Reses Masa Sidang II 2022, Sopian Banyak Temukan Persoalan

May 17, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA –  Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Achmad Sofyan Noor telah lakukan reses serap aspirasi masyarakat di Kecamatan Samarinda dan Kecamatan Sungai Pinang, Pada Masa Sidang II tahun 2020.

Ahmat Sopian Noor banyak mendapatkan keluhan dan masukan dari masyarakat, dari persoalan banjir, pendidikan, infrastruktur sekolah,perbaikan sarana ibadah, lampu jalan yang gelap  dan persoalan lainnya.

“Saya melaksanakan reses di dapil 5, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kelurahan Mugirejo, Kelurahan Lempake dan Kelurahan Sungai Siring,” katanya kepada media ini

Ahmat sapaan akrabnya, banyak mendapatkan masukan dan tanggapan terutama persoalan pendidikan di dapil 5. Pembenahan infrakstruktur, jalan, parit, terutama penanganan banjir di jalan Gerilya Simpang 3 perjuangan Gerilya, rehab pos yandu rehab ruang kelas, wc, sekolahan.

“Peningkatan Sumber Daya Manusia me melalui pelatihan, penanganan banjir, kemudahan masyarakat dalam mengurus administrasi, pemasangan PDAM  danpeningkatan disteibusi air PDAM,” jelasnya

Dia menambahkan, nantinya akan menindak lanjuti persoalan-persoalan tersebut kepada pihak terkait dan membawa ke aspirasi itu ke meja dewan. Sofyan sapaan akrabnya akan turun terus ke masyakarat untuk mengetahui kondisi warga yang ada.

“Di jaman saat ini masyarakat terkadang kesulitan dalam beberapa persoalan. Nah, tugas kita lah memberikan pemahaman dan membantu,” pungkasnya.(man/adv)

Reses Deni Hakim Temukan Banyak Persoalan

May 17, 2022 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyerap aspirasi masyarakat pada masa sidang II 2022 di daerah pemilihan (Dapil) kecamatan Sambutan dan Samarinda Ilir. Senin (16/05/2022)

Reses pertama dilakukan politikus Partai Gerindra ini di kediaman Wahyudi Ari, Jalan Makroman, Kampung KB, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, pukul 10.00 WITA.

Menurut Deni Hakim Anwar, masyarakat Makroman mengeluhkan terkait masalah banjir yang sering menggenangi daerah tersebut. Masyarakat di sana menduga permasalahan utama banjir karena drainase.

Melihat kondisi yang dipaparkan masyarakat, Deni Hakim Anwar pun mengingatkan bahwa sebenarnya penyebab banjir di wilayah tersebut karena drainase yang buntu. Banyak sampah yang menumpuk dan adanya sentimenasi lumpur menyebabkan banjir tak terhindarkan.

“Nah, saya minta agar mereka menggalakkan kegiatan gotong royong. Jika dulunya tiga bulan sekali, kalau bisa sekarang ini satu bulan sekali atau bahkan satu bulan dua kali,” ujar Deni Hakim Anwar.

Deni Hakim Anwar menambahkan, penyumbatan ini terjadi karena perilaku hidup masyarakat setempat. Padahal, pencegahan banjir bisa dilakukan mulai dari diri sendiri.

Alasan Deni Hakim Anwar, penyebab banjir juga dari manusia itu sendiri dan bukan semata-mata karena faktor alam.

“Bukan alam karena konteksnya itu drainase yang tersumbat atau buntu. Nah, saya minta agar warga menggalakkan kegiatan gotong royong. Supaya kawasan di sana tidak banjir lagi karena drainase yang tersumbat. Jadi, itu yang paling menonjol di reses pertama,” ujar Deni Hakim Anwar.

Pada hari yang sama, Deni Hakim Anwar juga menggelar reses di kediaman warga Gang Tanjung, Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir. Reses di Lambung Mangkurat ini berlangsung pada pukul 14.00 WITA.

Deni Hakim Anwar pun menyampaikan pada masyarakat Gang Tanjung bahwa daerah yang mereka tempati merupakan kawasan hijau. Di wilayah tersebut sudah memiliki aturan yang melarang pendirian bangunan di sana.

Kemungkinan nantinya, menurut Deni Hakim Anwar, masyarakat yang tinggal di sana akan direlokasi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Atas dasar itu, menurut Deni Hakim Anwar, masyarakat yang berada di Gang Tanjung pinggir sungai ini untuk meminta bantuan agar ada dana kerohiman, berupa dana bantuan dari Pemkot Samarinda.

“Selama ini kebanyakan dari mereka sewa rumah di sana. Makanya kita harap pemerintah bisa meringankan beban mereka. Mereka juga sudah didata Pemkot. Hanya saja pelaksanaan belum sampai ke sana. Saat ini penertibannya di Gang Nibung dan juga sudah dilakukan bantuan dana kerohiman,” ujar Deni Hakim Anwar.

Deni juga berharap, pemerintah bisa memberikan bantuan dan meringankan beban masyarakat agar mereka bisa pindah ke rumah yang lebih layak lagi daripada sebelumnya. (man/adv)

Rayakan HUT ke-12, Desa Bangun Mulya Gelar Lomba Karya Kreasi Busana Batik

May 17, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten PPU Drs. H. Tohar, MM menghadiri secara langsung kegiatan lomba karya kreasi busana batik di Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Selasa (17/05/22). Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-12 Desa Bangun Mulya.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Sekda Tohar, menyampaikan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT dan turut bergembira memperingati HUT ke-12 Desa Bangun Mulya dan Tohar menyampaikan permohonan maaf Plt. Bupati PPU yang tidak dapat hadir sehubungan dengan adanya kegiatan di tempat lain.

Tohar dalam sambutannya menyampaikan sedikit kilas balik terkait dengan agenda HUT Desa Bangun Mulya, mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2010 disamping Desa Bangun Mulya, ada desa-desa lain yang seangkatan, namun demikian masih ada persoalan pada saat itu, salah satunya adalah layaknya kemasyarakatan dan layaknya kewarganegaraan tidak dapat di-handle langsung oleh bentukan pemerintah desa masing – masing pada saat itu.

“Pembentukan desa tidak serta merta mudah, ketika ada pemekaran desa yang induknya dari kelurahan. Pada momentum ulang tahun ini, tentu sedikit banyak ada pengaruhnya, ada dampak positifnya ketimbang kita masih satu kesatuan dengan unit pemerintahan yang lama, hampir dapat dipastikan bahwa pemekaran membawa dampak positif bagi masyarakat,” jelas Tohar.

Stigma dan predikat banyak yang disematkan kepada pemerintahan dan masyarakat Desa Bangun Mulya, Desa Bangun Mulya terkenal dengan solidaritas dan gotong royongnya, sebuah wujud nyata dari partisipasi warga terhadap pemerintahan Desa Bangun Mulya. Terlebih belum lama Desa Bangun Mulya diberikan predikat desa bersih dari narkoba (bersinar). Salah satu kriteria ditetapkannya desa bersinar, sinerginya dengan hal – hal yang berhubungan dengan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, baik itu pemerintahan, kelembagaan maupun masyarakat.

“Saya ingin menekankan bahwa lingkungan yang intens bagi anak – anak kita adalah keluarga, tanggung jawab kita jauh lebih besar dibanding unsur-unsur lain yang ada di masyarakat sehingga desa bersinar yang sudah kita canangkan ini dapat menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lain di lingkungan Kab. PPU,” ungkap Tohar.

Kegiatan lomba karya kreasi busana batik secara resmi dibuka dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Pj. Sekda Tohar, Ketua Dekranasda Kab. PPU Hj. Satriyani Sirajuddin Hamdam dan Kepala Desa Bangun Mulya Bambang Sudono dilanjutkan dengan peragaan busana lomba karya kreasi busana batik yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di lingkungan Kab. PPU.

“Atas nama pimpinan daerah saya mengucapkan selamat kepada Pak Kades Bangun Mulya serta seluruh masyarakat kaitannya dengan HUT ke – 12 ini, mudah-mudahan di usia ke 12 ini membawa hikmah dan barokah serta menjadi tumpuan untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi di masa yang akan datang,” tutup Tohar. (Adv/DiskominfoPPU).

Yon Bekang 2/Kostrad Modif  Truk Angkut Jadi Randurlap

May 17, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG  – Batalyon Perbekalan Angkutan 2/Mawwat Wastwan Jaya atau (Yon Bekang 2/Kostrad) memiliki inovasi untuk menunjang kinerja TNI dalam menjalankan fungsi pengamanan dan pertahanan negara.

Inovasi tersebut di inisiasi oleh Komandan Batalyon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa dengan memodifikasi kendaraan pengangkut menjadi kendaraan dapur lapangan (randurlap).

Randurlap ini diharapkan selain berfungsi untuk memberikan asupan makanan yang cukup di medan perang bagi pasukan militer, juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan sosial bagi masyarakat yang terdampak atau terkena bencana alam.

Komandan Yon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa mengatakan, pengalih fungsi kendaraan angkutan menjadi kendaraan randurlap berupa truk yang diproduksi oleh Daimler-Benz.

“Pengalihan fungsi kendaraan ini sudah kami laporkan ke Pangkostrad, kita menggunakan kendaraan yang sudah tua, kita gunakan kendaraan truk 4X4 Mercedes-Benz NG A 1017 buatan tahun 1985,” ucapnya, saat ditemui para media di mako Yonbekang2, Selasa ( 17/5/2022).

Pria yang akrab disapa Firman ini menjelaskan, ide pengalihan kendaraan tersebut muncul saat bertugas di Papua, yang mana dalam setiap penyaluran makanan untuk personel militer memerlukan waktu dan  tenaga ekstra besar.

“Berawal dari pengalaman, maka saya berinisiatif untuk memodifikasi kendaraan yang ada menjadi  kendaraan dapur lapangan (randurlap) yang dapat mobile,” jelasnya.

Menurut Firman, randurlap ini dapat memasak dan menyajikan makanan sebanyak 250 porsi dengan durasi memasak hingga penyajian selama 2-3 jam.

“Kendaraan randurlap ini terdapat fasilitas layaknya dapur pada umumnya, peralatan masak yang tersedia di randurlap cukup lengkap, seperti freezer (Lemari es), bahkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik alat masak,” tegasnya.

Lebih lanjut Firman menegasikan, randurlap seperti ini, sebenarnya di Indonesia sudah ada untuk beberapa kesatuan baik TNI AD, maupun Polri.

“Kebetulan kami belum mendapatkan randurlap, makanya saya melakukan modifikasi truk yang sudah tua ini, tapi ruandurlap ini masih prima, bisa melaju hingga kecepatan 100 Km/jam,” pungkasnya.

Letkol Firman menginstruksika tim untuk menunjukkan kepada para media dengan memasak nasi goreng hijau.

“Kami ingin menyajikan sesuatu yang tidak biasa atau unik.nasi goreng merah atau putih, itu sudah umum.tapi kali ini kami ingin tunjukkan kepada wartawan menu nasi goreng hijau ” ungkapnya sambil menunjukkan anak buahnya sedang memasak diatas truk randurlap.

Salah satu anggota tim masak menyebutkan bahan yang dipergunakan untuk memberi warna hijau adalah daun pandan suci yang di blender terlebih dahulu kemudian di tumis.

Danyonbekang 2 kostrad menyebutkan tidak hanya menu nasi goreng saja, adakalanya buat stik dan lain-lainnya.

Pemanfaatan randurlap bagi yonbekang2 kostrad Malang, selalu hadir disetiap kegiatan latihan tempur, maupun missi kemanusian seperti pemberian waktu pandemi covic di tempat karantina di Kota Malang maupun memberikan makan bagi pengungsi saat banjir bandang di desa Bulukerto kecamatan Bumiaji Kota Batu, tambah Letkol Firman. (Buang Supeno)

PWI Malangraya, Sinergikan Program Dengan Batalyon Bekang2 Kostrad

May 17, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Komunikasi dan Coffee morning  insan media Malang Raya  dengan satuan  Yonbekang2 Kostrad, selasa (17/5/2022)

Komandan Batalyon Perbekalan dan angkutan(Bekang) 2 Kostrad  Letkol CBA Firmanudin lillawangsa mengungkapkan kegiatan komunikasi dan silahturohmi dengan media sudah lama di program, namun karena terkendala dengan pandemi covic-19,  baru sekarang terlaksana.

“Alhamdulillah baru sekarang kegiatan ini terlaksana, semoga ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kerjsama dengan insan media, ” tegas Letkol Firman.

Ditegaskan, kerjasama yang saling menguntungkan ini untuk kedua belah pihak yang saling membesarkan. Oleh karena itu danyonbekang 2 Kostrad  berharap,  jika PWI Malang raya ada kegiatan pelatihan jurnalistik, pihaknya bisa dilibatkan untuk mengirimkan peserta.

“Kami ingin bagian Penerangan bisa menulis yang mempunyai kemampuan seperti rekan- rekan media ” lanjutnya.

Letkol CBA Firmanudin Lillawangsa menyebutkan kesatuannya dalam melaksanakan tugas, telah melakukan modifikasi kendaraan truk  angkut dijadikan dapur umum mobile.

“Dengan dapur umum mobile ini, mampu mempermudah pekerjaan satuan dalam kegiatan pemberian bantuan perbekalan pengadaan konsumsi,” ungkapnya.

Disebutkan mobile dapur umum ini dioperasional ketika memberi bantuan penanganan pandemi covic dan banjir bandang di desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji kota Batu. Kemampuan bisa untuk melayani 250 orang dalam sekali masak.

“Kalau untuk latihan tempur selalu kita libatkan, jika jumlah yang diberi konsumsi banyak, kami bikin tambahan tenda dapur umum,” lanjutnya.

Sementara ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengungkapkan kegiatan ini, PWI mengajak pula lembaga pers lain yang sudah terverifikasi Dewan Pers yakni AJI, lJTV dan PFI, untuk  Sinergis dakam meningkatkan kerjsama dengan   semua pihak.

“Kami melibatkan lembaga pers sekain PWI, tentu yang sudah disahkan dan terifikasi Dewan Pers seperti AJI, IJTV dan PFI ” ungkap Cahyono.

Disebutkan Cahyono, PWI Malangraya sudah memiliki regu Jurnalis Siaga Bencana dan memiliki kendaraan ambulance yang bisa disinergiskan dengan Bekang 2. Coffee morning dengan media juga diselingi latihan menembak untuk insan media.

“Dengan latihan menembak ini akan menambah wawasan tentang tehnik dan istilah menembak, sehingga para jurnalis tidak gagap istilah dalam menulis kegiatan menembak,” pungkas Cahyono. (buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb