Pangdivif 2 Kostrad Audiensi ke Forkopimda Malangraya

July 1, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Syafrial melakukan audiensi sekaligus silaturahmi ke Forkopimda Kota Malang, Forkopimda Kabupaten Malang dan Forkopimda Kota Batu, Jawa Timur. Jumat (01/07/2022).

Audiensi kali ini diawali dari Forkopimda Kota Malang dan disambut hangat oleh  Ir. H. Sofyan Edy Jarwoko Wakil Walikota Malang bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang. Turut hadir  Pejabat Forkopimda Ketua DPRD Kabupaten Malang, Dandim 0818, Kapolres Kabupaten Malang, Perwakilan Kajari Kabupaten Malang, dan Ka PN Kabupaten Malang.

Dalam perbincangannya, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan, kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan Sinergitas Divif 2 Kostrad dengan Forkopimda Kota Malang dan mempererat Silaturahmi antara khususnya Pejabat Forkopimda Kota Malang dengan Satuan Divif 2 Kostrad.

Audiensi Berlanjut ke Forkopimda Kabupaten Malang. Dalam kunjungannya, Pangdivif 2 Kostrad beserta rombongan disambut hangat  Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Didik Gatot Subrotomengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdivif 2 Kostrad beserta rombongan sebagai bentuk sinergitas antar instansi pemerintah demi kemajuan dan kelancaran pelaksanaan tugas masing-masing.

Selesai berkunjung ke Forkopimda Kabupaten Malang, Pangdivif 2 Kostrad beserta rombongan melanjutkan audiensinya ke Forkopimda Kota Batu. Pangdivif 2 Kostrad beserta rombongan disambut Walikota Batu  Dewanti Rumpoko serta pejabat Forkopimda Kota batu Ketua DPRD Kota Batu, Kapolresta Kota Batu, Perwakilan Kodim 0818, dan Kajari Kota Batu di Ruang Rupatam Balaikota Among Tani Lantai 5.

“Dengan adanya kegiatan Audiensi ini berharap dapat mewujudkan hal-hal yang positif serta membangun untuk kedepannya dan kunjungan ini bisa untuk dapat saling mengenal dan tentunya meningkatkan kerjasama sesuai bidang tugas yang dilaksanakan,“ kata Syafrial.

Syafrial berharap sinergitas yang telah terbentuk dengan Divif 2 Kostrad ini dapat semakin dikembangkan dan akan memberikan banyak manfaat dan langkah positif bagi kedua belak pihak. (buang supeno)

Michelle Sumbang 3 Medali Dari Cabang Olahraga Selam

July 1, 2022 by  
Filed under Olahraga Lain

Michelle

SITUBONDO – Tidak hanya berjaya di kolam, atlet selam Kota Batu, Michelle Adisty Putri Lannanta juga berjaya di laut. Di nomor Selam Laut 1500 OWS, Michelle meraih medali perunggu.

Ia berada di posisi ketiga setelah Kota Probolinggo di posisi kedua dan Kota Malang yang menjadi juara 1. Karena sudah tiga medali diraih, Michelle tidak diperkenankan mengikuti nomor lomba yang tersisa.

“Bersyukur bisa meraih medali perunggu, menambah dua medali perak sebelumnya yang saya raih di Selam Kolam, karena sudah tiga medali yang saya dapat, besok di nomor 3000 meter saya sudah tidak boleh ikut,” kata Michelle.

Ia merasa sangat bahagia sekali karena bisa meraih banyak medali para Porprov kedua yang pernah diikutinya. Lebih bersyukur lagi, karena saat ini ia bisa sembuh dari cidera otot tangan kanan yang dialaminya.

“Tiga bulan yang lalu otot tangan kanan saya sempat geser, sudah diterapi, sudah enakan,” ujarnya sembari mengatakan bahwa tiga medali ini dipersembahkan untuk Kota Batu. (buang supeno)

Warnai HUT Bhayangkara Ke-76, 60 Anggota Polres Batu Naik Pangkat

July 1, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU-Sebanyak 60 anggota Polres Batu mendapatkan anugerah kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Pemberian kenaikan pangkat bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada Jum’at 1 Juli 2022.

Upacara kenaikan pangkat bagi anggota Polri Tmt 1 Juli 2022 yang dilaksanakan di Lapangan Olahraga Polres Batu dipimpin  oleh Wakapolres Batu Kompol Iswahab.

Personel Polres Batu mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Aipda ke Aiptu sebanyak 1 personel, dari Bripka ke Aipda 16 personel. Sedangkan dari Brigadir ke Bripka 2 personel, dari Briptu ke Brigadir 1 personel dan dari Bripda ke Briptu 40 personel.

Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan melalui Wakapolres Iswahab, pada hakekatnya kenaikan pangkat merupakan hak seluruh anggota.

“Selamat kepada bapak ibu atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, semoga hal ini memberikan kebahagiaan dan hal positif baik bagi diri sendiri maupun keluarga dan institusi,” ujarnya.

Menurut Wakapolres, kenaikan pangkat bukan merupakan kewajiban anggota Polri, melainkan wujud apresiasi institusi Polri terhadap kinerja anggota Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

Dengan kenaikan pangkat ini diharapkan akan lebih memotivasi untuk meningkatkan kinerja, senantiasa melaksanakan tugas dan berkarya dengan lebih baik dalam memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, ” ujarnya. (buang supeno)

KBA Pensiunan RRI Malang, Berikan Bantuan ke Panti Asuhan Peduli Kasih KNDJH Malang

July 1, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Komunitas Baca Al-qur’an ( KBA ) Pensiunan  RRI Malang memberikan bantuan ke Yayasan Peduli Kasih Kisah Nyata dan Jeritan Hati (KNDJH) di Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jum’at ( 1/7/2022).

Yayasan Peduli Kasih Kisah Nyata dan Jeritan Hati (KNDJH) di Kelurahan Kotalama, Kecamatan  Kedungkandang, Kota Malang, adalah sebuah keluarga besar. Panti Asuhan KNDJH bukan hanya menjadi rumah singgah, melainkan tempat bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang menemukan kasih sayang yang hilang.

Sebanyak 67 anak asuh rentang usia 2 minggu hingga 16 tahun yang ditelantarkan orang tuanya dan  ditinggalkan begitu saja. Pengurus Panti mengumpulkan  menjadi satu keluarga di panti asuhan Peduli kasih Kisah Nyata Dan Jeritan Hati tersebut. Dari segi fasilitas, mereka memang terbatas. Mereka hanya memiliki 4 ruang kamar dan harus berbagi tempat tidur dalam satu ruangan. Namun begitu, tidak mengurangi rasa bahagia mereka karena memiliki keluarga besar.

Ketua Komunitas Baca Al-qur’an ( KBA) pensiunan RRi Malang,  Sugianto mengungkapkan KBA dalam setiap pertemuan pengajian selalu menyisihkan dana dari anggota untuk di salurkan ke Panti Asuhan atau panti Jompo yang ada di Malangraya. Sudah 2 tahun ia laksanakan kegiatan seperti dengan lokasi sasaran yang berpindah-pindah.

“Disisa umur kita ini, kami anggota KBA mencoba berbagi dengan sesama yang memerlukan bantuan, ada kalanya untuk korban bencana alam juga ke panti asuhan dan panti jompo, ” ungkap NYO, panggilan akrabnya.

Sekretaris Panti Asuhan Peduli Kasih KNDJH Sari menyebutkan berdirinya panti ini karena perjuangan ibu Nur Miftahul Janah yang bertekad untuk menampung anak- anak dan bayi terlantar yang ditinggalkan orang tuanya begitu saja.

“Nama Panti inipun merupakan judul buku yang ditulis Bu Nur tentang kisah nyata dan jeritan hati beliau selama ini, jadi beliau mendirikan panti yang menampung anak- anak tanpa punya orang tua, karena beliau juga tidak punya anak.sehingga cinza kasihnya dicurahkan sepenuhnya untuk membesarkan anak-anak ini,” ungkapnya.

Sari mengungkapkan untuk operasional kegiatan panti selain dari dana ketua yayasan juga ada bantuan dari para tamu yang datang.

“Sedangkan bantuan kesehatan dilakukan Puskesmas Kedungkandang. Ada petugas yang datang, kalau emergency baru kami bawa langsunh ke Puskesmasnya,” tambah sari.

“Terima kasih banyak atas kepedulian KBA Pensiunan RRI Malang, semoga  semakin sukses semakin lebih peduli. ,” ujar Sari Sekretaris  Yayasan Peduli Kasih KNDJH Malang.(Buang Supeno)

Bank “Inflasi” Indonesia

July 1, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SELAMA bertugas sebagai wali kota, saya selalu dekat dengan Bank Indonesia (BI). Maklum ada tugas yang sama-sama diemban. Kita harus kompak, di antaranya menjaga kestabilan rupiah terhadap harga barang atau inflasi. Karena itu ada wadah yang namanya TPID,  Tim Pengendali Inflasi Daerah. Ada juga TPIP, Tim Pengendali Inflasi Pusat.

Tak jarang saya bersama anggota TPID di antaranya dari BI, BPS, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, dan bahkan kepolisian belusukan ke pasar untuk memantau perkembangan harga cabai, ikan, telur,  bawang, daging, ayam, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Itu semua berpengaruh terhadap angka inflasi. Selain juga kenaikan harga niscaya meresahkan emak-emak.

Tiap tahun ada pertemuan TPID se-Indonesia. Dibuka Presiden atau Wakil Presiden. Sekaligus sebagai ajang penghargaan kepada daerah yang punyai kreasi dan inovasi tinggi untuk menjaga inflasi. Balikpapan dan Samarinda pernah meraih itu. Oleh karena itu saya juga sering memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pemimpin BI, khususnya BI Balikpapan, yang aktif bahu membahu.

Saya jadi teringat TPID karena tanggal 1 dan 5 Juli ada peristiwa sejarah yang sangat penting bagi perkembangan bank di Indonesia. Tanggal 1 Juli 2022 bertepatan Hari Bhayangkara, diperingati juga HUT ke-69 Bank Indonesia (BI). Sedang 5 Juli 2022 adalah Hari Bank Indonesia (HBI) ke-76.

HUT BI berkaitan dengan didirikannya  BI sekaligus ditetapkan menjadi bank sentral oleh pemerintah melalui undang-undang pada 1 Juli 1953. Sedang HBI  terkait dengan riwayat Bank Nasional Indonesia (BNI), yang lahir sejak 5 Juli 1946.

BNI merupakan bank pertama yang didirikan pemerintah Republik Indonesia setelah kemerdekaan, yakni berdasarkan UU Darurat 5 Juli 1946.

Sedang pengesahan BI sebagai bank sentral seiring dengan dilaksanakannya nasionalisasi terhadap De Javasche Bank (DJB) setelah pengakuan kedaulatan RI dari Belanda pada 27 Desember 1949, hasil Konferensi Meja Bundar (KMB).

Berdirinya BI karena muncul desakan untuk mendirikan bank sentral sebagai wujud kedaulatan ekonomi Republik Indonesia.

Antara DJB, BNI, dan BI memang saling terkait  riwayat yang cukup kompleks dalam perjalanan sejarah perbankan di Tanah Air. Maka, peringatan tanggal 5 Juli sebagai HBI bukan merujuk pada lahirnya BI sebagai bank sentral.

BNI sendiri selanjutnya ditetapkan sebagai bank umum sejak 1955, dan saat ini berstatus sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Perlu diketahui, bank sentral adalah lembaga yang bertanggung jawab untuk mengatur keuangan di suatu negara agar tetap stabil. Di negara tetangga Malaysia namanya Bank Sentral Malaysia. Sedang di Singapura ada yang namanya Monetary Authority of Singapore.

Berdasarkan UU No 3 Tahun 2004 tentang Bank Indonesia, maka tujuan pokok BI itu adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Hal ini dapat dilihat dari dua aspek. Pertama, kestabilan nilai rupiah terhadap harga barang dan jasa, yang  diukur dengan inflasi. Kedua, kestabilan nilai rupiah terhadap mata uang asing, yang kita kenal sebagai nilai tukar atau kurs.

Untuk mencapai tujuan tersebut, BI mempunyai tugas: menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran serta menjaga stabilitas sistem keuangan.

BI sendiri memiliki dua kedudukan penting, yaitu sebagai lembaga negara yang independen dan sebagai badan hukum.  Sebagai lembaga independen, BI tak bisa diintervensi. BI mempunyai hak penuh dalam merumuskan dan melakukan tugas sesuai undang-undang.

Sebagai badan hukum, BI memiliki wewenang untuk menetapkan peraturan hukum yang mengikat masyarakat luas sesuai dengan tugas dan wewenangnya.

Gubernur BI saat ini adalah Perry Warjiyo. Perry didampingi deputi gubernur senior Destry Damayanti dan  5 deputi yaitu Dody Budi Waluyo, Doni Primanto Joewono, Juda Agung, dan Aida S Budiman. Mereka semua disebut Dewan Gubernur BI. Masa jabatannya sama dengan kepala daerah, anggota legislatif, dan presiden, 5 tahun.

Perry dan Dody pernah ke Balikpapan. Saya sempat bertemu. Malah saya bersama kepala daerah lainnya pernah mengikuti pelatihan di kantor pusat BI di Jl MH Thamrin 2, Menteng, Jakarta Pusat. Perry juga ketua umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). Kebetulan saya ketua ISEI Balikpapan.

“Insyaallah saya akan bawa BI pro stability dan pro growth. Sehingga kita bisa memajukan ekonomi nasional dan mendorong ekonomi kerakyatan,” katanya waktu menjalani fit and proper test di DPR, 28 Maret 2018.

ADA DUA PERWAKILAN

Di Kaltim ada dua kantor perwakilan BI. Di Samarinda namanya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur di Jl Gajah Mada No 1, persis sebelah Kantor Gubernur. Sedang di Balikpapan ada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan di Jl Jenderal Sudirman 20, berseberangan dengan markas Kodam VI/Mulawarman.

Kepala Perwakilan BI Kaltim adalah Ricky Perdana Gozali menggantikan pejabat sebelumnya Tutuk SH Cahyono, yang mendapat tugas baru menjadi kepala Perwakilan BI di Beijing, China. Sedang Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Bambang Setyo Pambudi menggantikan Sri Darmadi Sudibyo.

Tutuk cukup lama bertugas di daerah ini. Sejak 2010. Sebelumnya dia sempat menjadi kepala perwakilan BI Balikpapan, yang membawahkan Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser. Saya menjulukinya “Bapak Cabai Balikpapan.” Berkat kerjasama BI, Pemkot dan PKK, kita sukses melaksanakan Festival Pembiayaan Usaha dan Pembagian Bibit Cabai,” sampai memecahkan rekor MURI.

Salah satu hobbynya bermain tenis meja atau pimpong. Di Balikpapan pernah saya kalahkan. Tapi di Samarinda berpasangan dengan Wagub Hadi Mulyadi, pasangan ini kabarnya tak terkalahkan. Apalagi sekarang bertugas di Beijing, gudangnya pemain tenis meja dunia. Jangan-jangan kalau pulang bukan lagi pejabat BI, tapi jadi petenis meja dunia.

Saya juga akrab dengan kepala BI Balikpapan penerusnya. Mulai Mawardi BH Ritonga, Suharman Tabrani, Bimo Epyanto sampai Sri Darmadi Sudibyo. Dengan yang bertugas sekarang Pak Bambang saya tidak sempat bertemu karena sudah purnatugas. Termasuk juga Pak Ricky di Samarinda.

Pak Suharman saya beri gelar “Bapak Bawang Balikpapan.” Dengan bantuan BI, petani di Teritip dilatih dan diberi bantuan bibit, sampai akhirnya bisa panen bawang merah. Seumur-umur baru sekali petani di Balikpapan bisa menanam bawang. Pak Suharman juga menginisiasi Sekolah Peduli Inflasi. Juga memecahkan rekor MURI. Selain Sekolah Peduli Inflasi, juga Ulama Peduli Inflasi.

Dengan Pak Bimo, BI bekerjasama dengan PKK meluncurkan program Gerakan Wanita Mathilda (GWM). Dilanjutkan lagi oleh Pak Dibyo dengan program Gerakan Bangga dan Bangkit (Gerbang) UMKM. Begitu juga oleh Pak Bambang.

Saya tak mengira BI begitu aktif di daerah. Dulu rasanya BI seolah-olah hanya bertugas mengawasi bank dan memproduksi uang baru. Sangat eksklusif. Tapi sekarang berbagai program terobosan dilakukan untuk menjaga kestabilan keuangan dan ekonomi Indonesia.

BI juga mulai mendorong masyarakat memanfaatkan alat pembayaran nontunai. Tidak melulu pakai uang kertas atau koin. Sebab itu juga menguras biaya untuk memproduksinya. Sekarang diperkenalkan, yang namanya QRIS atau Kode QR Standar Indonesia.

QRIS dikembangkan BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia dengan tujuan untuk mengintegrasikan seluruh metode pembayaran nontunai di Tanah Air. Transaksinya cepat dan aman.

Kalau pembeli datang ke merchant penjualan, sudah beli barang dan diberitahu nominalnya, tinggal buka aplikasi uang/dompet elektronik salah satu bank, lalu pilih tombol scan QR.

Sebagai ketua Masjid Agung At Taqwa, saya sudah mempersiapkan program QRIS bersama Bankaltimtara. Saya lihat di beberapa masjid modern, jamaah yang ingin bersedekah tak perlu lagi bawa uang. Cukup tempelkan HP.

Dunia perbankan sangat tidak asing bagi saya. Istri saya, YP Arita pernah cukup lama menjadi kepala cabang BCA Balikpapan, yakni 8 tahun. Saya juga punya teman pensiunan BI, Andi Burhanuddin. Dia minta pensiun dini. Alasannya, masih banyak mimpinya yang belum terwujud kalau ia bertahan di BI.

Dia teman sekampus, Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman Samarinda. Sekarang tinggal di Makassar. Saya tak mengira dia bisa diterima di BI karena semasa mahasiswa gaya hidup dan penampilannya cenderung jadi seniman urakan. Suka baca puisi dan menulis novel. Sekarang menjadi motivator di BPD-BPD termasuk BPD Kaltimtara. “BI membuka ruang bagi saya untuk berkarya dan berbuat lebih baik,” katanya bangga. Selamat HUT ke-69 BI dan ke-76 HBI.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb