Mahasiswa Hubungan Internasional, Belajar Jurnalistik

August 29, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur, Endro S Efendi, memberikan pelatihan seputar kode etik jurnalistik (KEJ) serta penulisan berita, di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman Samarinda, Sabtu (27/8/2022)  Pelatihan ini digagas Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himahi), Program Studi Hubungan Internasional, FISIP Unmul.

Ketua panitia kegiatan ini, Sabrina Elsabella berharap, pelatihan yang digagas secara luring di kampus FISIP Unmul ini bisa memberikan bekal pengetahuan pada para mahasiswa. Apalagi, jurnalistik juga menjadi salah satu kemampuan yang dibutuhkan para mahasiswa hubungan internasional sebelum terjun ke masyarakat.

Sementara itu, Ketua Himahi Muhammad Akbar menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu agenda dari banyaknya kegiatan yang sudah digagas organisasi yang dipimpinnya. Ia berharap, pelatihan bertajuk High Up Your Skill Jurnalistik In International Relation ini bisa memberikan tambahan bekal penting pada para mahasiswa.

Kegiatan ini dibuka Ketua Dewan Pengawas Organisasi (DPO) Himahi, Jane Apriesta Ethika mewakili Koordinator Program Studi Hubungan Internasional Rahma Daniah SIP MSi. Sebelum membuka pelatihan yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu,  Jane berharap mahasiswa bisa menyerap semua materi dengan baik.

“Saya berharap semua peserta bisa memetik ilmu sebanyak-banyaknya. Apalagi kemampuan penulisan juga sangat diperlukan dalam rumpun ilmu Hubungan Internasional,” sebutnya.

Sementara, dalam pelatihan tersebut, Endro S. Efendi membeberkan semua ketentuan terkait pers sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. “Ada banyak aturan dan ketentuan, agar pers aman dilindungi Undang-undang,” kata Endro yang juga tercatat sebagai ahli pers Dewan Pers ini.

Dikatakan Endro, untuk disebut sebagai perusahaan pers, perusahaan wajib memiliki badan hukum perseroan terbatas khusus penerbitan pers. Selain itu ada aturan lain yakni memiliki penanggung jawab redaksi wartawan utama, hingga menuliskan alamat redaksi dengan jelas di dalam boks redaksi.

“Ada banyak persyaratan yang dikeluarkan Dewan Pers agar sebuah perusahaan media bisa terverifikasi secara administrasi dan faktual oleh Dewan Pers,” sebutnya.

Endro juga mengingatkan agar para mahasiswa bijak dalam bermedia sosial. Karena jika ada yang kurang tepat, kaitannya dengan jeratan hukum undang-undang informasi dan transaksi elektronik. “Boleh berpendapat, menyampaikan kritik, karena dilindungi Undang-undang, tapi tetap harus bertanggung jawab dan tetap sesuai koridor hukum yang berlaku,” ulasnya.

Sebab menurutnya, hampir semua kasus yang terjerat UU informasi dan transaksi elektronik, hanya 6 persen yang bisa lolos. Selebihnya, banyak yang terkena dampak hukum.

Dalam pelatihan itu, selain memberikan pemahaman tentang kode etik jurnalistik dan berbagai aturan pers, Endro juga memberikan pembekalan tentang penulisan berita. Teori ini sengaja diberikan sebagai bekal peserta mengikuti pelatihan hari kedua berupa praktik penulisan berita.

Tak hanya memberikan materi pelatihan, Endro juga memberikan hadiah kejutan pada para mahasiswa. Misalnya, kepada mahasiswa yang terbukti memiliki aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Juga kepada mahasiswi yang menjawab pertanyaan dengan tepat, atas pertanyaan yang diajukan. Hadiah langsung berupa pulsa itu tentu saja membuat para mahasiswa semakin bersemangat.

Di akhir kegiatan, Wakil Ketua Himahi Ulya Zahra Hanafi Putri, memberikan cendera mata berupa plakat dari bahan keramik kepada Ketua PWI Kaltim.  (*)

Catatan PWI Peduli – Perjalanan Mengantar Pasien ke Tuban Jatim (1)

August 29, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Mengantar Pasien Patah Tulang Punggung dari Samarinda ke Kedung Mulyo Tuban

PERJALANAN panjang membantu memulangkan Poniran, pasien patah tulang punggung akibat jatuh dari ketinggian 8 meter saat kuli bangunan menjadi buruh lepas di desa Dempar kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat 15 Juni 2022 lalu, yang hidup dalam kondisi keterbatasan ekonomi.

Poniran yang sempat di rawat di RS Harapan Insan Sendawar selama 3 hari kemudian di rujuk ke Rumah sakit umum daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda hingga dipulangkan pada tanggal 19 Juli 2022, atas bantuan Ketua Adat besar di Kutai Barat akhirnya kembali di bawa ke Simpang Raya Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat, karena sudah puluhan tahun menetap di sana dengan rumah pinjaman.

Muhi, istri poniran menuturkan, suaminya merantau ke Kutai Barat sejak masih bujangan. Setelah menikah, Muhi Matur Rohmah mengikuti suami merantau ke Kutai Barat dari Tuban, sambil mengenang awal pertemuan saat bertemu dengan Poniran ketika bertandang ke rumah pamannya, yang akhirnya jejaka asal Jember tersebut mempersunting Muhi yang asal Kedung Asri, Kedung Mulyo, Bangilan, Kabupaten Tuban.

“Saat kami diantar menggunakan ambulans sepulang dirawat selama satu bulan di RSUD AWS pikiran kami hanya bagaimana agar bisa pulang ke Jawa, karena untuk bertahan di Kutai Barat tidak ada penghasilan lagi. Ditambah suami sakit harus dijaga terus, anak masih kecil, perlu sekolah. Selama ini suami yang bekerja, alhamdulillah hanya cukup untuk makan hari-hari,” papar Muhi perempuan berusia 33 tahun ini.

Nah saat perjalanan itulah kami dapat informasi dari ambulans yang mengantarkan kami ke Kubar, bahwa ada ambulans PWI Kaltim Peduli yang bisa membantu mengantarkan kami hingga kampung halaman. Kami diberi kontaknya dan alhamdulillah bisa terhubung.

Munanto koordinator ambulans PWI Kaltim Peduli mengatakan pihak PWI Kaltim peduli intinya ingin membantu siapa saja yang memang benar-benar membutuhkan bantuan, terutama pengangkutan menggunakan mobil ambulan.

“Kami hanya memiliki fasilitas mobil ambulans saja, jika penjemputan dan pengantaran dalam kota Samarinda masih bisa kami upayakan gratis, namun jika ke luar kota kami harus mencari dulu dukungan dana operasional untuk BBM, perawatan kendaraan, dan crew ambulans,” jelas  Munanto Saat menerima permohonan pengantaran ke Tuban, 6 Agustus 2022 lalu.

Setelah menerima surat permohonan pengantaran  tersebut Munanto berkoordinasi dengan induk organisasi PWI Kaltim melalui wakil ketua Bidang Kesejahteraan, Achmad Sahab dan Seksi yang membawahi  PWI Peduli, Rudi intinya bisa ditindaklanjuti untuk di upayakan dibantu.

“Berbagai peluang kami jalankan, lewat jalur Baznas Provinsi Kaltim sesuai arahan pak Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, ke para donatur yang kami anggap peduli, dan ke Kementerian Sosial melalui jalur Direktorat Lansia Kemensos RI,” Jelas Munanto yang juga anggota Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kaltim.

Dari sekian jalur yang cepat merespon Jalur Kementerian Sosial (Kemensos) RI. “Saat itu kami dihubungi ibu Badriah, Kepala Sentra Budi Luhur di Banjarbaru yang mengkonfirmasi adanya permohonan pemulangan warga miskin ke kampung halaman karena sakit,” papar Munanto.

Sentra Budi Luhur Banjarbaru adalah lembaga dibawah Kemensos yang  bertugas mengurusi warga terlantar, diijelaskan Munanto bahwa proses pun berlanjut. “Dari Sentra Budi Luhur juga ada Verifikasi, ada tim pendamping yang mendatangi dimana pasien berdomisili, dan ada yang mengecek juga ke daerah asal korban apakah benar ini warga tidak mampu. Setelah diverifikasi memang keluarga Poniran ini benar termasuk yang bisa dibantu dipulangkan,” jelas Munanto.

Sebelum diberangkatkan Poniran harus menjalani kontrol ke RS Harapan Insan Sendawar (HIS) untuk mendapatkan rujukan kontrol ke RSUD AWS. Setelah keluarga Poniran siap diberangkatkan, diantar Beriansyah, Pendamping sosial di Kutai Barat dan Mahulu menggunakan ambulans Pinjaman milik tokoh masyarakat di Barong Tongkok untuk mengantarkan Keluarga Poniran dari Simpang Raya ke Melak.

“Saya meminjam ambulan ini sejak satu hari sebelum dibawa, 19 Agustus kami sudah pinjam, karena kalau tidak begitu ambulan dipakai orang lain kami tidak bisa memakainya. Dan 20 Agustus kami antar keluarga Poniran sore sekitar jam 15.00 ke Kapal yang akan membawanya milir ke Samarinda,” ujar Badriah.

Perjalanan pelayaran sungai dari Melak hingga Samarinda ditempuh dalam waktu 15 jam, dan akhirnya sekitar pukul 10 wita, Ahad, 21 Agustus 2022 keluarga Poniran dengan Kapal Taxi Putra Mahakam Indah tiba di Pelabuhan Sungai Kunjang. Relawan ambulans PWI Kaltim Peduli, Usamah Bima Shafa dibantu portir pelabuhan, mengangkat Poniran menggunakan scoop schecher pinjaman dari unit Mujadi driver ambulans RKM Gunung Kelua dari kapal ke unit ambulans PWI Kaltim peduli yang telah siap di dermaga pelabuhan Sungai Kunjang.

Dari pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda Poniran dan keluarga diantarkan ke di rumah milik Arif Kurniawan, seorang penguasa bengkel las Berkah Jaya Las di jalan M. Said Gang 4 Lok Bahu Samarinda yang siap menampung sementara sebelum diberangkatkan ke Tuban, karena masih harus menjalani proses cek up kembali ke Instalasi Rawat jalan RSUD AWS sesuai rujukan dari RS HIS ke dokter Yaseer Ridwan, spot.

Selasa, 23 Agustus jadwal dokter Yaseer Ridwan praktek di Poli Instansi rawat jalan RSUD AWS, namun hasilnya mengecewakan karena harus operasi dan datang kembali tanggal 30 Agustus dengan sebelumnya harus mengurus rujukan terlebih dahulu ke puskesmas Segiri.

“Kalau suami saya di operasi harus berapa lama lagi kami disini, bagaimana dengan anak saya, siapa yang jaga karena tidak dibolehkan dibawa ke rumah sakit,” keluh Muhi begitu keluar dari ruang dokternya.

Keluhan tidak mendapat jawaban menggembirakan, saat dikonfirmasi kembali ke perawat di ruang poli bedah ortopedi, perawat hanya minta kembali tanggal 30 Agustus, tanpa diberi obat sama sekali, tanpa alasan yang bisa diterima.

Upaya PWI Kaltim peduli pun mencari tahu praktek dimana dokter Yaseer selain di poli rawat jalan RSUD AWS, paska diberi tahu kondisi pasien Poniran yang menyebut-nyebut ibunya. Dan Alhamdulillah esok harinya 24 Agustus dr Yaseer ada praktek di poli eksekutif Sakura. Maka mendaftarlah di Poli tersebut dengan biaya Rp260.000,-.

“Kita tempuh lewat jalur poli eksekutif Sakura walau bayar agar bisa konsultasi dengan dokter Yaseer, karena pasien ini memanggil-manggil ibunya terus, dan yang diperlukan surat laik berlayar agar bisa cepat pulang dan ditangani pengobatan di kampung halamannya,” kata Munanto penanggung jawab ambulan PWI Kaltim peduli yang mendampingi pasien.

Jadwal praktek dokter sekitar jam 13.00, akhirnya dipanggil masuk. Setelah konsultasi, diberikanlah surat laik berlayar karena kondisi pasien sangat memungkinkan untuk berlayar, selain itu juga diberi obat dan vitamin serta surat rujukan untuk pengobatan lanjutan di daerah asal pasien.

“Beda banget ya pelayanan di Poli menggunakan BPJS dan Poli eksekutif Sakura. Kalau di Poli rawat jalan menggunakan BPJS perawatnya ketus-ketus, tapi kalau di Poli eksekutif Sakura perawatnya ramah-ramah,” ucap Muhi seusai keluar dari ruang pemerintah dokter Yaseer.

Keluar dari ruang dokter sekitar pukul 14.00, langsung saja Munanto berkoordinasi dengan Saleh kepala Cabang PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Balikpapan untuk memastikan bisa diberangkatkan menggunakan kapal ferry lintasan Balikpapan-Surabaya. Namun karena waktunya mepet, kapal diberangkatkan pada jam 16.00 sehingga tidak memungkinkan ikut pelayaran KMP Dharma Rucita VII pada hari itu juga, akhirnya pemberangkatan di undur ke hari jumat, 26 Agustus 2022 dengan KMP Dharma Ferry VII.

Pemberangkatan pemulangan pasien Poniran dan keluarga pun mendapat support dari Ketua Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kaltim, dan Eko Sujarwadi, Ketua Ikatan Alumni Geologi Universitas Veteran Jogjakarta Di Kaltim, dan Rohani warga perantau dari Pemalang.

PEMBERANGKATAN

Dijelaskan Munanto, sebelum melintas antar pulau kendaraan harus mengantongi surat jalan dari kepolisian, dan kami pun mengurus surat jalan ke Mapolres Samarinda, dibantu Kapolres Samarinda Kombes.Pol. Ary Fadli melalui Kasat Lantas polresta Samarinda Kompol Creato Sonitehe Gulo, surat jalan untuk ambulans PWI Kaltim peduli pun keluar. “Tidak sampai 10 menit alhamdulillah surat jalan sudah kami dapatkan,” ucap Munanto.

Persiapan membawa pasien Poniran menggunakan mobil jenis apv yang satu hari sebelumnya telah di service dan ganti oli di bengkel mobil Indotec Samarinda, persiapan perjalanan jauh.

Ba’da jum’atan, 26 Agustus 2022, ambulans PWI Kaltim peduli dikemudikan Munanto dibantu Irawan Teguh Widyatama (tenaga medis), jemput pasien dan keluarga di rumah singgah sementara di Lok Bahu.

Setelah semuanya siap perjalanan dilanjutkan ke kantor PWI Kaltim yang terletak di jalan Biola Prevab Samarinda untuk pengurus PWI Provinsi Kaltim secara simbolis melepas keberangkatan pemulangan keluarga Poniran. Dilepas oleh Wiwied Marhaendra Wijaya, Sekretaris PWI Provinsi Kaltim dan dilanjutkan perjalanan ke rumah sakit Atma Husada untuk mengambil tabung oksigen sebagai persiapan di perjalanan sewaktu-waktu diperlukan.

Perjalanan melalui jalur Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) ditempuh sekitar 2 jam dan berhenti di masjid Nurul Aman Jalan Soekarno-Hatta Balikpapan untuk sholat maghrib dan membeli perbekalan untuk di kapal. Dan tepat pukul 20.00 tiba di Pelabuhan Semayang, melalui pintu satu masuk ke dalam Dermaga dimana sudah berjejer mobil mengantri untuk masuk ke lambung KMP Dharma Ferry VII.

“Terus terang ini perjalanan pertama kali menggunakan ambulans dengan kapal Ferry dari Balikpapan ke Surabaya, sehingga kami masih meraba-raba lewat mana. Sampai 3 kali tanya baru tahu lewat pintu satu masuk ke dalam dermaga pelabuhan,” ucap Munanto.

PROSES EMBARKASI

Setelah melapor ke petugas yang ada di dermaga, proses cek in pun cukup scan barcode di lembar pdf tiket yang dikirim  Kepala Cabang DLU Balikpapan melalu pesan whatsapp dilakukan di depan ambulans.

Petugas kesehatan Kapal pun mendatangi unit ambulans memeriksa kondisi pasien dan berkomunikasi dengan pasien dan keluarga, dimana harus mengisi form surat pernyataan yang telah disiapkan pihak DLU. Irawan pendamping medis dari PWI Kaltim peduli pun menyerahkan copy surat keterangan dokter laik berlayar yang dikeluarkan dokter Yaseer Ridwan dari Poli eksekutif Sakura RSUD AWS beserta foto identitas pasien dan keluarga.

Tak lama setelah pemeriksaan tersebut, unit ambulans PWI Kaltim Peduli pun masuk ke lambung KMP Dharma Ferry VII di dek 5 untuk menurunkan pasien dan keluarga yang sebelumnya sudah mendapat tempat di kelas VIP 104 dan Kelas 1 kamar 208.

Tepat pukul 24.00 KMP Dharma Ferry VII yang memiliki kapasitas muat 130 truk besar, 45 truk sedang yang berada di dek 4 dan dek 5, dan sekitar 300 kendaraan roda 4 ada di dek 3, 2, 1 dibawah komando Kapten Agi Seno, M.Mar lepas tali dari pelabuhan Semayang Balikpapan.(mun)

Gubernur Lantik Direktur Operasional Risiko Bankaltimtara

August 29, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyampaikan peran Direktur Operasional Manajemen Risiko (Risk Manager) pada suatu perusahaan menjadi bagian penting dan strategis.

“Dengan tanggung jawab yang besar, risk manager harus memiliki wawasan yang luas dan skill dalam menunjang pekerjaannya,” kata Isran saat melantik Direktur Operasional dan Manajemen Risiko Bankaltimtara Muhammad Edwin di Pendopo Odah Etam, Senin (29/8/2022).

Isran meyakini pejabat yang dilantik memiliki kecakapan dan memenuhi kriteria yang tepat dalam jabatan. Jabatan yang berkaitan dalam perencanaan, perancangan, dan implementasi proses manajemen risiko secara keseluruhan dalam kepentingan bisnis perusahaan. Dalam kesempatan tersebut isran menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kinerja Bankaltimtara dalam pengelolaan yang semakin membaik pasca pendemi covid-19 dua tahun terakhir.

Dari data yang disampaikan, total aset Bankaltimtara yang telah terealisasi pada akhir tahun 2021 sebesar Rp33,133 triliun atau 9,60 persen. Total dana pihak ketiga bank yang berhasil direalisasikan sebesar Rp 25,693 triliun atau 10,71 persen. Sementara laporan laba bersih pada tahun 2021 tercatat Rp 308,7 miliar atau tumbuh sebesar 11,47 persen. Data nilai dividen pemerintah Provinsi Kaltim mencapai Rp 60,8 miliar.

Isran menambahkan, kinerja Bankaltimtara dalam mengintensifikasi ekspansi kredit serta perbaikan kualitas kredit dalam mendongkrak kinerja pada 2022. Ekspansi kredit yang dilakukan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memenuhi Rasio Pembiayaan Inklusif Makro-prudensial (RPIM) sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.23/13/PBi/2021 dengan target sebesar 20 persen pada akhir desember 2022.

Isran juga berharap, dalam melakukan ekspansi kredit mitigasi risiko juga tetap dijalankan. Agar rasio kredit bermasalah (non perfoming loan) tetap terjaga. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional dan Manajemen Risiko Bankaltimtara Muhammad Edwin menyampaikan, dengan amanah yang diberikan kedepan dapat dilaksanakan dengan baik. Edwin juga berharap Bankaltimtara dapat terus berupaya melakukan Inovasi dalam pelayanan yang terus dikembangkan.

“Dengan dukungan seluruh Stakeholder secara profesional dan harmonis menjadikan Bankalitimtara lebih baik dan berkesinambungan,” ungkapnya.

Pelantikan dihadiri Komisaris Utama Zainuddin Fanani dan Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin dan jajaran Bankaltimtara. (Ria)

Diskoprin-Dekranasda Samarinda Juara Stand Inovatif Kaltim Expo 2022

August 29, 2022 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Stand bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kota Samarinda berhasil meraih juara I stand Inovatif pada ajang Kaltim Expo 2022. Penghargaan diserahkan Gubernur Kaltim Isran Noor kepada kepala Diskoprin Samarinda Ibnu Araby pada penutupan Kaltim Expo 2022 di Atrium Bigmal Samarinda, Minggu (28/8/2022).

Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun yang datang mengunjungi stand pameran seusai acara penutupan bersama isteri yang juga ketua Dekranasda Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun.

Andi Harus berpesan agar tetap semangat dan terus membawa para perajin, pelaku UMKM kota Samarinda meraih kesuksesan dalam usahanya.

“Ini merupakan peran pemerintah. Untuk itu OPD terkait termasuk Dekranasda teruslah berkolaborasi, bersinergi dan berinovasi,” pesan Andi Harun.

Andi Harun juga meminta para perajin dan pelaku UMKM diminta terus melakukan terobosan dalam membuat produk dan pemasaran produk.

“Kami juga sangat mengharapkan para perajin dan pelaku UMKM turut mendukung program Pemkot Samarinda dalam mewujudkan Samarinda sebagai pusat kota peradaban,” ucapnya.

Kegembiraan juga disampaikan Rinda yang selama pelaksanaan pameran sejak 24-28 Agustus beberapa kali melakukan kunjungan bahkan menerima kunjungan dari kabupaten/kota lainnya.

“Penghargaan yang kami terima ini tentunya akan semakin menjadi cambuk bagi kami Dekranasda dan dinas terkait untuk terus memberikan yang terbaik dalam mengangkat kesuksesan perajin dan pelaku UMKM. Kami Pemkot Samarinda pro dengan perajin dan UMKM,” tegas Rinda yang juga ketua TP PKK kota Samarinda.

Rinda juga menyampaikan terima kasih kepada pelaksana Kaltim Expo 2022 sehingga memberi ruang bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Karena bukan hanya transaksi di tempat saja, dengan adanya expo semakin meluaskan jaringan-jaringan pemasaran para perajin dan pelaku UMKM kota Samarinda,” pungkas Rinda.

Kaltim Expo 2022 diikuti 95 stand dari kabupaten/kota se Kaltim, sebanyak tiga stand OPD Pemkot Samarinda terdiri dari stand bersama Diskoprin-Dekranasda, DPMPTSP dan Disporapar Samarinda.(dw/adv)

Jadi Pilihan Favorit Masyarakat Indonesia, Intip Hal yang Perlu Diperhatikan saat Berkendara Sepeda Motor Bersama Anak

August 29, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

Mayoritas masyarakat Indonesia memilih sepeda motor sebagai alternatif berkendara karena dinilai lebih praktis serta efisien dalam segi waktu dan bahan bakar, khususnya dalam menghadapi rutinitas harian di jalanan yang kembali padat. Apalagi saat ini semua kegiatan kembali normal, termasuk waktu sekolah tatap muka. Maka, untuk menghindari kemacetan pengendara cenderung memilih sepeda motor baik berkendara sendiri maupun bersama anak. Mendukung semangat dan kualitas berkendara bersama anak, Yamaha menghadirkan beragam pilihan motor 125 cc Yamaha. Salah satunya produk Yamaha Gear 125 yang menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia.

Seperti yang diungkapkan Sherly Purnama (32), seorang Ibu Rumah Tangga aktif yang memiliki rutinitas mengantar jemput anak sekolah dengan sepeda motor mengaku lebih percaya diri saat berkendara dengan Yamaha GEAR 125. “Dari awal saya pilih motor Yamaha Gear 125 karena sebagai pemula saya cari motor yang bodynya pas dengan postur tubuh saya dan tarikannya juga enteng tapi tetap kuat. Karena saya pakai motor selain untuk antar jemput anak sekaligus belanja ke pasar dan antar barang, maka saya juga sengaja cari yang ada pijakan kaki anak supaya anak nyaman saat diantar jemput dan banyak tempat bawa barang supaya jadi tetap nyaman pas bawa tas anak, barang, atau belanjaan dari pasar. Lalu rute saya pasti lewat tanjakan deket rumah, tapi karena motornya kuat jadi saya tetap pede walau bawa barang banyak,”ujarnya

Yamaha Gear 125 memiliki banyak ruang untuk menyimpan barang bawaan, mulai dari rak depan* dengan kapasitas lebih besar serta penutup sehingga lebih tenang saat meletakkan perlengkapan kecil, seperti gadget, charger, botol minum, dan kunci-kunci. Memiliki gantungan ganda (double hook) di bagian depan motor yang membuat pengendara lebih praktis saat membawa barang belanjaan dari pasar, tas sekolah anak, ataupun helm cadangan. Termasuk ramah digunakan berkendara bersama anak karena memiliki pijakan kaki untuk anak kecil sehingga memberikan kenyamanan saat berboncengan.

Sebagai motor matik multiguna dengan mesin 125 cc berteknologi Blue Core memiliki desain tangguh dan body ramping yang ringan sehingga mudah dikendarai membuatnya diminati oleh pria maupun Wanita. Semakin unggul karena diperkaya beragam fitur yang mendukung kenyamanan pengendaranya, seperti fitur Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara mesin motor akan lebih halus saat dinyalakan, Electric Power Socket sebagai sumber daya listrik untuk mengisi daya baterai pada smartphone sehingga pengendara yang aktif dapat tetap on dengan gadgetnya, serta *Answer Back System*yang membantu menemukan lokasi motor saat diparkiran.

Selain menghadirkan produk yang berkualitas, Yamaha melalui instruktur Yamaha Riding Academy (YRA), M. Arief kerap memberikan beberapa tips untuk mendukung keselamatan dan kualitas berkendara baik bagi pengendara sepeda motor maupun para penumpang. Salah satunya dalam menghadapi rutinitas harian yang sederhana, seperti berkendara bersama anak dengan sepeda motor. Berikut beberapa tips yang wajib diperhatikan oleh para pengendara :

  1. Perlengkapan berkendara

Baik pengendara maupun anak wajib menggunakan perlengkapan berkendara untuk mendukung keselamatan dalam berkendara, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu.

  1. Pilih sepeda motor yang praktis dan ramah untuk digunakan bersama anak

Gunakan sepeda motor yang pas, tidak terlalu besar untuk digunakan bersama anak. Saat mengantar jemput anak sekolah seringkali membawa banyak barang bawaan, seperti tas dan botol minum. Maka manfaatkan ruang penyimpanan yang disediakan seperti rak penyimpanan di bagian depan, gantungan ganda (double hook), dan bagasi. Semakin baik jika motor memiliki pijakan kaki untuk anak dan ingatkan anak untuk tidak memainkan kakinya saat berkendara agar tidak tersenggol benda atau kendaraan lain.

  1. Posisi Duduk Anak

Sebaiknya membonceng anak di bagian belakang, pastikan tangan anak sudah bisa memegang kuat pengendara. Hal ini penting agar tidak mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bisa juga ditambahkan sabuk pembonceng sehingga keseimbangan dan posisi anak dapat lebih terjaga.

  1. Kontrol akselerasi, pengereman, dan kecepatan

Pengendara perlu mengontrol akselerasi seperti bukaan gas yang lebih halus serta pengereman saat mengurangi kecepatan. Kemudian pengendara perlu menghindari kecepatan tinggi, disarankan berkendara menggunakan kecepatan rendah ke menengah untuk menjaga kondisi motor tetap stabil

  1. Atur waktu dan rute yang ditempuh

Mengatur waktu dan rute yang ditempuh saat berkendara juga diperlukan karena anak memiliki ketahanan fisik yang berbeda dibandingkan orang dewasa. Seperti berangkat lebih pagi untuk menghindari kemacetan sehingga dapat sampai lebih cepat. Pilih rute jalan yang tidak dilalui kendaraan besar dan hindari jalanan rusak. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1073617
    Users Today : 2012
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 10127
    Total Users : 1073617
    Total views : 10570004
    Who's Online : 53
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03