Desa Sidomulyo Batu Ikuti Bimtek Pemutakhiran Pendataan Penduduk  Program Desa Cantik

August 23, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Sebanyak 130 anggota Dasa Wisma desa Sidomulyo Kota Batu mengikuti Bimtek Pemutakhiran pendataan penduduk program desa cantik, di balai desa Sidomulyo, Selasa, (22/8/2022).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)Kota Batu Parjan Msi mengungkapkan bimbingan tehnik( Bimtek ) Pembinaan Desa Cantik, yaitu Desa Cinta Statistik yang dilakukan BPS merupakan Pembinaan statistik sektoral di tingkat desa secara berkesinambungan dan komprehensif. Program ini telah dilaksanakan mulai di tahun 2021.

Parjan menyebutkan BPS Kota Batu tahun 2021, mampu melahirkan desa Pesanggrahan kecamatan Kota Batu mendapatkan ” Award Desa Cantik, Dari Data Menuju Sejahtera “, tingkat Nasional bersama 9 desa terbaik.

” BPS membantu desa untuk melakukan pendataan dan pemutakhiran demi kesuksesan desa yang bersangkutan dalam data base yang bermanfaat untuk stok kesediaan data jika diperlukan dari Pusat, ” tegas Parjan.

Dikatakan, untuk tahun 2022 ada 3 desa di Kota Batu yang mendapatkan pendampingan dalam penyusunan data base dan pemutakhiran data kependudukan. Ketiga desa tersebut yakni desa Sidomulyo, Torongrejo dan Giripurno.

“Ketiga desa ini akan kami bina dan dampingi dalam penyusunan pemutakhiran data kependudukan, seperti yang kita lakukan dengan desa Pesanggrahan. Bila perlu bisa berprestasi ke tingkat Nasional, ” tambahnya.

Parjan menegaskan jika Desa Cantik sudah terwujud dengan baik, basis-basis data sudah dapat berbunyi dan efektivitas penganggaran akan lebih baik.

“Jika seluruh desa sudah menjadi Desa Cantik, maka pemborosan akan diminimalisir dan perencanaan pembangunan akan benar-benar berdasarkan data yang tersedia dengan baik, benar-benar berdasarkan kebutuhan dan prioritas,” ujar Parjan.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data, sehingga perencanaan pembangunan desa dapat lebih tepat sasaran. Program ini juga upaya untuk mewujudkan target SDGs desa No. 17.

Kegiatan Bimtek selama 3 hari melibatkan 130 ibu- ibu anggota dasa wisma.

Kepala desa Sidomulyo Drs. Suharto MM merasa berterima kasih atas bimbingan BPS dalam menyusun data base untuk desa Sidomulyo.

“Dengan data yang tertata dengan baik, sangat membantu kami jika melayani permintaan dari Pusat maupun dari instansi lain yang memerlukan data penduduk Desa Sidomulyo, ” tegas Suharto.

Disebutkan, pada waktu pandemi tahun 2021, desa Sidomulyo sempat kebingunan karena ada pemberian bantuan dari Pusat yang menggunakan data penduduk lama, sehingga saat pembagian bantuan banyak warga tidak kebagian.

“Oleh karena itu, dengan pemutakhiran data penduduk ini sangat membantu kami, jika ada bantuan atau penyusunan program data yang ada benar- benar valid,” ungkap Suharto.

Harapannya kegiatan ini sebagai pendorong semangat bagi desanya  supaya pengelolaan dan pemanfaatan data menjadi lebih baik dan pembangunan desa mandiri dan desa sejahtera bisa terwujud.

Menurut Kades Sidomulyo, BPS ingin membantu desanya mendata seperti ibu-ibu hamil atau penggangguran,   penduduk miskin dan lain- lainya

“Data ini setiap tahun selalu di update sehingga selalu mengikuti perkembangan daerah, ” pungkasnya.

Disebutkan Suharto jumlah penduduk desa sidomulyo, 8 ribu jiwa. Tim relawan yang terdiri dari ibu -ibu dasa wisma akan mendata jumlah penduduk ,  penduduk miskin, data  kesehatan termasuk stunting dan batasan usia, pendidikan serta mata pencaharian, nantinya semua data yang terkumpul dianalisa dan dijadikan data base desa, tambah Suharto. (Buang Supeno)

Perkuat Imunitas, Gerai Vaksin Presisi Polres Batu Target 50 Orang Setiap Hari

August 23, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Guna meningkatkan imunitas Masyarakat Kota Batu, Gerai Vaksin Presisi Polres Batu Targetkan 50 orang setiap hari untuu  vaksin 1, vaksin 2 dan vaksin 3 (booster) bertempat di Mapolres Batu Jl. Hasanudin, Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (23/8/2022).

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Paur Kes Ipda Heriyanto mengatakan giat vaksinasi tersebut akan rutin dilaksanakan sampai target percepatan vaksinasi di wilayah hukum Polres Batu tercapai.

Paur Kes Ipda Heriyanto menambah kan, Vaksinasi tersebut bertujuan untuk mendukung percepatan capaian vaksinasi di wilayah hukum Polres Batu, utamanya vaksin booster yang masih belum merata. Ia berharap, semua masyarakat yang belum vaksin 1 & 2 bisa datang ke Mapolres Batu, karena hal ini untuk perlindungan diri dari paparan covid-19.

“Selain itu, vaksinasi adalah bentuk persiapan menuju ekonomi bangkit, dengan badan sehat, maka kerja akan giat,” ucap Heriyanto.

Belum meratanya capaian vaksinasi ini menjadi perhatian khusus. Oleh karenanya, giat vaksinasi ini tengah menjadi prioritas dan akan terus digencarkan sampai target pencapaian vaksinasi.

Lebih lanjut, Paur Kes Ipda Heriyanto menyambut hangat antusias masyarakat yang berbondong-bondong melakukan vaksinasi baik vaksin dosis 1, vaksin dosis 2, dan vaksin 3 (booster).

“Semoga Gerai Vaksin Presisi ini dapat memberi kesehatan dan keselamatan bagi Masyarakat Kota Batu untuk perlindungan kesehatan pada kegiatan diluar rumah, namun harus dibarengi dengan kepatuhan akan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (buang supeno)

Kopi Klotok, MU Menang

August 23, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA kemarin terbang ke Yogyakarta. Tujuannya singgah sebentar menengok cucu saya, Dafa yang baru ngekos di sana. Baru saya meneruskan perjalanan ke Semarang untuk mengikuti Sidang Pleno XXII Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), 24-26 Agustus 2022. Kebetulan saya ketua ISEI Balikpapan. Saya akan bergabung dengan seluruh ketua ISEI se-Indonesia

Cucu saya baru diterima di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Dia mengambil jurusan Teknik Sipil Internasional di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Dia baru saja menjalani opspek universitas. Masih ada kegiatan pendalaman dasar Islam, opspek fakultas, sebelum nanti tanggal 5 September mulai memasuki masa perkuliahan.

“Asyik juga tinggal di Yogya, Kai. Makanannya murah sesuai kantong kita para mahasiswa. Ada teman Dafa di SMA yang juga kuliah di sini. Doakan Dafa, ya Kai,” kata cucu saya, yang sudah mulai mengenal seluk beluk Kota Gudeg.

Saya tiba di Yogyakarta masih pagi. Maklum pesawat Lion yang saya tumpangi dari Balikpapan terbang pukul 06.00 Wita. Saya sudah mendarat di Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo sekitar pukul 07.00  waktu setempat. Saya bilang ini bandara “Sugeng Rawuh.” Karena ucapan selamat datang dalam bahasa Jawa itu,  bertebaran di sana.

Di bandara belum  banyak orang. Lalu saya bersama Chris, yang mendampingi saya mencoba naik kereta api. Ternyata enak sekali. Keretanya baru dan suhu dalam kabinnya sangat sejuk. Dalam waktu 40 menit sudah sampai di Stasiun Tugu. Jauh lebih cepat dibanding kalau kita naik mobil, yang hampir dua jam. Tarifnya juga murah, Rp 20 ribu per orang.

Tadinya saya mau sarapan pagi nasi pecel Solo di dekat hotel Hyatt, Sleman. Ternyata  sopir mobil yang saya tumpangi, Pak Agus  memberitahu bahwa nasi pecel Solo itu sudah tutup kena dampak Covid-19. Saya kaget padahal warung nasi pecel Solo sangat enak dan laris, kok akhirnya bangkrut. Saya berdoa bisa dibuka lagi. Di situ saya bisa menyeruput berbagai minuman khas Jawa seperti temu lawak dan wedang uwuh.

Masak sayur lodeh di dalam Warung Kopi Klotok, yang dipenuhi pisang kepok

Sebagai penggantinya, saya sarapan gudeg Yu Jum di dekat kampus UGM. Ini salah satu gudeg terbaik di Yogya. Sudah ada sejak tahun 1951. “Tapi itu agak manis, Pak. Ada juga Gudeg Sagan, gudeg basah yang rasanya tidak terlalu manis. Cuma agak lebih pedas,” kata Pak Sopir.

Ba’da salat dzuhur saya disarankan makan siang di Warung Kopi Klotok. Saya pikir ini semacam kafe. Ternyata bukan. Ini salah satu tempat makan terbaik, bernuansa suasana desa, tapi pelanggannya luar biasa. Yang datang tiap hari bisa ribuan orang, mulai orang penting, artis, wisatawan, dan warga biasa.

Padahal warungnya benar-benar ndeso. Rumahnya bentuk joglo tapi sudah sangat usang. Di tengah persawahan di kawasan Sleman atau tepatnya di Jl Kaliurang Km 16, Area Sawah, Pakembinangun, Kecamatan Pakem.

Di dalam “gubuk” Warung Kopi Klotok terpampang sejumlah kesan dalam tulisan tangan dari berbagai tokoh dan artis yang sempat makan di situ. Ada pesan Presiden SBY dan Ibu Ani. Ada juga Presiden Megawati dan Puan Maharani. Ada Wapres Kiai Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Estu Handayani. Bahkan ada juga Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. “Maju terus Kopi Klotok. Pertahankan terus untuk selalu enak. Seedap!” tulis Bu Mega dalam pesannya.

Sementara dari kalangan artis dan pemusik juga banyak. Mulai Ahmad Dani, Cak Lontong, De Masiv sampai Nikita Mirzani. “Makan dan minum di warung Kopi Klotok enak-enak. Semua wajib makan lagi di sini,” pesan Nikita.

Saya datang ke warung itu sekitar pukul 12. Ini pertama kali. Ampun sangat sesak di dalam. Akhirnya saya dapat tempat di teras warung. Tapi sebagian orang memilih lesehan di halaman  sambil memandang ke arah seberang warung, yang lagi penuh dengan hamparan tanaman jagung. Di Yogya baru selesai panen padi, sehingga areal pertanian sekarang banyak diisi dengan tanaman jagung. Biasanya di situ terlihat hamparan sawah padi yang begitu hijau.

Kopi Klotok mulai buka pukul 07.00 pagi sampai 22.00 malam. Semua makanan dimasak di situ menjadi satu dengan meja tempat kita makan. Mereka tidak menggunakan kompor. Tetap kayu bakar. Ada sayur lodeh, tempe garit sampai telur dadar krispi. Disajikan secara prasmanan. Makan sepuasnya, hanya bayar Rp 13.500.

Yang saya kaget di situ juga kita bisa menikmati pisang goreng atau sanggar pisang kepok. Sangat enak. Pisang kepok, ya pisang manurun atau pisang kalimantan seperti kita di Balikpapan. Ini disajikan dengan kopi klotok, yang punya cita rasa tersendiri.

Kabarnya Warung Kopi Klotok juga sudah buka di Cisarua. Pemiliknya disebut-sebut adalah politisi Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto.

BERHASIL MEMAKMURKAN

Alhamdulillah saya sempat salat maghrib di Masjid Jogokaryan, Jl Jogokaryan 36, Kecamatan Mantrijeron. Ini masjid terkenal dengan keuangan dan manajemennya yang sering jadi percontohan. Sebagai ketua umum Masjid Agung At Taqwa Balikpapan, saya wajib belajar ke sini.

Bersama cucu saya, Dafa magriban di Masjid Jogokaryan

Saya datang sekitar 5 menit sebelum azan. Saya pikir masjid telanjur penuh. Ternyata tidak. Di dalam ruangan utama, baru ada sekitar 10 jamaah. Tapi begitu salat akan dimulai, jamaah meluber sampai ke luar.

Menurut penuturan seorang jamaah kepada saya, jamaah Masjid Jogokaryan meluber sampai ke jalan-jalan pada bulan suci Ramadan.   Selain warga setempat, juga datang ribuan mahasiswa yang ingin buka bersama. Pernah jamaahnya meledak sampai tiga ribu lebih. Tapi panitia bisa melayani semuanya.

Keistimewaan masjid ini, manajemen keuangannya tidak pernah menyimpan uang banyak di kas masjid. Bahkan dikenal dengan istilah nol saldo. Semua dihabiskan untuk kemakmuran masjid dan warga setempat, terutama yang tidak mampu. Masjid juga punya beberapa kegiatan usaha termasuk penginapan. Kalau ada jamaah yang kehilangan barang, sandal, sepatu bahkan sepeda motor, maka langsung diganti oleh pengurus masjid.

Dari segi bentuk dan arsitekturnya, Masjid Jogokaryan biasa-biasa saja. Bentuk bangunan sangat sederhana. Dan lokasinya sangat dekat dengan jalan. Tapi manajemen pengelolaan masjid ini, memang berhasil memakmurkan masjid sehingga menjadi percontohan.

Semalam di Yogya saya tutup dengan makan malam di Warung Sate Klathak Pak Pong Pusat di Jl Sultan Agung 18, Jejeran II, Wonokromo, Kecamatan Plered, Bantul. Lalu minum kopi di Menoewa Kopi Jogja, tempat Tri Suaka menyanyi bersama Nabila Maharani dan Zinidin Zidan. Tapi ketiga penyanyi itu sedang tidak manggung  karena ada show di daerah lain.

Beberapa tamu dari luar daerah mengaku kecewa jauh-jauh datang ke Yogya mau menonton Tri Suaka ternyata tidak ada. Kabarnya Zidan yang berasal dari Sulteng itu, juga sudah jarang bergabung menyusul kasus pelecehan kepada penyanyi Andika. Penggemar Tri Suaka langsung melorot dan menjauh. Seperti lagu Tri Suaka terakhir yang lagi digemari, “Aku bukan jodohnya.”

Saya bahagia bermalam di Yogyakarta. Diberi fasilitas menginap di Hotel Platinum milik Pak Charles, yang dekat bandara lama, Bandara Adisutjipto. Soalnya menjelang waktu salat subuh, tim kesayangan saya di Liga Inggris, Manchester United mengalahkan Liverpool 2-1. Sesuai tema HUT ke-77 Kemerdekaan RI, “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.” Mantappp.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Bapenda Kaltim Optimis Target PAD Tercapai

August 22, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Ismiati optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim sebesar Rp6,58 triliun pada tahun 2022 akan tercapai. Hal tersebut disampaikan Ismiati saat jumpa pers di Kantor Diskominfo Kaltim, Senin (22/8/2022)

“Hingga saat  ini realisasi PAD yanng diterima sebesar Rp4,76 triliun atau sebesar 72,4 persen,” kata Ismiati.

Dikatakan Ismiati, pajak daerah menjadi penopang utama dengan target sebesar Rp5,44 triliun. Realisasi hingga saat ini telah mencapai 73,6 persen atau sebesar Rp4,01 triliun.

Ismiati menjelaskan, ada lima komponen penyusun pajak daerah yaitu pajak kendaraan bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan  Bermotor (PBBKB) Pajak Air Permukaan (PAP) serta pajak rokok.

Dari kelima komponen tersebut, PBBKB menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp2,35 trilun dari target Rp 3 triliun. Angka ini tidak terlepas dari naiknya minyak dunia. Pada akhir Desember 2021 Indonesia Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar US$73,36 per barel. Hingga awal Agustus 2022 rata-rata ICP minyak mentah Indonesia mencapai di atas US$100.

Sementara untuk PKB dan BBNKB, pertumbuhannya masih tergolong baik. Realisasi PKB hingga pertengahan Agustus mencapai Rp709,34 miliar dari target Rp1,15 triliun dan BBNKN sebesar Rp739,71 miliar dari target Rp1,05 triliun.

Ismiati optimis target akan terpenuhi sejalan dengan pemulihan ekonomi saat ini. Bapenda juga telah melakukan beberapa langkah optimalisasi dengan berbagai layanan digitalisasi yang mempermudah masyarakat membayar pajak.

“Selain itu Bapenda juga memberikan relaksasi pajak yang berlangsung sejak 16 Agustus hingga 31 Oktober 2022,” kata Ismiati.

Tujuan relaksask ini untuk mendorong percepatan pemulihan ekonimi dengan menstimulus pelaksanaan kewajiban pembayaran pajak kedaraan bermotor . (*/wd)

Yamaha Indonesia Umumkan Pemenang Kompetisi Foto We Are Aerox Society

August 22, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Kompetisi foto #WEareAEROXsociety yang berlangsung dari tanggal 3 Juli sampai dengan 3 Agustus 2022 telah resmi berakhir. Aktivitas yang memfasilitasi para pengguna Aerox 155 dan All New Aerox 155 Connected series dalam menunjukan eksistensi diri bersama motornya ini, sukses diikuti oleh ratusan peserta dan menghasilkan banyak konten digital menarik di Instagram.

Pasca berakhirnya periode lomba, tim dewan juri telah menilai seluruh konten yang dihasilkan untuk mencari 30 pemenang terpilih. Para pemenang selanjutnya berhak mendapatkan hadiah berupa Exclusive Jaket Hoodie Aerox 155 hasil kolaborasi antara Yamaha dengan Brand Streetwear kenamaan, Prostreet Indonesia.

“Yamaha Indonesia mengucapkan terima kasih kepada para peserta serta selamat untuk para pemenang yang dengan penuh antusias mengikuti jalannya kompetisi foto #WEareAEROXsociety. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Maxi Sport Scooter tidak hanya handal dalam menjawab beragam kebutuhan mobilitas, namun juga mampu mencerminkan karakter serta gaya hidup dari penggunanya. Semangat kreativitas dan rasa bangga menjadi bagian dari komunitas pengguna Aerox 155 series pun dapat terlihat begitu jelas dari banyaknya postingan konten digital yang dihasilkan selama satu bulan berlangsungnya kompetisi ini,” terang Antonius Widiantoro, Asst. General Manager – Public Relation, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Berlangsungnya aktivitas kompetisi foto #WEareAEROXsociety yang dilakukan setiap tahunnya, ternyata turut mendapatkan apresiasi dari para peserta. Pasalnya, kegiatan ini dinilai dapat mempersatukan para pengguna Aerox 155 series, khususnya dalam proses pembuatan konten foto secara bersama-sama.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Reddy Sulistio (@rio.sltyo), salah satu pengguna All New Aerox 155 Connected yang ikut meramaikan jalannya #WEareAEROXsociety dan terpilih sebagai pemenang. Dalam menghasilkan foto-foto terbaik yang dilombakan, Reddy kerap menggelar kegiatan Sunday Morning Ride (sunmori) bersama rekan sesama pengguna Aerox 155 series lainnya.

“Ini adalah tahun kedua saya mengikuti kompetisi foto We Are Aerox Society, dan seperti biasa setiap pembuatan konten saya selalu lakukan pada saat Sunmori dengan teman-teman komunitas menuju Lembang dan Purwakarta. Jujur saya kepingin banget dapat hadiah Jaket Hoodie Exclusive dari Prostreet, makanya dalam pengambilan foto saya betul-betul konsepkan, baik itu secara background, outfit maupun angle. Alhamdulilah hasilnya sangat memuaskan saya bisa terpilih sebagai pemenang. Harapan saya tahun depan kompetisi foto ini bisa diadakan lagi, dan saya siap untuk kembali meramaikannya,” ungkap Reddy. (*/adv)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb