Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia Apresiasi Kota Batu Ramah Disabilitas

March 8, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Serangkaian agenda W20 Indonesia Tahun 2022, Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, kunjungi di Kota Batu dengan membawa misi Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas.

Kehadiran Angkie Yudistia disambut langsung oleh Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, di Balai Kota Among Tani, Senin (07/03) sore.

Angkie sangat mengapresiasi program pemberdayaan yang dilakukan Pemerintah Kota Batu bagi penyandang disabilitas. Sebanyak delapan penyandang disabilitas telah bekerja di Balaikota Among Tani.

“Wali Kota Batu telah memperkerjakan 8 orang penyandang disabilitas, ini terobosan yang bagus banget sebagai Kepala Daerah,” kata Angkie.

Dalam kunjungan ini, Angkie juga mengunjungi beberapa UMKM yang dikelola dan telah memberdayakan penyandang disabilitas. Diantaranya Griya Batik Shiny dan Bonsai Bulukerto.

“Kita mengunjungi UMKM yang memberdayakan perempuan dan disabilitas. Ini bukti bahwa Batu telah melakukan empowerment (pemberdayaan) penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Dengan banyaknya penyandang disabilitas yang berdaya, harapannya Indonesia dapat mewujudkan tempat yang ramah penyandang disabilitas dan membuktikan lingkungan inklusi bisa dimulai dari Batu. (bs)

Minyak Goreng Langka, Bupati Paser Panggil Disperindagkop

March 8, 2022 by  
Filed under Daerah, Paser

TANA PASER – Menindaklanjuti kelangkaan minyak goreng, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli memanggil Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser Adi Maulana dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Haerul Saleh yang didampingi Kabid Perdagangan Zaenal Ilmi, pada Senin (07/03/2022), di kantor Bupati Kilometer 5.

Pertemuan tersebut juga untuk merespon informasi  di media sosial terkait membludaknya masyarakat yang membeli minyak goreng di toko ritel modern.

Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Paser Zaenal Ilmi mengatakan minyak goreng yang banyak dibeli masyarakat di toko ritel modern tersebut merupakan produk tertentu yang sudah menjadi favorit masyarakat. Sebut saja Bimoli dan Filma

“Kami jelaskan kepada Pak Bupati, bahwa pembelian membludak itu, minyak goreng favorit masyarakat, Bimoli dan Filma. Kalau minyak goreng medium banyak di pasaran. Apalagi minyak curah, harganya murah,” kata Zaenal.

Zaenal menjelaskan, sebenarnya ada salah satu produk yaitu minyak goreng medium merek Medina yang setiap bulan mendistribusikan 51 ribu liter ke toko-toko ritel modern di Kabupaten Paser.

Minyak goreng merek tersebut harganya Rp13.500/liter. Namun, kata Zaenal, ada indikasi kelangkaan diduga karena minyak tersebut dibeli dalam jumlah banyak dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

“Bahkan ada dijual Rp21 ribu/liter,” kata Zaenal.

Untuk meredam kenaikan harga tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor telah mengeluarkan Surat Edaran tertanggal 2 Maret 2022, tentang pelaksanaan kebijakan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng.

“Untuk meredam kenaikan harga, ada surat penegasan Gubernur tentang HET minyak goreng. Kelas curah Rp11.500, sederhana Rp13.500, premium Rp14 ribu,” jelas Zaenal.

Hasil pantauan petugas Disperindagkop UKM Paser, pada hari ini saja, kata Zainal, sebanyak 90 pieces minyak goreng ukuran 2 liter yang baru didistribusikan di 5 toko ritel modern ludes dibeli masyarakat.

“Artinya masyarakat ini panik membeli minyak-minyak di toko ritel. Untuk menekan kenaikan harga akan kami lakukan sidak pasar, menindaklanjuti surat edaran Gubernur tersebut,” tutup Zaenal.

Informasi yang diperoleh dari Kementerian Perdagangan, Kabupaten Paser mendapatkan jatah minyak goreng diantaranya 400 minyak ukuran 2 liter Medina, 100 minyak ukuran 1 liter Medina, minyak merek Alif 1.200 kartun,  20.225 kartun ukuran 2 liter.

Jatah minyak indomart pada 7 Maret 2022 sebanyak 2.070 di Kecamatan Tanah Grogot Grogot dan Long Ikis.  “Ada juga jatah minyak total 11 ribu dari Bulog. Ini untuk Paser, Balikpapan, dan Samarinda,” tutup Zaenal.(*)

Tahun Depan Kab Paser Bangun Terminal Tipe A di KM 8

March 8, 2022 by  
Filed under Daerah

TANA PASER – Pembangunan dan peningkatan tipe terminal yang refresentatif dan nyaman menjadi idaman sebuah kabupaten yang sedang tumbuh berkembang perekonomiannya. Kabupaten Paser akan terus meningkatkan pelayanan kepada warga dibidang transportasi darat dengan merencanakan pembangunan terminal tipe A di Tanah Grogot.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser Inayatullah mengatakan pembangunan terminal tipe A di Tanah Grogot akan dibangun pada  2023. Pembangunan terminal ini akan dimulai setelah Pemkab Paser menuntaskan terlebih dahulu  legalitas lahannya.

Inayatullah mengatakan pembangunan terminal rencananya dilakukan tahun ini tetapi ditunda  tahun depan dikarenakan belum terpenuhinya kelengkapan persyaratan legalitas lahan untuk pembangunan.

“Pembangunan terminal yang direncanakan tahun ini, ditunda karena Pemerintah Daerah Kabupaten Paser masih melengkapi dokumen legalitas lahan,” kata Inayatullah, Senin (07/03/2022).

Inayatullah menjelaskan terminal yang saat ini berada di kilometer 7, akan dipindahkan ke kilometer 8 di lahan milik Pemda Paser.

Sebelum dibangun terminal, kata dia, Pemda Paser wajib melampirkan  bukti legalitas lahan berupa sertifikat tanah. Hal itu dilakukan sebagai bukti bahwa tanah tersebut sudah menjadi milik negara dan bukan milik masyarakat.

“Informasi dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), saat ini sedang proses sertifikasi tanah di kantor Badan Pertanahan,”katanya.

Kabid Aset pada BKAD Paser Suhandoyo mengatakan di areal Kilometer tersebut telah disiapkan lahan seluas 1 hektar untuk pembangunan terminal.

“Saat ini sedang proses sertifikasinya di BPN. Ada 1 hektar lahan sudah Pemda siapkan, lokasinya tidak jauh dengan lokasi pembangunan rumah adat di kilometer 8,” katanya.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Paser Zubaidi saat dikonfirmasi terpisah mengatakan belum bisa memberikan jawaban terkait progres sertifikasi tanah karena ia sedang berada di luar kota.(*)

Dirut Bank Banten Tegaskan Layanan Digital Segera Diluncurkan, Mulai dari EDC Hingga Mobile Banking

March 8, 2022 by  
Filed under Tehnologi

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (BEKS) atau Bank Banten berkomitmen akan terus meningkatkan dan mengembangkan layanan berbasis digital.

Layanan berbasis teknologi dan digitalisasi ini kedepannya akan menjadi solusi bagi kemudahan nasabah dan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Direktur Utama Bank Banten Dr. Agus Syabarrudin saat menjadi pembicara di momen Peringatan HUT Ke-5 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Senin (7/3/2022) malam.

“Kami sudah berkomitmen layanan bank harus masuk ke sektor digitalisasi, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Agus.

Ia juga menegaskan bahwa Bank Banten siap bermitra dan bekerjasama dengan SMSI untuk mengembangkan digitalisasi.

Saat ini diketahui, SMSI bersama Bukit Algoritma tengah membuat ekosistem digital untuk menjawab tantangan masa depan, yakni berupa konsep Metaverse Nusantara.

Merespon hal ini, Dirut Bank Banten mengaku tertarik untuk mensupport langkah SMSI tersebut.

“Kami juga terus menggali bagaimana sebenarnya Metaverse ini menjadi teknologi yang dibutuhkan masa depan,” ujar Agus.

Sementara tentang rencana peluncuran berbagai produk digital Bank Banten, Agus menegaskan hal itu akan terwujud dalam waktu dekat ini dan bisa selesai di tahun 2022.

Produk digital yang telah disiapkan oleh Bank Banten di antaranya layanan Mobile Banking, Cash Manajement System (CMS), hingga fasilitas Electronic Data Capture (EDC) untuk pembayaran pajak yang tersedia di setiap UPT Samsat maupun gerai-gerai Samsat di wilayah Banten.

Agus juga mengungkapkan bahwa proses persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah keluar dan bertahap bisa segera dimulai, dan yang pertama adalah sistem Electronic Data Capture (EDC).

“OJK udah ngeluarin suratnya. Persetujuan untuk segera dilakukan. Kemarin kita rapat di hari Rabu dengan OJK, dan akhirnya mereka menyepakati untuk segera di mulai, untuk yang EDC,” jelas Agus ditemui lebih lanjut usai acara HUT Ke-5 SMSI.

Dalam waktu dekat ini Bank Banten menjamin pembayaran pajak sudah bisa non-tunai dengan fasilitas EDC.

“Sudah siap kita sebenarnya, dalam proses semuanya, tinggal masalah izin (OJK) aja. Nama mobile banking kita tuh ‘Jawara’, sudah lengkap fasilitasnya seperti bank lain,” jelasnya lagi.

Layanan Mobil Banking yang akan diluncurkan Bank Banten juga nantinya bisa digunakan untuk berbagai layanan, seperti pembayaran BPJS, listrik, hingga PDAM.

“Fasilitas pembayaran seperti ada dengan BPJS, TV Kabel, HP Pasca Bayar, PLN, PDAM, Telkom, sudah ada lengkap semua dan lainnya juga,” jelasnya.

Dalam proses perijinannya, pihak OJK dalam hal ini selaku regulator tengah melakukan pengkajian, khususnya dari segi administrasi dan kelayakan.

“Kan kita udah uji coba. Sampai saat in kita uji coba. Jadi jangan sampe ada masalah di kemudian hari, itu yang OJK khawatirkan. Jadi kami mengikuti apa yang OJK minta, dan kita penuhi ketentuan adminstratifnya. Mudah-mudahan dari sisi teknologi semuanya sudah kita uji, sudah memadai dari sisi keamanan. Cyber security sudah kita jagain ‘sih’,” ujarnya.

Agus pun optimistis layanan digital Bank Banten, di antaranya Mobile Banking Jawara akan segera mendapatkan persetujuan dari pihak OJK, dan berharap bulan April mendatang sudah bisa diluncurkan.(*/wit)

Ketemu Sopir Travel, Abah Nanang Terima Keluhan Ini

March 8, 2022 by  
Filed under Daerah

SAMARINDA – Kondisi jalan trans Kalimantan yang rusak parah, tak hanya dikeluhkan warga. Salah satu yang sangat merasakan dampaknya adalah para sopir travel yang setiap hari harus mengaspal melintasi jalur trans Kalimantan ini.

Untuk mendengar langsung keluhan itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Kaltim, H. Nanang Sulaiman, memanfaatkan masa reses dengan menjumpai para sopir travel di Jalan KH Fakhruddin, atau eks Jalan Anggi, di samping Masjid Islamic Center Samarinda, Senin (28/2) siang tadi.

Akhir 2021 lalu, Nanang Sulaiman yang akrab disapa Abah Nanang ini, sudah mendengar keluhan tentang jalan rusak, terutama jalur menuju Melak, Kutai Barat yang rusak parah.

“Berdasarkan keluhan dan kiriman foto dari para sopir itu, saya langsung membuat surat ke Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum,” sebutnya.

Abah Nanang, sempat komunikasi langsung dengan Dirjen Bina Marga.

“Sayang waktu itu saya tidak bisa ketemu langsung, karena beliau sedang tidak ada di tempat. Tapi, saya diminta menyerahkan suratnya ke kantor. Saya mengantarkan langsung surat itu ke staf Dirjen Bina Marga,” beber Abah Nanang.

Setelah keluhan itu disampaikan, Abah Nanang mengaku mendapat informasi bahwa kini sudah mulai ada perbaikan untuk ruas jalan ke Melak – Kutai Barat.

“Karena itu, saya kembali bertemu para sopir travel, melakukan konfirmasi apakah benar ada perbaikan atau tidak,” ujar Abah Nanang. Momen reses atau menyerap aspirasi itulah yang dimanfaatkan untuk bertemu para sopir travel.

“Memang belum betul-betul mulus, tapi kata para sopir sudah mulai ada perbaikan,” sebutnya.

Abah Nanang menyebutkan, akan terus berkoordinasi dengan Dirjen Bina Marga, agar kondisi jalan trans Kalimantan terus mendapat perhatian serius.

Adanya perbaikan jalan itu diakui Agus, sopir travel jurusan Samarinda – Melak. “Sudah lumayan ada perbaikan, tapi masih sepotong-sepotong,” kata Agus.

Tapi, hal itu diakui sudah sangat membantu mempersingkat waktu tempuh. Saat rusak parah akhir 2021 lalu, rute Samarinda – Melak harus ditempuh hingga lebih 12 jam karena kondisi jalan yang benar-benar rusak parah.

“Sekarang sudah bisa 9 sampai 10 jam,” katanya. Seandainya benar-benar mulus, menurut Agus, bisa ditempuh hanya 7 jam perjalanan.

“Mudah-mudahan terus diperbaiki sama pemerintah,” harapnya. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb