Wakil Gubernur Kaltim Hadiri Dies Natalis Perdana IYPG

March 28, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

Wakil Gubernr Kaltim Hadi Mulyadi

SAMARINDA – Memperingati satu tahun terbentuknya organisasi apoteker muda, Indonesian Young Pharmacists Group (IYPG) di Kalimantan Timur, organisasi di bawah naungan Pengurus Daerah (PD) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kaltim ini menggelar serangkaian acara. Kegiatan selama 2 hari, 26-27 Maret 2022, dipusatkan di Hotel Harris Samarinda, diikuti peserta dari seluruh Kaltim secara online melalui zoom meeting.

Perayaan dies natalis pertama ini juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. Dalam kesempatan itu, Hadi Mulyadi mengatakan, dalam menjalani kehidupan, harus punya cita-cita dan tujuan.

“Bagi mereka yang ingin meraih kesuksesan, harus punya cita-cita dan dilakukan dengan bekerja ikhlas, bekerja keras, membangun kerja sama, mencintai pekerjaaan dan dikuatkan dengan doa,” beber orang nomor dua di Kaltim ini.

Hadi Mulyadi juga berpesan agar IYPG PD IAI Kaltim berkontribusi memberikan penyuluhan kepada seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan aman (BSA).

Ketua Panitia Dies Natalis 1 IYPG PD IAI Kaltim, apt. Aidil Zan, S.Farm, menyebutkan, dies natalis pertama IYPG PD IAI Kaltim ini bukan sekedar seremoni, tapi momen refleksi dan wadah bagi apoteker muda Kaltim untuk meningkatkan kompetensi, pengembangan diri dan pengabdian.

“Untuk itu kegiatan dihadirkan dalam warna dan nuansa berbeda, terdiri In House Training Kepemimpinan dan Apoteker Tanggap Bencana,” sebutnya. Tak hanya itu, hari kedua dilanjutkan dengan Webinar & Workshop Kewirausaahaan. Puncak perayaan dies natalis dilakukan Minggu (27/3) malam.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan lomba karya tulis ilmiah untuk mahasiswa dan apoteker, Tiktok Education challenge & SIAp Challenge sebagai wadah mengembangkan diri & menyalurkan kreativitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Masitah, SKM, MQIH hadir memberikan keynote speech dalam kegiatan ini. Masitah memberi semangat kepada apoteker untuk berperan aktif dalam pelayanan kefarmasian ke masyarakat.

Sementara dalam in house training kepemimpinan, hadir apt. Audrey Clarissa, S.Si yang merupakan Founder IYPG, sekaligus presiden pertama IYPG. Audrey juga merupakan Immediate Past President Asean Young Pharmacists Group (AYPG) yang membahas “Great Leadership & Organizational Impact”.

Di sesi kedua, menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Kaltim, Endro S. Efendi, dan ketua PD IAI Kaltim apt. Drs Muh Nasruddin. Masing-masing membahas kepemimpinan organisasi & tata kelola organisasi.

Sesi ketiga dilanjutkan training Apoteker Tanggap Bencana untuk mendorong apoteker memiliki jiwa dan kepekaan sosial. Sesi ini menghadirkan Kepala Seksi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Dodi Farid Munadi, S.Hut, juga  menghadirkan Ketua PD IAI Banten apt. Ahmad Sofan, S.Si, M.Farm.

Pada hari kedua, digelar webinar dan workshop kewirausahaan menghadirkan powerfull women speaker,  Wenny Tri Suryani, S.Si. Wanita penulis buku “Jago Branding” ini memberi insight dan mendorong apoteker untuk memiliki semangat entrepreneurship. Kegiatan selama dua hari itu dihadiri tak kurang dari 600 peserta, terdiri dari apoteker, tenaga teknis kefarmasian & mahasiswa.

Dies natalis perdana ini mengusung tema “Together in Harmony To Be an Independent  & Competitive Pharmacist” dengan tag line “Solid, Independent, Action & professional. Harapannya, apoteker muda Kaltim terus bersinergi, solid dan menjadi generasi unggul dan tangguh.

Ketua PD IAI Kaltim apt. Drs. Muh. Nasrudin menyampaikan, masa depan apoteker Kaltim ada di IYPG. “Untuk itu apoteker muda harus meningkatkan soft skill seperti leadership dan organisasi, jiwa entrepreneurship dan  jiwa sosial untuk memperkuat resiliensi apoteker muda Kaltim, sehingga menjadi generasi  unggul di masa depan,” bebernya.

Sementara Ketua IYPG PD IAI Kaltim, apt. Trianti T. Lamba’, S.Farm menegaskan, generasi muda adalah aset bangsa berharga dan tidak ternilai.

“Kemajuan atau kehancuran bangsa dan negara banyak bergantung pada generasi mudanya sebagai Agent of Change,” sebutnya.

Trianti juga mengatakan, ibu kota nusantara telah tiba di Kalimantan. “IYPG Kaltim harus siap menjadi tuan rumah yang berkontribusi besar dalam membangun IKN, membangun Kaltim, mengembalikan kejayaan Kutai serta merawat Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan bermartabat,” pungkasnya. (*)

Kaltim Peringkat Tujuh, Festival Anak Sholeh Indonesia

March 28, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

PALEMBANG – Kontingen Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kalimantan Timur, harus puas bertengger di peringkat 7, di ajang FASI XI Nasional di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam event nasional yang berlangsung 24 hingga 27 Maret 2022 itu, gelar juara umum digondol kontingen dari Jawa Barat.

Sementara posisi kedua sampai keenam ditempati Kalsel, Sulsel, Sumsel, Aceh, dan Jatim. Sementara, setelah Kaltim, peringkat kedelapan hingga kesepuluh ditempati NTB, Kalteng, dan Kalbar.

Direktur Wilayah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltim, Muhammad Solekhin menyebutkan, Kaltim setidaknya menyabet 13 gelar juara dari berbagai nomor yang diperlombakan. Baik untuk Taman Kanak-Kanak Al Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA), maupun tingkat Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA).

“Khusus tingkat TKA, Kaltim menyabet juara umum se-Indonesia,” sebut Solekhin, kepada media ini, Minggu (27/3/2022).

Dijelaskan, dari cabang kaligrafi TQA, mendapat juara harapan 3, untuk cabang nasyid TKA meraih juara 3, sementara untuk tilawah TQA putri meraih juara harapan 1. Di cabang azan iqamah TKA meraih juara 1, begitu juga cabang tartil TKA putra juga meraih juara 1.

Sedangkan untuk ceramah TKA putra, meraih juara 3 disusul ceramah TQA putra meraih juara harapan 2. Untuk cabang cerdas cermat Al Qur’an TPA meraih juara harapan 1, dan peragaan salat putra TKA, meraih juara 1.

Sementara cabang tartil putri TPA meraih juara harapan 1 disusul azan iqamah TPA mendapat juara harapan 2. Terakhir untuk menggambar putri TPA mendapat juara harapan 3 dan tilawah TQA putra mendapat juara 3.

Selain mendapatkan trofi dan uang pembinaan, peserta FASI yang meraih juara 1 di masing-masing lomba dan kategori, mendapatkan hadiah umrah dari DPP BKPRMI.

Dalam event yang dipusatkan di kawasan Sport City Jakabaring di Kota Palembang ini, Kaltim mengirimkan kontingen dengan kekuatan 146 peserta dan 14 ofisial. Sebanyak 146 peserta terdiri atas 41 peserta lomba, sisanya adalah pendamping dan juga para orang tua serta para pendukung.

Karena terbatasnya anggaran BKPRMI Kaltim, proses pengiriman kontingen Kaltim ini diamanahkan kepada masing-masing kabupaten dan kota di Kaltim.

“Kami sudah berusaha semampunya, ini adalah hasil maksimal yang bisa kami bawa pulang,” sebut Solekhin.

Dikatakan Solekhin, hasil dari FASI Palembang ini, akan menjadi bahan evaluasi. Termasuk berbagai kekurangan yang terjadi dari mulai proses selesai sampai pemberangkatan peserta ke Palembang.

“Selamat untuk para santri yang sudah meraih juara. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus BKPRMI di kabupaten dan kota, termasuk pemerintah daerah,” sambungnya.

Akhmed Reza Fachlevi

Lebih lanjut, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi yang juga hadir dalam FASI XI di Palembang ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada semua peserta yang sudah berusaha maksimal di ajang nasional tersebut.

“Terima kasih kepada para guru ngaji, para pembina Al Qur’an, para ustaz dan ustazah yang sudah memberikan bimbingan pada para santri yang berlaga,” sebut Reza sapaan akrabnya.  Reza yang juga tercatat sebagai ketua BKPRMI Kutai Kartanegara ini berharap, ke depan ajang FASI ini perlu mendapat dukungan maksimal dari Pemprov Kaltim.

“Saya sudah ada komunikasi dengan wakil gubernur, insya Allah di agenda berikutnya, kita akan berikan dukungan lebih baik lagi, demi para santri TK dan TPA di ajang nasional,” sebutnya.

Tak lupa, Reza juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan BKPRMI seluruh kabupaten dan kota serta pemerintah daerah, yang selalu memberikan dukungan. “Mudah-mudahan pembinaan sejak dini seperti ini bisa terus berlanjut,” harapnya.

Sementara itu, dalam perhelatan FASI ke XI Nasional itu, akhirnya ditutup Menteri BUMN yakni Erick Thohir di Main Dinning Hall, Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Minggu (27/3) siang tadi. (*)

Relawan Siaga, Musibah Kebakaran Cenderung Tinggi di Bulan Ramadan

March 27, 2022 by  
Filed under Berita

Vivaborneo.com,  Samarinda – Tahun 2021 saja tercatat 240 kasus musibah kebakaran. Penyebabnya adalah 71,25 persen dikarenakan korsleting  arus pendek listrik. Sedangkan  operasi non kebakaran mencapai 1.538 kasus.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Samarinda, Hendra AH saat bertindak sebagai Komandan  Upacara dalam Apel Bersama Kesiapsiagaan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1443 atau  tahun 2022. Apel dipimpin oleh Komandan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH,  bertempat di Polder Air Hitam, Minggu (27/3/2022).

“Saya berpesan, tingginya angka musibah kebakaran dan musibah lainnya di Kota Samarinda, menjadikan setiap personel relawan agar selalu siap siaga. Personel relawan pemadam kebakaran, relawan ambulance maupun relawan tenaga kesehatan harus selalu dalam keadaan siaga musibah yang tidak terduga,” ujar Hendra.

Dijelaskannya, kecenderungan musibah kebakaran di bulan Ramadan cenderung meningkat karena banyak orang beraktivitas di dapaur pada tenah malam hingga subuh. Potensi alpa dan lalai lebih besar karena mengantuk dan tidak fokus dalam beraktivitas.

Ditambahkan Hendra, berbagai kejadian musibah ini terjadi secara mendadak dan tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu ia meminta agar semua personel relawan dapat terus berkoordinasi lintas pemangku kepentingan, termasuk peran aktif masyarakat dan para sukarelawan.

Sehingga dengan apel kesiapsiagaan ini dapat dibentuk aparatur dan tenaga relawan yang tangguh, tanggap dan saling berkomunikasi. Bencana yang datang secara tiba-tiba, tegas Hendra dapat saja mengancam jiwa dan harta benda.

“Dalam tugas ini kita kita sepakat bahwa kesiapsiagaan menjadi yang paling utama. Namun, tidak kalah penting adalah selalu mengedepankan aspek keselamatan diri petugas dengan penerapan Standar  Operasional Prosedur secara tepat,” tegasnya.

Dirinya berharap tidak ada musibah ataupun bencana alam yang terjadi selama bulan Ramadhan dimana setiap orang sedang menjalankan ibadah puasa. Namun, setiap tenaga sukarelawan dan aparat negara tidak boleh lalai dalam kesiapsiagaan dan ketanggapan terhadap situasi yang dapat menimbulkan bencana.

“Dengan pelatihan ini diharapkan setiap tenaga relawan dapat menjalankan tugasnya dengan cepat, aman dan akurat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Hendra.

Dalam Apel kesiapsiagaan ini juga turut dilantik struktur organisasi masyarakat pengurus Relawan Samarinda yang diketuai oleh Joko Ismanto. Selain itu turut diberikan penghargaan kepada beberapa kelompok relawan, baik relawan kebakaran, kesehatan maupun relawan ambulance.

Joko Iswanto mejelaskan saat bulan puasa, banyak para pemilik rumah lalai meninggalkan rumah dalam keadaan kompor sedang menyala. Selain itu, aktivitas bangun tengah malam hingga subuh kecenderungannya menggunakan listrik pada barang elektronika menjadi berlebih dari hari biasanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Apel Kesiapsiagaan, Muhammad Rizky memberikan piagam penghargaan kepada LSM Pawang , Persatuan Wartawan Indonesia Peduli  (PWi Peduli) Kaltim, FKPM Loa Buah, RTS Kota, Balakarcana Perum Puspita dan Satria Loa Bakung.

Sebelum Apel yang dilaksanakan pada sore hari ini, para peserta pelatihan yang dimulai sejak pagi hari bertempat di Gedung Silat Samarinda, mendapatkan materi teori dan praktek diantaranya, Tindak Pertama Tempat Kejadian Perkara yang diberikan oleh Gakkum Satlantas Samarinda, Materi Paramedik Dasar dan Penanganan Cedera dan Pendarahan oleh PMI Kota Samarinda.

Selain itu peserta juga dibekali informasi tentang santunan kecelakaan oleh jasa Raharja, Animal rescue dan praktek pelatihan medik.(VB/YUL)

AMITRA Optimis Pembiayaan Syariah Terus Meningkat di Aceh

March 27, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

AMITRA di Provinsi Aceh menyediakan layanan jasa pembiayaan sepeda motor Honda baru, pembiayaan multiguna, pembiayaan multiproduk, dan pembiayaan porsi Haji dan Umrah serta logam emas mulia yang menggunakan prinsip-prinsip syariah.

NAD – Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mulai menunjukkan penurunan jumlah kasus secara nasional, termasuk Provinsi Nanggroe Aceh Darusallam (NAD).Hal ini memberikan angin segar dan harapan bagi pemulihan serta pertumbuhan ekonomi kedepan.

Secara nasional, sejak kemunculan kasus Omicron, angka kasus positif tertinggi tercatat sebesar 64.718 kasus. Angka tersebut lebih tinggi dari kasus tertinggi varian Delta yang terjadi pada 14 Juli 2021 yang mencapai 54.517 kasus positif.

Kecenderungan penurunan kasus Omicron di atas terjadi setelah tanggal 23 Februari 2022, sekitar kurang lebih 1 bulan yang lalu dan angka terakhir penambahan jumlah kasus Covid-19 pada 26 Maret 2022 di Aceh juga terus mengalami penurunan dari 57 kasus sehari sebelumnya menjadi 15 kasus positif. Suatu penurunan yang sangat luar biasa dibanding kasus varian Delta tahun lalu yang membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan lamanya.

Kepala Wilayah AMITRA Banda Aceh, Sujatmiko, di sela-sela acara pameran “Gebyar AMITRA Menyambut Ramadhan” mengatakan bahwa penurunan jumlah kasus Covid-19 secara nasional tersebut juga diikuti oleh Kota Banda Aceh dan sekitarnya. “Kami optimis bila masyarakat semua selalu konsisten dalam menjalankan protokol kesehatan, maka kasus Covid‑19 nasional akan terus menurun, termasuk di Kota Banda Aceh dan sekitar,” tutur Sujatmiko.

Dampak Qanun

Lebih lanjut, Sujatmiko menjelaskan, keoptimisan tersebut juga didukung oleh pemberlakuan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah yang berlaku efektif mulai 4 Januari 2022 yang dapat mendongkrak kebangkitan ekonomi syariah di Aceh di tengah permasalahan pandemi yang sudah mulai menurun.

“Dengan pemberlakukan Qanun Aceh efektif pada tanggal 4 Januari 2022, kami yakin transaksi syariah khususnya pada industri pembiayaan akan terus berkembang. Kami juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan pembiayaan syariah yang optimal untuk masyarakat Aceh,“ tambahnya.

Adanya pemberlakuan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tersebut mendorong PT FIF untuk memperkenalkan AMITRA sebagai branding pembiayaan khusus yang menggunakan prinsip-prinsip syariah untuk seluruh layanan jasa pembiayaan yang disediakan.

Gebyar sampai 31 Maret 2022

Dalam rangka memperkenalkan AMITRA kepada masyarakat sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi pembiayaan syariah di Aceh serta untuk menyambut bulan Suci Ramadhan 1443 H, AMITRA melaksanakan pameran “Gebyar AMITRA Menyambut Ramadhan” yang diselenggarakan pada hari Kamis, 24 Maret hingga Kamis, 31 Maret 2022.

Program ini mendapatkan apresiasi positif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Melalui Kepala Sub-Bagian (Kasubbag) Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Moishe Sofian, yang mengatakan : “OJK sangat mengapresiasi inisiatif baik AMITRA dalam menyelenggarakan kegiatan ini yang align dengan misi kami dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.”

Moishe menjelaskan bahwa Aceh menjadi provinsi dengan tingkat inklusi keuangan syariah di angka 86%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata inklusi keuangan syariah nasional yang hanya mencapai kurang lebih 70%. Namun, OJK menyadari tingkat literasi keuangan syariah masih minim, yaitu hanya sebesar 44%  meskipun angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Pernyataan OJK terebut juga didukung oleh Ketua Dewan Syariah Aceh (DSA), Dr. Zaky Fuad Chalil terhadap program pameran “Gebyar AMITRA Menyambut Ramadhan”.

“Langkah PT FIF dalam mentransformasi bisnisnya menggunakan prinsip-prinsip syariah melalui branding AMITRA tentunya memberikan kontribusi tersendiri terhadap pertumbuhan ekonomi syariah. Beragamnya layanan jasa pembiayaan syariah yang ditawarkan diharapkan dapat menjadi solusi finansial yang dipilih oleh masyarakat Aceh. Apalagi mengedepankan literasi dan inklusi keuangan,” kata Zaky.

Kinerja Positif

Dalam menjalankan operasionalnya, terdapat 5 cabang AMITRA di Provinsi Aceh, yaitu Cabang Banda Aceh, Meulaboh, Lhokseumawe, Idi Rayeuk, dan Cabang AMITRA Langsa yang didukung oleh lebih kurang450 karyawan, di mana 90% di antaranya adalah putra daerah.Sujatmiko menjelaskan bahwa performance AMITRA Aceh pada awal tahun 2022 ini mulai terlihat positif.

Berdasarkan data pada bulan Januari dan Februari 2022, nilai pembiayaan AMITRA untuk 5 cabang tersebut mencapai Rp 94,47 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 17,41% dibanding periode yang sama pada tahun 2021, yang hanya mencapai Rp 80,45 miliar.

Peningkatan nilai pembiayaan ini merupakan kontribusi dari setiaplayanan pembiayaan brand AMITRA. Pada layanan pembiayaan sepeda motor Honda baru terjadi peningkatan nilai pembiayaan sebesar Rp 55,43 miliar pada periode Januari dan Februari 2022, naik 11,44% dibanding periode yang sama pada tahun 2021 sebesar Rp 49,74 miliar.

Untuk pembiayaan multiguna, pada Januari dan Februari 2022 terjadi peningkatan sebesar 20,8%, yaitu senilai Rp 30,12 miliar dibanding periode yang sama pada tahun 2021 yang hanya mencapai Rp 24,93 miliar.

Sementara itu, pembiayaan multiproduk juga mencatatkan pertumbuhan positif pada periode Januari dan Februari 2022berhasil mencapai nilai pembiayaan sebesar Rp 8,37 miliar meningkat 44,98% dibanding periode yang sama pada tahun 2021 yang hanya mencapai Rp 5,78 miliar.

Terakhir, pembiayaan porsi haji, umrah dan logam emas mulia juga berhasil membukukan nilai pembiayaan pada Januari dan Februari 2022 sebesar Rp 532,22 juta setelah sebelumnya pada periode yang sama tahun 2021 tidak adanya penyaluran pembiayaan karena terhenti akibat pandemi Covid-19.

Program Berkelanjutan Perusahaan

AMITRA dari waktu ke waktu terus melaksanakan program keberlanjutan dan tanggung jawab sosial untuk memberikan kebermanfaatan dan dukungan perusahaan ke pada seluruh masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh.

Beberapa program tersebut di antaranya kegiatan penyaluran program dana bergulir kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kegiatan Tanam Pohon, Donor Darah, Program Sosial Mengajar, Beasiswa kepada pelajar Aceh, dan lain sebagainya. Program tersebut akan diupayakan untuk terus berlanjut. (*)

Reza Kukuhkan BKPRMI Sanga-Sanga

March 27, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SANGA-SANGA – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kutai Kartanegara, Akhmed Reza Fachlevi, mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI Sanga-Sanga, Minggu (27/3) tadi. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Masjid Besar Al Mukarromah Sanga-Sanga, Kukar.

Pengurus BKPRMI Kecamatan Sanga-Sanga yang dikukuhkan itu di antaranya Rifauddin,  sebagai ketua, disusul Hj Norhasanah sebagai sekretaris, dan Sri Suliyani sebagai bendahara. Selain itu, ada pengurus lain yang dalam kegiatan tersebut mengenakan seragam putih hitam.

Usai dikukuhkan, Ketua BKPRMI Sanga-Sanga Rifauddin berharap, kehadiran BKPRMI di Kota Juang ini bisa memberikan manfaat bagi Kecamatan Sanga-Sanga. “Kami sangat mengharapkan dukungan dari pengurus BKPRMI Kukar,” sebutnya.

Ia berharap, nantinya bisa menaungi organisasi ikatan remaja masjid, termasuk pendidikan TK dan TPA. “Mudah-mudahan nantinya juga bisa memberikan manfaat untuk para guru atau pengajar di TK/TPA di Sanga-Sanga,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Sanga-Sanga, Ir H Amir Hady menyampaikan, BKPRMI harus segera melakukan konsolidasi organisasi. “Ibaratnya selama ini sempat tenggelam, kini harus dimunculkan lagi,” sebutnya.

Harapannya, keberadaan para remaja masjid, termasuk langgar dan musala bisa diperkuat. “Jika struktur kepengurusan sudah solid, kegiatan bisa dilakukan lebih bagus,” pesannya.

Dikatakan, BKPRMI merupakan organisasi dengan kegiatan positif. “Semoga  semua pihak bisa mendukung. Semoga bisa sinergi dan kolaborasi dengan organisasi lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua BKPRMI Kabupaten Kutai Kartanegara, Akhmed Reza Fachlevi berharap, kegiatan BKPRMI nantinya bisa dibantu melalui program kerja Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim.

“Banyak kegiatan yang bisa didukung, demi pembinaan anak-anak dan remaja, juga mendukung syiar Islam,” sebut Reza, sapaan akrab pria yang juga sebagai ketua Komisi IV DPRD Kaltim ini.

Salah satu yang diupayakan nantinya adalah, bagaimana para guru ngaji bisa mendapatkan insentif rutin. “Besar kecilnya tak masalah, setidaknya ada dukungan dari pemerintah,” ucapnya.

Ia juga berharap, dengan dikukuhkannya kepengurusan BKPRMI di Sanga-Sanga, diharapkan pemuda dan remaja semakin aktif dan masjid sampai langgar bisa dimakmurkan. “Semoga ustaz-ustazah ikhlas mengabdi di sini,” tuturnya.

Khusus di Kutai Kartanegara, Reza juga berharap pada akhirnya nanti Pemkab Kutai Kartanegara juga bisa memberikan bantuan insentif untuk guru ngaji.

“Semoga kehadiran BKPRMI ini menjadi penggerak dan penguat ibadah di masyarakat,” pungkasnya.

Dalam pengukuhan pengurus kecamatan masa Bhakti 2022 – 2026 itu, susunan kepengurusan dibacakan Sekretaris BKPRMI Kukar, Majri SPd. Selain dihadiri para pejabat kecamatan, hadir juga pengurus Dewan Masjid Indonesia Sanga-sanga, para tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para remaja di masjid ini. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1345587
    Users Today : 1459
    Users Yesterday : 6159
    This Year : 282097
    Total Users : 1345587
    Total views : 12214728
    Who's Online : 62
    Your IP Address : 216.73.216.15
    Server Time : 2026-02-18