yang ada.

“Pertama kali saya berinteraksi dengan orang Papua, dengan alam Papua yang indah, saya sungguh menikmatinya, padahal kalau menurut cerita orang lain yang pernah bertugas disana (Papua), sepertinya sering berkata lebih baik  tidak bertugas disana daripada kena masalah. Tapi tidak demikian dengan saya, saya sungguh menikmati tugas ini,” ungkap mantan Kapolda Papua Periode 2017-2018 ini.

Sementara itu adanya isu perilaku intoleran dan radikalisme Boy Rafli sebagai Kepala Badan  Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), menjelaskan ancaman itu tidak lepas dari adanya komunikasi masif yang dilakukan pelaku dalam menyampaikan narasi radikal intoleran.

“Sehingga kelompok pengusung ideologi ini giat menyampaikan pesan melalui beragam saluran. Mulai dari doktrin secara tatap muka maupun membangun narasi lewat media sosial,” papar ketua BNPT

Boy juga menjelaskan tujuan penyebaran ini adalah untuk mempengaruhi masyarakat, utamanya generasi muda, agar mudah termakan dengan narasi radikal tersebut.

“Kemudian bisa berujung pada lahirnya sebuah gagasan yang kita definisikan sebagai tindakan yang mengarah pada terorisme,” jelasnya

Boy menjelaskan perlunya  membangun literasi dan edukasi di masyarakat akan adanya bahaya ideologi ini merupakan proses komunikasi yang harus dijalankan  dan komunikasi ini diharapkan dapat menjangkau hingga sampai ke berbagai kalangan di masyarakat, pungkasnya.

Pemberian dan penganugrahan gelar “Kapolda  Pro Eksistensi” yang diselenggarakan oleh yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan pemberian dan penganugrahan gelar “Kapolda Pro Eksistensi” kepada Komjen Pol. Boy Raflli Amar diantaranya Mayjen TNI Nisan Setiadi (Deputi I BNPT), Irjen Pol. Ibnu Suhendra (Deputi II BNPT), Marsma TNI Fanfan (Karoum BNPT), Brigjen Pol. Wawan Ridwan (Dir Binpuan BNPT), Brigjen Pol. Kris Erlangga Aji Widjaya (Dir Bela Negara BNPT), Kompol Iswahab (Waka Polres Batu), Pdt. Agus Susanto (Ketua Umum BAMAG LKKI), Ketua DPRD Kota Batu serta tokoh-tokoh masyarakat Batu. (Buang Supeno)

Pengangkatan Komisaris Utama Bank Jatim, Dikhawatirkan Terindikasi KKN

March 25, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SURABAYA – Ahli Kebijakan Publik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Basa Alim Tualeka menilai pengangkatan Komisaris Utama PT. Bank Jatim Tbk, dikhawatirkan  terindikasi KKN. Hal itu disampaikan dalam wawancara dengan Vivaborneo.com melalui seluler, Jum”at ( 25/3/2022 )

DR. BASA ALIM TUALEKA, ahli kebijakan publik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Basa Alim Tualeka menyebutkan berdasarkan berita yang tersiarkan di beberapa media usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Kamis, ( 17/3/2022 ) Komisaris Utama PT. Bank Jatim Tbk. Suprajarto dalam jumpa pers dengan wartawan, mengaku, kehadirannya di Bank Jatim karena diminta oleh Gubernur Jatim. Tetapi dia tetap mengikuti prosedur yang berlaku seperti mengikuti fit and proper test dan lainnya.

Menurutnya, penyataan seperti ini tidak menarik, karena menunjukkan ada keterlibatan Gubernur Jawa Timur sebagai pemegang saham Pengendali ( PSP ) dalam penentuan Komisaris Utama.

“Sebab itu saya mengimbau agar pernyataan Komut dengan melibatkan ajakan gubernur itu harus ditarik.. Hal ini dapat dikhawatirkan terindikasi adanya praktek KKN “ tegas Dosen Pasca Sarjana Universitas Wijaya Kusuma yang juga pemegang saham seri B, Bank Jatim.

Dikatakan Basa Alim, semestinya Suprajarto tidak perlu mengumbar hal itu di muka publik. Memang dalam pengumuman recruitment Komisaris dan Direksi PT. Bank Jatim Tbk, tersebar di website Bank Jatim, jadi siapapun boleh ikut mendaftar. Persoalan siapa yang mengundang tidak perlu disebutkan.

“Jadi tidak perlu disampaikan secara vulgar seperti itu.  Off the record saja karena menyangkut prestise Gubernur, “ ungkapnya.

Basa Alim yang dikenal sebagai Tokoh dan Pengusaha di Jawa Timur ini, menganggap pernyataan Komisaris Utama (Komut) PT. Bank Jatim ini, tidak taat asas. Mengingat jabatan Komut merupakan pejabat Publik yang harus mempunyai integritas dan loyalitas yang tinggi.

”Jika masuknya dia jadi Komut sudah ada pesanan, maka buat apa ada Panitia Seleksi ( Pansel),” papar Basa Alim Tualeka yang mempunyai saham cukup  di Bank Plat Merah Provinsi Jawa Timur.

Masuknya para “ Penggede “ mantan Manager BRI ke tubuh Bank Jatim, mematik reaksi karyawan, pensiunan maupun pemegang Saham. Betapa tidak, karyawan yang berupaya meningkatkan kemampuan dan kapasitas sebagai banker sejati, saat mengikuti seleksi harus putus ditengah jalan.

Pansel lebih tertarik memilih mantan manager BRI yang dianggap bisa mengangkat nama Bank Jatim. Kendati umur mereka sudah melampaui ketentuan batas umur berdasarkan Peraturan perundangan yang berlaku tentang Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ).

Basa Alim Tualeka menyebutkan, apa susahnya gubernur dan pansel mematuhi aturan dan TAAT (Tunduk Aturan Aman Tentram).

“Saya khawatirkan bisa yang secara jelas melanggar 3 aturan sekaligus yakni PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD Pasal 57 huruf (h) dan Permendagri No. 37 tahun 2018 Pasal 35 huruf (h), pasal 12 huruf (c) dan terbaru Perda Jatim No. 8 Tahun 2019 tentang BUMD, Pasal 17 huruf (h). ” tambahnya.

Dikatakan, semua aturan hukum itu mengatur bahwa usia maksimal calon direksi BUMD saat kali pertama mendaftar maksimal 55 tahun.

“Semestinya pansel bisa mencoret mereka yang kedapatan sudah berumur lebih dari 55 tahun, seperti ketentuan 3 aturan yang mengatur tentang BUMD tersebut, ada apa ini “ lanjutnya.

Jajaran mantan direksi BRI yang masuk Bank Jatim dan ditetapkan dalam RUPS 17 Maret 2022 yakni Komisaris Utama Suprajarto (ex.banker BRI) Komisaris Independen Prof Muhammad Mas’ud dan Prof Candra Fajri Ananda (Akademisi) serta Sumaryono (eks banker BRI) dan Heru Tjahjono mantan Sekda Provinsi Jawa Timur.

Sementara posisi Direksi meliputi Direktur Uatama Busrul Iman (eks BRI), Direktur Kepatuhan Erdianto Sigit (eks BRI), Direktur IT Tonny Prasetyo, Direktur Komersial & Korporasi Edi Masrianto (eks BRI dan eks direktur PT Garam) serta Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah R Arief.

“Saya khawatir jangan- jangan mereka ini semua di ajak juga. Bisa – bisa nanti sampai pimpinan Cabang Bank Jatim yang tersebar di Kota dan Kabupaten serta ibukota diisi orang Mantan BRI, “ pungkas Basa Alim Tualeka.

Sementara itu Secretary Corporate sekaligus Humas Bank Jatim Umi Rodiyah ketika dikonfirmasi melalui selulernya tidak diangkat dan di WA ( Whatapps ) menyangkut pernyataan Basa Alim Tualeka tidak menjawabnya.  (Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1346027
    Users Today : 1899
    Users Yesterday : 6159
    This Year : 282537
    Total Users : 1346027
    Total views : 12218603
    Who's Online : 36
    Your IP Address : 216.73.216.15
    Server Time : 2026-02-18