Wali Kota Batu Lepas Atlet Basket untuk ke Porprov Jatim

May 14, 2022 by  
Filed under Olahraga Lain

BATU  – Wali Kota Batu,  Dewanti Rumpoko, melepas para atlet basket putra dan putri dari Kota Batu untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.  Berlangsung di rumah dinas Wali Kota, Jumat (13/5/2022).

Acara ini dihadiri oleh 6 perwakilan atlet dari Cabor Basket dan 3 wali atlet, serta pengurus KONI Kota Batu.

Wali Kota Batu, berpesan kepada para atlet agar menghilangkan beban dan fokus pada persiapan kesehatan lahir dan batin.

“Menang adalah harapan semua orang, namun bukan itu tujuannya. Bermain sebaik mungkin, persiapkan kesehatan jiwa dan raga serta berdoa untuk yang terbaik,” pesan Dewanti.

Saat ini, KONI Kota Batu masih terus mematangkan persiapan para atletnya jelang Porprov Jatim yang sedang digelar.

“Untuk yang lolos ke Porprov Jatim adalah tim bola volley putri, yang putra gagal lolos dan difokuskan pada volley pantai. Kemudian Catur hanya lolos di nomor perorangan putra, sedang di nomor beregu tidak ada yang lolos. Sedangkan futsal hanya putra yang lolos,” ungkap Mahfud, Ketua KONI Kota Batu.

Mahfud menyebutkan masih ada beberapa cabang olahraga yang akan menjalani Pra Kualifikasi pasca lebaran ini. Diantaranya cabang olahraga Bola Basket, Sepakbola dan Silat.

“Kita masih menunggu  ada tiga cabor yang akan menjalani pra, yaitu Sepakbola, Bola basket, Silat. Untuk silat kami berharap banyak yang lolos, karena banyak nomor yang dipertandingkan di Pra Kualifikasi ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Kota Batu, Andhang Budhy Harsa, menjelaskan di Kota Batu ada 261 atlet yang mendaftar. Setelah seleksi menjadi 60 orang, dan setelah training camp dipilih 24 orang terbaik sebagai perwakilan Atlet Basket Kota Batu.

“Saat ini, Atlet Basket 3×3 lolos babak pra kualifikasi. Sedangkan Atlet Basket 5×5 baru akan dipertandingkan pada hari sabtu ini di Surabaya,” ujar Andhang.

“Kami optimis Atlet Basket bisa sumbang medali untuk Kota Batu,” tutup Mahfud. (Buang Supeno)

Polres Batu Lakukan  Pencegahan, Antisipasi Lonjakan Kasus PMK

May 14, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Polres Batu bergerak cepat dalam mengantisipasi dan  mencegah penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kecamatan Kasembon Kab Malang, yang merupakan salah satu pusat ternak sapi.

Polres Batu telah mendirikan Posko di kecamatan dan di tingkat desa serta di Mapolres Batu guna mengantisipasi lonjakan kasus tersebut.

“Dalam upaya mitigasi penyebaran PMK pada hewan ternak, Polres Batu telah membentuk Posko dan langsung bersinergi dengan DKPP untuk berkoordinasi dalam rangka penanganan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak,” terang Kapolres Batu  AKBP I Nyoman Yogi Hermawan

Kapolres menegaskan untuk menyikapi hal itu maka perlu dilakukan antisipasi dan mitigasi pencegahan di wilayah Kota Batu dan juga Kabupaten Malang mengingat wilayah Batu ada yang bergabung dengan Wilayah Kab Malang yaitu Pujon, Ngantang dan Kasembon agar tidak ada hewan ternak yang terkena PMK.

Polres Batu siap membantu dan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan untuk melakukan pengecekan ke lapangan baik itu pendataan dan juga pengecekan kesehatan hewan ternak, serta melakukan pengawasan secara ketat terhadap lalu lintas perdagangan ternak khususnya antar kabupaten

“Kita akan melakukan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) secara terpadu di tingkat Kecamatan dan sentra-sentra peternak sapi, untuk memberikan imbauan dan edukasi bahwa wabah PMK pada hewan ternak tidak menular ke manusia, agar tidak menimbulkan kepanikan,” ucap Yogi

Sesuai perintah Kapolres Batu, maka Kapolsek Kasembon bersama Muspika melaksanakan  rapat koordinasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak bersama Muspika, Mantri hewan serta seluruh Kepala Desa Sekecamatan Kasembon di Pendopo Kecamatan Kasembon. Jum’at  (13/5/2022).

Hadir dalam rapat tersebut Camat Kasembon Kasiyanto, Kapolsek Kasembon AKP Guguk Windu Hadi,  Perwakilan dari Koramil Kasembon, Ketua KUB  Suwaji, Perwakilan dari KUD Kasembon , Seluruh Kepala Desa sekecamatan Kasembon,  Kepala PPL  Budi Prasetyo, dan perwakilan dari Puskesmas serta  Bhabinkamtibmas .

Beberapa point kesepakatan yang didapat dari rapat tersebut antara lain, pertama dalam menghadapi Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak warga tidak perlu Panik karena PMK ini bisa diobati dan tingkat kematian rendah sekitar 1% dengan masa inkubasi 14 hari dan penyembuhan 14 hari.

Kedua, melaksanakan pendataan para peternak sapi. Kerbau, kuda, kambing dan babi yang ada di Kecamatan Kasembon guna memonitor kondisi hewan ternak baik yang sehat dan sakit.

Ketiga, apabila ada salah satu sapi yang bergejala terkena wabah PMK agar segera melaporkan ke Posko yg ada di masing2 Balai Desa /Satgas PMK agar bisa segera dilakukan penanganan pada hewan ternak tersebut.

Keempat, di setiap Desa dilaksanakan pengawasan dan dihimbau sementara tidak boleh ada hewan ternak yang keluar masuk Desa maupun masuk dan keluar wilayah Kec. Kasembon

Kelima, Posko penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak dibuat di Masing masing  desa dan menyiapkan data ternak yg ada di masing2 desa dan ditempel di posko.

Keenam, penyampaian Surat Edaran Menteri Pertanian No. 01 Th. 2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan PMK untuk sama-sama dimengerti dan dipahami.

Untuk diketahui, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak sapi, kerbau, kambing, domba dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100 dan kerugian ekonomi sangat tinggi

Sedangkan tanda klinis penyakit PMK adalah: Demam tinggi (39-41°C), Keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, Luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, Tidak mau makan, Pincang, Luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, Sulit berdiri, Gemetar, Napas cepat, Produksi susu turun drastis pada sapi perah dan menjadi kurus pada sapi potong.  (buang supeno)

Pemkab PPU Gelar Gotong-royong Melalui Jumat Bersih

May 14, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM– Aparatur Sipil  Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tampak antusias melaksanakan gotong royong Jumat bersih di seputar kantor Bupati PPU, Jumat, (13/5/2022) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka tahapan penilaian Adipura di Kabupaten PPU.

Pelaksanaan gotong-royong bersih-bersih di lingkungan Setkab PPU dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PPU,  Ahmad Usman. Kegiatan ini diawali dari depan kantor bupati hingga belakang kantor dengan berbagai peralatan yang telah disiapkan oleh masing-masing pegawai yang ada.

“ Kami mengajak kepada seluruh ASN maupun THL di instansi masing-masing untuk mengaktifkan kembali kegiatan gotong-royong di lingkungan kerja masing-masing. Secara umum himbauan  ini juga kami sampaikan kepada masyarakat mulai tingkat RT dan pusat-pusat pelayanan yang ada di PPU untuk membentuk budaya bersih dan sehat di lingkungan masing-masing, “ kata Ahmad Usman.

Ditambahkannya bahwa kegiatan gotong royong  bersih-bersih tersebut juga merupakan bagian dari tahapan persiapan penilaian Adipura yang dikhususkan di masing-masing SKPD, kelurahan, desa, pasar, pelabuhan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di PPU.

“Untuk itu kami mengajak mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong kebersihan khususnya pada lokasi-lokasi tersebut sehingga ada akselerasi pembenahan lingkungan yang semakin bersih dan sehat, “ harapnya.

Sementara itu saat ditemui dalam kegiatan ini salah satu ASN dilingkungan Setkab PPU, Julisa mengatan kegiatan bersih-bersih pada hari Jumat pagi menurutnya sangat baik dilaksanakan. Alasannya salah satunya adalah selain bersih-bersih memang merupakan kegiatan positif bagi lingkungan, dari pelaksanaan ini juga dapat menjadi kegiatan olahraga bagi rekan-rekan ASN maupun THL.

“ Lumayan keringatan setelah bersih-bersih keliling kantor pagi ini. Itung-itung sambil olahraga pagilah, “ kata Julisa.

Dia menambahkan kegiatan bersih-bersih tersebut diharapkan dapat terus dilakukan walaupun tidak setiap pekan tapi paling tidak setiap bulan ada kegiatan semacam itu. Karena menurutnya walaupun bersih-bersih itu dilaksanakan hanya sebentar saja di hari Jumat pagi, namun jika rutin dilaksanakan akan memberikan hasil yang maksimal. (adv/Humas6/*DiskominfoPPU)

Remtal Bontang Silaturahmi ke Kampung Sumber Agung

May 14, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

TALISAYAN –  Sebagai kampung terbaik di Kaltim saat ini, Pemerintah Kampung Sumber Agung, Kecamatan Batu Putih,  Berau terus berupaya melaksanakan program pembangunan yang dianggap lebih ‘berpihak’ ke masyarakat.

“Alhamdulillah, belum genap setahun masyarakat di Kampung Sumber  Agung dapat menikmati listrik 24 jam. Secara otomatis pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat ikut berkembang, ” kata Kepala Kampung, Edy Santoso di sela sela acara kunjungan kerja sekaligus silaturrahmi tim Kecamatan Bontang Selatan, Kelurahan Tanjung Laut, Kelurahan Beras Pantai dan Remaja Tanjung Laut (Remtal)  Bontang,  Jumat (13/5/2022).

Dikatakan Edy Santoso,  selain peningkatan perekonomian masyarakat,  Kampung Sumber Agung yang dipimpinnya saat ini juga berupaya terus menambah pendapatan asli kampung  serta tetap bersinergi dengan perusahaan swasta yang ada.

Berbagai inovasi dalam membangun kampung termasuk membuat masterplan pembangunan kampung, pengelolaan tanah kas kampung sehingga menjadi sumber PAK khususnya Kampung Sumber Agung yang dihuni lebih dari 600 jiwa.

“Kunjungan dan silaturahmi seperti ini sangtlah diperlukan,  untuk bisa saling bertukar ilmu dalam hal pembangunan,” sebut Edy Santoso.

Sementara Lurah Bontang Selatan. Mustamin Sail mengatakan,  cukup banyak program bernilai positif bisa di contoh di Kampung Sumber Agung. Salah satunya adalah penataan taman dan kawasan wisata kampung serta inovasi pembangunan. Atas pencapaiannya itulah maka dianggap wajar jika akhirnya kampung dengan motto Sumber Agung Bangkit dinobatkan sebagai kampung terbaik tingkat Kaltim lalu.

Diakhir kunjungan kerja inipun, demi mengakrabkan satu sama lainnya digelar olahraga bersama yaitu cabang olahraga bulutangkis dan sepakbola. (yoi)

Plt. Bupati PPU Lantik 11 Kader Desa Bersih Narkoba (Bersinar)

May 13, 2022 by  
Filed under PPU

PENAJAM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, menghadiri acara Launching Desa Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara pada, Jum’at (13/05/2022). Giat tersebut sekaligus melantik 11 Kader Desa Bersinar.

Tampak hadir juga Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur (Kaltim), Brigjen Pol Wisnu Andayana, S.St., M.K. dan Kepala Desa Bangun Mulya, Bambang Sudono saat melantik Kader Desa Bersinar. Kader-kader ini terbagi dalam tiga bagian, yakni kader pemberantasan, kader rehabilitasi, dan kader pencegahan.

Perlu diketahui bahwa sebelum pelantikan 11 kader ini, kader yang terpilih tersebut sudah dibentuk dan juga dilatih pada Pelatihan Kader Desa Bersinar pada tanggal 11-12 Mei 2022 lalu.

Plt. Bupati PPU Hamdam, dalam sambutannya mengajak warga Benuo Taka untuk menjadi garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Terutama dengan adanya pelatihan melalui Program Desa Bersinar ini.

“Mari bersama-sama kita sukseskan Program Desa Bersinar ini, dengan mengubah desa yang berstatus rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi desa yang bersih dari narkoba,” tegas Hamdam.

Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten PPU tengah bertransformasi untuk menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera, seiring dengan pembangunan Ibu Kota Negara.

“Untuk itu, dibutuhkan generasi yang produktif dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNNP Kaltim, Wisnu Andayana menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba ini sangat berbahaya karena menyerang jantung kehidupan manusia. Maka dari itu semua elemen masyarakat harus bekerja sama dalam mengurangi penyalahgunaan tersebut.

“BNN bekerja sendiri nol besar tanpa bantuan bapak/ibu semua itu tidak mungkin, harus menjalin komunikasi. Kita saling membantu, bapak/ibu semua,” ungkapnya.

Selain itu, Wisnu menyatakan bahwa pengedar narkoba ada di sekitar kita. Maka, apabila kita mengetahui ada penyalahgunaan berupa pemakaian narkoba harap dilaporkan agar bisa direhabilitasi.

“Pemakai narkoba adalah korban, mereka tidak akan ditangkap dan diproses hukum. Sebaliknya, harus dibantu untuk direhabilitasi,” ajaknya.

Sementara itu juga, Bambang Sudono selaku Kades Bangun Mulya sekaligus Ketua Desa Bersinar, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba ini perkembangannya sangat masif sehingga pencegahannya harus masif pula sesuai dengan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

“Saya harap dengan terbentuknya Desa Bersinar ini, Kabupaten Penajam Paser Utara dapat memiliki tempat rehabilitasi narkoba,” pungkasnya. (adv/DiskominfoPPU)

« Previous PageNext Page »

  • vb