Kapolres Batu  Blusukan Salurkan Bantuan Sosial

September 10, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin bersama PJU Polres Batu dengan menggunakan motor trail, blusukan menuju sasaran di wilayah Kecamatan Junrejo menyisir persawahan dan perkampungan menuju rumah masyarakat, melakukan Sambang dialogis peduli masyarakat Desa, Jumat (9/9/2022)

Kegiatan Bakti Sosial ini diberi nama Sandi Pelita, yaitu Sambang Dialogis Peduli Masyarakat Desa. Dialog  kepada masyarakat yang benar-benar terdampak penyesuaian kenaikan BBM.

AKBP Oskar Syamsuddin memerintahkan  Kapolsek Jajaran serta  seluruh Bhabinkamtibmas untuk menyalurkam  Bantuan Sosial bagi masyarakat kurang Mampu.  Pembagian bantuan sosial atau bansos  berupa paket sembako untuk warga atau masyarakat yang  betul-betul terdampak.

“Kegiatan bansos ini merupakan bentuk empati Polres Batu dalam meringankan beban masyarakat, khususnya  untuk masyarakat yang kurang mampu dan terdampak dengan adanya kenaikan harga BBM,” kata Oskar sapaan akrabnya.

Oskar juga mengatakan, ini juga sebagai  bentuk silaturahim dan rasa empati kepada masyarakat menyikapi kebijakan pemerintah untuk penyesuaian harga BBM.

Kapolres berharap dengan kegiatan ini bisa membawa manfaat kepada masyarakat. Hal ini, juga dapat terjalin komunikasi yang baik dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Batu.

Sementara itu, Maulina salah satu penerima sembako mengucapkan terima kasih kepada Polres Batu beserta jajaran  yang telah memberikan bantuan sosial kepada mereka.

“Semoga  bermanfaat bagi keluarga kami yang terdampak naiknya harga BBM. Dan semoga keamanan dan stabilitas di Kota Batu selalu aman dan kondusif” tandasnya.

Oskar Syamsudin menekankan agar para Kapolsek peduli dengan warga sekitar yang terdampak.

“Saya harap Para Kapolsek terus bertindak secara nyata, berikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, dasari dengan keihklasan untuk menggapai Ridho Allah SWT agar sedikit apa yang kita berikan ini mendapat pahala dan balasan  yang setimpal dari Allah SWT,” pungkas Oskar.(Buang Supeno/adv)

Rapat Paripurna DPRD Kota BatuSetujui Raperda Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu Jadi Perda

September 10, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – DPRD Kota Batu menyetujui Raperda Kota Batu tentang Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batu yang digelar secara hybrid melalui zoom meeting, Jumat (9/9/2022) sore.

Sebelum disetujui, Raperda ini telah melewati proses pemeriksaan secara detail oleh Pansus DPRD dan proses penyelarasan yang dilakukan oleh Biro Hukum Provinsi Jawa Timur.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, Penanaman modal menjadi jembatan penyambung kebijakan berbasis ekonomi untuk cita-cita negara melalui terciptanya lingkungan usaha.

“Dengan adanya regulasi tentang penanaman modal, hal ini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan kerja, meningkatnya daya saing  dan kapasitas daerah,” kata Wali Kota.

Selain itu, Perda Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bisa memberikan kepastian hukum bagi investor dan kemudahan berusaha bagi masyarakat, sehingga tujuan untuk mensejahterahkan masyarakat dapat dicapai.

“Dengan penetapan ini, harapannya bisa memberikan kepastian hukum dan tercapainya maksud dan tujuan Perda yang ditetapkan,” kata Wali Kota. (Buang Supeno)

Pemerintah Salurkan BLT BBM di Kecamatan Bumiaji

September 10, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai didistribusikan Pemkot Batu di 8 desa di wilayah Kecamatan Bumiaji, Jumat (9/9/2022).

Kepala Bidang informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Batu Ferly menjelaskan, BLT BBM disalurkan, di masing-masing balai desa setempat.

“Pada hari pertama, bansos BBM disalurkan pada 2.819 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Desa Sumberbrantas, Desa Tulungrejo, Desa Sumbergondo, Desa Giripurno, Desa Bumiaji, Desa Pandanrejo, Desa Bulukerto, dan Desa Punten yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Bumiaji” jelas Ferly.

Para penerima BLT BBM tahap pertama ini menerima uang tunai sebesar Rp 300 ribu untuk bulan September dan Oktober. Artinya, setiap bulan masing-masing KPM menerima Rp 150 ribu yang diberikan per dua bulan sekali.

Penyalurannya diberikan bersamaan dengan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp 200 ribu per bulan.

Disebutkan Penerima BLT sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinsos Kota Batu yang berjumlah 8.744 KPM.

Rinciannya, terbanyak ada di Kecamatan Batu sebanyak 3.486 warga, Kecamatan Bumiaji 3.221 warga, dan Kecamatan Junrejo  2.037 warga. (Buang Supeno)

Baim Kena Kutunya

September 10, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

AKTOR dan Youtuber Baim Wong kena kutunya. Gara-gara kutu dia dihujat nitizen. Ini untuk kesekian kalinya Baim, yang nama aslinya Muhammad Ibrahim menjadi sorotan publik. Dia  berbuat sesuatu yang sepertinya mulia,  tetapi mata lain melihat ada udang di balik batu. Lalu muncul istilah baru  terutama di media sosial, yang menarik untuk kita kenal. Namanya eksperimen sosial atau social experiment.

Banyak pembuat konten seperti di YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook, yang sengaja atau tidak melakukan  eksperimen sosial dengan konsep prank atau berpura-pura. Konten tersebut bertujuan untuk mengetahui reaksi orang atau nitizen. Tapi ujung-ujungnya untuk meraih keuntungan atau pendapatan, dengan cara menaikkan pengikut atau follower.

Konten Baim teranyar soal kebakaran di Simprug dan anak SD berkutu. Ketika terjadi kebakaran di Simprug, Jakarta Selatan, Baim dinilai datang ke sana hanya membuat konten. Foto-foto dan buat video lalu diunggah di medsos. Tapi tidak jelas jenis bantuan yang diberikannya.

“Sekarang lihat sudah ada berapa like? Subscribe? Sudah ratusan juta yang dia dapatkan dari konten ini doang. Dia yang dapat duit, kita yang sengsara,” kata seorang pria dalam tayangan salah satu TV dikutip dari @nenk_update, Jumat (2/9) lalu.

Baim sendiri mengaku memang tidak memberikan bantuan karena sudah banyak orang memberikan bantuan makanan.  Dia sendiri merencanakan akan memberikan bantuan berupa bahan bangunan. Dan lagi menunggu koordinasi dengan Pak Lurah.

Baim meninjau kebakaran Simprug (YouTubeBaim Paula)

Selain soal kebakaran di Simprug, Baim juga disorot ketika dia mengunjungi seorang murid perempuan SD  yang mempunyai kutu banyak di kepalanya. Anak itu bersekolah di SDN 01 Sewurejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Dia melihat melalui video yang diunggah akun TikTok @zeraazzahra, guru si anak, Ibu Zera tengah membersihkan kutu di kepala sang anak. “Semangat yang cantiknya Bu Guru. Harus dicek kebersihan rambutnya, agar kutu dan telurnya tidak berkembang lagi,” tulisnya di video tersebut, Rabu (7/9).

Baim merasa tertarik, lalu menemui mereka di sekolah dan bertemu dengan sang guru yang cantik, dan si murid yang berkutu banyak. Bahkan Baim juga mengunjungi rumah tempat tinggal si anak, yang bernama Tamara.

“Alhamdulillah saya bisa datang, dan bisa berkenalan langsung dengan seorang wanita pekerja keras, yang dengan tangannya bisa menafkahi Tamara dan kakeknya,” ungkap Baim Wong.

Menurut guru Zera, ibu Tamara juga berkutu banyak. Maklum kehidupan mereka sangat memprihatinkan. Ibu Tamara bekerja sebagai pemulung. Tamara ditinggal ayahnya ketika ia masih dalam kandungan ibunya.

Kutu rambut atau Pediculosis capitis adalah parasit yang hidup di kulit kepala, yang mengakibatkan gatal. Umumnya ditemukan pada anak berusia 3-11 tahun. Biasanya karena kontak dengan orang lain termasuk ibu, yang sudah punya kutu. Parasit ini tidak terlalu bahaya, akan tetapi menimbulkan gatal dan iritasi. Dia bisa bertahan di kepala selama 30 hari.

Tidak jelas apakah Baim memberikan bantuan kepada Tamara setelah bertemu. Biasanya ada juga. Tapi yang jelas Baim dapat kecaman karena dianggap mengeksploitasi penderitaan atau kesulitan yang dialami orang lain.

Baim sendiri mencoba menepis tudingan itu. Bahkan sampai menangis. “Saya nggak pernah mau dibilang baik, saya nggak pernah mau dibilang bantu orang. Kita tidak sesempurna itu. Tapi karena emang kita suka,” katanya dengan wajah masygul.

Baim bersama Bu Guru cantik dan muridnya yang berkutu. (Instagram@baimwong)

Dia juga menegaskan bahwa dia tidak tahu kalau konten-konten miliknya itu,  belakangan disebut social experiment. “Kenapa dikatakan social experiment. Gue aja ngga tahu, apa yang namanya social experiment. Gue aja juga enggak tahu, itu namanya prank,” kata Baim.

Tapi dalam keterangan sebelumnya, Baim mengakui mendirikan Tiger Wong Entertainment, rumah produksi yang bergerak dan fokus ke dunia konten kreator di platform YouTube. “Mulanya memang iseng. Tiba-tiba banyak yang bilang itu namanya prank. Social experiment lah. Memang kalau sudah trending, itu salah satu gongnya,” akunya.

Berkat usahanya ini, Baim dikenal sebagai Youtuber yang masuk lima besar di Indonesia setelah Atta Halilintar dan Rans Entertainment milik Rafii Ahmad. Kekayaannya dari hasil bisnis hiburan di media sosial mencapai Rp 200 miliar lebih. Konon dia bisa meraup penghasilan sekitar Rp 6 miliar per bulan. Tak jauh beda dengan Rafii.

MAKIN BANYAK

Publik awam memang mengenal social experiment sebagai prank berpura-pura seperti menjadi orang miskin, berpura-pura marah, berpura-pura dermawan, berpura-pura sakit, dan lainnya untuk mencapai tujuan tertentu.

Dalam arti sesungguhnya, eksperimen sosial atau social experiment adalah penelitian tentang dampak  intervensi kebijakan terhadap masyarakat sosial, individu atau sekelompok orang tertentu dengan subjek interaksi antarmanusia secara nyata. Jadi tujuannya untuk evaluasi atau proses reformasi. Tapi faktanya dalam media sosial sebagai prank berpura-pura.

Menurut saya, social experiment makin meningkat pada tahun-tahun mendatang karena kita memasuki tahun politik, Pemilu serentak 2024. Semua calon, baik sengaja atau tidak, akan melakukan strategi ini demi meraih kemenangan atau mengumpulkan suara sebanyak-banyaknya.

Tiba-tiba saja orang mulai tampil sangat religius. Sangat dermawan dan rajin menghadiri acara-acara sosial seperti resepsi pernikahan dan bahkan melayat warga yang lagi berduka. Pokoknya berusaha tampil sebagai makhluk sosial yang punya perhatian tinggi.

Belum lama ini banyak disorot penampilan sejumlah tokoh dengan gaya busana sangat religius seperti menggunakan kopiah atau jilbab, padahal sebelumnya tidak pernah berpenampilan seperti itu. Mereka tiba-tiba jadi akrab atau berusaha mendekati dan memberikan perhatian kepada organisasi keagamaan atau kegiatan keagamaan.

Muhammadiyah  menyoroti fenomena pelaku kejahatan atau kriminal tiba-tiba mengenakan pakaian syar’i seperti jilbab. Hal itu justru dianggap menjadi citra buruk bagi Islam. Karena itu, salah satu organisasi Islam terbesar ini meminta agar otoritas hukum membuat aturan penggunaan busana bagi terdakwa kejahatan.

“Para tersangka kerap mempertontonkan citra religius lewat busana. Tapi kemudian lenyap setelah menjalani masa hukuman,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad.

Wiranto saat menyamar untuk merasakan penderitaan rakyat.

Pendiri dan mantan ketua umum Partai Hanura Jenderal (Purn) Wiranto pernah menyamar sebagai tukang becak, kenek bus, dan pedagang asongan ketika mau mengikuti Pilpres tahun 2014. Dia mengaku penampilannya yang berpura-pura itu, dilakukan agar bisa merasakan penderitaan rakyat.

“Pak Wiranto kemarin nyamar sebagai tukang becak, kenek bus, pedagang asongan, bukan untuk mencari uang. Tapi ingin merasakan bagaimana sakitnya rakyat kecil. Kalau ingin memimpin dengan baik dan berhasil, rasakan dulu penderitaan rakyat kecil,” begitu dalihnya.

Sayangnya Wiranto gagal jadi presiden. Sekarang ini, mantan panglima TNI ini  harus puas menjadi ketua Dewan Pertimbangan Presiden. Yang penting ada kata-kata presidennya. Suer, bukan prank.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan senior Kalimantan Timur.

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Adakan Lomba Ketinting, Madinah Ingin Lebih Dekat Dengan Rakyat

September 10, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SANTAN ILIR– Semarak Pemilihan Kepala Desa (Kades) serentak akan dilaksanakan 14 September 2022 mndatang. Perhelatan yang akan di gelar di 86 desa pada 18 kecamatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Menjelang Pemilihan Kades, para kandidat kades melakukan kegiatan kampanye untuk memperkenalkan diri lebih dalam pada masyarakat. Salah satu kandidat kades yang turut kampanye adalah Madinah. Perempuan kelahiran 12 September 1981 ini adalah calon petahana Kades Santan Ilir. Dua kali menjabat sebagai kades, Madinah merasa perjuangan untuk masyarakat Desa Santan Ilir yang maju, sejahtera dan berkeadilan masih harus terus diperjuangkan.

Putri dari H. Adul Hamid seorang tokoh masyarakat Santan Ilir juga optimis, dalam masa kepemimpinan yang terdahulu dan akan datang masyarakat akan mendapatkan hak dalam pembangunan infrastruktur, sarana dan prasana. Ia akan menjalankan program yang telah dilaksanakan pemerintah desa sebagaimana yang tercantum dalam Rencana Kegiatan Pembangunan Desa (RPJMDes).

“Perjuangan saya akan terus saya lakukan demi kesejahteraan masyarakat Santan Ilir,” katanya disela kampanye saat menggelar lomba balap ketinting di Pantai Pesisir Santan Ilir, Jum’at (9/9/2022).

Madinah mengatakan dalam kegiatan kampanye yang dilakukan, dia memilih berbagai perlombaan yang berkaitan dengan aktifitas masyarakat Santan Ilir. Lomba balap ketinting dilakukan mengingat masyarakat Santan Ilir yang didominasi para nelayan.

Madinah juga menjadwalkan kampanye dengan senam sehat. Madinah mengatakan kegiatan senam dilakukan untuk mengajak masyarakat dapat hidup sehat dengan rajin berolah raga.

“Karena dalam kesibukan kita harus tetap berolahraga, agar tetap sehat dan dapat melakukan aktifitas dengan baik,”Sambungnya.

Madinah berharap, perjuangannya untuk Desa Santan Ilir akan terus berlanjut, Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut serta dalam memberikan hak suraa dalam pilkades dengan datang ke TPS.

“Satu suara saja sangat berarti sebagai penentu kebijakan dalam pembangunan desa yang lebih baik,” pungkasnya. (ria)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb